Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
Pergi Undangan


__ADS_3

"Mas besok kita ada undangan pernikahan Almeera dan Azzam ya..." ujar Syafeera saat sudah sedang menyisir rambut nya


"oh iya mas hampir lupa, kita belum beli kado nya loh.."


"besok masih ada waktu kok mas.."


"oh ya Syahdan udah tidur ya??" tanya Aydan


"udah....asik main dia sama agung, sampai kelelahan, selesai makan malam langsung tidur.."


"ngobrol apa tadi sama Agung..??" tanya Aydan sambil menyandarkan tubuh nya di dinding ranjang


"mas Adinda sama agung seperti nya cukup dekat ya??" bukan jawaban malah pertanyaan yang Syafeera berikan


"kebiasaan di tanya balik nanya..."


Syafeera berjalan mendekati Aydan,. lalu duduk tepat di samping Aydan..


"jawab aja pertanyaan Sya..."


"mas lihat sih gitu, tapi agung minder karna status sosial..."


"wajar sich mas, dia kan laki-laki, Sya aja minder pas tahu sepak terjang mas, tapi beda nya Sya udah halal saat tahu itu semua, jadi ya belajar mengimbangi aja, di syukuri aja..hehehe" mendengar itu Syafeera mendapatkan hadiah cubitan di hidung.


"kalau menurut mas sendiri gimana??" tambah Syafeera


"Apapun pilihan Adinda selama baik ya mas setuju aja, dan udah berapa tahun ini mas kenal dengan Agung, dia sosok yang bertanggung jawab.. menjadi tulang punggung keluarga, bahkan dia bisa buktikan, dia bisa sukses,. sekali pun dia harus merangkak"


"kita doain aja jika memang mereka berjodoh pasti ada aja kan jalan nya..." balas Syafeera sambil menyandarkan tubuh nya di dada Aydan.


Aydan memainkan rambut Syafeera, Tampa di sadari Syafeera sudah terlelap.


"kok diem, Sya.... sayang..." tak ada respon, dan saat Aydan mengangkat kepala Syafeera,. nampak Syafeera yang sudah terlelap.


"ada yang kelelahan juga kayak nya.." sambil geleng-geleng, lalu membenarkan posisi tidur Syafeera, lalu mencium puncak kepala Syafeera dengan sayang.


🌠🌠🌠


Sekitar jam sepuluh pagi ini Aydan , Syafeera dan juga Syahdan sudah bersiap, mengenakan seragam berwarna coklat perpaduan batik.


Aydan melajukan mobil nya, mereka harus menempuh perjalanan kurang lebih dua jam. dan kini merekapun sudah sampai di kediaman Abi Alvian, sebelumnya mereka menyempatkan mampir ke masjid untuk sholat Dzuhur terlebih dahulu.


saat mereka masuk ke dalam tempat acara tak nampak dua pasangan halal itu di atas pelaminan, pelaminan nampak kosong. Mereka di arahkan oleh penyambut tamu untuk mengambil posisi duduk.


"Silahkan pak, pengantin sedang melaksanakan sholat Dzuhur..."


"oh ya mas..makasih banyak..." balas Aydan


"mi, Adan au itu..." tunjuk nya pada penjual sate


"duduk aja, biar ayah yang ambil ya.." balas Aydan


Untuk hidangan berbentuk nasi di kemas dalam sebuah box, bisa di makan di tempat dan juga bisa di bawa Pulang, para tamu undangan di persilahkan untuk menikmati jajanan lain nya, ada sate, bakso, kue putu, rujak, pecal dan beberapa aneka jajanan tradisional.


"enak sate nya??" tanya Syafeera saat melihat Syahdan begitu lahap


"enak... Ndak pedes"


Syafeera memilih memakan siomay, kuah kacang membuat nya menggugah selera. dan tak lama kemudian dua pasangan halal itu pun kembali ke plaminan.


"yuk samperin pengantin dulu.." ajak Aydan


"itu om talah kan mi...??"


"iya kita ke om Atthallah dan onty Meera dulu ya...."

__ADS_1


"tapi anti Adan mau ice Kim..."


"boleh... kita ke atas dulu ya..."


Sesampainya di pelaminan Aydan dan Syafeera memberikan selamat kepada dua pasangan halal itu.


"Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir... semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah...mampu berjalan beriringan, saling mengisi, dan diberikan keturunan Sholeh dan Sholeha..." Ujar Syafeera memberikan selamat sembari menggenggam tangan Almeera


Aydan pun tak ketinggalan mengalami Gibran dan juga Azzam...


"Jazaakumullah khairon atas kedatangan pak Aydan dan juga Syafeera... oh ya untuk Syahdan juga.. udah datang di acara pernikahan om Azzam ya...makasih kasep..


" ujar Azzam sambil mencubit dagu Syahdan


"celamat om talah... " karna nama mereka sama-sama ada Atthallah nya, jadi Syahdan lebih suka memanggil Azzam dengan panggilan Atthallah


"om talah...??" tanya Dilara


"iya....nama kami bertiga punya kesamaan ada Atthallah di akhir nama, dan Syahdan kalau manggil ya gitu, om talah... maksudnya om Atthallah..." balas Azzam menjawab keheranan Dilara


"syahdan sini aja sama om, biar ayah sama mommy makan dulu ya..."


