Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
Kudu silih asih, silih asah jeung silih asuh


__ADS_3

siang ini sebagian sanak saudara sudah kembali ke kediaman masing-masing. baik yang di dalam kota maupun yang di luar kota Jogja. tapi tidak untuk Ayah dan Bunda Syafeera.


Ayah duduk di sofa kamar Syafeera, kamar yang begitu luas, Ayah tidak pernah memimpikan semua ini, gadis kecil nya mendapatkan suami yang di idamkan banyak wanita, bukan soal tampan,.pada dasarnya ketampanan dan kecantikan setiap orang itu punya identitas sendiri, kembali bagaimana orang menilai nya, tapi siapa yang tergiur oleh harta dunia.


Ayah yang kehidupan sederhana, jelas ini semua berbeda jauh dari nya, bukan ayah tak mampu, tapi begitulah cara ayah hidup di dunia, seperti nasihat ayah di saat Sungkeman kemaren.


Flashback ON


Aydan bersimpuh di hadapan ayah mertua,.memohon doa dan restu sang ayah.. Ayah memeluk nya.


"Nak Aydan.. kini engkau juga anak ku, karna Putri kami kini telah menjadi milikmu seutuhnya, tanggung jawabku telah berpindah kepada Mu. tapi harus kamu tahu, dia tetap putri kesayang kami, kesayangan ayah dan bunda nya, jangan pernah kamu sakiti dia, jangan dzolimi dia.."


"Ayah percaya urusan harta kamu akan mampu memberikan apa yang menjadi ke inginan nya, tapi Ayah minta jangan kamu manjakan di dengan Harta, karna jika engkau manjakan dia dengan harta, maka harta itu akan membawa ke sengsaraan, akan membawa nya jauh dari Tuhan Nya,akan membuat nya lupa akan akhirat nya, tapi jika kamu manjakan dia dengan Agama, ayah percaya dia akan mampu mengelola harta mu bukan hanya untuk di dunia, tapi dia akan mampu membawa harta mu hingga ke akhirat"


"Bimbingan selalu dia, jika dia berbuat kesalahan nasihat dia, Jangan pernah pukul dia, jika memang kesalahan fatal dan harus engkau pukul, maka pukulan dia, tapi ingat itu harus sesuai dengan Q.S An Nisa ayat 34"


"Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuz-nya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar"


Aydan menatap wajah sang ayah mertua, tersenyum lalu mengangguk.


"Aydan tak berjanji akan selalu membuat nya bahagia atau selalu tersenyum, tapi Aydan akan selalu belajar membahagiakan nya,. menghujani nya dengan Ilmu Agama...ayah adalah Cinta pertama untuk setia anak perempuan nya, Ingatan Aydan jika Aydan nanti melakukan kesalahan yah..."


Flashback Off


"Sya dusuk sini.." panggil ayah , dan Syafeera pun duduk di samping sang ayah,. merangkul sang ayah.


"Syafeera anak ayah.. Ingat surga mu sekarang ada pada suami mu, taati dia selama apa yang dia perintah itu tidak keluar dari ajaran Allah , hormati dia , ingatkan dia , jangan kamu keraskan suaramu nak"


"Harus bisa membawa diri , harus bisa menjadi penenang suami, istri yang baik adalah dia yang bisa menyenangkan suami , menyejukkan hati suami ,mampu menjaga harta dan kehormatan sang suami, jangan kamu cari murka nya" air mata ayah menetes


"Kudu silih asih, silih asah jeung silih asuh." (Harus saling mencintai, memberi nasihat, dan mengayomi.)


Syafeera memeluk erat sang ayah, di saat hari ijab kabul dulu,tak banyak yang ayah ucapakan, tapi hari ini.... ayah dan anak itu saling menuangkan cinta nya.. Bunda ikut memeluk mereka dari belakang.


"Doa bunda dan Ayah selalu ada untuk kalian" ujar Bunda


"ayah saya bunda masih disini kan??"


"teu tiasa (enggak bisa) , toko gimana??" jawab Ayah


Aydan melihat adegan mewek merek di depan pintu, seperti mereka tidak sadar dengan kehadiran Aydan.

