Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
Dia Istri Saya


__ADS_3

Aydan melipat kedua tangannya di depan dada, tersenyum tipis, tapi masih bisa di lihat, tatapan tajam ke depan.


"Jika kamu menjadikan ini sebuah sandiwara, sebaiknya lepaskan Syafeera, bebaskanlah dia dari hubungan yang penuh keterpaksaan ini.


"Saya tidak akan membiarkan Syafeera terluka.. apalagi harus bersandiwara bahwa dia baik dan bahagia"


"Mas Yusuf sudah selesai bicaranya??" tanya Aydan kali ini melihat ke arah Yusuf "jika sudah, kali ini biar saya yang bicara"


Yusuf diam.. tak memberi jawaban


"karna mas diam, baik...berarti gantian saya yang bicara"


"Pertama, saya menikahi Syafeera bukan karna keterpaksaan, saya ikhlas, bahkan sebelum kami melaksanakan ijab kabul saya memintanya menjadi istri saya.... tidak percaya, silahkan tanya dengan Syafeera langsung"


"ya memang benar awal nya semua itu karna kesalahpahaman, tapi pernikahan bukan ajang permainan, jadi saya harus belajar menjalani dengan sungguh-sungguh,. karna saya bukan Sekedar berjanji di depan Ayah, saksi ataupun penghulu tapi juga berjanji dengan Allah"


"Semua yang yang kalian lihat tidak ada sandiwara sedikitpun, murni perasaan kami"


"Saya sangat mengenal Syafeera, dan dia akan berontak jika di paksa" balas Yusuf


"Syafeera Istri saya, mas Yusuf hanya ipar nya, apa yang terjadi dengan rumah tangga kami, cukup kami yang tahu, tapi satu yang bisa saya beritahu kan, Kami selain mencintai"


"Gak mungkin Syafeera bisa mencintai laki-laki dalam hitungan bulan..." bantah Yusuf


"Mustahil bagi manusia tidak bagi Allah.. apalagi hubungan kami Halal, maka saya meyakini Allah akan membuka rasa cinta itu, sekalipun butuh waktu, Karna Allah tidak akan mempersulit sebuah kebaikan, Allah yang maha membolak-balikkan hati"


Yusuf terdiam mencerna apa yang Aydan katakan.


"mas Yusuf memang mengenal Syafeera sejak kecil, tapi dia istri saya, jelas saat ini saya yang lebih mengenal nya saat ini"


"Dan saya punya cara tersendiri dalam menujuk cinta saya untuk Syafeera, orang lain bisa menilai saya dingin, cuek terhadap istri, tapi Syafeera paham bagaimana saya..karna kami suami dan istri"


"kami tahu cara kami saling menyempurnakan"


"Syafeera istri saya, dan mas Yusuf tidak perlu khawatir, saya punya cara tersendiri untuk membahagiakan istri saya" ujar Yusuf penuh penekanan, meraih tablet nya lalu beranjak untuk masuk.


Tampa mereka sadari Ayah menyunggingkan senyuman lebar mendengar jawaban yang Aydan berikan, bahagia dan puas, pilihannya tidak salah Menikah kan Syafeera dengan Aydan.


Ayah memilih duduk di kursi, karna Melihat Aydan akan masuk..


"Yah, Aydan ke kamar dulu, mau cek laporan soal nya"


"tapi libur kan, kok cek laporan??"


"laporan cafe yah, di kirim ke email.."


"lanjut lah kalau gitu, Syafeera sama bunda juga belum pulang"


🌠🌠🌠


"mas..." Panggi Syafeera saat sudah berada di kamar, Aydan sedang duduk di tepi ranjang sambil bersandar


"loh udah pulang...??"


"udah, malah udah berberes di dapur, mas ngapain..??"


Aydan menyerahkan tablet nya, memperlihatkan dia sedang mengerjakan laporan coffeshop dan toko kerajinan.


"hmm... mas malam ini keluar yuk..." sambil mendudukkan tubuh nya di depan Aydan

__ADS_1


"mau kemana??"


"ada tempat wisata baru, Asia Haritage namanya"


"Asia Haritage??" tanya Aydan lagi memastikan


"iya...Asia Heritage mengusung tema wisata ala negara-negara di Asia, seperti Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, dan Indonesia. Disediakan aneka spot foto yang menyerupai miniatur Jeju Village, Chinatown, dan Little Kyoto, cantik dech, lihat nich.." sambil membuka akun sosmed yang menampilkan suasana nya di Asia Haritage


"kalau malam cantik, loh... romantis..ada lampionnya...mau ya..." Aydan mengangguk


"makasih..." sambil mengecup singkat pipi Aydan


Selesai magrib mereka menuju ke Asia Haritage, bersama ayah dan bunda juga..


Benar-benar mengusung tema ala Asia.. saat sampai di sambut oleh gerbang tinggi dan kokoh seperti gerbang kerajaan Takeshi Yang ada di televisi itu loh...





Mengabadikan beberapa moment kebersamaan mereka.. Aydan tak membiarkan Syafeera lepas dari genggaman nya.


