Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
manut sama suami


__ADS_3

Pagi ini Syafeera di sibukkan dengan persiapan untuk kembali ke kampus,. dan jarak yang harus di tempuh jadi lumayan jauh, membuatnya harus bersiap cepat karna ada jam pagi.


Syafeera sibuk dengan persiapannya, Aydan sibuk pula dengan persiapannya, dan setelah semua siap mereka menuju kebawah, hampir saja tabrakan karna sama-sama akan keluar.


"iih... pak Aydan ngehalangin tauk..." oceh Syafeera


"kamu yang buru-buru..."


Sesampainya di bawah Syafeera bergegas ia ingin meraih tangan bunda untuk di cium nya.. "sarapan dulu..." ujar bunda sambil berjalan membawa lauk untuk sarapan


"nanti di kampus aja Bun, Sya ada jam pagi, jarak sini kampus kan lumayan" jawab nya sambil ngekorin bunda


"kan Aydan juga masih sarapan..."


"Sya naik motor sya aja.."


"kenapa gak bareng aja??"


"beresiko Bun..."


bunda geleng geleng mendengar jawaban dari Syafeera "kalian ini kenapa harus di sembunyikan??" tanya bunda sembari menatap Aydan dan Syafeera bergantian


Aydan hanya mengangkat kedua pundak nya, enggan untuk berkomentar.


"belum waktunya Bun....Sya berangkat dulu ya Bun..." mohon Syafeera


"tunggu..." bunda memasukkan makanan ke dalam kotak nasi. "ini, nanti sampai kampus sarapan..."


"makasih Bun... Sya berangkat..." sambil mencubit punggung tangan bunda, lalu mendekati Aydan walau ragu tapi Syafeera Memberanikan diri mencium punggung tangan sang suami


"hati-hati..." pesan Aydan


Syafeera pun bergegas menuju kampus setelah berpamitan dan mengucap kan salah. Sedangkan Aydan masih duduk anteng di meja makan.


"kenapa sih harus di sembunyikan, Syafeera kan mahasiswa bukan anak SMA, banyak kan mahasiswa yang sudah berkeluarga" protes Bunda


"Aydan paham Bun posisi Syafeera, ini semua kan serba mendadak, dan teman2 mahasiswa juga tahu nya dia sigle kan.."


"tapi gak baik juga menyembunyikan semua ini, apa kata mereka nanti saat mereka tahu kamu dan Syafeera suami istri..??"


"untuk saat ini biarkan cukup yang perlu tahu saja Bun..."


"ya sudah... yang penting kalian baik-baik aja, kamu juga harus jaga Syafeera, apa lagi setahu mereka dia Masih sigle, bunda yakin banyak laki-laki yang suka sama dia..."


"iya bunda....bunda tenang aja, ya sudah Aydan pamit, assalamualaikum..."


"waallaikumusallam.. hati-hati"


jika biasanya jarak antara kos dan kampus bisa di tempuh perjalanan 5 menit saja, kini Syafeera harus menempuh perjalanan lebih dari 20 menit.. belum jika harus terjebak macet.


Syafeera sudah sampai di parkiran, dan saat sedang berjalan menuju ruangan nya ada yang menepuk pundak nya.


"lama gak nampak Sya...??" sapa Boy


"eh kak boy....ada urusan sedikit.." jawab nya sambil melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti


"gak seru kampus tanpa mu sya..."


"sa ee kak boy... Sya duluan ya kak, ada kelas pagi..."


"ok.... nanti ke kantin ya..."


"ya In Syaa Allah..."


syafeera berlari kecil untuk menuju kelas nya yang sudah lumayan ramai, Hanum juga sudah duduk di kursinya... dan dia berteriak memanggil nama Syafeera saat melihat Syafeera masuk ke kelas...

__ADS_1


"Sya..." panggilan antusias "kangen..."


"huuft....lelah Hayati..." ujar nya sambil mendudukkan tubuhnya di kursi


"hello masih pagi Bu... kenapa lelah..??" goda Hanun "udah Unboxing ya....??"


Dan pertanyaan itu membuat Syafeera membungkam mulut Hanum dengan tangan nya


"hiist.... hati-hati kalau ngomong..." bisik syafeera


"hehehe.....emang udah...??"


"gak lah...."


"loh kenapa Sya...kan kalian..."


"hiist.. ni mulut lama-lama Sya lakban nich.."


"gak usah ngomong macem-macem ya, gak terjadi Apapun sama aku dan si bongkahan es... laper, mau sarapan dulu" Sabil mengeluarkan kota nasi nya


"tumben..??" tanya Hanum heran yang melihat Syafeera membawa bekal


"di siapin bunda tadi, karna gak sempat sarapan" Jawab nya


"cie.. di siapin sama ibu mertua nich.. eh kayaknya bunda pak Aydan sayang deh sama kamu Sya..."


