Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
Nasgor perdana


__ADS_3

Syafeera dan Aydan turun ke bawah untuk makan malam..


Syafeera seperti biasa menyajikan makanan di piring sang suami, seperti porsi biasa nya, tapi tidak dengan dirinya, dia hanya menyendokan nasi sedikit.


"Sya kok sedikit banget makan nya..??" tanya bunda


"gak tahu nich Bun lagi gak selera, lagi pengen sesuatu untuk di makan, tapi gak tau apa yang enak.."


"mau mas belikan apa??"


"nanti kalau ada yang sya pengen pasti bilang, untuk sekarang cukup ini aja mas.."


"yakin..??" Syafeera mengangguk


Selesai makan mereka pun menghibur diri dengan menyaksikan tayangan di televisi.


"Sya nanti pas lahiran ayah sama bunda kesini kan..??"tanya bunda


"kata Bunda sich bunda berangkat duluan Bun, karna toko gak bisa di tinggal lama-lama.."


"Alhamdulillah kalau gitu, biasa nya persalinan pertama itu pengen di temenin sang ibu.. karna dulu bunda pun seperti itu.. pengalaman pertama, jadi pasti banyak yang akan di bagikan oleh sang ibu.."


"Bunda juga ibu Sya kan... jadi Sya pengen semua kumpul..." rangkul Syafeera


"Bunda gak salah pilih menantu , sejak pertama kali ketemu kamu, bunda udah bilang loh sama Aydan untuk jadikan kamu menantu bunda.." Mata Syafeera membulat sempurna mendengar pengakuan sang bunda


"kapan Bun...??"


"pas pertama kali kamu bantu bunda di supermarket, dan pas kamu lagi bantuin anak jalanan..."


"itu kan awal-awal Sya Kuliah Bun..."


"mas... jangan-jangan salah kamar cuma alasan mas ya...??" tanya Syafeera menghadap ke sang suami yang fokus ke televisi


Satu sentilan mendarat di kening Syafeera.. "ngacok...."


"ya kan bisa aja.... untuk nurutin keinginan bunda.." satu sentilan lagi mendarat di kening Syafeera


"yang gak kunci pintu dengan benar siapa??" tanya Aydan


"haduh.. kenapa jadi bahas kejadian itu sich.... terserah gimana jalan Allah mempertemukan, yang penting kan Sekarang.." ujar bunda


"denger tuh kata bunda.." ujar Aydan


"mas..Sya tiba-tiba pengen Nasgor dech..."


"ya udah mas pesan online ya, mumpung masih bisa gofood.." meraih handphone nya


"gak mau...."


"jadi mas harus beli langsung?? ya udah mas siap-siap..."


"gak Ma-U"


"Trus....??"


"mas yang masak..." mendengar permintaan Syafeera bunda terkekeh di ikuti juga oleh si mbak sedangkan Aydan melotot


"kok malah pada ketawa, Sya serius mas.. Sya mau mas yang masak.."

__ADS_1


Bunda semakin terkekeh


"Non, non Sya mau minta emas,berlian, bahkan mobil saat ini juga, In Syaa Allah den Aydan,. jaba-nin, tapi kalau di suruh masak...dija-min" sambil menahan tawa


"dijamin apa mbak..."


"di jamin tikus pingsan..." Bunda yang menjawab sambil terkekeh


Aydan mengusap wajah nya kasar, lalu berjongkok di hadapan Syafeera, mengelus perut Syafeera


"dedek....boleh gak kali ini ayah nawar.. nasi goreng nya kita beli aja ya, atau kita mau sekalian jalan-jalan...??"


"iih mas.. Sya pengen nya mas yang masak..."


"udah biar bunda yang masak ya.." ujar bunda, dan Syafeera menggeleng


"mas gak bisa masak Sya... yang ada nanti gak kemakan.." jujur Aydan


"gak mau... Sya maunya mas yang masak.." gigih Syafeera


Lagi-lagi Aydan mengusap wajah nya kasar.. "ya udah kita masak bareng ya.. kita masak bertiga, mas jamin kalau mas yang masak sendiri, gak kemakan sayang..." mohon Aydan


Sebenarnya Syafeera ingin Aydan sendiri yang memasak, entah kenapa penasaran dengan hasil masakan sang suami,.seperti di novel-novel, punya suami yang jago masak, pas bangun tidur udah di bawakan makanan hasil sang suami yang memasak, tapi sayang Mr. Perfeksionis ini nol besar dalam memasak.


