
Dekorasi yang berbeda, di sini tidak ada rooftop, tapi ada taman di luar yang di peruntukan untuk yang merokok,. masih dengan suasana di penuhi tanaman, konsep alam masih mendominasi.
Syafeera duduk di luar menikmati semilir angin, bosen dengan dingin nya AC.
"Mbak sya ada yang mau di makan, biar Candra siapkan..??" tanya Candra
"oh.. untuk saat ini belum ada Can, masih kenyang dengan jajanan yang kamu sajikan tadi.."
"Candra udah lama kerja disini??" tanya Syafeera tiba-tiba
"satu tahun mbak, sejak tamat SMA.."
"Duduk lah,kenapa berdiri.." ujar Syafeera
"emang gak papa mbak...??"
"di dalam lagi senggang kan?? biar saya ada teman ngobrol nya.."
"Mbak Syafeera ini ramah ya, sama seperti yang mas Aydan cerita kan.."
"mas Aydan sering cerita soal saya..??" tanya Syafeera kepo dan tak percaya
"hehehe... ketahuan deh sering gibahin mbak sya-sya..." aku Candra sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"awas aja kalau yang jadi topik pembicaraan yang jelek-jelek..."
"hehehe..."
"kok malah ketawa sich... oh ya Candra emang gak kuliah..?"
"kuliah mbak, Alhamdulillahi, sambil kerja.. ambil kelas karyawan mbak"
"wih....mantab... udah semester berapa??"
"baru mau masuk semester dua mbak.."
"gimana mbak suasana disini sama green one..??"
"punya ciri khas tersendiri, tapi tetap dengan background nya, alam..."
"oh ya Can, Green 3 lokasi dimana??"
"setahu Candra masih dalam proses pembangunan mbak, lokasi biasa yang tahu itu bagian mas Wibowo,. mas Arga dan mas Angga... kan mereka kepercayaan mas Aydan.."
"mbak sya-sya sering-sering lah main ke sini.." tambah Candra
"In Syaa Allah.. lokasi cukup jauh dan untuk sekarang juga gak memungkinkan.." menunjukkan perutnya
"hehehe...iya ya.."
"asik bener ngobrol nya..." ujar Aydan sambil mengambil posisi duduk di samping Syafeera
__ADS_1
"cuma obrolan gak berbobot mas.." jawab Canda
"kuliah kamu gimana Can..??"
"Alhamdulillah mas lancar..."
"kita balik ya, nanti Kemalaman sampai rumah" Syafeera mengangguk
"sering-sering ikut mbak sya-sya, kalau mbak ikut mas Aydan nya lama disini.."
"kenapa?? Biar bisa minta bimbingan tugas kuliah??" tanya Wibowo yang baru bergabung
"tahu aja mas..." jawab Candra
"anak-anak sehat kan??" tanya Aydan ke Wibowo
"Alhamdulillah sehat, si kecil juga udah mulai merangkak.."
"anak mas Bowo emang udah berapa??" tanya Syafeera
"baru tiga mbak.."
"baru tiga mbak sya... belum empat, yang ke empat sedang proses.." Candra yang menjawab dan membuat nya mendapat satu jitakan di kepala
"panggil nama aja mas, jangan panggil mbak, jadi berasa tua banget, lagian kan mas lebih tua dari sya..."
"ok...siap.. siap.."
Syafeera dan Aydan pamit meninggalkan Green Two.. hari ini cukup lama Aydan di Green Two, banyak waktu yang dia gunakan untuk berbincang berdiskusi dengan pegawainya.
"hmmm..."
"kenapa mas kok bisa buka cabang disini?? jauh lagi, dan selama ini mas juga harus bolak-balik.."
"gak terlalu sering, laporan lebih sering di kirimkan ke email, dan kenapa di sini..jika di bilang kebetulan, sepertinya tidak ada kata kebetulan di dunia ini, karna apa yang kita jalani,kit temukan gak lepas kan dari skenario Allah..."
"mas kenal sama mas Wibowo dari mana??"
"dari istri nya..." mendengar jawaban itu Syafeera langsung menoleh ke arah sang suami
"ada hubungan apa mas sama istri nya..??"
