Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
sisi lain Aydan


__ADS_3

Siang ini hampir semua sudah berkumpul di Green, pegawai Green pun disibukan dengan mengepac makanan yang akan di bagian.


"wah kalau menu nya dari Green aku pun mau lah masuk antrian..." ujar Bagas


"ni manusia satu makanan Mulu yang ada di pikirannya nya" balas Risa


"hello... kita itu butuh makan buat hidup.." balas Bagas


"betul pakai banget kalau itu, tapi kalau Bagas dia mah hidup untuk makan...hahaa" Heni membalas


"tos Hen... tos kita.." ujar Risa mengajak Heni ber tos karna sependapat dengan nya


"Astagfirullah.. kalian disini tu sya suruh ikut bantuin, bukan malah berdebat sendirian.."


"Bagas tu.. lambung nya langsung menjerit kalau liat makanan..." jawab Risa


"udah tenang aja, ada jatah kok untuk kalian .." ujar bunda


"yeee..." sorak mereka seperti anak kecil, dan lalu berhamburan ke luar dengan penuh semangat


"Pak ini target nya kemana saja" tanya Adrian


"untuk yang ada sembako akan kita bagian ke seperti pemukulung, petugas kebersihan, atau yang sepantasnya menerima...dan yang hanya makanan dan minuman kita bagian yang kita temui saja.."


"Sya ini ada tambahan sedikit dari mama" ujar Doni


"wah makasih kak Doni, semoga belimpah rezekinya.."


"aamin..."


Syafeera berjalan mendekat ke arah sang Suami "mas ada tambahan dari mama kak Doni.. mau di taruh ke bagian mana??"


"isi ke yang makanan aja Sya.."


Setelah semua selesai mereka pun berpencar,ada yang menggunakan mobil, ada juga yang pakai motor, tidak banyak hanya 100 kotak makanan + minuman, dan 50 paket sembako + makanan


Hampir Ashar semua selesai, dan sudah kembali ke green.. ada binar bahagia di wajar mereka semua.


"bahagia ya bisa lihat mereka bahagia, apa lagi pas denger doa doa mereka" ujar Heni


"betul banget, jadi pengen nangis..." balas Hanum


"kadang kala ke inginan kita itu terwujud bukan karna Allah mengabulkan doa kita, melainkan dari doa orang lain yang tulus terhadap kita, jadi kita jangan hanya berdoa untuk diri kita, perbanyak lah mendoakan orang lain.." ujar Bunda sambil membawakan mereka air mineral


"ada salah satu Ustadz pernah bilang gini, jika kita dengan ikhlas mendoakan orang lain, percaya malaikat pun akan mendoakan kita" tamba Aydan


"ada banyak manfaat mendoakan orang lain, salah satunya adalah untuk membersihkan hati.Maksudnya adalah ketika mendoakan orang lain hati bisa menjadi bersih hingga tidak sampai menyimpan benci dan dendam kepada orang lain"

__ADS_1


"Rasulullah bersabda, "tidak seorang yang mendoakan orang lain di saat orang tersebut tidak ada di hadapannya atau saat bermasalah dengannya, malaikat berkata, 'engkau mendapatkan lebih dahulu."


" jadi Lebih baik mendoakan kebaikan karena kebaikan yang ada dalam doa tersebut bisa didapatkan oleh diri sendiri terlebih dahulu"


Mereka semua yang ada di rooftop mengangguk Anggukan kepala, melepas lelah sembari menikmati semilir angin di rooftop.


"Masyaallah.. wawasan agama Pak Aydan ternyata luas juga ya.. jadi banyak belajar dari kejadian hari ini" ujar Doni


"saya pun masih belajar, apalagi kita adalah imam untuk keluarga kita, bagaimana jika nanti istri kita butuh bimbingan..."


