Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
Cita-cita Syafeera


__ADS_3

Jika di tanya apa impian mu??


Rata-rata jawaban Tetang Dunia, Ingin Membangun Rumah, Ingin Punya Mobil , Ingin Jalan-jalan keliling Dunia.


Pernah Umrah dan Mengumrahkan menjadi Impian untuk Kita...???


Sangat jarang... bahkan untuk mereka yang jauh dari kata mampu saja, Umrah dan Mengumrahkan itu tak pernah terlintas.


Kita sanggup membayar cicilan perbulan, cicilan motor, cicilan mobil dan lain nya, tak pernah terfikir merasa lelah, bahkan tak masalah jika harus lembur sertiap hari..


Lalu saat di tanya, sudah berapa tabungan Umrah mu..?? apa jawaban nya??


"Nanti dulu mah kalau itu, masih banyak cicilan..."


"aduh, untuk sehari-hari saja pas-pasan...!!"


Banyak Jawaban dan alasan yang akan kita Berikan.. pernahkah terfikir, untuk dunia kita bisa berjuang keras, kaki jadi kepala, kepala jadi kaki, lalu kenapa untuk akhirat kita banyak berfikir???


Berani ambil kredit rumah hingga belasan tahun.. lalu kenapa tak mampu menyisihkan untuk ibadah umrah?? Ingat Hutang itu akan di tagih hingga akhirat, iya jika umur kita bertahan hingga hutang itu lunas. bagaimana jika kredit masih berjalan, lalu kita sudah Allah Panggil??😭


Syafeera memang nakal, suka berontak dengan sang ayah, tapi ada yang tak orang lain tahu, hanya dia dan Allah yang tahu.


Memiliki cita-cita bisa membawa orang tua nya umrah dengan hasil tabungan nya sendiri. bahkan Aydan pun baru tahu sore tadi.


Aydan merangkul Syafeera dari belakang, menyandarkan kepada di pundak istri nakal nya itu, sesekali mencium leher jenjang Syafeera.


"mas.. geli tahu..." tapi Aydan tak peduli


"Sejak kapan pengen Mengumrahkan Ayah dan Bunda...??"


"udah lama, sejak SMA dulu.. makanan Sya pengen kejar cumlaude, bisa cepat kerja dan bawa mereka umrah, dan sekarang bukan cuma mereka, tapi bunda juga harus ikut"


"kenapa gak bilang sama mas...??"


"kan itu cita-cita Sya, lagian mas juga banyak kebutuhan kan . jadi biar sya nabung aja"


"kamu gak pernah mau tahu gitu usaha mas apa aja??"


"untuk apa?? Sya gak materialistis ya..."


"ya Biasa istri tu selalu ingin tahu penghasilan suami..."


"SUAMI...Semua Uang Adalah Milik Istri gitu...???" tanya Syafeera membuat kepanjangan dari kata suami


"ya gitu mungkin..." Jawab Aydan datar, lalu Syafeera pun membalikan badannya hingga kini mereka berhadapan


"Bagi sya, mas penuhi kebutuhan Sya, dan Sya akan coba atur uang itu semampu sya, yang paling penting rezeki nya halal, udah itu cukup"


Aydan mengacak rambut Syafeera, lalu menyentil pelan kening istri nakal nya itu.


"mas udah pernah umrah...??"


"menurut sya udah belum..??"


"jika dilihat dari bangunan rumah, pekerjaan mas, bisnis mas, seharusnya sih sudah, tapi kan pemikiran orang beda-beda mas, ada yang berfikir dari pada untuk umrah, Bagus untuk modal..." jawab Syafeera polos


"Alhamdulillah sudah, bareng bunda dan juga Adinda..."


"Alhamdulillah.. ternyata suami Sya memikirkan akhirat juga..." goda Syafeera


"sepele ya sama mas..." sambil menyentil kepala Syafeera lagi


"puasa tahun ini kita umrah ber 6..." tambah Aydan


"tabungan Sya belum cukup mas..."


"nanti mas yang nambahin..."

__ADS_1


"serius..??" tanya Syafeera tak percaya


"emang mas pernah main-main...??" Syafeera menggeleng lalu memeluk erat sang suami dinginnya itu


"makin cinta sama suami dingin Sya ini..."


"mas juga makin cinta sama istri nakal mas ini..."


Mereka pun Terkekeh Dengan julukan masing-masing, Bukan panggilan romantis, tapi begitulah mereka, bahagia nya tu cukup sederhana aja. tak saling menuntut tapi saling menuntun.


🌠🌠🌠


Dua hari berlalu, mereka pun dalam perjalanan menuju Jogjakarta airport, untuk mengantarkan ayah dan bunda.


Sesampainya di bandara, mereka juga menemani Ayah dan bunda cek in.


"ingat kan pesan ayah...??"


"Ingat yah..."


"apa...??"


"Kudu silih asih, silih asah jeung silih asuh" jawab Syafeera dengan mata yang berkaca-kaca


"udah atuh, jangan cengeng..." peluk bunda


"baru juga di tinggal berjarak waktu dan tempat, belum ditinggalkan di beda alam.." tambah bunda


"iih bunda mah ngomong nya ngacok..." mengeratkan pelukannya


"udah....ayah sama bunda masuk dulu kalian baik-baik,. ingat pesan ayah.." mereka pun mencium punggung tangan ayah dan bunda bergantian, berat berpisah, tapi ini lah jalan yang Allah tentukan. jodoh nya berlabu di kota ini.