"udah tidur, nanti kita bahas di rumah .." jawab Aydan fokus menyetir
"sekarang jelasinnya..."
"syaaa...mas lagi nyetir, dan perjalanan kita lumayan jauh loh, biarkan mas fokus dulu ya.."
Ingin egois tapi bagaimanapun perjalanan mereka memang jauh dan lalu lalang kendaraan cukup padat, Syafeera pun memutuskan untuk menepikan rasa egonya sejenak
Hampir masuk magrib mereka sampai dirumah, Syafeera masih terlelap, tak ingin membangunkan sang istri nakal nya, Aydan pun membopong Syafeera perlahan.
__ADS_1
"Tidur...??" tanya bunda
"iya Bun... kelelahan, tadi macet banget jadi agak lambat dech..."
"bangunkan nanti di atas, pamali tidur magrib"
"iya Bun,.Aydan juga mau mandi dulu, sholat di rumah aja"
Bunda pun menutup pintu dan Aydan menuju kamar nya sembari menggendong Syafeera. Di letakkan Syafeera di atas ranjang, ingin membiarkan sang istri untuk terlelap, tapi pesan bunda untuk membangun nya. tapi sebelumnya membangunkan Syafeera, Aydan memilih untuk mandi lebih dulu.
"Sya...bangun sayang,.udah adzan magrib tuch..mas udah siapkan air hangat.."
"emang udah sampai...??" tanya nya dengan suara khas orang bangun tidur
"udah..."
"pinggang Sya panas banget rasa nya.."
"ya udah sini mas bantu ya, tapi jangan mandi ya.. gak baik mandi magrib, apalagi bumil.." Aydan pun memapah Syafeera ke kamar mandi untuk membersihkan diri, sebenarnya dia sudah selesai Wudhu, tapi biarlah untuk sang istri itu bukanlah hal yang sulit jika harus mengulang Wudhu nya lagi.
Merekapun melaksanakan sholat di kamar berdua, bertilawah sejenak, karna sejati nya bacaan tebaik itu adalah Al-Qur'an. apa yang kita dapat dan apa yang kita cari semua ada di dalam Al-Qur'an.
Al-Qur'an bukan hanya sebagai pembimbing, tapi Al-Qur'an juga penolong kita di akhirat kelak, saat kita selalu menjaga nya, menjaga disini bukan disimpan di lemari atau di jadikan pajangan di rak kaca ... melainkan menjaga nya dengan membaca nya, mengamalkannya maka Al-Qur'an akan menjadi penolong kita di Akhirat kelak.
Syafeera dan Aydan menuruni tangga..bunda dan si mbak sudah selesai menyiapkan makan malam.
"gimana non suasana di green two?? cantik-cantik kan..??" goda si mbak
"Cantik mbak... di jamin kalau mbak kesana mbak paliiiiing cantik dech..." balas Syafeera tak kalah menggoda
"Mbak kok tahu di sana cantik semua...??" tambah Syafeera sambil mendukung tubuhnya
"rumah mbak kan gak jauh dari sana non, kenal sama Wibowo gak...??"
"iya kenal... kenapa sama mas Wibowo mbak..??"
"Wibowo itu adek ipar nya mbak..adek mbak itu istri nya dia.. Sulis nama nya"
Terjawab sudah, siapa istri nya mas Wibowo, apa hubungannya Aydan dan istri Wibowo. jika Aydan santai dengan wajah datar nya, berbeda dengan Syafeera, dia malah menepuk jidat nya sendiri.
"kenapa non..??"
"hehehe... gak papa mbak, sesekali ajak lah mbak Sulis kesini.."
"anak nya banyak non, kadang repot juga, dan Green juga kan gak bisa di tinggal lama-lama"
Sempat menduga yang tidak-tidak terhadap suami nya, dan itu membuat malu dirinya sendiri, bersyukur dia menurunkan ego nya tadi, bagaimana jika tadi dia bertahan dengan ke egois nya.
🌠🌠ðŸŒ
Lanjut ??
__ADS_1
Jazaakumullah khairon untuk semua dukungan nya, dalam bentuk apapun itu.,🥰
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an