
setelah bercerita lama, kevin & ricko datang mengagetkan satrya & wulan yg sedang asyik bercerita
"woee" teriak ricko & kevin bersamaan
"apa-apa'an kalian berdua haa" ucap satrya kesal
"hahahah romantis amat" ucap ricko menggoda satrya
satrya pun berdiri lansung menampol kepala ricko,
"malam kak" sapa wulan ramah kepada ricko & kevin
"iyah wulan malam" jawab ricko & kevin bersamaan lagi
tak beberapa lama kelly rina & cika pun datang dengan 1 mobil
"eeeh" wulan kaget & bingung
"serprise kita juga datang" teriak kelly yg baru saja turun dari mobil karena melihat wajah wulan yg kaget + kebingungan
"kalian..aarrhhh" ucap wulan berteriak sambil berlari kearah ketiga sahabatnya yaitu kelly cika & rina lansung memeluk erat mereka bertiga, karna ia sudah sangat rindu dengan tiga sahabatnya itu
satrya yg melihat kehebohan wulan hanya menggelangkan kepalahnya,
"ayok kita bentangin tikarnya lalu kita makan-makan saolnya tadi saya sudah beli banyak makanan" ucap satrya
"wulan, kelly tolong kalian siapin makanan yg tadi kita beli itu" ucap satrya
wulan & kelly berpamitan kepada cika & rina, "cika, Rina kalian duduk aja dulu gue sama kakak ipar gue siapin makanan buat kita oke" ujar kelly wulan pun lansung menyenggol kelly lalu berkata
"kamu apa-apa'an sih, kakak ipar palah mu" ucap wulan malu-malu
"iyah kan loe kakak ipar gue" ujar kelly
"kalian berdua masih ngapain, ayok sana siapin makanannya lalu bawah kesini" ujar satrya yg masih melihat wulan & kelly mengobrol
wulan & kelly lansung berjalan masuk kedalam villa lalu menyiapkan makanan yg di beli oleh satrya & wulan tadi
"untung loe mah kak satrya bawah makanannya banyak" ucap kelly, wulan mengiyahkan
setelah selesai menyiapkan makanan di atas bentagan tikar, mereka pun duduk mengelilingi makanan,
wulan, satrya, kevin, ricko, cika, rina & kelly di samping wulan
mereka makan sambil bercerita cerita, wulan yg duduk di samping satrya berbisik kepada satrya
"kak untung kita bawah makanannya banyak" ucap wulan
__ADS_1
"iyah, trus kenapa tadi kamu kaget saat saya memesan banyak makanan" tanya satrya
"yah, wulan pikirkan cuma kakak sama wulan aja, makannya wulan kaget dengan banyaknya makanan yg kakak pesan tadi" ucap wulan
"nanti baru kita sendiri yah, sekarang kita harus bersama-sama agar tak di ganggu setan, karna kita belum di halalkan" ucap satrya menggoda wulan, wulan tersipu
"apa'an sih kakak" ucap wulan merona
"ia kalo udah sah kan kalian berdua trus Lan" ucap Kelly yg mendengar pembicaraan kakaknya
"apa'an sih kell, ayok makan diam-diam" ucap wulan malu lalu menyuruh kelly makan dengan diam
satrya hanya tersenyum, wulan pun lansung menyubit pinggang satrya yg hanya tersenyum melihatnya
sementara kevin, matanya terus melirik kelly, ia benar-benar ingin berbicara dengan kelly,
sebenarnya kelly tau bahwa ia sedang di lirik oleh kevin, namun ia cuek saja, kelly kan sedang berjuan untuj melupakan kevin, "kak kevin ngapain lirik-lirik gue sih" gumam kelly dalam hati
"apa dia masih marah soal susi" gumam kevin dalam hati juga
ricko yg di samping kevin hanya menatap makananya ia merasa sepi, padahal setiap berkumpul ia & teman-temannya selalu sendiri, kecuali di bar itu banyak wanita penghiburnya,
karna kalo bergambung seperti ini mereka tak ingin membawah wanita-wanita yg nggak jelas,itu peraturan mereka,
