
"kak satrya, bisa minta tolong nggak?" ucap wulan sambil melirik satrya lewat pintu kamar mandi dengan pintu yg hanya sedikit di bukanya
"minta tolong apa?" tanya satrya tanpa melihat wulan
"kak tolong ambilin baju wulan, yg ada di dalam koper" ucap wulan
"kamu keluar ambil sendiri saja, kan kopernya di sini" ucap satrya cuek
"kakak,,"teriak wulan, satrya pun kaget lansung melihat kearah wulan & bertanya
"kamu kenapa malah berteriak di situ, kenapa nggak mau sendiri datang ambil haah" ucap satrya kesal
"nyebelin banget, cuma minta tolong doang, susah banget" ucap wulan lansung menutup pintu kamar mandi dengan kasar
"heii katanya mau ganti, kenapa malah tutup pintu hah" tanya satrya dengan suara agak sedirik berteriak supaya wulan dengar karna ia berada di dalam kamar mandi
wulan hanya diam, ia menangis di balik pintu kamar mandi karna sudah kedinginan,
satrya pun berjalan mendekat kearah pintu saat ia mendengar tangisan wulan "loh kenapa dia malah nangis di dalam" gumam satrya
"wulan, kamu kenapa?, kenapa malah nangis di dalam kamar mandi hah?" ujar satrya bertanya
namun wulan masih saja diam tak menjawab, ia terlalu kesal dengan satrya
"wulan..ayok buka pintunya, katanya mau ganti?" ujar satrya lembut
"tolong ambilin baju wulan, sama handuknya, wulan dingin, please" tangis wulan semakin menjadi-jadi,
satrya pun kaget karna wulan berkata dingin "apa di tidak bawah handuk masuk" gumam satrya,
satrya pun dengan cepat mencari handuk, setelah mendapatkan handuk, starya mengetuk pintu "buka pintunya wulan, ini handuknya" ucap satrya
wulan pun menbuka sedikit pintu "mana handuk" tanya wulan dengan mata yg memerah akibat menangis
satrya lansung memberikan wulan handuk, tapi tangannya menahan pintu agar wulan tak menutup lagi pintunya
"kak awas..wulan mau ganti dulu" ucap wulan mendorong pintu agar tangan satrya tak menahan & awas dari situ
namun satrya tak menggeser sedikitpun, ia malah masuk kedalam kamar mandi, dengan cepat lansung memakaikan handuk di tubuh wulan,
"awas, keluar wulan mau ganti" tolak wulan sambil mendorong satrya,
"tutup mata kakak, jangan lihatin wulan, cepat keluar kak" ujar wulan lagi, namun dengan cepat satrya mengendong wulan ala brida style & membawah wulan keluar & medudukan wulan di atas ranjang
"hanya mau ganti ini saja, mesti ada drama, kenapa malah nangis di dalam?" tanya satrya dengan wajah serius, namun wulan hanya diam tak menjawab.
"yah sudah ayok ganti, entar masuk angin" ucap satrya, wulan pun mengambil pakaiannya dan membawahnya ke dalam kamar mandi untuk ganti
"kenapa masuk lagi kedalam" tanya satrya lagi saat wulan berjalan masuk ke kamar mandi
"mau ganti di kamar mandi kak" jawab wulan
"ganti di sini aja, kenapa mesti kedalam lagi" ucap satrya, wulan hanya cemberut dan buru-buru masuk ke dalam kamar mandi, Satrya hanya menggelengkan kepalahnya
__ADS_1
****
masih di acara yg sama kelly dan 2 sahabatnya asik berjoget, kevin hanya melirik kelly yg sedang berjoget,
kelly sudah lupa dengan yg tadi ia cari, ia malah asik berjoget,
"kev ayok kita juga gabung aja sama mereka" ajak ricko
"loe aja, gue nggak" ucap kevin cuek
"yah nggak asyik loe mah" ujar ricko
"loe kan tau, gue nggak biasa joget-joget kayak gitu" ucap kevin
"ia juga sih, terus gue harus ajak sapa coba, gini nih punya sahabat yg kurang gaol" ujar ricko, kevin hanya menatap tajam ricko
setelah lagu selesai, kelly pun mencari tempat duduk, tak sengaja mata nya melirik kevin yg sedang menatapnya dengan tatapan tajam
