Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
cerita sebelumnya


__ADS_3

*flasback*


setelah pulang dari bali, besok sorenya kelly ke apartemen kakaknya,


satrya baru pulang dari kantor di antar oleh kevin, satrya & kevin pun turun setelah memarkirkan mobil "kev gimana kabar nyokap loe" tanya satrya saat berjalan masuk kedalam apartemennya, di ikuti oleh kevin, karna kevin biasa setelah antar ia masih ngopi di apartemen satrya baru dia pulan


"alhamdulillah sudah sehat Sat" ujar kevin


"syukurlah, setelah sembu bawah dia ke apertemen loe, jangan kau pulangin lagi ke kampung, kasihan dia sendiri" ucap satrya perhatian


"ia sat gue juga berfikir seperti itu" ujar kevin,


"yah sudah kalo gitu gue ganti dulu sekalian mandi" ucap satrya berjalan naik ke kamarnya


"gue ngopi dulu sat" ujar kevin sdikit berteriak, karna satry sudah berada di lantai 2


"teraserah loe" ucap satrya lalu masuk kedalam kamarnya


kevin pun pergi ke dapur untuk membuat kopi untuk dirinya, tak lama ada bunyi orang berjalan "Kak satrya" teriak kelly


"ternyata dia" gumam kevin, tak merespon teriakan kelly, ia pun melanjutkan membuat kopi untuk dirinya.


kelly yg mendengar ada bunyi-bunyi di dapur, ia pun lansung berjalan kedapur "kamu siapa" tanya kelly saat melihat punggung kevin, karna kevin berbalik belakan


kevin pun berbalik sambil berkata "ada apa kamu" tanya kevin balik


"kirain maling, ngapain kakak di situ" tanya kelly


"ada apa kelly, kamu teriak-teriak kakak nggak jelas" tanya satrya yg baru saja turun dari kamarnya


"ee kak sat, itu ada yg mau maling" ucap kelly menganduh


"eeh sembarangan kamu, siapa yg mau maling, gue mau buat kopi" ujar kevin cepat


"udah aah, ada apa kamu kesini" tanya satrya kepada adiknya


"oyah dari tadi kok kopinya nggak jadi-jadi kev" tanya satrya, karna melihat kevin membuat kopi tapi belum juga kelar-kelar padahal tadi sebelum ia mandi


"masih panasin air lah sat" ujar kevin


"ya sudah, sekalian punya gue juga yah kev" ucap satrya, lalu berjalan ke ruang tengah


"ya weslah" ucap kevin malas

__ADS_1


"kenapa kamu kesini kell" tanya satrya lagi sambil duduk di sofa, di ikuti adiknya


"emang nggak bisa kelly kesini" ujar kelly balik bertanya


"kamu kan biasa kesini juga pasti ada maunya" tanya satrya


"nggak ada maunya kok, kelly hanya datang aja kangen sama kakak" ucap kelly sambil ingin memeluk kakaknya, namun dengan cepat satrya mendorongnya


"iih peluk kakak sendiri nggak bisa, nyebelin banget sih" ujar kelly cemberut


"pasti ada maunya makanya pengen meluk kakak ia kan..ia kan, cepat ngomong mau apa" tanya satrya


"hehehe, kelly mau minta uang jajan, boleh yah kak" ucap kelly cengengesan dengan wajah di buat imut-imut


"dasar ao imut..nggak, kakak nggak punya duit, udah transfer juga minta lagi" ujar kakaknya menolak


"kakak please deh, 50 jt saja, yah yah kak" kelly memohon


"nggak yah enggak" ujar satrya tak mau


"pelit banget" ucap kelly dengan muka kesal


tak lama kevin datang membawah 2 gelas black coffe, "ini bos" ucap kevin sambil memberikan 1 gelas kopi kearah satrya,


kevin & satrya ngopi kelly hanya duduk tenganga di sampinng mereka sambil melirik satrya & kevin dengan tatapan membunuh, lebih-lebih kevin, ia masih jengkel dengan kevin soal kemarin di mall bersama wanita itu tak lain tania