namun kali ini ia merasa ada yg hilang, namun ia tak tau apa yg hilang, mungkin hatinya telah di curi oleh seseorang
"Lan nanti kita liburan bareng yah, soalnya kita udah selesai studinya, tinggal tunggu wisuda aja" ucap kelly
"iyah lan, harus loh kita liburan" ucap cika lagi
"bagaimana kalo kita liburan bulan depan, saat kita bertiga selesai wisuda gimana Lan" ucap kelly
"nggak,,,nggak dalam waktu dekat, karna saya sama wulan sibuk" sambar satrya
wulan lansung melirik satrya dengan tampang bingung "sibuk apa emangnya" gumam wulan dalam hati, karna ia merasa selama ini tak ada kesibukannya bersama satrya
"kakak kow gitu, kita kan rindu pengen liburan bareng gimana sih" ucap kelly kesel
"kalian bertiga saja yg liburan, kenapa harus ajak-ajak wulan, wulan itu baru tadi siang pulang dari liburannya" ucap satrya
"Lan kayaknya kalo loe nikah mah kakak gue, kayaknya sih dia bakal pelit loe deh mah kita, nggak akan ngasih waktu kita bersama deh, fix firasat gue mengatakan benar" ucap kelly menyindir kakaknya
"diam, saya ingin makan dengan tenang" ucap satrya, wulan pun lansung memberi kode untuk diam
kevin dan yg lainnya hanya menggeleng kepalah,
setelah selesai makan, mereka pun lanjut bercerita, namun tak lama wulan kelly cika & rina memilih masuk kedalam villa
__ADS_1
"mau kemana kalian" tanya satrya
"kita nggak kemana-mana kow kak, kita mau ke dalam aja, di luar dingin" ucap kelly
satrya pun mengangguk, lalu satrya mengirimi wulan pesan "nanti saya masih mau bicara sama kamu, jangan tidur dulu yah" pesan dari satrya
wulan hanya melirik satrya, lalu mengangguk, setela itu satrya & kedua sahabatnya lanjut bercerita
jam menunjukan pukul 11 malam lewat, satrya kevin & ricko pun beranjak dari tempat mereka lalu masuk kedalam villa, villa itu hanya ada 5 kamar,
sebenarnya mereka tidur dua-dua orang namun karna takut atau segalah macam, ke empat wanita tidur di dalam satu kamar,
tak lama ponsel wulan bergetar bertanda pesan masuk, wulan pun membacanya
"kamu belum tidur kan" satrya
"belum kak" wulan bohong, sebenarnya ia sudah mengantuk
"keluar bentar saya mau bicara hal penting sama kamu" satrya
setelah mengirimi wulan pesan satrya kembali keluar, lalu kembali ke tempat duduk meraka tadi
wulan pun sama setelah membaca pesan dari satrya wulan pun tak lagi membalas ia memilih keluar dengan diam-diam, karna ketiga sahabatnya sudah tidur
sampai di teras satrya sedang duduk sendiri di tempat tadi mereka duduk, wulan berjalan menuju satrya,
"ayok sini duduk" ucap satrya karna ia melihat wulan hanya berdiri diam saat sudah di dekatnya
wulan pun duduk tanpa berkata apa-apa
"saya pikir kamu sudah tidur" kata satrya
wulan hanya menggeleng, satrya pun menarik kursi yg di duduki wulan agar lebih dekat dengannya
"kamu gantuk" tanya satrya lagi karna ia melihat wulan hanya diam
"nggak kak" jawab wulan
"kalo kamu ngantuk, besok saja kita bicaranya" ucap satrya lembut sambil memperbaiki anak rambut wulan yg agak sedikit berantakan karna angin malam
"nggak kak, wulan nggak ngantuk" jawab wulan cepat, satrya hanya tersenyum
"wulan, kamu dengarin kakak yah, kakak mau bicara serius sama kamu" ucap satrya,
"iyah kak" jawab wulan dengan gugup
"mau bicara apa kak satrya, kenapa serius sekali" ucap wulan dalam hati
__ADS_1
..."bersambung"...