Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
meminta izin


__ADS_3

satu minggu kemudian, wulan sedang duduk di kantornya, ia sedang berfikir mau izin ke satrya atau tidak, karna kalo tidak izin takutnya satrya ikut & batalah sudah liburannya dengan sella


tapi kalo ngasih tau ke satrya, takutnya satrya tak merespon & malas tau seolah-olah wulan bukan siapa-siapanya "huuuh gimana yah, kasih nggak sih" gumam wulan berulan kali


ponsel wulan berbunyi membuyarkan lamunannya, wulan melihat layar ternyata sella yg menelponnya.


"iyah halo mbak" jawab wulan


"Lan gimana besok jadi nggak kita berdua liburannya" tanya sella lewat telpon


"jadi dong mbak, masa nggak" jawab wulan


"tapi kamu harus izin ke pak satrya yah, takutnya liburan jadi hancur karna kamu di suruh pulang" ucap sella


"iyah mbak, wulan juga lagi mikir nih" ujar wulan


"ayok pikir-pikir gimana-mana kamu ngasih kabar aja, Mbak tutup dulu soalnya mbak udah jam kantor" ujar sella


"oke mbak, sip dah" jawab wulan, panggilan pun berakhir


"malam aja wulan ngasih taunya" ucap wulan, lalu ia kembali melanjutkan pekerjaannya menyusun berkas-berkas keuangan, karna ia di tugaskan oleh papanya di bagian keuangan seperti dahulu ia masih bekerja di kantor satrya


***


kantor satrya


setelah sella menelpon wulan, sella pun masuk kedalam kantor karna tadi ia masih berdiri diluar saat menelpon wulan


sella kembali ke tempatnya yaitu resepsionis, sella sedang sibuk dengan pekerjaan,


ricko yg masuk kedalam kantor matanya lansung tertuju pada sella yg sedang sibuk dengan kerjaannya


karna sudah seminggu sella menjauhinya sejak sella mengembalikan barang itu, sella tak menyapanya, saat jalan berpapasan saja sella sengaja tak melihat ricko, atau alasan hal-hal lain


ricko hanya menatapnya, ia meresa ada yg kurang setelah kejadian mengembalikan barang itu


tak lama kevin datang, ia melihat ricko sedang menatap sella dari arah pintu


"woiii ngapain lu masih di sini" ujar kevin sambil merangkul pundak ricko, ricko pun kaget


"eee..gue nunggu loe" ucap ricko


"heum...loe lagi ngeliatin sella kan, ngaku loe" tanya kevin


"nggaklah ngapain" elak ricko,

__ADS_1


"heum yah udah ayokk, kenapa masih saja berdiri disitu" ajak kevin sambil berjalan masuk, ricko pun ikut masuk.


****


sore hari wulan di telpon satrya, bahwa satrya yg menjemputnya, wulan meniyahkan karna kebetulan ia tak membawah mobilnya


sampai di depan kantor, wulan berjalan kearah mobil satrya yg sudah parkir di depan, satrya membuka pintu lalu wulan masuk, satrya nulai mejalankan mobilnya untuk pulang.


dalam perjalanan wulan mulai buka suara


"kak satrya" pnggil wulan


"heumm" jawab satrya tanpa melihat wulan


"wulan mau liburan" ucap wulan gugup


"kenapa liburan trus, perasaan baru-baru ini deh kamu liburannya" ujar satrya yg masih tenga fokus dengan menyetir


"kan nggak jadi kak" ucap wulan


"oh pas saya ganggu kamu, makanya nggak jadi, gitu yah" ujar satrya sambil melihat kearah wulan dengan kesal


"a..anu..bukan gitu kak.." ucap wulan terpotong


"kapan mau pergi liburan" tanya satrya lagi


"heum ya sudah liburan aja, saya nggak akan ganggu kamu lagi" ujar satrya


"kak bukan gitu kak, bukan kakak mengganggu wulan...wulan.." ucap wulan terpotong lagi


"besok saya antar kamu ke bandara, oke, tiketnya sudah pesan kan" ujar satrya bertanya


"ini setelah kakak izinin wulan baru kita pesan tiket kak" jawab wulan


"kita..kamu pergi sama siapa-siapa emang" tanya satrya lagi


"cuma berdua aja sama mbak sella" jawab wulan


"sella,,sella siapa" tanya satrya, karna yg ia tau wulan tak punya teman yg bernama sella, selama ini temannya yg itu-itu mulu & kelly adiknya


"ituloh kak, yg kerja di bagian resepsionisnya kak satrya" ucap wulan


"oh gitu, sejak kapan kamu temanan sama sella" tanya satrya


"itu waktu wulan masi kerja di kantor kakak, kita temanan dari situ" ucap wulan, satrya hanya berohria.

__ADS_1


"yah sudah kamu pesan tiketnya sekarang" ucap satrya


"ia kak, nggak apa-apa kan kak" ucap wulan, satrya hanya mengangguk, lalu wulan pun mengirim pesan untuk sella kalo ia sudah di izinkan satrya, setelah itu memesan tiketnya. karna sella sudah pesan tiket dari siang tadi


****


*flashbeck*


setelah menelpon wulan, sella melanjutkan pekerjaannya dengan teliti & harus selesai semua, karna hari ini ia berencana memberikan surat resign nya kepada satrya,


"aku harus melupakannya dengan cara resign dari ini kantor, supaya aku tak di anggap seperti yg dia fikirkan lagi" gumam sella dalam hati, sella sudah menulis surat pengunduran dirinya pas waktu ia mengembalikan kotak itu kepada ricko, malamnya ia lansung menulis surat resign


setelah itu ia pergi ke ruangan satrya sambil membawah amflop putih dari tangannya


sella mengetuk pintu ruangan satrya, lalu satrya pun mempersilakan sella masuk


"siang pak" sapa sella


"ia siang, ada apa sella" ucap satrya sambil melihat sella yg masuk & bertanya


"pak saya hanya ingin memebrikan surat pengunduran diri kepada bapak" ucap sella dengan gugup, kara ia tak perna bertemu & bertatap lansung di ruangan satrya


"emang kamu mau kemana, kenapa harus resign" tanya satrya


"saya, ingin melanjutkan bisnis saya pak" ujar sella


"kenapa kamu bisa tiba-tiba gini, kalo kamu mau resign dari sini, seharusnya cari orang dulu untuk menggantikan kamu" ucap satrya marah


"maaf pak, kalo soal orang baru saya sudah menemukannya" ucap sella takut


"tapi apa cuma alasan itu kamu resign dari kantor saya, bukan karna masalah lain kan" tanya satrya,


"ia pak, cuma itu" jawab wulan


"yah sudah, besok kamu suruh orangnya bertemu dengan kevin, biar kevin menjelaskannya, oyah kamu punya bisnis apa emang" ucap satrya bertanya lagi


"bisnis kecil-kecilan pak, saya membuka cafe kecil" ucap sella


"yah sudah, tak apa-apa, kalo begitu kamu boleh keluar, nanti saya nenyuruh kevin mentransfer" ucap satrya, sella pun berpamitan lalu ia keluar dari ruangan satrya


sampai di luar "syukurlah" ucap sella merasa lega, sella pun berjalan kearah lift ia berpapasan dengan ricko, melihat ricko yg keluar dari lift, sella menundukan kepalahnya tanpa menyapa ricko, ia lansung masuk kedalam lift, lalu lift pun membawahnya turun


"ada apa dia ke sini" tanya ricko dalam hati, tanpa berpikir panjang ricko masuk keruangannya.


*flashoff*

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2