"Ndak ah,.lame olang mau calam cama om..."


"onti Mila, antik..(cantik)"


"om ini (tunjuk ke arah Gibran) ndak oleh nakal ya Ama onti Mila..." Mendengar apa yang Syahdan ucapakan membuat mereka terkekeh


"om ini (menunjuk dada nya sendiri) nama nya om Gibran... Syahdan mau gak temenan sama om Gibran...??" balas Gibran


"boleh, acal gak nakal..." lagi-lagi semua terkekeh


Mereka pun menyempatkan foto bersama, Syafeera tak lupa menyapa Umma Fatimah dan juga Ummi Arafah.


"kok Umma baru nampak...??"


"duduk di sana Umma, datang-datang Syahdan minta makan sate.."


"syahdan mau makan apa lagi nich, yuk saya uti, kita ambil.." ajak Umma Fatimah


"au ice Kim Uti..."


"ok...kita ambil ice Kream nya ya, ayah sama mommy di sini aja ya..."


Umma membawa Syahdan ke penjual jajanan, sedangkan Syafeera ngobrol dengan Ummi Arafah, dan Aydan ngobrol dengan Abi.


Cukup lama mereka di sana, dan kini mereka sudah dalam perjalanan pulang. adzan ashar juga sudah berkumandang, Aydan mencari masjid untuk mereka sholat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.


"mas kenapa gak mampir ke green saja?? Green cabang di daerah sini kan??"


"oh iya... mas kok baru kepikiran ya... ya sudah kita mampir ke green aja"


"au pat om Gung ya mi..??"


"iya kita tempat om agung..."


"yeee.... bica maen agi cama om Gung..."


"boleh, tapi kalau om Agung nya sibuk, syahdan gak boleh ganggu ya"


"oke mi..."


kini mereka sudah berada di parkiran sebuah Coffeshop yang minimalis, dengan taman di depan dan juga ada gubuk-gubuk kecil yang beratapkan daun kelapa.


Ting....

__ADS_1


bunyi bel tanda ada pelanggan yang masuk dan langsung di sambut oleh barista.


"Assalamualaikum.. selama siang kak.." salam salah satu barista, sepertinya nya dia belum familiar dengan sosok Syafeera.


"waallaikumusallam.."


"om Gung..." teriak Syahdan, mendengar nama nya di panggil agung pun menoleh.


"hei boscil nya om Agung..." balas Agung sambil menghampiri Syafeera dan Syahdan


"loh Sya..kapan sampai?? pak Aydan??" tanya Agung dan mendengar nama pak Aydan membuat beberapa Barista mengerutkan keningnya.


"masih di mobil... tadi ada undangan, sekalian mampir mau numpang sholat..."


"oh ya guys... kenalin ini Bu Syafeera, istri dari pak Aydan dan ini si Boscil nya Green Syahdan"


"maaf Bu, saya gak tahu..."


"santai aja, saya juga belum pernah kesini sejak buka... saya orang nya gak terlalu formal kok, santai aja.."


"kami teman satu kelas di kampus, jadi jangan heran kalau kami akrab" ujar agung, dan itu membuat yang lain mengerti mengapa agung nampak akrab dengan Syafeera


Tak lama kemudian Aydan masuk dan mengapa pegawai nya semua. lalu mereka menuju mushola kecil yang tersedia di green.


"setiap green punya ciri kha sendiri-sendiri ya Mas..." ujar Syafeera saat mereka sudah duduk di salah satu gubuk yang ada di depan.


"cukup ramai ya Gung...." ujar Syafeera saat agung membawakan minuman untuk mereka


"Alhamdulillah.. prospek nya lumayan baik, padahal kita baru satu bulan..."


"oh ya kue-kue nya enak mas..."


"rekomendasi dari Umma Arafah, kita ambil dari toko bakery nya Ibunda nya Umma Arafah..."


"mas juga di tawarin kerja sama juga sih sama resto nya keluarga Umma Arafah, tapi belum ada waktu untuk ngobrolin nya, dan box nasi yang kita bawa pulang itu, dari restoran mereka.."


"belum kita coba tadi ya mas.."


"biar mas ambil dulu... kita coba, sekalian Agung juga coba Gung.."


"biar saya yang ambil pak..."


Agung pun menuju mobil Aydan yang terparkir, ada tiga box nasi, dan mereka pun mencicipi nya bersamaan, jatah nasi Syahdan jadi nya Agung yang makan.


"enak ni mas.."


"iya pak, rekomendet banget nich..."


"iya ya... mas juga baru pertama kali nyoba, nanti dech kita atur waktu untuk singgah ke restoran nya.."


Rencana hanya mampir untuk sholat ashar karna ada pembahasan baru membuat mereka pulang setelah melaksanakan sholat Magrib


"Mohon maaf sebelumnya pak, apa besok pak Aydan dan keluarga ada waktu.."


"In Syaa Allah kami ada di rumah..." balas Aydan dan Syafeera tersenyum mendengar pertanyaan Agung


"kami tunggu kedatangan nya" balas Syafeera seakan tahu apa tujuan Agung datang ke rumah mereka


🌠🌠🌠


Jazaakumullah khairon untuk semua dukungan nya, dalam bentuk apapun itu.,🥰


Like, Komen, Vote, Gift , Tips...


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an

__ADS_1


__ADS_2