Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
seperti biasa


__ADS_3

setelah membicarakan apa yg terjadi & membicarakan bagaimana kedepannya, satrya pamit kepada orang tua wulan, "om tante, satrya pulang dulu" pamit satrya


"Ia hati-hati di jalan Nak" ujar wiliam, di angguk oleh satrya, lalu satrya pun pulang


dalam perjalanan satrya memikirkan bagaiman cara melamar wulan dengan romantis karena ia tak perna melakukan hal-hal seperti itu, tak lama ponsel satrya berdering "satrya kamu di mana, mama kecewa sama kamu" ucap mamanya kesal saat satrya menerimah telpon


"kenapa mama kecewa sama Satrya" tanya satrya bingung


"kamu itu benar-benar yah, tak ada sopan santunnya sedikit sama orang tua wulan, padahal kita lagi membicarakan hubungan kamu dengan wulan" ujar mamanya marah


"Mah, satrya sekarang sedang nyetir pulang kerumah, jadi kalo mama mau marah, mama tunggu satrya di rumah saja yah" ujar satrya


"iiih kamu ini" ujar mamanya lalu mematikan telpon, satrya hanya menggelengkan kepalahnya


satrya melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sampai di rumah satrya turun lalu masuk kedalam di sambut oleh ocehan mamanya


"satrya mama tak habis pikir dengan jalan pikiran kamu yah" ucap mamanya marah


"mah..satrya pusing deh, mending mama tidur sana, ini uda mau jam 12 tengah malam loh mah" ucap satrya sambil mendorong pelan mamanya agar mamanya pergi tidur


"satrya mama nggak mau tau yah, besok kamu harus minta maaf sama orang tua wulan & minta maaf juga sama wulan titik" ujar mamanya


"ia mah, mama tidur yah, satrya ngantuk banget" ucap satrya


"iiih kamu ini, orang tua bicara lansung di potong begitu saja" ujar mamanya kesal lansung berjalan ke kamar,


"mah bukan gitu, ini udah tengah malam, nggak baik ribut, nanti ganggu orang tidur " ucap satrya yg melihat mamanya masuk ke kamar dengan kesal, mama nya tak menjawab, satrya pun naik ke kamarnya


sampai di kamar, satrya mebaringkan tubuhnya namun matanya tak bisa tutup karena memikirkan bagaimana caranya melamar wulan Huuuuuh satrya menarik nafas panjang. "nanti saja mikirnya mending tidur" gumam satrya lalu ia pun tidur karena matanya sudah ngantuk


***


"kak satrya kok nggak pamit gitu sama wulan kalo mau pulang" gumam wulan saat ia melihat keluar lewat balkon kamarnya yg berada di atas bagian depan, kalo mobil satrya sudah tak ada di situ


"baru juga tadi wulan bilang, nggak boleh cuek, sekarang udah cuek aja iiihh..." gumamnya lagi kesal, "aah wulan mending tidur dah ngantuk" gumamnya lalu ia pun tidur


***


pagi hari di rumah wulan, wulan sedang siap mau ke kantor bersama papanya, karna ia memang malas menyetir sendiri, jadi setiap hari ia akan nebeng dengan papanya walaupun ia sendiri punya mobil

__ADS_1


keluarga wiliam sedang sarapan, "wulan, apa benar semalam kamu pergi kehotel untuk mencari satrya" tanya wiliam memastikan lagi


"iyah pah,maaf" jawab wulan menunduk malu


"kenapa kamu sampai berfikiran mencarinya ke hotel, kamu mabuk yah" tanya wiliam lagi


"maafin wulan pah ma, wulan tak bermaksud seperti yg papa & mama pikir, maaf juga wulan kemarin hanya minum dikit ee malah mabuk pah, makanya pikiran wulan terus mengarah ke kak satrya" ucap wulan


"lain kali jangan seperti itu, nanti orang2 mikirnya kamu nggak punya harga diri mencari pria di hotel, kita nggak tau satrya mikirnya gimana kan kita nggak bisa masuk kedalam hati & pikirannya untuk tau itu" ujar papanya


"benar yah kata papa, gue kayak nggak punya harga diri, malu banget gue" gumam wulan dalam hati


"maaf pah, wulan benar2 menyesel sudah berbuat seperti itu" ujar wulan malu & menyesal juga


