
"Mas.. ayah sama bunda kapan berangkat nya??" Tanya Syafeera sembari menyiapkan sarapan untuk sang suami
"kemungkinan besok..."
"Sya ikut ke Green ya hari ini..." pinta Syafeera
"Adinda juga ikut ya..." ujar Adinda yang baru bergabung
"Ya mas memang mau ngajak kamu..."
"tumben, biasa kalau Sya gak minta gak di ajak..."
"udah kalian siap-siap aja, mas udah selesai sarapannya, nanti jam 10 an kita berangkat"Titah Aydan, sudah tahu kan dia orang nya datar, rata kaya jalan tol.. jadi gak usah di tanya gimana ekspresi nya
Syafeera menyelesaikan urusan dapur, sedangkan si mbak yang mencuci pakaian. selesai dengan rutinitas rumahan nya
Syafeera dan Adinda pun bersiap, tak berani lama karna gak mau kena tatapan tajam Aydan yang bagai Kampak untuk nebang pohon yang baru siap di asah. kebayang gak tu gimana tajam nya!!
Setelah semua siap dan berpamitan dengan bunda, merekapun berangkat. Saat sampai di Green, Nampak sudah banyak pelanggan, Syafeera langsung memakai Apron nya. sudah tak asing untuk Syafeera.. belajar apa yang sang suami sukai, karna coffeshop ini ada karna hobby sang suami dinginnya itu.
"Dinda ngapain Donk.. gak ngerti nich??"
"pakai Apron nya aja dulu Din... bisa bantu tanya pesanan, sebisa kamu aja" jawab Syafeera dan di balas anggukan oleh Adinda.
Aydan juga ikut memakai Apron nya, melihat daftar pesanan yang tertancap, lalu memulai aksinya, menakar kopi sesuai menu dan melakukan langkah selanjutnya.
"kok gak ngabarin kalau kwalahan gini Nin..?" Tanya Syafeera ke arah Nina
"Gak sempat,.ini mereka satu Rombongan,... mahasiswa gitu.."
"OOO...."
"pesanan meja 8" ujar Aydan memberi tahu jika satu pesanan selesai, Dan Angga pun langsung mengantarkan nya.
"Pesanan meja 12 ada Nasi goreng nya?? udah siap Nin...??" tanya Aydan
"sudah... "sambil melekatkan nasgor ke atas nampan pesanan meja 12
"Sini biar sya yang antar, Nina lanjut pesanan yang lain.."
"Biar Angga aja.." cegah Aydan
"gak papa mas... biar cepat, tu masih ada yang harus di siapkan, Angga juga lagi bersihin meja" Aydan pun mengangguk
Syafeera menuju meja no 12.. membawa pesanan yang di maksud.
"permisi kak, mas...ini Pesanan nya.." sapa Syafeera ramah, sembari menaruh satu persatu pesanan di atas meja
"eh... tunggu.." cegah salah satu pelanggan saat Syafeera akan beranjak
"ada pesanan lagi...??" tanya Syafeera ramah
"pegawai baru ya, baru nampak..??"
"udah lama, cuma jarang di depan" jawab Syafeera
"cantik..." puji nya
"mas nya ada tambahan, biar saya catat" ujar Angga bersuara
"ada sich.. tapi biar dia aja yang melayani mas.." balas nya
Syafeera memberi isyarat bahwa dia gak masalah, dan bisa menanganinya, Angga pun menuju meja pelayanan, mengambil pesanan yang sudah selesai,. tapi sebelumnya menceritakan apa yang terjadi di meja 12.
wajah Aydan menegang, meninggalkan kopi yang baru di racik nya. Aydan memperhatikan dari jauh.
__ADS_1
"boleh minta nomer handphone nya gak, jadi kalau mau pesan lebih gampang??"
"ada mas, tertera kok di meja kasir, nanti di save saja"
"Gun.. udah dia mau ngantar pesanan yang lain" ujar teman dari pria itu.
"diem Lo..kan usaha.." menyikut pundak Reno
"kalo nomer yang dikasir gak bisa bahas hal pribadi..."
Aydan melangkah mendekati Syafeera, merangkul pinggang Syafeera "ada kepentingan pribadi apa dengan istri saya??" tanya Aydan datar, tapi tatapan nya menusuk
"Pak Aydan..." ujar mereka kaget
Siapa yang tidak mengenakan seorang Aydan Atthallah, dosen jurusan Fakultas Ekonomika dan Bisnis, mengajar di Almamater Coklat alias Kampus Biru, tapi juga sering mengisi seminar di berbagai kampus.
"sekali lagi saya tanya, ada keperluan pribadi apa dengan istri saya..??" jika wajah Aydan datar, berbeda dengan Syafeera, dia malah nyengir kuda melihat kekagetan para pelanggan yang notabene mahasiswa juga, soal Fakultas gak tau dech.