"ya udah.. tapi Sya cuma arahin, mas yang masak..."


"Siap..." jawab Aydan dengan penuh semangat sambil memberi hormat


Mereka pun ke dapur, mulai dari mengupas bawang dan semua Aydan yang mempersiapkan, Syafeera sebagai mandor


Bahkan Aydan sempat menetapkan air mata saat mengupas bawang..


Bumbu pun mulai di masak,.dan jarak Aydan dan panci seperti jarak author dan reader.. Jauh...😄🤭


"Mas garam nya jangan lupa, itu juga kecap nya..." ujar Syafeera memberikan arahan


Entah terlalu semangat atau apa, hanya Aydan yang tahu, Satu sendok makan garam dia sendokan, dan akan dia tuang ke nasi yang sedang dia goreng


"Maaas....stop.." teriak syafeera


"kenapa...?? ini tulisan nya garam kok bukan gula..."


"Hua.... iya itu garam bukan gula, tapi kalau sebanyak itu garam nya, mas mau buat Sya Hipertensi ya..??"


Lagi-lagi Bunda dan si Mbak terkekeh..


"itu nasi goreng sepiring,udah kayak mau masak sup sepanci garam nya.." omel Syafeera


"ya mana mas tahu..." jawab Aydan Tampa dosa


"mas kalau baru pemula belajar masak, sedikit-sedikit aja garam nya, nanti di cicip, kalau kurang tinggal di tambah.." ujar Syafeera sembari menaburkan garam dan Aydan pun memperhatikan


"OOO....." Aydan hanya ber O ria


"coba cicipin.." sambil menyendokan Sedikt hasil masakan Aydan ke mulut Aydan..


"kurang kayak nya..." sambil berusaha merasakan nasi goreng yang ada di mulut nya


"ya udah mas tambahkan, ingat sedikit demi sedikit, jangan lupa kecap nya, sedikit demi sedikit juga, jangan satu botol di tuang.. yang ada bukan nasgor, tapi kolak"

__ADS_1


"Sya tunggu di meja makan.." tambah Syafeera sambil belalu


"Huufft..." Aydan membuang nafasnya kasar, malam ini Bener-bener dia di buat kuwalahan.


Dan setelah di rasa cukup matang, dengan rasa yang menurutnya lumayan, gak tau tuch lumayan apa, Aydan pun menyajikan nasi goreng olahannya.


"yeee...makan..." girang Syafeera saat Aydan menyodorkan nasi goreng ala sang suami dinginnya


"duduk donk mas, temenin Sya makan..."


"kalau gak enak jangan di makan..." ujar Aydan


Syafeera pun membaca bismillah, lalu menyuapnya nasi goreng ke mulutnya, mencoba merasakan hasil masakan sang suami


"gimana...??" tanya Aydan penasaran


"enak mas.. beneran enak..."


Bunda dan si mbak yang mendengar itu langsung mendatangi mereka.


"penasaran bunda, boleh bunda coba??"


"boleh Donk Bun..." jawab Syafeera sedangkan Aydan masih terdiam gak percaya dengan penuturan sang istri


"sedikit asin sich, tapi masih bisa di makan kok..." komentar bunda


"kalau gitu jangan di makan Sya.. bumil gak baik makan makanan asin.."


"enak mas, cicip dech, sesekali kan gak apa apa..."


"tapi sya..."


Bukan menurut, Syafeera malah beranjak lalu membawa piring yang berisi nasi goreng ke sofa depan televisi


"gak papa.. masih bisa dimakan kok.." ujar bunda


"bunda yakin...??"


"Yakin...enak juga masakan anak bunda..hehehe"


Bunda pun menyusul syafeera begitupun Aydan, yang tak lupa membawa air mineral untuk Syafeera.


"Sya mau denger cerita bunda, pengalaman Aydan pertama kali bantu bunda masak...??" tanya Bunda


"bundaaaaa....." protes Aydan


"mau banget, ceritakan Bun, buruan..."


"No..no..no..." cegah Aydan dan itu membuat Bunda dan si mbak terkekeh sedangkan Syafeera malah semakin penasaran


🌠🌠🌠


Lanjut ??


Jangan lupa semangat dukungan nya ya...🥰


Jazaakumullah khairon


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an

__ADS_1


__ADS_2