"kak please kelly lagi butuh duit banget, karna kelly mau beli kado buat wulan" ucap kelly dengan memohon


"wulan,, kenapa beli kado untuknya" tanya satrya


"kepo yah,,ciee kepo" ucap kelly menggodo kakaknya


"nggak ngasih tau kakak nggak transfer" ujar satrya


"heheh oke kakak, karna kakak kelly baik hati, kelly cuma mau bilang kalo minggu depan tanggal Xx wulan ulang tahun" ucap kelly antusias


"owh gitu, kakak transfer 20 saja" ujar satrya


"masa 20 saja kak, nggak oke lah kak" ucap kelly


"mau nggak transfer sama sekali" ujar satrya kesal dengan adiknya yg selalu memintanya uang.


"yah sudah deh nggak apa-apa" ucap kelly pasrah, dari pada nggak transfer sama sekali

__ADS_1


"kalo gitu kak bagaimana kita nggak boleh ngabarin dia sama sekali selama seminggu, nanti pas hari ultahnya baru kita kasih surprise" ucap kelly, kevin hanya mendengar 2 adik kakak ini berdebat, berbicara, karna ia juga tak ada hak untuk nyambung dengan kelly & satrya


"kakak nggak tau" ujar satrya cuek


"iiih kakak aneh deh, berasa ke tua deh kat satrya" ucap kelly kesal dengan kakaknya yg tak perna tau romantis-romantisan


"yah sudah... terserah kakak saja, kelly pulang dulu bye" ujar kelly malas, lalu ia pun berpamitan dengan kakaknya,


"kamu pulang bareng kevin saja, ini sudah gelap" ucap satrya cepat sebelum adiknya keluar dari apartemenya itu


"kevin antarin kelly pulang yah, soalnya ini sudah gelap" ucap satrya meminta kevin


"nggak usah kak, kelly sama taksi saja, soalnya kelly sudah pesan taksi tadi" ucap kelly cepat "malas banget gue pulang sama pacar orang" gumam kelly dalam hati


"kevin cepat antar dia pulang, sebelum gue yg narik dia masuk kedalam mobil" ujar satrya


"bye" ucap kelly lalu berlari cepat keluar sebelum kakaknya marah besar & menyeretnya


"woiii tunggu kelly, awas yah kamu keras kepalah" teriak satrya melihat adiknya sudah berlari jauh


"sat kalo gitu gue juga pamit dulu, sekalian gue mengikuti dia dari belakan saja" ujar kevin, satrya pun mengiyahkan, lalu kevin pulang keapartemenya, sambil mengikuti kelly dari belakan


satrya pun berfikir bagus juga ide adiknya, sekalian kesempatan buat lamar wulan secara resmi dari dirinya sendiri


***


satu minggu kemudian, pagi hari satrya menelpon mamanya wulan, & memberitahu kalo malam nanti akan ada acara lamaran resmi dari satrya sendiri, tapi jangan memberitahu wulan, soalnya ia & yg lain ingin memberi surprise kepada wulan


"tante gimana, tante & om berakting saja, supaya wulan nggak curiga" tanya satrya memberitahu


"oke baiklah, tapi nanti dia salah kostum gimana, nanti tante menyuruhnya berdandan dia pasti akan curiga sat" tanya mamanya wulan


"pake baju sesuka dia saja tante,supaya dia nggak curiga, nanti tante & om membawahnya ke restoran Xxx yah" ujar satrya


"loh kenapa nggak di restoran mama kamu saja sat" ucap mama wulan


"jangan nanti dia akan curiga tante, pokoknya jangan sampai dia curiga" ucap satrya


"oke sat, mama sama papa kamu ikut nggak" tanya mamanya wulan


"ia tante, nanti semua ikut kok tante" ujar satrya, setelah selesai mengobrol rencana panggilan pun berakhir, satrya kembali menyusun rencana dengan yg lain, karna ia sudah membeli cincin lamaran dari ia sendiri.


*flas-off*

__ADS_1


bersambung


__ADS_2