"masyaallah.. kakak cantik ini istri pak Aydan.." ujar mahasiswi lain, Berusaha mencairkan ketegangan
"Green ini punya pak Aydan, dan ini Syafeera, istri dari PaDos kalian..." Arga bersuara
"udah gak perlu tegangan, santai aja saya cuma mau kasih info saja..." ujar Aydan
"kalau gitu say permisi dulu..." tambah Aydan,.dan semuanya mengangguk
"kalau ada tambahan Panggi saja ya.." ujar Syafeera ramah
"baik Bu..."
"baik kak...." jawab mereka bersamaan tapi tidak kompak.
"panggil apa nich enak nya..??" tanya salah satu mahasiswa paling pojok
"gimana enak nya aja,hehe sya juga masih Mahasiswi semester 4 kok..." Balas Syafeera dengan senyum mengembang, dan jawaban itu membuat mereka melongo masal.. bagaimana tidak, Isti pak dosen adalah mahasiswi nya.
"gimana gue gak ngegombalin, adek angkatan guys..." timpa Gunawan yang tadi sempat menggoda Syafeera
"berani ngegombalin, siap di timpuk Lo..." balas Reno
Menikmati siang ini dengan secangkir kopi, sempat galau karna yang di gombalin ternyata istri orang, istri dosen pengisi seminar di kampus nya.
"Bayar gih sana Gun..."
"jangan gue.. malu.."
"ya udah ayo barengan aja..."
Ternyata Nina yang dikasir,. mereka pun menarik nafas lega. Tapi sedetik kemudian posisi Nina di ambil alih oleh Syafeera.
"santai aja kak..." ujar Syafeera "Sya masih makan nasi kok, gak doyan makan orang" selorohnya
"bisa aja ni istri pak dosen.."
"jangan kapok ya.. jajan disini"
"gak lah... enak-enak menu nya, Instagramebel lagi,.harga nya yang pun terjangkau sama kantung anak kuliahan"
"tapi kok pak Aydan gak promo ya pas di seminar" Syafeera hanya membalas dengan senyuman
"itu seminar cuy.. bukan pengumuman"
"tapi setahu kita status pak Aydan singgle lah.. baru ya ??"
"sekitar 7-8 bulan...."
__ADS_1
"pantesan..."
"eh tunggu, kayaknya wajah nya gak asing lah... masih ingat gak sama aku.." sapa seorang mahasiswa
"kamu Syafeera yang mewakili almamater coklat di acara debat nasional kan??" tambah nya
"ia kak.." jawab Syafeera sambil fokus pada kalkulator kasir nya
"saya ikutan juga, tapi jamin dech kamu gak ingat, kan kami kalah.. hehehe"
"jadi berapa nich semua nya ??"
"Free kak..." Jawan Syafeera
"Free...??" tanya mereka kompak
"ada mandat dari My Husband You Lecturer (Suami ku, dosen mu) kali ini free, anggap aja syukuran pernikahan kami.." jelas Syafeera dengan senyum ramahnya
"Bu Lecturer.. senyuman mu..." puji salah satu mahasiswa, dan dengan cepat mendapatkan toyoran di kepala dari teman-teman nya
"Wooii...siap di amuk sama Pak Aydan...??" ujar mahasiswi lain
Syafeera dan Nina malah terkekeh..
"Jangan kapok ya..." ujar Nina
"kak bakal kapok kak... apalagi Free...hehehe"
"kalau gitu kami permisi, sampaikan salam terimakasih untuk pak Aydan.. dan semoga SaMaWa..."
"aamiin...." ujar mereka bersamaan
Selesai dengan urusan kasir Syafeera menuju ruangan Aydan, Tampa persiapan Syafeera mendudukan tubuh di pangkuan Aydan, dan cukup mengagetkan untuk Aydan.
"Sya...lagi ngecek persiapan resepsi kita" tapi Syafeera malah merangkul kan tangan nya ke leher Aydan
"Sya...." Dan kali ini Syafeera malah membenamkan wajah nya ke dada bidang Aydan.
Aydan pun menggeser laptop, lalu memutar kursi nya agar membelakangi pintu,. tak mau aksi sang isti di lihat oleh seseorang yang bis saja masuk ke ruangan nya.
Aydan merangkul tangannya di pinggang Syafeera...."ada apa..??"
"pengen manja aja..."
"nanti malam mas manjakan, gak sekarang, ads yang lagi mas kerjakan.."
"kalau malam mah beda, itu bukan memanjakan, tapi melelahkan..."
Aydan menggeleng kan kepala nya melihat tingkah sang istri.
Tiba-tiba Aydan memutar kursi nya, membuat nya memusing...
"iih mas pusing nich.." omel Syafeera
Mereka bercengkrama, tertawa, bahkan suara tawa mereka terdengar hingga luar, yang ada di luar hanya bisa geleng-geleng.
"di maklumi aja, masih anget anget nya.." ujar Adinda
🌠🌠ðŸŒ
Lanjut ??
Sebelum lanjut author mau ucapin makasih buat semua dukungan Reader semua, dalam bentuk apapun di itu, komen,like, vote dan juga Gift nya 🌹..🥰🥰
Jazaakumullah khairon..
__ADS_1
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an