Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
saling kesal-kesalan


__ADS_3

setelah memberikan selamat kepada pengantin cika datang menghampiri mereka bertiga "ayok makan dulu" kata cika mereka bertiga pun bangun dari duduknya rina & kelly berjalan duluan,


baru saja wulan akan mengikuti kelly & rina, tangannya sudah di cekal oleh seseorang, & menariknya keluar dari acara itu "apa-apaan sih" kesal wulan saat melihat ternyata satrya yg menarik tangannya


"kamu yg apa-apaan ha, kamu pikir saya tidak melihat kamu datang keacara ini ha" ukar


"siapa juga yg pakir, kalo kamu tidak melihat saya" ucap wulan sudah tak pake bahasa saya kamu, bukan kakak/pak lagi karena ia sudah kesal


"lalu kamu tau saya melihat kamu disini, kenapa juga harus memakai gaun seperti ini ha, apa untuk pamer badan kamu ke semua pria yg ada di sini ha" kata satrya kasar karena ia sudah emosi


"nggak penting banget" ujar wulan tak merespon ucapan satrya, wulan pun lansung berjalan namun di tahan oleh satrya lagi


"jangan perna memakai baju seperti ini, karna saya tidak suka melihatnya" ujar satrya marah


"mau lihat & tidaknya, mau suka & tidak pun, saya pake bukan untuk kamu" ucapan wulan menohok, satrya benar2 kesal & baru saja ingin berkata. Laura datang menghampiri mereka


"eeh satrya, kamu di sini" ucap laura, wulan lansung berjalan meninggalkan mereka berdua, karena wulan sangat kesal,


"udah punya pacar juga, masih aja ngurusin gue, datang sama pacar yah, nggak usah peduliin gue lagi" gumam wulan lalu berjalan kearah kelly & rina yg sedang makan


"Lan dari mana, kok loe belum juga makan, kita udah makan loh, ayok makan sana" ujar Rina.


tak lama cika datang lagi kearah mereka, "Lan dari mana aja loe, tadi gue nyariin loe soalnya kelly sama rina makan, loe nya ngilang" ucap cika


"gue dari toilet tadi" ucap wulan bohong


"yah sudah, ayoh makan" ujar cika, wulan pun pergi menyendok makanan, setelah itu wulan pun makan,


satrya hanya melihat wulan dari jauh, ia benar2 kesal dengan wulan yg keras kapalah itu "keras kepalah sekali anak itu" gumam satrya dalam hati


wulan yg merasa di lirik satrya pun, makan dengan malas tau, karena wulan kesal dengan satrya, yg ia tau kalau satrya datang bersama wanita itu


setelah selesai makan, waktunya Dansa, satrya yg cueknya minta ampun itu, tiba2 berjalan menghampiri wulan, untuk mengajak wulan dansa agar ia bisa bicara dengan wulan


"apa-apa'an sih, mending gue kabur aja" gumam wulan, karena ia tau satrya berjalan menghampirinya, saat wulan ingin berbalik belakan, namun tangannya sudah di pegang dahulu oleh satrya "aduuu" kesal wulan


"ada apa sih" kata wulan pelan, bukanya menjawab satrya malah menarik wulan untuk berdansa, saat berdansa satrya berbicara "habis ini pulang" ujar satrya namun wulan hanya diam tak merespon karna ia melihat kalo wanita itu sedang meliriknya dengan wajah yg sudah merah karna marah

__ADS_1


"kak, ajak pacar kamu dansa saja" kata wulan, satrya diam tak merespon


"kak satrya, pacar kakak melihat kesini, kita berhenti dansa saja yah" ujar wulan lagi


"pacar siapa, kamu jangan mencari alasan untuk berjauhan dengan saya" ucap satrya pelan agr tak ada yg melihat.


selesai dansa satrya berkata "ikut saya pulang sekarang juga" ucap satry sambil menarik wulan agar mengikutinya


"nggak,,,, datangnya ma siapa, pulangnya ma siapa, saya pulang sama teman saya" ucap wulan tegas


"saya bilang pulang sama saya sekarang juga" kata satrya tegas, "pulang sama aku ya Sat" sambar laura yg baru saja datang menghampiri mereka berdua & lansung mengandeng lengan satrya


"tuh...pulang sama dia, kan datang sama dia" ucap wulan sinis lalu berjalan meninggalkan mereka berdua


"wulan..Wulan" panggil satrya, namun wulan tak membalik juga, wulan berjalan begitu saja


satrya benar kesal lalu berbalik & membuang kasar tangan laura yg sedang mengandeng tangannya lalu berkata "saya sudah bilang jangan mengganggu saya, kalo tak ingin saya berbuat kasar" ucap satrya sambil menunjuk kearah wajah Laura, lalu berjalan meninggalkan laura


"kalo gue nggak bisa memilikimu, siapa pun dia juga tak akan bisa memilikimu, karna gue akan menyingkirkan mereka dengan cara2 ku, apapun itu" gumam Laura dengan senyum sinis


"baru juga jam 10 Lan" kata rina, wulan hanya mengangguk, mau gimana lagi tuan mobilnya belum pulang, masa dia mau maksa.


