
Syafeera sedang ada di bagian kasir, Andi dan Refan sedang berjalan menuju kasir. ada rasa penasaran dengan apa yang barista ungkapan tadi.
"berapa Sya.. semua..??" tanya Andi
"ke Jogja nih liburan atau gimana nich..??" tanya Syafeera sambil menghitung pesanan yang mereka makan tadi
"lagi ada kegiatan dari kampus Sya.. oh ya boleh tanya...??"
"apa tuch..??"
"kamu beneran Istri dari pemilik cafe ini?? serius udah nikah??"
Syafeera nyengir kuda mendengar pertanyaan Andi
"iya sya, kita kepo nich ..??" tambah Refan
"Alhamdulillah sudah..." jawab Syafeera sambil menganggukan kepalanya
"serius?? kapan, kok kita gak ada di undang..??" tanya Andi
"udah lama, acaranya disini.. Fitri datang kok"
"yah makan enak kita gak undang ya..."protes Refan
"Udah yang ini free, anggap aja pengganti makan enak nya, mau bungkus juga boleh..." tiba-tiba terdengar suara Aydan yang mendekat ke arah mereka sambil menggendong Syahdan
"anak Mommy udah bangun....??" sambil mengusap pipi Syahdan
Jika mereka tampak seperti keluarga harmonis, Andi dan Refan malah seperti orang be*gol, mereka melongo.
"eh iya lupa.. kenalin ini Mas Aydan suami Sya dan ini Syahdan anak Sya..." jujur Syafeera
Mata mereka makin membulat sempurna.
"wooii..." Syafeera mengagetkan mereka ambil memukul kecil pada meja kasir
"Sya ini bukan prank kan...??" tanya Andi
"gak lah..."
Mereka pun bersalaman saling memperkenalkan diri masing-masing
"mi.. Adan au Lang.." sambil merengek ingin lepas dari gendongan sang ayah
"kayaknya dia udah bosen Sya, mas antar pulau aja ya, soal nya Arga belum balik..."
"uluh... uluh... anak mommy udah bosen, gimana kalau kita mandi dulu, setelah itu kita jalan-jalan... sambil nunggu om aga (Arga) pulang..."
"Sya ganteng banget anak kamu Sya..." puji Refan
__ADS_1
"ganteng lah....Ayah nya aja ganteng, mommy nya cantik..." balas Andi
"Oh ya...Sya mau mandiin Syahdan dulu ya, kalian bisa bungkus kalau mau bungkus, atau ada teman kita yang lain besok kalau belum balik ke PKU mampir lah kesini..."
"Yang seperjuangan cuma kita Sya, kalau teman sekelas yang lain beda jurusan.." balas Andi
Syafeera masuk ke dalam, Andi dan Refan sempat ngobrol dengan Aydan.
"kalau pas ke PKU mampir aja mas.. nanti kita ajak mancing..." Andi menawarkan, dia gak tahu jika yang ada di hadapan nya adalah dosen, tapi bukankah itu lebih baik,. agar tidak ada rasa canggung.
Andi dan Refan pun pamit, tak lupa menitipkan salam untuk Syafeera dan Syahdan.
Beberapa menit kemudian Syafeera dan Syahdan sudah keluar. Syafeera menyerahkan Syahdan ke sang Ayah, Syafeera kembali ke dalam karna akan sholat Ashar. jangan di tanya bagaimana kasepnya si Boscil nya Green.
Kira-kira kalau Syahdan kecil kasep nya kayak gini, gedek nya gimana nya???
"Lihatlah sepertinya jagoan nya ayah udah Bener-bener bosen ya..."
"yah a-yo Lang..." ajak Syahdan
"iya kita pulang, sebentar ya ayah telfon om Arga dulu.."
Arga tak kunjung pulang akhirnya Aydan memutuskan untuk nya menelfon Arga, karna Syahdan benar-benar sudah sangat bosan.
"Adan sama om Agung yuk..kita main di luar.."
"kalau sama Onty Nin mau gak...??"
"Adan au Lang..." Syahdan mulai merengek
"Mommy lagi sholat sayang... sebentar" ujar Aydan sambil menggendong Syahdan yang semakin merengek. Syahdan tak seperti biasanya seperti ini, biasa dia akan mudah untuk di bujuk, tapi tidak sore ini.
Syafeera yang baru keluar dari ruang langsung mengambil Syahdan dari gendongan Aydan.
