
Satu pekan sudah berlalu, jika di tanya bagaiman hari Syafeera saat ini, oh jangan di tanya, bagai dunia terbalik.. siang jadi malam, malam jadi siang.
Bagaimana tidak, Baby Syahdan saat pagi dia akan tertidur pulas, tak perduli akan suara ribut apa, hanya bangun sesaat saat merasa tidak nyaman karna ada yang basah atau merasa haus, setelah puas di Ber ASI dia akan terlelap, tapi begitu lewat bada magrib dia akan membuat sang Mommy dan Ayah nya bergadang. dan dia hanya akan menangis di saat mandi dan berganti pakaian.
Bisa dibayangkan???
Tapi Syafeera bersyukur memiliki suami yang cukup siaga, terkadang Syafeera memejamkan mata nya sejenak dan baby Syahdan berbincang dengan sang ayah, kadang juga sang kakek dan nenek nya.
Di maklumi aja, dia adalah pemegang tahta tertinggi di keluarga Aydan.. eiit dia juga pemegang tahta tertinggi di keluarga Syafeera, cucu laki-laki pertama.
Ahad pagi ini Aydan membawa Syahdan berjemur di atas balkon kamar. menikmati hangatnya mentari pagi.
Lihatlah gayanya, udah seperti model kaca mata, kira-kira itu kaca mata sang ayah yang membelikan untuk nya atau malah Endorse ya..??
Syafeera mengabadikan momen itu lalu membagikan di story'.. tak butuh waktu lama para paparazi nya Baby Syahdan langsung beraksi
"Keponakan onty kasep uiii..." Heni
"Baby boy uncle Hari, Bener-bener setampan uncle..lope lope pokok nye..." Hari
"Dia sosok calon imam masa kini.." Risa
"Nanti mau aku jodohkan sama anak ku ya... cup yang lain gak boleh ikut ikutan.." Hanum
"enak aja....aku doain anak Hanum nanti laki-laki... biar nanti jadi jodoh anak ku.." Hari
"Woi..woi..woi....dia itu calon dosen masa depan yang bakal jadi incaran banyak mahasiswi, dan udah pasti ku jodohkan sama anak ku.." Bagas
"eeh.. Somplak... nikah aja belum mau jodoh jodohin..." Syafeera
"Mak... jangan marah-marah masih pagi Mak.." Hari
"berisik wooi... terbangun nich gegara kalian..." Agung
"Tuk dalang agung baru pulang lembur tuch, jam segini baru bangun..." Bagas
"eh..ke rumah Mak yok... kangen sama baby Syahdan.." ajak Hari
"ayoo....π¦Έπ¦Έ"
"gas keunn....π΄π΄π΄"
"siap meluncur...π’"
"no..no..no....lagi gak terima tamu...π"
Syafeera memperlihatkan heboh nya para gank Somplak dan Aydan hanya bisa geleng-geleng.
"Siap-siap di berisikin kita ya dek..." ujar Aydan sambil mencolek hidung Syahdan
"udah ah berjemur nya, masuk yuk..." ajak Syafeera
"mommy duluan aja, ayah sama Syahdan Masih mau disini..."
"ok...mommy mau mandi dulu ya.."
π π π
__ADS_1
Syahdan sedang dalam gendongan sang kakek, entah kenapa biasanya setelah di beri ASI dia akan terlelap, tapi tidak hari ini.
"Rencana kapan Aqiqah nya..??" tanya Ayah
"hari ke 14 aja yah, pas kondisi Syafeera udah bener bener pulih.." jawab Aydan
"semua sudah di persiapkan...??"
"sudah yah.... kambing nya juga sudah ada nanti yang masak.."
"nanti harus ada lauk lain juga ya, bukan hanya daging kambing, karna kan kadang ada yang gak bisa makan daging kambing.." Ujar bunda Aydan
"iya Bun, besok bagian catering tinggal Panggi aja Bun, apa aja menu nya bunda kan lebih paham.."
"anak-anak yatim nya udah di kabarin mas..??" tanya Syafeera
"udah sayang... nanti anak Green semua juga pada datang..."