"wulan, kamu juga datang" tanya aldo yg saat menghampirinya


"eh mas,iya mas aldo, mas aldo juga datang" tanya balik wulan


"ia soalnya penganting Laki sepupu saya makanya saya di sini Lan" kata aldo, wulan hanya berOh ria


"Lan, kamu datang mah siapa?" tanya aldo


"aku sama teman aku Mas aldo, ney temanku, kenalin ini rina & ini kelly" ucap wulan sambil mengenali rina & kelly kepada aldo


namun aldo sudah tau kelly adik bosnya "Nona kelly" ucap aldo sambil berjabat tangan dengan kelly, kelly terSenyum mebalas jabatan tangan aldo


lalu berjabat tangan lagi dengan rina,


"saya aldo" kata aldo kepada rina

__ADS_1


"nona adiknya bos satrya kan" tanya aldo pada kelly


"iya mas, kok tau" ujar kelly


"saya biasa lihat nona ke kantor kakaknya nona" ucap aldo


"owh, mas aldo kerja di sana juga" tanya balik kelly


"iyah nona, makanya saya kenal dengan nona wulan" ucap aldo, kelly berOh ria, ada dua orang yg sedang terbakar api panas yaitu satrya & kevin


namun kevin tak terlalu begitu cemburu, karna dia pikir cemburu pun percuma, karena kelly sudah punya tunangan, yg harus cemburu sekarang itu tunangannya kelly bukan dia" pikirnya


tidak dengan satrya, satrya benar2 kesal dengan wulan, karena ia melihat wulan tersenyum ke aldo "dasar kecentilan, laki2 manapun dia pasti akan tebar pesona" gumam satrya dalam hati, benar2 wulan menguji kesabarannya malam ini


wulan tau kalo satrya meliriknya dari jauh dengan wajah tak suka "uda punya pacar juga, masih mau ganggu orang" gumam wulan


"wulan, kalo gitu saya permisi pulang dulu" ucap aldo


"mas aldo uda mau pulang" tanya wulan,di angguk aldo


"kalo gitu, wulan bisa nebeng pulang nggak mas, soalnya teman2 wulan belum mau pulang" kata wulan, wulan tau aldo itu baik, makanya dia mau minta bantuan untuk mengantarnya pulang


"iyah boleh Lan" kata aldo, aldo itu baik & ramah makanya wulan senang kalo ngobrol dengannya, wulan pun berpamitan sama kelly & rina lalu di angguk setuju karna kalo wulan mau di antarin itu artinya aldo itu baik. mereka tau kalo soal wulan


wulan & aldo pun keluar menuju parkiran mobil "Lan kamu tunggu sini, saya ambil mobilnya dulu" kata aldo wulan mengangguk


tak lama satrya datang menghampiri wulan, karna sedari tadi satrya mengikuti wulan & aldo dari belakan "kamu apa-apa'an saya yg mengajak kamu pulang, kamu nggak mau, sekarang kamu mau pulang sama pria yg baru saja kamu kenal" ucap satrya sambil menarik kasar tangan wulan


"sat kamu kok ninggalin aku sih" kata laura yg baru saja datang, wulan benar sudah kesal+sakit hati


"kak, tolong jangan gangguin wulan lagi, karena wulan tak ingin berharap lebih lagi ke kakak, wulan tak ingin sakit hati lagi" kata wulan dengan air matanya sudah penuh di pelupuk mata


"Lan ayok,, eh pak satrya, selamat malam" ujar aldo lalu menyapa satrya, satrya tak membalas salam aldo karena dia benar2 kesal & juga bingung dengan kata2 wulan


wulan pun masuk kedalam mobil aldo,"ayok mas aldo" ajak wulan, aldo bingung kenapa wulan menangis saat ia berbalik melihat wulan masuk dengan air mata jatuh di pipinya, lalu aldo pun pamit kepada satrya "Pak permisi, selamat malam" ucap aldo ramah, satrya hanya diam melihat wulan yg sudah menangis di dalam mobil.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2