Syafeera hanya membalas dengan Anggukan, sembari menikmati sarapannya sebelum sang dosen datang...


Beberapa menit kemudian sang dosen datang, dan memberikan materi, tidak sulit untuk Syafeera mengejar materi, karna IQ nya memang di atas rata-rata.


Selesai materi dan memasuki sholat Dzuhur Syafeera pun menuju masjid, tanpa di sadari Aydan melihat nya, tapi Aydan memilih diam.. selesai rutinitas sholat Dzuhur Syafeera dan Hanum lanjut menuju kantin


Memesan bakso extra hot, dia sudah sangat merindukan makanan pedas nya.. dan seperti biasa dia bergabung dengan yang lain, tak ketinggalan Boy, Adrian, Doni juga ada di meja itu


"wah Sya.. akhirnya balik juga..." sapa Doni


"Sya sore ini ikut kita yuk, kita mau tanding bola nich,.jadi suporter" ajak boy


"Hmm.. gak janji kak, lihat nanti ya,kalau di izinin..."


"emang harus izin gitu sama ibu kos??" tanya Adrian


"dia gak tau Syafeera udah punya suami, ya harus izin lah..." batin Hanum sambil menyenggol pundak Syafeera


"Sya udah gak kos kak, Sya tinggal di rumah kerabat ayah, jadi gak bisa main pergi aja"


"ayo lah Sya.. kan cuma sebentar, gak sampai magrib kok...yah...yah..." mohon Boy


"nanti sya izin dulu..."


"galak ya Sya kerabat ayah kamu..."


"wich bukan galak, cuma sereeem..." Hanum yang menjawab dan itu membuat Syafeera menginjak kaki Hanum dan membuat Hanum meringis


Syafeera nampak bercanda ria dengan teman-teman, tapi dia sadari Aydan juga sedang di kantin bersama teman dosen nya. dan Aydan menyaksikan canda tawa itu.


Syafeera menscroll handphone nya, mencari kontak seseorang, -kulkas- nama kontak yang dia cari


"Pak Sya izin mau nonton bola ya...🙏🙏🙏" satu pesan Sya kirim ke sang Suami


Aydan yang mendengar notifikasi dari handphone pun membuka kunci layar handphone dan nampak satu chat dari -*My Wife-


-My Wife- Pak Sya izin mau nonton bola ya...🙏🙏🙏*


Jika nama kontak Syafeera tersimpan dengan nama terbaik, berbeda dengan nama kontak Aydan...-Kulkas- itulah nama Kontak nya..tak ada balasan dari Aydan, tapi sudah dia baca.

__ADS_1


-My Wife- Kok gak di balas sih pak??


satu pesan masuk lagi, tapi tak Aydan balas


Ngeselin deh ni orang, mau izin pun susah.. gerutu Syafeera dalam hati


"kenapa Sya..." tanya Adrian


"gak papa kak, ini lagi izin tapi belum di balas..."


"telfon aja Sya.." boy memberikan saran


Syafeera pun menelfon Aydan, Dan Aydan yang melihat panggilan itu enggan untuk menjawab..


"jawab dulu...siapa tau penting" saran teman dosennya itu


Aydan membuang nafasnya, lalu menjawab telfon Syafeera dengan agak malas


"ia...kenapa??"


"Pak boleh kan...??" tanya nya to the point


"gak..."


"sebentar aja kok, gak malam-malam pulang nya"


"manut sama suami..." jawab Aydan datar kata suami yang dia ucapkan cukup menarik perhatian beberapa Mahasiswi yang duduk di sekitar Aydan


"ia.. ia..." jawab Syafeera malas


"langsung pulang, gak mampir kemana-mana" ujar Aydan dengan tegas dari balik telfon


"ok..." dan panggilan pun Syafeera putus, Syafeera gak bisa banyak bicara, takut nanti ucapan ada yang membuat teman-teman itu curiga


"Gimana Sya..??" tanya mereka bersamaan


Syafeera menggeleng..."lain kali ya.."


sedangkan di meja Aydan...sang teman dosen bertanya "istri lo...??"


Aydan mengangguk...


"Gimana hubungan kalian...??"


"berproses lah..."


Dan nampak beberapa mahasiswa saling berbisik.. "eh mu denger gak tadi pak Aydan Bilang manut sama suami, pas panggilan telfon tadi..??"


"salah denger kali..."


"beneran loh....jelas kok.."


"kita gak denger tuh.." balas mahasiswi lainnya


🌠🌠🌠


Ramadhan sudah di penghujung, gak terasa ya... udah sampai Juzz berapa nich...?? semoga yang kejar Khatam bisa capai ya.. aamin


lanjut ???


Makasih yang udah mampir di karya receh author... jangan lupa dukungan nya ya...


Dukungan dan komen reader semua sangat memacu semangat Author....


Jazaakumullah khairon..

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an


__ADS_2