"owh itu dia" gumam kelly dalam hati
lagu berikutnya pun di putar, rina & cika sudah mulai berdiri untuk lanjut berdanca lagi,
"ayok kell lanjut" ajak cika, namun kelly tak menghiraukan karna matanya sedang melihat kevin yg sedang menatap tajam kearahnya
"ayok kell" tarik cika, kelly pun kaget saat kevin mengisyaratkan untuk kelly agar tak mengikuti mereka berjoget dengan tatapan tajam & isyarat tangannya
"ini ke gue apa ada orang di belakan gue" gumam kelly dalam hati, lalu ia berbalik kebelakan namun tak ada orang yg ada di belakannya
kelly pun kembali menatapnya, kevin kembali mengisyaratkan "gue yah" gumam kelly kepada kevin sambil menunjuk dirinya, kevin hanya menatapnya tajam
"ayok kell aah" cika menarik kelly, lalu kelly berkata
"gue nggak ikut, gue capek, kalian aja yah" ujar kelly
"ayok Rin, kelly masih capek" kata cika di angguk oleh kelly, lalu kelly & rina pun masuk joget lagi,
"kev kita ke sana aja, ke kelly, supaya gue bisa joget bergambung dengan mereka" ujar ricko lalu kevin pun mengiyahkan,
mereka berdua berjalan menuju kearah kelly, kelly sedang menatap hp nya mengirim pesan kepada wulan,karna sedari tadi wulan tak ada
tak lama kevin dan ricko datang, lalu menyapa kelly "kell nggak masuk joget" tanya ricko tiba-tiba
"aah ia kak, kelly capek" ucap kelly, lalu matanya melihat kevin yg sedang berdiri membelakanginya
"kak ricko nggak masuk joget juga?" tanya kelly
"aah sih kevin nggak mau, makanya kakak datang mau ajak kelly" ucap ricko, kelly hanya tersenyum,
"kakak gabung aja sama mereka berdua kak" ucap kelly, tak lama cika datang mengajak ricko & kevin
"kak ayok kita berjoget bareng, kebetulan ini pesta nikahannya kak satrya teman kalian" ujar cika mengajak
kevin hanya tersenyum, ricko pun lansung maju berjoget, cika melirik kevin agar kevin masuk, namun kevin berkata
__ADS_1
"kalian saja yg joget saya nggak tau" ujar kevin
setelah cika & ricko meninggalkan mereka, kevin mundur kebelakan & duduk tepat di samping kelly
kelly merasa gugup, jantungnya berdegup kencang
"kamu kenapa nggak gabung" tanya kevin
"malah dia bertanya lagi, bukannya dia yg tadi mengisyaratkan supaya gue nggak ikut" ucap kelly dalam hati
kevin pun berdehem "kamu kenapa" tanya kevin
"nggak kak" jawab kelly cepat
"saya mau ngomong sama kamu, bisa nggak" tanya kevin
"ia kan sekarang kakak sedang ngomong sama kelly" jawab kelly
"ia tapi tidak disini" ujar kevin
"aah ia kak" ucap kelly
"ayok ikut saya" ucap kevin lalu berdiri mengikuti kevin dari belakan
"kita ke taman belakan saja" ujar kevin, wulan diam mengikuti saja
sampai di kursi taman, kevin pun mengajak kelly duduk
"ayok duduk"ucap kevin, kelly hanya mengikuti duduk
meraka berdua duduk diam beberapa menit namun tak ada yg bersuara
"cuma duduk aja, ngapain ngajak kesini" gumam kelly dalam hati
tak lama kevin bersuara "kelly kamu kenapa?" tanya kevin tiba-tiba
"emang kelly kenapa?" kelly balik bertanya
"nggak kok selama ini kamu menghindar, apa saya ada salah?" tanya kevin
"hah nggak, kelly nggak menghindar" jawab kelly
"ia kamu nggak menghindar, tapi cara kamu itu yg membuat saya percaya diri" ujar kevin
"hah percaya diri bagaimana kak, kenapa kelly yg ngebuat kakak percaya diri" tanya kelly
"gini, saya mau nanya apa hubungan kamu dengan andre sudah benar-benar berakhir?" tanya kevin to the point
"ia kak, sudah berakhir" jawab kelly
"owh...bagus lah" ucap kevin, kelly pun lansung kaget dengan jawaban kevin
"kok bagus kak" tanya kelly.
__ADS_1
"bersambung"