"Rekomendet ni buka coffeshop disini..," ujar Ayah saat mereka sedang berdiri di depan kolam yang berhiaskan lampion.


"iih ayah mah gak asik, lagi liburan yang di bahas bisnis..."


"bawel nya gak berkurang ya setelah nikah..." ujar bunda


"kalau Sya gak bawel Bun, bakalan sepi,.apalagi mas Aydan bukan tipe yang banyak bicara.." ujar Syafeera membela diri


"aman Bun..." jawab singkat padat


"tuh kan Bun,. kita bahas udah kemana-mana, mas Aydan mah jawab nya singkat gitu.." sambil menjulurkan lidah ke arah Aydan dan Aydan hanya membalas dengan mencubit hidung Syafeera


"ada agenda kemana aja??"


"Sya pengen ajak mas Aydan ke istana Siak, lalu sempat juga pengen ke Bengkalis..."


"jauh Sya..." ujar Bunda


"gak papa kan mas...??" Aydan mengangguk, dan Syafeera merangkul nya, ayah dan bunda hanya bisa geleng-geleng kepala.


"oh ya mas besok siang kita ke perpustakaan kota ya, bentuk nya seperti buku yang terbuka"


Pukul sepuluh malam mereka sampai rumah, Qianita dan keluarga kecil nya sudah kembali ke rumah mereka.


"mas buruan gih ganti baju nya, masak mau tidur pakai baju itu..." ujar Syafeera saat baru keluar dari kamar mandi


"siap Nyonya Aydan..." jawab Aydan sambil berlalu ke kamar mandi.


Syafeera duduk di depan meja rias nya, tak besar hanya sebuah meja yang di taruh kaca besar berbingkai.


"sini mas yang sisir" ujar Aydan tiba-tiba


"mas ni ih, suka banget ya buat Sya kaget..." Aydan pun menyisir rambut Syafeera dan Syafeera mengaplikasikan serum ke wajah nya.


"mas gantian deh duduk sini" pinta Syafeera sembari meraih sisir yang Aydan pegang. Aydan heran, tapi menurut.

__ADS_1


Syafeera membersihkan wajah Aydan.. dengan air mawar... "mas udah cuci muka tadi Sya"


"udah deh diem dulu, gak terima protesan.." tegas Syafeera


Setelah selesai membersihkan wajah Aydan dengan air mawar, Syafeera mengaplikasikan serum ke wajah Aydan, memijat nya perlahan.


"baik kan Sya, suami nya di rawat, gak egois perawatan sendiri, tapi ingat kalau semakin glowing jangan macam-macam di luar" awal nya memuji diri sendiri, ujungnya mengancam sang suami..ckckck


"mas gak perlu pakai beginian Sya..."


"maksud mas...gak perawatan pun banyak yang antri gitu...??"


"Sya yang bilang ya bukan mas..."


"iih....awas aja macem-macem.." ancam nya


Aydan terkekeh mendengar ancaman dari sang istri, ternyata istri nakal nya mulai posesif.


"emang pernah mas macam-macam?? ya kan mereka yang deketin mas, bukan mas yang Deketin mereka.. apalagi setahu mereka mas sigle..."


"iih mas mah kesempatan ya, mas bilang Donk udah punya pasangan..." protes Syafeera


"ya udah kita publikasi ya..??" Syafeera terdiam, teringat akan kata-kata Hanum beberapa waktu lalu


"*apa sih yang kami takuti Sya...gak usah peduli kan kata orang, yang nama nya orang gak suka, mau kita baikin tetap aja gak suka Sya, tapi orang yang sayang dan peduli, mereka pasti paham"


"kalau soal kampus?? kenapa?? dekan dan beberapa dosen juga udah pada tahu kan??"


"hidup itu bukan menurut netizen Sya*..."


kata-kata Hanum memenuhi otaknya.


"Sya kok ngelamun?? ya sudah kalau belum siap.."


"kasih Sya waktu sedikit lagi ya.." pinta Syafeera dan Aydan mengangguk.


"oh ya Sya...kamu dan mas Yusuf udah lama saling kenal??" tanya Aydan pura-pura gak tahu, padahal tadi Yusuf sudah memberi tahu kedekatan mereka


"hmmm...kok jadi bahas mas yusuf??"


"pengen tahu aja..."


"kami udah kenal mas Yusuf dari kecil, Sya, teh Qia dan mas Yusuf dulu seperti sahabat gitu lah..."


Aydan mengangguk, mencoba memahami apa yang Syafeera ucapkan...


"trus... teh Qia dan mas Yusuf di jodohkan??" entah kenapa Aydan merasa Yusuf memiliki rasa lebih terhadap istrinya, bukan sebatas sahabat atau ipar. lebih dari itu, itulah yang membuat Aydan bertanya, apa mereka dijodohkan.


🌠🌠🌠


Lanjut kita??


*Sebelum lanjut author mau ucapin makasih buat semua dukungan, dalam bentuk apapun di itu, komen,like, vote dan juga Gift nya..🥰🥰


Maaf belum bisa balas satu-persatu ya🙏🙏*


Jazaakumullah khairon..


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an

__ADS_1


__ADS_2