Jogjakarta, sang Kota Pelajar... Merantau untuk mengejar Ilmu, namun mendapat Bonus Seorang Suami.


"Mas... berhenti dech..." pinta Syafeera saat mereka dalam perjalanan pulang


"pengan bakso... tuh!!" tunjuk Syafeera, Aydan hanya bisa menggeleng lalu menepikan mobilnya.


Syafeera bergegas turun.. lalu memesan dua mangkok bakso.


"makan di sini neng...?"


"iya pak..."


"Tapi gak ada meja nya neng, soalnya Saya dagang keliling..."


"gak papa pak, kan tu ada kursi"


"udah di pesan...??" tanya Aydan


"udah....dua, mas mau kan...??" Aydan mengangguk "tapi gak ada meja mas, bapak nya keliling, kita duduk di bawah pohon itu aja ya, bawa Kursi nya" lagi-lagi Aydan mengangguk


Pesanan pun siap... "jangan pedas-pedas Sya..." Aydan mengingatkan


"dikit mas, klo gak pedes mana enak.." dikit untuk Syafeera, tidak untuk Aydan, tapi Syafeera tahu sang Suami tak tahan makan pedas, maka takaran nya dan takaran sambal untuk sang suami berbeda.


Aydan membawa dua mangkok bakso, sedang Syafeera membawa dua kursi plastik, mereka menuju pohon rindang di tepi jalan.


Sangat sederhana, bukan warung bakso yang ada kipas nya, bahkan meja..hanya bakso yang kelilingi , yang di kelilingkan oleh bapak-bapak paruh baya. bahkan kerutan nya sudah nampak terlihat, efek kerja keras yang membuat nampak begitu tua.


Ayah... baru Beberapa menit lalu mengantar sang ayah ke bandara, dia sudah kembali merindukan.


Ada rasa sesak, dan sesal.. karna selama ini selalu memberontak dengan aturan sang ayah, tapi kini mereka harus bisa berkomunikasi dengan jarak yang tak bisa dia tempuh hanya dengan menggunakan motor apalagi sepeda ontel.


"kenapa ngelamun... tadi kata nya mau makan bakso."


"gak papa mas.. lihat bapak itu jadi keingat ayah"

__ADS_1


"lelah nya mencari rezeki, bernilai ibadah, in Syaa Allah..."


Mereka pun menikmati bakso yang mereka pesan...ingat ini bukan di rumah makan mewah, hanya di pinggir jalan, tapi begitu membahagiakan untuk mereka.


"enak mas bakso nya"


"hmmm.." jawab Aydan karna sedang mengunyah bakso


"kalau jadi menu baru di Green kayak nya bagus tuh mas..." Aydan menoleh dan Syafeera malah nyengir kuda


Tak lama kemudian mereka pun nyelesai, lalu membayar bakso nya..


"berapa pak..??" tanya Aydan


"20rb mas..."


"bapak serius...??" Syafeera yang bertanya


"serius neng..."


"pak Saya boleh tanya??"


"apa tu mas...??"


"bapak biasa nya keliling kemana saja,. dan rumah nya dimana??"


"rumah saya di jalan XL mas, kalau keliling sih gak nentu, kemana kaki melangkah saja"


"bapak kalau saya tawarkan kerja sama mau gak...??"


"kerja sama gimana mas..??" tanya sang bapak bingung


"begini pak, saya punya warung kopi, nah kebetulan saya belum ada nich menu bakso, bakso bapak enak loh... bapak bisa jualan bakso nya di warung saya"


"ah mas nya bercanda..."


"saya serius loh pak, soal pekakas saya yang siapkan, bapak cukup modal bahan, dan bahan bisa bapak olah di warung saya,. bapak bisa pulang pergi ke warung saya.."


"mas nya bercanda..." sang bapak masih tidak percaya


"masyaallah.. saya serius pak, kenalkan saya Aydan, dan ini istri saya Syafeera.... bapak tahu jalan XX..??"


"oh tau..tau.... mas..."


"besok bapak bisa ke warung saya, nama nya Green Coffe, biar lebih enak kita bicarakan disana aja"


"ini bukan mimpi mas...??"


"nyata pak.. ini nyata..." balas Syafeera


"Saya minta no handphone bapak ya, jadi besok saya hubungi bapak lagi, pokoknya saya tunggu kedatangan bapak" sambil menyerahkan selembar uang Merah untuk membayar bakso nya


"gak perlu mas... gak perlu di bayar"


"jangan gitu pak, kalau bapak gak mau di bayar, nanti gimana mau belanja lagi, apalagi semua pada naik kan.. terima pak" Ujar Syafeera dengan ramah


Merek pun bertukar no handphone..


🌠🌠🌠


Lanjut ??


Sebelum lanjut author mau ucapin makasih buat semua dukungan Reader semua, dalam bentuk apapun di itu, komen,like, vote dan juga Gift nya 🌹..🥰🥰


Jazaakumullah khairon..


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an

__ADS_1


__ADS_2