"Ayah gak bisa lama-lama loh..." ujar Ayah sambil memainkan hidung Syahdan dengan hidung nya
"iih ayah mah gak asik..." balas Syafeera
"mau nya lama Sya, tapi toko gimana..??"
"kan ada yang jaga, ayah juga bisa kasih arahan dari sini..."
"Lihat dek... mommy kamu itu kalau ngambek payah obat nya, Syahdan gak boleh ya ikutan ngambek kayak mommy...." balas Ayah
Tiba-tiba Syahdan menguap..
"Iih...ih...cucu kakek ngantuk nich..."
"mau di tidurkan disini apa di atas..??" tanya Aydan
"di atas aja mas..." merekapun naik ke atas, Syafeera masih harus pelan-pelan jika menaiki tangga dan Aydan dengan sabar membantu nya.
Di kamar Syafeera langsung membeli Syahdan ASI dan tak lama kemudian jagoan nya pun terlelap.
Ada guratan sendu dari wajah Syafeera.. dan Aydan tahu apa sebabnya.
"kenapa..?? ayah kan juga ada tanggung jawab di sana Sya... nanti kalau dedek udah bisa di bawa naik pesawat, dan nanti pas mas libur dari kerjaan, kita bisa kesana.."
"Iya mas, Sya tahu ayah dan bunda pasti akan pulang, tapi kenapa harus di bahas sekarang, acara Syahdan aja belum mulai.."
"mommy Syahdan harus belajar lebih bijak Donk....malu nanti sama Syahdan, masa mommy nya ngambekan.."
"gak ngambek ya.. sedih aja.." protes Syafeera
"nanti mas beliin ice cream dech..." rayu Aydan
"gak mempan..."
"ya udah kita beli ice cream plus bakso..."
"gak mempan..." balas Syafeera dengan memainkan alisnya
"ya udah mati kita ke toko berlian..." sambil memiringkan kepalanya menghadap Syafeera
"mau beliin Sya berlian..." Aydan menggeleng
__ADS_1
"trus mau ngapain..."
"mau antar pesanan kopi.. hehehe" canda Aydan
"gak lucu..."
"mas mah memang gak pinter ngelucu sayang... yang pinter ngelucu itu pasukan Somplak... eh jadi gak tuch mereka kesini...??" tanya Aydan, karna tadi kan kata nya mereka mau datang
" gak tahu tuch gak ada kabar..."
"coba hubungi..."
"Biarin aja mas, nanti kalau memang waktunya datang mereka pasti datang, kan merkea udah kaya jelang*kung..."
Aydan malah mengacak rambut Syafeera.
"mas iih... berantakan nich..." protes Syafeera
"mas malah kangen buat kamu berantakan..."
"puasa... puasa..."
"loh emang mas ngomong apa coba...??"
"Sya tahu ya arah pembicaraan mas..." sambil melotot, Aydan terkekeh
"kamu aja yang pikiran nya mesum sayang..."
"Sya pinter mesum juga mas guru nya..."
"mas bukan guru mesum ya... mas itu dosen----" ucapan belum selesai tapi di potong oleh Syafeera
"iya dosen mesum nya Sya..." Bukan jawaban, Aydan malah menarik tengkuk Syafeera lalu mencium sekilas.
"mas...."
"kata nya mas Dosen mesum nya Sya.. ya udah mas praktekkan..." jawab nya santai
"mau mas tambahin...??" tambah Aydan
dan satu cubitan mendarat di perut Aydan sebagai jawaban. Aydan hanya bisa tertawa kecil melihat tingkah Syafeera, ada rona merah di pipi, padahal udah ada Syahdan di antara mereka , tapi setiap Aydan bersikap romantis, pipi Syafeera selalu merona.
π π π
Lanjut ??
In Syaa Allah lanjut, tapi sabar ya, saya sedang persiapan untuk seminar, jadi lumayan lagi rempong.
Jazaakumullah khairon untuk semua dukungan nya, dalam bentuk apapun itu.,π₯°
Like
Komen
Vote
Gift
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an
__ADS_1