"lain kali jangan minum mabuk lagi, karna minuman alkohol itu yg menjerumuskan kita pada jalan yg nggak baik" ucap papanya, wulan hanya mengangguk


"yah sudah kalo kamu sudah habis makan, ayok berangkat, atau kamu mau sendiri berangkatnya" ucap papanya bertanya


"iyah pah, wulan mau sama papa" jawab wulan


"kalo begitu ayok jalan" ujar papanya lalu mereka pun pamit "mah,, papa sama wulan ke kantor" pamit wiliam lalu mengecup kening wuliana


"iyah sayang hati-hati" ujar wuliana kepada mereka berdua, wulan & papanya pun berangkat bersama ke kantor.


***


di rumah satrya..satrya sedang sarapan sendiri karena orang rumah masih tidur, mungkin karna tadi malam tidurnya telat, tapi papanya sudah bangung sedang olahraga di depan


satrya sedang minum kopi & makan roti du meja ruang makan, tak lama papanya datang "Hey son sudah mau berangkat kamu pagi-pagi begini" tanya mickhael


"iyah pah, soalnya ada meeting pagi ini" ucap satrya


"baiklah, oyah jangan lupa minta maaf sama orang tua wulan yah, karena semalam kamu pergi di saat kita sedang mengbahas hubungan kamu" ujar mickhael


"iyah pah" ucap satrya, semalam ia sudah minta maaf sama papa & mamanya wulan, namun orang tua nya tak tau, apa ia sudah minta maaf atau belum jadi ia hanya jawab ia saja agar papanya tak bicara banyak lagi


"pah satrya berangkat dulu" pamit satrya lalu berjalan keluar.


"hey jangan lupa yah, minta maaf hari ini juga ke orang tua wulan & wulan juga" ujar mamanya yg baru saja keluar dari kamar

__ADS_1


"iya iya...satrya berangkat, baru bangun juga sudah ngomel" ucap satrya yg sudah di ambang pintu rumah mewah itu,


"ngomel..ngomel lah kamu saja gitu sama anak cantik orang" jawab mamanya namun tak di dengar lagi oleh satrya, karna satrya sudah keluar.


satrya pun lansung masuk kedalam mobil, kevin yg sudah duduk di depan lansung melajukan mobil ke kantor satrya


"Kevin,,,loe tau nggak cara lamar orang yg romantis itu" tanya satrya tiba-tiba


"apa bos mau lamar Laura" tanya balik kevin


"gila kamu, siapa yg melamar dia, yah nggak lah, kamu bukannya jawab malah balik nanya" ucap satrya kesal


"apa lagi saya bos yg nggak tau apa-apa soal romantis" ujar satrya


"makanya pacaran sana supaya tau" ucap satrya


"yee kayak bos tau-tau saja soal pacaran" ujar kevin balik


"kamu yah" ucap satrya sudah kesal


"heheh maaf bos, tanya sama ricko saja bos, dia mah soal romantis juara, soalnya pacarnya banyak gonta-ganti sih" ujar kevin, di heum saja sama satrya.


"satrya mau lamar siapa yah, kalo wulan nggak mungkin, karna kan dia sudah lamar wulan, lalu siapa donk" ucap kevin dalam hati penasaran.


tak lama mereka pun sampai di kantor, satrya keluar & lansung masuk kedalam kantor lalu masuk kedalam lift "Ricko apa jadwal saya hari" tanya satrya saat melihat ricko yg juga baru masuk lift itu


"pagi bos, cuma ada rapat dengan perushaan XX jam 10 nanti" ujar ricko


"baiklah" jawab satrya lalu keluar dari lift karena sudah sampai di ruangannya , ricko pun ikut keluar karna satu lantai dengan satrya


sebenarnya satrya mau bertanya kepada ricko tentang cara lamar wanita dengan romantis, namun ia malu takut di katawain sama ricko


satrya masuk kedalam ruanganya & kembali melanjutkan aktifitas seperti biasa, memeriksa berkas & menyusun rencana-rencana bisnis.


bersambung...


jangan lupa beri koment kalo masih banyak yg nggak nyambung, karna author hanya berimajinasi saja saat nulis novel ini...thank you all ❤❤


like & vote juga yah semuanya.

__ADS_1


__ADS_2