"anak mommy anak baik, anak Sholeh, gak baik seperti itu sayang.. Allah gak suka.. iya kita pulang ya.."
"kami pulang dulu ya, saya udah telfon Arga tadi, sebentar lagi dia sampai"
Syafeera dan Aydan bergegas untuk pulang, Syahdan tak seperti biasanya, begitu sampai di dalam mobil, Syafeera langsung memberikan ASI untuk Syahdan, penawar ternyaman anak adalah pelukan sang ibunda, dan obat nya saat ini adalah ASI.
Syafeera berusaha menengah Syahdan, mengelus lembut kepalanya.
"mas...kok agak panas ya suhu tubuh Syahdan...."
"serius...??"
"serius mas,..."
__ADS_1
"termometer nya ada gak di dalam tas??"
"kayaknya gak ad dech mas, buruan yuk sampai rumah biar kita cek..." ujar Syafeera mulai khawatir.
Aydan pun dengan cepat melajukan mobil nya, Syahdan sudah terlelap dalam pelukan sang mommy nya. berkali kali Syafeera ngecek suhu tubuh Syahdan, memang tidak seperti biasanya.
Sesampainya di rumah, Syafeera bergegas menuju kamar di susul oleh Aydan, sesampainya di kamar Aydan langsung mencari keberadaan termometer, lalu mengecek suhu tubuh Syahdan.
"38.7° sayang...."
"udah masuk demam mas... Sya ambil bawang merah dulu ya sama madu.." Syafeera bergegas kedapur, seperti nya bunda sedang di kamar, karna tidak melihat keberadaan sang bunda.
Bawang merah di iris nya, lalu di bawa ke kamar lengkap dengan madu, sendok kayu, dann juga air mineral.
Sesampainya di kamar Syafeera mencampur bawang merah tadi dengan minyak zaitun. Aydan membantu Syafeera membuka pakaian Syahdan hanya menyisakan popok nya saja.
Syafeera membalur minyak zaitun yang sudah di campur dengan bawang merah ke seluruh tubuh Syahdan, terutama di bagian lipatan.
"sayang minum madu dulu ya..." ujar Syafeera di bantu oleh Aydan, madu di tuang ke sendok kayu yang Syafeera bawa, syahdan begitu menurut, bisa jadi ini efek karna memang sudah biasa menkonsumsi madu.
Selesai minum madu Syahdan kembali berbaring dengan posisi telungkup, setelah itu Syafeera mengurut daerah belikat ke arah jantung dengan lembut, membuat rasa nyaman.
Saat Minum atau makan madu Sebaik nya menggunakan sendok plastik, atau sendok kayu, atau keramik. Karena sendok besi atau stainless yang sejenisnya bisa menyebabkan korosi.
Sendok besi, stainless atau sejenisnya itu memiliki kandungan kimia, di pakai untuk menyendok madu, itu akan mengaktifkan zat kimia tersebut. itulah yang di maksud dengan Korosi.
Dalam menyimpan madu juga ada aturannya, jangan di simpan di kulkas. Buah atau sayur baru petik lalu diletakkan di kulkas, maka lama-kelamaan akan menjadi busuk. Kalau madu, jika disimpan di kulkas, maka akan memberikan kadar air. Madu bergas, kadar air tinggi. Jika kadar air tinggi terjadi fermentasi, cukup simpan madu si suhu ruang.
Aydan dan Syafeera selalu berusaha memberikan pertolongan pertama di saat-saat seperti ini, tidak sedikit-sedikit langsung ke rumah sakit.
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan tempat-tempat yang dibuat manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir." (QS. An-Nahl: 68-69).
Syahdan di biarkan tidur hanya dengan menggunakan popok atau ****** ***** nya saja, karna saat demam jangan menyelimuti anak dengan selimut tebal,atau memakaikan nya pakaian tertutup, karna itu akan meningkatkan panas, dan itu bisa memicu step.
Jika ingin mengompres , kompres lah dengan air hangat, jangan air dingin atau ES, itu juga bisa memicu step.
🌠🌠🌠
Di bab ini saya selipkan sedikit cara menangani anak saat sedang demam ya.. semoga bermanfaat.
Lanjut...???
Jazaakumullah khairon untuk semua dukungan nya, dalam bentuk apapun itu.,🥰
Like, Komen, Vote, Gift , Tips...
Ingat ini hanya coretan renyah saya yang mungkin kadang suka gak jelas.. jadi kalau gak nyambung, ya di sambung sambungin aja🤭
Karna....
__ADS_1
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an