"Tuh Gas dengerin kata pak Aydan, harus belajar, agar kamu bisa membimbing istri kamu nanti..." ujar Heri


"Kalau Bagas mah dia yang di bimbing sama istri, Calok suami-suami takut istri.." balas Risa


"sama-sama belajar, karna terkadang memang para lelaki juga banyak belajar dari seorang perempuan.." ujar Bunda menambahkan


"Gak nyangka ya, pak Aydan yang Killer itu, di luar kampus beda banget, walaupun kesan dinginnya masih ada, tapi berbeda.." lirih Boy


" Mu gak lihat aja tadi waktu dia ramah tamah sama yang di berikan sedekah.. beda banget.." balas Doni


"ya mungkin itu sisi lain yang membuat Syafeera pun mencintai nya.." balas Adrian


"move on woi.. move on..." Bisik Boy


"gue udah move on ya.. kan gue bicara jujur, bahagia kok lihat orang yang pernah kita sayang itu bahagia..." balas Adrian


"Nah gitu batu pria sejati..!!" ujar Boy penuh semangat


"tau aja mas, lambung kita sudah menjerit" balas Bagas


Mereka pun beranjak menuju tempat wudhu di Green, lalu masuk ke mushola, sudah ada Aydan yang sedang Iqomah.


Berdiri meluruskan shaf sholat, Aydan sebagai Imam, tenyata banyak yang belum tahu sisi lain dari seorang Aydan.. dan sebagian mereka lihat hari ini.


Green sudah di tutup, karna memang sengaja agar mereka bisa melaksanakan sholat berjamaah, dan akan di buka setelah selesai Sholat nanti.


"Assalamualaikum warahmatullahi..." menoleh ke kanan


"Assalamualaikum warahmatullahi..." menoleh ke kiri


Sholat pun selesai dengan khusuk, doa pun tak lupa menjadi pelengkap sholat, karna betapa sombong nya sholat Tampa Doa.. karna doa menandakan kita bergantung kepada Allah...dan Allah paling mencintai hambanya yang menggantung kan harapan nya kepada Nya.


"mau makan dan minum langsung minta aja ya,. bebas, nanti kumpulan di rooftop aja" ujar Aydan dan mendapatkan acungan jempol dari mereka.


"Pak Budi... Sya minta bakso nya ya, yang extra hot..." ujar Syafeera


"siap... neng Sya ke atas aja, nanti bapak antar.."

__ADS_1


"gak papa.. Sya aja yang bawa, Sya juga mau buat minuman, oh ya gimana pak penjualan nya...??"


"Alhamdulillah neng... berkat neng Sya dan mas Aydan..."


"eeit.. mana boleh gitu,.itu semua karna Allah.. jika Allah waktu itu tidak gerakkan hati kami untuk makan bakso bapak, ini tak akan tejadi pak..."


"masyaallah neng..."


Setelah urusan bakso dan minuman clear, Syafeera pun menyusul yang lain ke atas rooftop. bergabung dengan yang lain yang sedang asik berbincang


"pala Lo tuh... kebanyakan mikirin hutang di kantin..." ujar Hari


"gak hutang gak hidup Har... biar semangat kerja..."


"sayang nya kamu belum kerja Gas.. yang ada ngabisin uang orang tua..." balas Agung


"mumpung belum kerja, tinggal minta..."


"dasar anak duraleet, gak kasian tu sama si babe bercucuran keringat mencari rezeki..." timpa Hanum


"tenang aja, babe due duduk di AC jadi gak ngeluarin keringat dia..hahaha"


Aydan hanya bisa geleng-geleng dengan ke kocak kan mereka. tak ada rasa canggung saat ini, malah mereka berbaur dengan baik.


"dijamin nanti kamu punya anak ya Gas.. di porotin tersebut..." ujar Heni


"dia mah bukan di porotin, tapi di plorotin, soalnya setiap anak nya mint duit, gak ada isi kantong nya.." ujar Agung


"cukup emak nya aja yang melorotin, anak nya jangan..." balas Bagas dan itu membuat kepalanya di timpuk tisu oleh Hanum dan Risa bersamaan


"kalian ya...mau aku jadikan istri pertama dan Kedua...??"


"ogah..." jawab Hanum dan Risa bersamaan


"lanjut terus berdebat nya, dijamin tuh makanan nanti habis sendiri tanpa di makan..." ujar Syafeera


"awas si emak Sya mulai ngomel, calon Budoskil..." ujar Bagas


"apa itu Budoskil...??" tanya bunda


"Buk dosen killer..." jawab para Somplak bersamaan, dan membuat Syafeera melotot kan matanya ,. sedang kan yang lain malah terkekeh


🌠🌠🌠


Lanjut ??


Sebelum lanjut author mau ucapin makasih buat semua dukungan Reader semua, dalam bentuk apapun di itu, komen,like, vote dan juga Gift nya 🌹..🥰🥰

__ADS_1


Jazaakumullah khairon..


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an


__ADS_2