
esok hari
pagi ini wulan sudah siap untuk ke bandara, karna hari ini ia mau pergi refresing diri di bali, teman-teman nya masih iskripsi jadi ia sendiri pergi ke bali
"wulan kamu sudah siap semua kebutuhan kamu di sana kan sayang" tanya wuliana
"iyah mah, papa udah berangkat yah mah" tanya wulan
"papamu masih ganti tu di kamar," jawab mama
tak lama wiliam papanya wulan keluar dari kamar menuju ruang makan yg sudah ada istrinya & putrinya
"pah..ayok duduk" ucap wuliana, suaminya pun duduk, wuliana melayani suaminya & putrinya, karna wuliana sangat menyayangi keluarganya,
"ayooh makan sayang" ucap wuliana kepada anak & suaminya, mereka pun sarapan pagi bersama
"pah, nggak apa-apa kan wulan cuti seminggu" tanya wulan ke papanya
"nggak apa-apa sayang, 2 minggu atau sebulan pun nggak masalah, yg penting pikiran kamu bisa tenang, & damai" ujar wiliam sambil mengelus manja kepalah putrinya, karna selama ini yg ia lihat anaknya merasa tertekan, ia tak tau tertekan karna pekerjaan atau hubungannya yg tak jelas itu.
"makasih pah, wulan sayang banget sama papa & mama" seru wulan sambil mengelus dua tangan papa & mamanya, karna terharu dengan perhatian orang tuanya terhadap dia.
"yah udah ayo cepat makan, pah entar kamu terlambat, & wulan entar ketinggal pesawat lagi" tegur mamanya, mereka pun kembali melanjutkan sarapan mereka
***
di mension chevron
satrya sedang siap-siap untuk berangkat ke kantor, ia pun keluar dari kamar lalu turun kebawah ruang makan untuk sarapan, karna papa, mama & adiknya sudah menunggunya di ruang makan
"ayok kak cepatan dikit, kelly udah mau telat" ujar kelly merasa melihat kakak berjalan lama
"terlambat yah, yah sudah berangkat sana, kenapa mesti nunggu kakak" ujar satrya
"yah nunggu lah, kan mobil kelly masih di bengkel, belum juga kelly ambil" ucap kelly
"kenapa nggak ambil" tanya satrya
"kakak kan belum bayar" ucap kelly takut2
"uang kamu, kamu simpan, mau kasih keluar mobil sendiri saja nggak mau" ujar satrya marah
"udah..udah ayokk makan, mama itu pusing dengar kalian berdua pagi-pagi ribut begini" ujar mamanya kesal melihat 2 anak nya ribut.
"ayok makan, nanti baru papa kasih keluar" ujar mickhael
"iyah pah, makasih muac..muac" seru kelly senang lansung menyium pipi papanya berkali, ketty hanya menggelengkan kepalah melihat tingkah putrinya
"ayok makan" ujar mamanya, lalu mereka pun makan bersama
__ADS_1
"oyah sat bagaimana, apa kamu sudah berbicara dengan wulan soal hubungan kamu kedepannya & kapan tunangan, kapan nikah gitu" tanya ketty
"iyah, sebentar pulang dari kantor baru mau bicara dengan wulan mah" jawab satrya
"yah sudah, mama harap secepatnya yah, karna di luaran sana mama liat banyak pria yg mengejar-ngejar dia" ujar ketty
"iyah nah, banyak banget mah yg mau sama wulan, soalnya setiap kita kemana-mana pria yg tampan-tampan loh mah datang lamar wulan tiba-tiba, menyatakan cinta mereka, bahkan sampai wulan nggak tau ada yg lansung minta restu dari orang tua wulan buat lamar wulan mah,pah" ucap kelly memanas-manasih satrya kakaknya, satrya benar-benar kesal dengan adiknya
"mah, pah satrya berangkat" ujar satrya lansung berdiri karna sudah merasa kesal atas ucapan kelly adiknya
"sat makanan kamu belum habis loh sayang" teriak ketty yg melihat anaknya sudah jauh dai pandangannya, namun satrya tak menjawab
"kak kelly ikut kakak yah" seru kelly lansung berlari mengikuti kakaknya dari belakan, sampai di mobil satrya yg ingin berjalan, kelly lansung menahannya dengan berdiri menghalangi jalan
"kak kelly ikut yah,please yah..yah kak" ucap kelly memohon
"cepat naik" ujar satrya kasar dengan adiknya, karna satrya sudah benar2 kesal, kelly pun cepat naik ke mobil satrya & duduk di depan samping kevin, karna ia takut harus duduk bersebelahan kakaknya yg mukanya seperti mau makan orang
"kak kevin, cepat yah ke kampusku, soalnya ada singa nanti kita di terkam & di cakar-cakar" bisik kelly ke kevin yg sedang mengemudi, kevin hanya tersenyum dengan kelakuan wanita cantik yg ada di sampinnya itu
kevin pun melajukan mobil dengan kecepatan tinggi karna mungkin kelly sudah terlambat.
