Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
tujuh minggu


__ADS_3

Jazaakumullah Khairan yang selalu sabar menanti Up nya.. Afwan proses Up tidak bisa di tentukan waktu nya, karna ada tanggung jawab lain yang juga harus saya jalankan.. apalagi sebagai seorang yang bergerak di bidang kesehatan, sekaligus ibu rumah tangga, waktu nya seperti rollercoaster..🤭


🌠🌠🌠🌠🌠


Syafeera keluar dengan menundukkan kepalanya, testpack nya ia genggam, enggan untuk membuka nya..Aydan masih setia menunggu di depan pintu kamar mandi, jantung nya tak kalah dag Dig Dig der rasanya.


"Gimana..??" tanya Aydan saat Syafeera keluar


Syafeera menyodorkan testpack itu ke Aydan, mata nya terpejam..


"mas aja yang lihat, Sya deg degan..." sambil membuka genggaman tangan nya perlahan


Aydan berkali kali mengedipkan matanya saat hasil testpack itu terpampang, di raih nya perlahan, seakan hasil nya kurang jelas di mata nya, dan setelah hasil nya kini nampak jelas, sangat jelas senyuman sumringah terbit dari dua sudut bibir nya.


"mas kok diem..gimana..??" tanya Syafeera masih terpejam


"gak usah di lihat, kita tidur aja.." ujar Aydan datar, lalu menuju ranjangnya dan dengan cepat merebahkan tubuhnya, memejamkan matanya.


Syafeera kaget mendengar ucapan Aydan, bahkan saat mata nya terbuka Aydan sudah tak ada di hadapannya, sudah berbaring dengan mata terpejam


Syafeera duduk perlahan di ranjang, membelakangi posis Aydan.. air mata nya mengalir


"hiks..hiks...kan Sya udah bilang, gak perlu di coba-coba, bulan lalu yang sya telat lebih dari 5 hari saja negatif.. tapi mas bilang gak akan kecewa apapun hasil nya.. trus gimana sekarang, udah dua kali kan negatif, mas mau cari Wanita lain..hiks..hiks.."


Mendengar ucapan Syafeera sembari menangis ternyata dia tak bisa, dengan cepat di rangkul nya Syafeera dari belakang.


"mas pasti kecewa kan, jangan bilang mas berniat cari istri lagi..??"


Aydan tak menjawab,.Aydan malah meletakkan Hasil nya tepat di hadapan Syafeera.. mata Syafeera membulat melihat hasil nya, melepas pelukan Aydan,. lalu berdiri.


meraih banyak guling lalu memukul kan nya ke pundak Aydan..


"loh kok mas dipukul Sya..." Syafeera bukan berhenti malah terus memukul Aydan dengan guling


"Sya..." tapi tak berhenti dan dengan cepat Aydan berdiri lalu memeluknya.


"Hei...nanti si dedek marah loh ayah nya di pukulin..." goda Aydan sembari mengelus rambut Istri nakal nya itu memberikan nya ketenangan


"mas jahat, pantas untuk dipukul, Sya udah takut dari tadi, mas malah buat Sya tambah takut..."


"kalau biasanya istri yang buat kejutan Tetang kabar kehamilan, sesekali suami yang buat kejutan atas kehamilan istrinya, boleh kan..??" ujar nya lalu mencium kening Syafeera berkali-kali.


"Mas ini beneran dua garis kan,. Sya gak mimpi kan..??" tanya Syafeera memastikan

__ADS_1


"Seperti yang kita lihat, garis dua ini nyata kan, pasti atau tidak nya mas tahu, yang tahu mas bahagia, dan makasih untuk semua nya..besok kita cek ke dokter untuk lebih pasti ya.. Sekarang calon Mommy muda ini harus istirahat.." sambil membawa Syafeera ke atas ranjang.


"mas gimana kalau besok hasil nya gak sesuai dengan yang kita harapkan kan??" Aydan menutup Bibis Syafeera dengan jari telunjuknya


"Bismillah, berprasangka baik ya, kita pastikan besok.." Syafeera pun Berusaha untuk segera tidur, tidak sabar menunggu esok hari.


🌠🌠🌠


Syafeera belum berani memberi tahu hasil testpack tadi malam, dan sudah diskusi dengan Aydan, hasil nya akan mereka beritahu setelah semua pasti.


Siang ini selesai jam kuliah Aydan dan Syafeera sudah ada di rumah sakit , nampak banyak ibu hamil yang mengantri, ada yang bersama sang suami, ada juga yang membawa anak. ada juga ibu-ibu yang mengelus pinggang nya berkali-kali.