__ADS_1


"Sya masih kangen..." manja nya


"baru kemaren kalian ke Pekanbaru kan, dan ni ayah dan bunda juga udah ada di sini" ujar Bunda walau jujur sebenarnya bunda ingin menangis, tak pernah terbayangkan oleh bunda, melepas Putri kecil nya untuk menggapai cita-cita ternyata Allah Hadiah seorang jodoh.


Putri kecil nakal nya ini, tak pernah jauh, walau selalu membuat nya emosi, jengkel, tapi itu yah membuat bunda sangat kehilangan. melepaskan nya untuk menempuh pendidikan tak seberat ini walau jauh, tapi saat ini dia melepaskan untuk hidup bersama jodoh nya.


Aydan melangkah kaki nya untuk mendekat, dan langkah kaki itu bisa mereka dengar.


"mas kapan masuk nya??" tanya Syafeera


"Barusan..." bohong nya, karna tak ingin membuat mereka jadi canggung


"jadi kita ke toko kerajinan nya yah...??" tanya Aydan


"jadi Donk, kapan...??"


"bentar lagi, sekalian ngantar Kak Qia dan mas Yusuf ke bandara,.ayah jadi kan lusa baru pulang??"


"serius ayah dan bunda lusa baru pulang??" yg Tanya Syafeera penuh semangat


Ayah dan bunda mengangguk.. dan Syafeera langsung memeluk kedua orang tuanya itu.


"ya udah ayah dan bunda siap ya.."


🌠🌠🌠


"Jadi ini toko kerajinan peninggalan ayah kamu??" tanya ayah saat masuk ke toko


"iya yah.. bagian produksi ada di belakang.."


"bagus-bagus..." puji ayah


"kenapa gak coba pelajari seni nya ..??" tanya bunda


"gak bakat Bun, udah pernah coba, jadi Aydan pegang untuk marketing nya saja"


"lebih dech yah, ini gelas nya unik, dari kayu..." ujar bunda


"iya Cantik-cantii hasil karya... kalau perobahan rumah tangga juga ada??"


"ada yah.. tapi di sesuaikan dengan pesanan konsumen nya, kadang kan mereka ada request, tapi ya harus sabar yah"

__ADS_1


Ayah bunda pun di ajak berkeliling, melihat hasil hingga ke ruang produk.. bahkan Aydan sudah meminta pegawai nya untuk mem packing beberapa benda, seperti gelas, piring, sendoo ,garpu dan ada benda lain juga yang dari hasil kerajinan kayu.


.


Selesai dari Toko kerajinan, mereka juga menyempatkan untuk ke Green, menikmati menu hidangan Green, ayah dan bunda juga di perkenalkan dengan para pegawai nya.


"dekorasinya mantan banget.. adem lihat nya"


"iya yah.. Aydan memang sengaja buat nuansa hijau, ada tanaman, biar lain dari yang lain dan membuat pengunjung itu nyaman"


"konsep yang bagus... ayah aja bakal betah di sini.."


"ya udah ayah disini aja" balas Syafeera dan ayah mencubit kecil hidung putri nya itu


"jadi gimana rencana kita yah..???"


"kalau ayah mah terserah kamu aja.."


"silahkan pak,bu di nikmati hidangan nya, dan ini kopi best seller nya di Green.." ujar Nina sambil menyajikan hidangan untuk ayah dan bunda Syafeera


"makasih..." ujar ayah dan bunda bersama


"nanti Aydan akan coba cari orang-orang yang bisa kita percaya yah.."


"Bun.. bapak-bapak lagi bahas bisnis, kita bahas harga minyak goreng aja ya Bun.." timpa Syafeera


"bisnisnya kan juga berguna untuk beli minyak Sya.." balas ayah


"tenang yah.. kami emak-emak dukung kok.. hehehe, kalau soal cuan tenang aja yah emak-emak jago nya..."


"jago ngabisin maksud nya.." balas Ayah


"Sya hemat ya, tanya aja mas Aydan, uang jajan yang di kasih selalu bisa Sya tabung.. buat bawa Ayah sama bunda umrah.."


"aamiin..." jawab Bunda ambil mengelus pundak Syafeera


🌠🌠🌠


Lanjut ??


Sebelum lanjut author mau ucapin makasih buat semua dukungan Reader semua, dalam bentuk apapun di itu, komen,like, vote dan juga Gift nya 🌹..🥰🥰

__ADS_1


Jazaakumullah khairon..


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an


__ADS_2