***
wulan sudah masuk kedalam mobil untuk berangkat ke bandara di antar oleh papa & mamanya,
"mama sama papa antar kamu ke bandara yah sayang" kata mamanya, di angguk oleh wulan, mama & papanya pun mengantar wulan ke bandara
"iyah mah, pah makasih udah ngantarin wulan, wulan masuk cek in dulu, 15 menit lagi wulan berangkat" ucap wulan berpamitan
"iyah sayang, hati-hati di sana, mama sama papa juga pulang dulu, soalnya papa kamu jam 9 ada meeting" ujar mamanya, di angguk oleh wulan, papa & mamanya pun pulang
wulan masih mengirim pesan kepada sahabat-sahabtnya itu lewat Grup mereka
^^^"Guys gue liburan dulu yah, di bali"^^^
^^^^wulan^^^^
"Lan tega loe, nggak ngajak-ngajak"
^cika^
^^^"gue mau ngajak gimana, kalian kan lagi iskripsi yayang^^^
^^^^wulan^^^^
"tega yah Loe lan"
^kelly^
__ADS_1
"uhum..tega banget"
^Rina^
^^^"iskripsi kalian lebih penting, nanti kalo kalian sudah selesai iskripsi, baru kita liburan bersama yah bebeb-bebebku"^^^
^^^^wulan^^^^
"benaran yah Lan, awas kalo loe bilang ada banyak pekerjaan, pas kita ngajak"
^kelly^
"iyah awas loe"
rina
^^^"tenang saja, yah sudah pesawat gue udah mau jalan, bye.bye..muaah"^^^
^^^^wulan^^^^
"oke ati-ati yah di sana bye.." kelly
"bye lan" cika
"bye..Lan hati-hati di sana" rina,
wulan hanya tersenyum melihat pesan mereka, sebenarnya ia ingin mengirim pesan juga untuk satrya, namun ia rasa mau ngasih tau & tidak pun kayaknya nggak penting buat satrya, jadi ia lansung menonaktifkan ponselnya,
***kantor satrya
"kevin, nanti loe jemput kelly jam 11 yah" ucap satrya
"oke bos" jawab kevin semangat, satrya merasa curiga dengan kevin, karna dari cara kevin menatap kelly pun, ia rasa kevin ada rasa dengan adiknya itu
"kevin, gue mau tanya perihal penting sama loe, tapi lio jawab jujur yah" ujar satrya
"tanya apa bos" ucap kevin, sudah was was "mau tanya apa yah" gumam kevin dalam hati
"tapi loe harus jawab jujur oke" ucap satrya, kevin hangangguk
"kevin, gue perhatiin loe ada rasa yah sama adik gue" tanya satrya, kevin lansung tercekak, "aduu gimana ini, jawab apa gue" gumam kevin
"kevin, apa benar yg saya rasakan itu betul" tanya satrya lagi
"anu..anu..itu." jawab kevin gugup
"loe jujur aja nggak apa-apa, kalo benar loe suka sama adik gue loe tunjukin rasa suka loe sama dia, gue cuma mau bilang jangan permainkan dia" ucap satrya, kevin hanya mengangguk tanpa berbicara, karna memang ia menyukai kelly adik dari bos sekelian sahabatnya itu.
"iyah bos, jadi bos nggak marah kalo gue menyukai kelly, bahkan gue cinta sama dia" tanya kevin
__ADS_1
"ngapain gue marah, yah nggak lah, gue hanya bilang jangan permainkan dia, karna selama ini gue udah permainkan perasaan wulan, gue juga sebentar pulang mau ngajak wulan bicara 4 mata sama dia" ucap satrya mengingat wulan bahwa selama ini ia belum menyatakan cintanya, takut wulan berfikir bahwa ia tak menyukai wulan.
bersambung...