"Nyonya Syafeera.." panggil salah satu perawat, mereka tidak antri lama,.karna sebenarnya Aydan Sudan mendaftar melalu Panggilan telfon.


Setelah di dalam ruangan mereka di persilahkan duduk. seorang dokter perempuan bercadar, di papan nama tertulis -dr.Arafah Kianara Surya.Sp.Og- seorang dokter senior di rumah sakit ini.


"Assalamualaikum.. gimana kabar nya Bu Syafeera..??"


"Waallaikumusallam.... Alhamdulillah dok"


dr.Arafah bertanya mulai dari terakhir mentruasi, hingga keluhan , dan setelah semua nya terjawab, Syafeera di arahkan berbaring di ranjang yang tersedia untuk melakukan USG.


Sebuah gel pun di taruh di sebuah alat dan perut rata Syafeera.. dr. Arafah memutar alat tersebut di area perut Syafeera.


Tampa para wanita itu tahu, Aydan menetes kan air mata, air mata kebahagiaan, dada terasa sesak, tangan nya menggenggam tanya Syafeera dengan begitu erat


"mas...dedek mas.." ujar Syafeera,.Aydan hanya mengangguk


dr.Arafah mencetak hasil USG, suster juga sudah membersihkan sisa gel yang melekat pada perut Syafeera. Syafeera dan Aydan kembali duduk di depan dr.Arafah


"Jadi usianya sudah 7 Minggu dok??" tanya Aydan


"benar pak...ini foto USG nya ya.."


"semua sehat kan dok..??" tanya Syafeera


"Dari ukuran nya semua Normal Bu, In Syaa Allah sehat, dan ibu ada mengalami Morning sickness atau mual muntah yang terjadi di pagi hari..??"


"sejauh ini gak ada sih dok, hanya gak nyaman dengan wewangian, pengen nya yang aroma kopi.."


"setiap itu hamil pembawaan beda-beda, makan nya gimana..??"


"lancar dok, gak ada keluhan.."

__ADS_1


"masyaallah, dedek nya pinter ya.." puji dr. Arafah


"ada makanan yang jadi pantangan gak dok..kata orang durian gitu dok??" tanya Aydan


"Selama masih para porsi wajar nya, In Syaa Allah aman pak.. yang penting vitamin nya diminum, jika ada keluhan jangan minum obat sembarangan, semua harus di konsultasi kan.."


"ini saya sudah menulis jadwal rutin ibu Syafeera untuk cake up ya.." tambah dr. Arafah sembari memberikan buku pemeriksaan.


"makasih banyak dok..."


"sama-sama Bu Syafeera, sehat selalu,.jangan terlalu stres.. oh ya saya dengan masih kuliah kan..??"


"iya Dok..."


"aktifitas boleh lanjut kok, asal hindari aktifitas berat, dan jangan stress.." Syafeera mengangguk, lalu mereka pun keluar


Aydan merangkul Syafeera, senyum kebahagiaan tak lepas dari wajah mereka, bahkan saat di dalam mobil Aydan yang memasang Septi Belt untuk Syafeera.


"mas.. Sya bisa sendiri.." tapi Aydan tak menjawab malah melihat lekat wajah Syafeera


"apa kamu juga bahagia dengan ini..??"


"kok mas nanyak nya gitu...??"


"mas takut kamu terbebani, dengan kuliah atau pun lain nya.."


Syafeera menangkup wajah Sang suami dinginnya, di cium nya bibir Aydan singkat..


"Sya bahagia dan sangat bahagia,.Sya akan jalani semua bersama dedek, keberhasilan mommy nya nanti itu juga keberhasilan nya.."


"dan mas tahu...hadiah terbesar Sya di saat wisuda nanti, ada mas dan dedek..."


Aydan mencium puncak kepala Syafeera cukup lama, ada air mata yang menetes, ingat Aydan buka sosok yang pandai mengungkapkan isi hatinya dengan sebuah kata, tapi air mata nya itu, bukti kebahagiaan nya. kebahagiaan yang tak mampu dia lukisan dengan kata-kata.


🌠🌠🌠


Lanjut ??


Sebelum lanjut author mau ucapin makasih buat semua dukungan Reader semua, dalam bentuk apapun di itu, komen,like, vote dan juga Gift nya 🌹..🥰🥰


Jazaakumullah khairon..


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an

__ADS_1


__ADS_2