
dalam perjalanan satrya hanya memikirkan wulan.
wajahnya benar2 menunjukan bahwa di sangat sangat kesal dengan wulan karena wulan menerima tawaran reyhan "dasar cewek ngatau diri" maki satrya dalam hatinya.
"kak napa muka loe merah kayak nahan amarah gitu, kakak lagi ada masalah yah" tanya adiknya.
"nggak...biasa aja" jwb satrya, padahal hatinya sedang berapi-api.
"kalo biasa aja kenapa mukanya merah, kesal yah lihat teman kelly pulang sama pak dosen ganteng itu" kata kelly memanas-manasih kakaknya.
"bukan urusan loe, duduk diam saja kenapa, emang harus bertanya-tanya tentang hal nggak penting begitu" kata satrya mulai marah ke adiknya.
"kak jujur aja napa sih, siapa tau kelly bisa bantuin kakak, kelly juga mau kok ngaturin kakak sama wulan" kata kelly memancing kakaknya agar mau ngaku kalo dia suka sama wulan
"kamu semakin cerewet yah sama kakak, kamu jangan ngikutin wanita bar-bar itu yah, kakak hukum kamu, potong uang bulanan sama uang jajan kamu,mau gue potong" marah satrya, karna satrya sudah emosih dengan wulan akhirnya dia lampiaskan amarahnya ke adiknya
"kakak aneh deh marah2 kelly, nggak jelas deh, kelly kan hanya tanya, hanya ngomong. kalo nggak mau cerita juga yah nggak usah pake marah kali" kata adiknya karna dia tau, satrya sedang masalah dengan org lain, org yg dekat dia pun kena imbasnya. satrya hanya diam. sampai di rumah kelly & kakaknya turun.
satrya lansung masuk ke kamarnya
pada malam hari pukul 7 satrya mengajak sahabat2nya untuk ke bar. sahabatnya pun oke'in saja. satrya keluar & menyusul teman2nya di bar. dalam perjalanan dia bertemu dengan wulan & mamanya wulan, karna tadi wulan & mamanya berbelanja bahan kulkas mereka, kebetulan satrya juga ingin masuk membeli rokok bukan karna dia suka merokok, tapi kalo lagi senang baru dia ngerokok. "ee nak satrya" kata mamanya yg melihat satrya
"malam tante, apa kabar?" tanya satrya sambil bersalim dengan mamanya wulan
__ADS_1
"tante baik, kamu apa kabar juga" tanya balik mama wulan, wulan yg di sebelahnya hanya cuek bebek sambil melihat hp & senjaga mengetik, padahal mah nggak ada yg mengirimi dia pesan hanya akting saja karna satrya tak menyapanya.
"kamu sedang mencari apa nak" tanya mama wulan.
"ini tante satrya cari rokok yg ini" menunjukan rokok yg ada di tangannya. wulan hanya melirik seklikas lalu berbalik & berkata dalam hati "kirain nggak ngerokok, anak baik apaan kok ngerokok cih" gumam wulan dlm hati.
"owh yah sudah tante sama wulan balik dulu Sat" kata mama wulan.
"iyah tante" jwb satrya padahal dia ingin menyapa wulan namun dia takut wanita itu akan curiga kalo dia sdh menyukainya, & wulan pun sebenarnya ingin menegur kakaknya kelly namun takut nggak di balas tegur sama satrya, makanya dia cuek saja. "biarin bilang gue sombong dari pada gue tegur malah dia nggak tegur balik kan malu" kata wulan dalam hati. wulan & mamanya pun pulang ke rumah
"kenapa sih dia cuek banget, mukanya gitu kaya orang lagi marah saja, lagi datang bulan kali" gumam satrya. selesai bayar satrya pun keluar & lansung menyalahkan mesin mobilnya menuju bar yg dia janji tadi dengan teman2 nya.
sampai di bar dia lansung di marahin oleh 2 sahabatnya itu karna terlambat "anjir loe, loe yg ngajak loe yg malah terlambat, tau gini gue nggak datang" kata ricko dengan kesal.
"yah maaf kev, rick... gue lagi terjebak macek saja tadi" bohong satrya.
sudah sangat mabuk teman lama satrya menelpon adiknya satrya, karna tak tau siapa yg harus di tolpon akhirnya dia menelpon kelly.
"halo kak ada apa jam segini nelpon kelly, kelly ngantuk kak,ini jam berapa sih" tanya kelly
"ini sudah jam 1 malam, & ini bukan dengan kakak kamu ini dengan teman lamanya kakak kamu" kata teman satrya itu.
"trus kakak gue mana, ada apa dengan ka satrya, ini bukan dengan kak ricko atau kak kevin yah" tanya kelly lagi.
__ADS_1
"makanya kamu cepat kesini jemputin kakak kamu, soalnya kakak kamu mabuk berat bersama dua temannya itu yg kamu sebut nama tadi"
"emang kakak lagi dimana sih" tanya kelly
"kamu datang saja ke bar jalan XX oke" kata temannya lansung mematika telpon.
"gue sendiri gue takut, trus gue harus pergi sama siapa, kalo sama mama atau papa yg ada ka satrya kena ngomel, gimana gue telpon wulan saja tapi semoga dia angkat"kelly berpikir & lansung menelpon wulan, kelly nelpon kedua kali baru dia angkat
"ada apa kelly, kamu nelpon di jam segini, ini sudah jam 1 tengah malam loh kell" kata wulan setelah menjawab telpon dari kelly.
"Lan bantuin gue malam ini saja please, setelah itu nggak minta tolong di jam seginj lagi deh" kata kelly.
"bantuin apa kelly, kamu ada masalah apa sih di jam segini" tanya wulan.
pokoknya gue jemput loe di rumah loe oke tunggu gue 10 menit gue nyampe, setelah itu baru gue cerita soalnya ini demi masa depan loe jodoh loe" kata kelly
"nggak jelas deh kamu ngomong, oke baiklah aku tunggu di luar" kelly pun mematikan telponnya.
wulan sudah menunggu di luar, tak lama kelly nyampe, wulan di suruh naik, dalam perjalanan wulan bertanya "ada apa ini kelly, kita mau kemana di jam segini" tanya wulan
kita mau ke bar jemput kakak gue yg katanya mabuk sekarat sudah mau mati dia" kata kelly kesal dengan kakaknya yg minum tak tau diri itu.
"husst jangan ngomong gitu nggak baik sumpahin kakak kamu" kata wulan, mereka pun sampai & masuk kedalam mencari kakaknya, "di mana kell kakakMu" tanya wulan, tak lama ada yg mengangkat tangan kearah mereka & memanggil mereka "adiknya satrya yah" tanya orang itu.
__ADS_1
"iyah kak di mana kak satrya dgn teman2 nya itu" tanya kelly. orang itu pun mengantar kelly & wulan menuju satrya & dua temanya yg sedang tertidur di atas meja karena mabuk parah. "dasar tua-tua tak tau diri" kesal kelly mereka pun di bantu oleh teman lamanya satrya memapah satrya, ricko & kevin ke arah mobil kelly & mobil satrya yg tadi satrya bawah.
bersambung