Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
Nyonya nya Green


__ADS_3

Kedatangan Syahdan selalu di tunggu oleh pasukan Green, jangan di tanya seperti apa heboh nya Green saat ini, bahkan Agung kadang harus mengejar Syahdan yang menuju meja pelanggan, berjalan pelan dan kadang sedikit berlari, bahkan kadang juga terjatuh itulah kegiatan Syahdan


Tapi itu bukan halangan bagi si Boscil nya Green.


"om..om..tu..." tunjuknya pada ice cream yang ada di meja pelanggan


"tanya mommy dulu ya.." Syahdan merengek sambil menghentakkan kakinya nya berkali-kali


"iya...kita Tanya mommy dulu..." bujuk Agung, membawa Syahdan ke dalam gendongan nya mencari sang mommy, sedangkan Syahdan masih menunjuk ke arah ice cream di meja pelanggan


"Adan au tu...au tu..." tunjuknya


"Kak Nin, Syafeera mana....??"


"kenapa kok nangis kasep...??" tanya Nina


"dia minta ice cream , mommy Sya nya mana...??"


Syafeera yang mendengar rengekan Syahdan pun keluar dari ruangan sang Suami


"loh...kenapa kok nangis...??" sambil mengambil Syahdan dari gendong Agung


"dia minta ice cream Sya..."


"mau ice cream..??" tanya Syafeera sambil mencolek dagu Syahdan, Syahdan mengangguk dengan cepat


"boleh... tapi ini udah jam makan siang sayang, kita mam nasi dulu ya, nanti baru mam ice cream nya, ok..."


"dak mi....Adan au tu.."


"iya mommy kasih, tapi kita makan nasi dulu.."


"onty Nin, nanti tolong antar kan ice cream untuk Adan ya.." tambah Syafeera lalu menuju ruangan Sang Suami sambil mengedipkan mata nya ke arah Nina


Saat sudah di ruangan Syafeera mendudukan Syahdan di sofa tepat di sebelah Aydan


"anak ayah kenapa..??"


"i cim...."


"i cim itu apa?? ayah gak tahu..??" tanya Aydan,


"i cim...i cim yah..... i cim..."


Syafeera terkekeh melihat anak dan ayah itu ngobrol, Aydan menggaruk tengkuknya karna dia gak ngerti dengan kosa kata baru yang Syahdan ucapkan.


"kita makan dulu, nanti ice cream nya di antar sama Onty Nin...ok..."


"Oooh... ice cream..." balas Aydan yang baru mudeng dengan maksud Syahdan


"iya yah....Adan mau makan ice cream, tapi harus makan dulu kan yah...??"


"iya donk .. ayah aja lapar nich, nanti selesai makan baru kita makan ice cream nya"


Syahdan begitu antusias dalam makan siang nya, dan tak berselang lama Nina mengetuk pintu untuk mengantarkan ice cream.


"makasih onty Nin..." Ujar Syafeera


"Cih Ti nin..." diikuti oleh Syahdan

__ADS_1


Begitulah anak, dia akan meniru apa yang orang tua nya lakukan, bagaikan burung beo, sama hal nya yang di lakukan Syafeera, menepati janji nya akan memberikan Syahdan ice cream setelah makan siang.


Orang tua ingin anak nya sabar, maka orang tua juga harus menunjukkan sikap sabar.


Contoh nya saat anak sedang asik nonton atau bermain lalu disuruh mandi, anak akan lebih sering menjawab dengan kaya "Nanti.." orang tua akan lebih sering marah, atau membentang, orang tua tidak mau belajar berdiskusi.


"Ok... 5 menit lagi ya nonton nya, setelah itu mandi..." pernah gaj mendiskusikan hal kecil seperti ini???


Atau saat ini, orang tua begitu sering mengeluh karna anak tak lepas dengan Gadget, coba introspeksi disi, sebagai orang tua sudah bijakkah dalam menggunakan Gadget/Handphone??


Ayah begitu asik dengan Game online, atau bunda asik dengan novel nya..🤭 atau asik dengan joget tik*tok nya.


Tak hanya dalam tindakan, dalam hal menyajikan tontonan pun jadi pengaruh Tumbu kembang anak, orang tua lebih sering dan asik dengan musik, tapi lupa dengan bertilawah.


Suara nyanyian,musik menjadi rutinitas, bahkan di pusat menggunakan speaker, lima RT terdengar, tapi suara lantunan ayat Al-Qur'an lupa kapan terakhir kali dia lantunkan.


Lupa menyajikan tayangan edukasi, tayangan mengenal Agama walau hanya dari mengajak nya mengenal Rukun Islam, Rukun Imam, atau mengenal nama Nabi dan Malaikat.


Usia berapa anak kita hafal Alfatihah???


Usia berapa anak kita hafal doa Iftitah???


atau di hafal hanya saat ada tugas sekolah???


Ice di santap tak bersisa oleh Syahdan... bagaimana bentuk wajah nya, warna warni, ada coklat,pink dan juga kuning.


"Alhamdu...lil...lah..." ujar Syafeera


"du...lah..." Syahdan mengikuti ucapan yang mommy, walaupun hanya awal dan akhir, malah kadang hanya akhir nya saja.


"Makan sudah....ice cream sudah... bersihkan lagi yuk badan nya, setelah itu kita boci ya.. bobok ciang...ok..."


Syafeera membawa Syahdan ke kamar mandi, untuk membersihkan tubuhnya, setelah berganti pakaian, karna sudah kenyang, sangat kenyang, membuat nya cepat terlelap Tampa ASI..ckckck


Syafeera menidurkan Syahdan di atas karpet yang memang di sediakan untuk tidur Syahdan, dan itu semua ada sejak Syahdan mulai main ke Green.


Jika sudah terlelap, dia tak akan peduli dengan suara ribut di luar, Green Sudah semakin ramai, Syafeera pun ikut turun tangan, pak Budi di bantu oleh anak gadisnya, setiap akhir pekan akan membantu sang ayah.


Alhamdulillah Allah mudahkan pak Budi bisa menguliahkan anak nya.


"Eh...Ningrum udah datang..." sapa Syafeera


"sudah teh... teteh kapan datang??"


"Dari pagi, tadi nidurkan Syahdan dulu.."


"iih kangen lah sama Boscil, tadi ada tugas, jadi telat bantu bapak"


"lancar kan kuliah nya..??" tanya Syafeera sambil memakai Apron nya


"Alhamdulillah teh..."


"oh ya les private teteh udah mulai...??"


"In Syaa Allah, Senin...."


"Pesanan nomer 11 sudah siap belum ya...??" tanya Agung


"Tinggal nasi goreng nya Gung.." jawab Nina

__ADS_1


"ok..."


"Kak Nin mas Arga kemana ya??" Tanya Riko (pegawai baru)


"Arga lagi keluar ada apa??" tanya Aydan


"ada beberapa meja yang belum di tanya pak..??" Jawab Riko


"Biar saya aja..." balas Syafeera lalu menuju meja yang belum di catat pesanannya.


Syafeera menyerahkan racikan kopinya ke sang suami, lalu bergegas menuju meja pelanggan.


"Permisi, mas nya mau pesan apa??"


"Syafeera kan...??" Syafeera mengerutkan kening nya


"Gue Andi..."


"Gue Refan... lupa?? kita satu pejuang loh..." Syafeera kembali memutar memory nya, mereka adalah teman satu SMA yang sama-sama berjuang untuk beasiswa


"Astagfirullah,. kalian... ingat ingat..."


"kerja disini...??" tanya Andi


"Sampingan, lumayan buat beli popok.."


"popok siapa....??" tanya Refan


"popok Anak lah... udah kalian mau pesan apa??"


"bisa aja ya kamu Sya, gak berubah, eh tapi lebih syar'i ya sekarang..??" Melihat penampilan Syafeera yang mengenakan baju gamis


Syafeera terkekeh sambil mencatat pesanan teman lama nya itu, "tunggu dulu ya, rame soal nya, nanti di antar pesanan nya" mereka menjawab dengan anggukan


Tak lama kemudian Syafeera kembali dengan membawa beberapa lembar pesanan, dan dengan siap dia ikut menyiapkan Pesanan, Untuk bagian antar ada Riko dan Agung.


"eh mas.. Syafeera nya mana??" tanya Refan ke Riko yang mengantarkan pesanan mereka


"oh Bu Syafeera, dia sedang menyiapkan orderan..kenapa mas..??"


"Bu Syafeera, masih muda kali dia mas..." timpa Andi


"kan Bu Syafeera istri dari pemilik cafe mas, Nyonya nya Green, ya di panggil buk lah..." jawab Riko santai sambil menaruh pesanan mereka ke atas meja, dan jawaban Riko membuat Andi dan Refan melotot.


"Istri...??? kapan dia nikah Fan...???" tanya Andi ke Refan, Refan hanya bisa mengangkat pundak nya, karna dia pun cukup kaget


🌠🌠🌠


Lanjut...???


Sambil nunggu Up.. mampir ke Coretan saya yang baru juga boleh loh... Keteguhan Almeera 🥰


Jazaakumullah khairon untuk semua dukungan nya, dalam bentuk apapun itu.,🥰


Like, Komen, Vote, Gift , Tips...


Ingat ini hanya coretan renyah saya yang mungkin kadang suka gak jelas.. jadi kalau gak nyambung, ya di sambung sambungin aja🤭


Karna....

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an


__ADS_2