Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
di hotel


__ADS_3

saat mendengar wulan menangis, satrya berbalik kearah wulan "kamu nangis" tanya satrya


belum juga menjawab, wulan lansung berlari masuk ke kamar mandi, karna ia merasa malu,menangis di depan satrya,


satrya mengikutinya dari belakan, sampai di kamar mandi, pintu sudah di kunci


"wulan..wulan, buka pintunya" ucap satrya dari luar kamar mandi sambil mengedor-ngedor pintu


"wulan nggak mau, sebelum kak satrya pergi" sahut wulan dari dalam


"cepat buka pintunya wulan" ujar satrya sambil membuka paksa gagang pintu


"nggak, wulan nggak mau, kakak pergi sekarang dari sini" ucap wulan dari dalam


"buka atau saya dobrak" ujar satrya, namun wulan tak ada pergerakan untuk membuka pintu itu, "baiklah, saya dobrak" ujar satrya


wulan lansung membuka pintunya, takut satrya dobrak & pintu kamar mandi jadi rusak. setelah buka satrya lansung menarik wulan keluar "ternyata kamu belum percaya sama saya yah" ucap satrya kasar


lalu satrya mendorong wulan keatas ranjang besar itu, ia pun naik keatas tubuh wulan & lansung menyambar bibir mungil wulan, satrya me***at dengan kasar, wulan mendorong tubuh satrya namun tak bisa karena tenaga satrya lebih kuat


satrya terus me***at bibir wulan & berkata "kalo bagi saya kamu nggak penting, nggak mungkin malam ini saya berada di sini" ujar satrya sambil melirik wulan yg ada di bawahnya


wulan merasa malu berada di posisi sekarang ini, ia pun lansung membuang muka kesamping lalu berkata "kak turun dulu" ucap wulan


"nggak kamu jawab dulu, apa artinya kakak malam-malam menyusul kamu kesini" tanya satrya, wulan hanya diam karna ia malu harus berkata apa


"karna wulan penting bagi kakak, makanya kakak nyusul kesini" ujar satrya, wulan pun melirik satrya & berkata "benar wulan penting bagi kakak?" tanya wulan


"kalo kamu nggak penting, malam ini saya nggaj ada di sini bersama kamu" ujar satrya, wulan melirik satrya lalu berkata


"makasih kak" ucap wulan malu-malu


satrya hanya tersenyum, lalu bertanya "tapi kakak penting nggak buat wulan" tanya satrya lagi, wulan hanya mengangguk


"jawab sayang bukan hanya mengangguk, kan kamu punya mulut untuk bicara" ucap satrya


"ia kakak penting, kalo nggak penting kenapa wulan harus nangis karna kak satrya yg selalu cuek sama wulan" ucap wulan, satrya tersenyum & berkata


"maaf kalo kakak cuek" ucap satrya meminta maaf, wulan hanya mengangguk


"lain kali mau kemana-mana ngasih tau kakak, kabari kakak, supaya kakak tau kalo kakak penting buat kamu" ujar satrya, wulan mengangguk

__ADS_1


satrya kembali mecium bibir wulan & me***at nya namun wulan hanya diam tak ada pergerakan untuk membalas ciuman satrya, satrya pun berkata


"balas ciuman kakak" ujar satrya, namun wulan hanya diam, satrya berkata lagi


"buka mulut kamu sayang" perintah satryan, wulan pun membuka mulutnya , satrya lansung menyambar lalu lidahnya masuk kedalam membelit lidah sang lawan & terjadilah saling *****-lu***tan


setelah beberapa menit satrya melepaskannya, karna ia merasa wulan sudah mau kehabisan nafas, lalu satrya mencium kening wulan dengan manja, lalu satrya membaringkan tubuhnya di samping wulan,


wulan merasa malu dengan apa yg terjadi sekarang,lalu ia menutup wajahnya dengan bantal. setelah beberapa menit baru wulan mumbuka suara


"kakak nginap di hotel ini juga?" tanya wulan basa basi agar ia tak canggung


"ia di kamar ini juga, kakak sudah bayar lebih" jawab satrya enteng


"loh kenapa di kamar ini kak" tanya wulan


"emang kenapa di kamar calon istri kakak, kita kan nggak lama lagi nikah" ujar satrya


"tapi belum sah kak, nggak baik, dosa" ucap wulan


"kakak nggak akan melakukan lebih, paling ciuman itu saja,tapi kalo wulan mau melakukan lebih yah dengan senang hati kakak akan melakukanya" ujar satrya dengan menggoda


"iiih siapa juga yg berpikiran lebih, tapi nanti kakak tidur nya dimana, kita kan cuma punya satu ranjang" ujar kelly


mungkin dengan begini ia akan tau kalau satrya benar-benar menyukainya.


"ayok tidur ini sudah jam 11 malam, kakak ngantuk" ucap satrya, wulan pun mangangguk setuju, lalu mereka pun tidur bareng di ranjang yg sama,


****


pagi hari di jakarta kelly sudah mau berangkat ke kampusnya, namun ia menunggu kakaknya untuk nebeng bareng, "mah kakak kok nggak turun-turun, jangan-jangan kakak nggak pulang tadi malam" tanya wulan, saat melihat mamanya baru keluar dari dapur membawah sarapan ke meja ruang makan


"ia emang, kakak kamu semalam nggak pulang sayang" jawab ketty sambil menaruh makanan pagi di atas meja


"kenapa mama nggak bilang, tau gini kan kelly nggak perlu nunggu lama..iiih mama mah gitu" ucap kelly cemberut


"loh persalahkan mama, kenapa kamu sendiri nggak mau cek di kamarnya" ujar ketty


"yah sudah kelly berangakat saja pake taxi, bye mah" ucap kelly sambil menciup pipi mama lalu berlari keluar karna ia sudah mau terlambat


"sayang sarapan pagi dulu" teriak ketty

__ADS_1


"sarapan di kampus mah kelly sudah telat" sahut kelly yg sudah berada di ambang pintu besar rumah itu, mamanya hanya menggeleng kepalah.


sampai di luar kelly menunggu taxi di depan pinggir jalan, tak lama mobil satrya datang "itu kakak, kenapa baru pulang, inikan sudah mau jam kantor" gumam kelly


"nona kelly, bos satrya mana" tanya kevin saat sudah berada di depan kelly


"kak kevin, hum..bukannya kak satrya di dalam mobil" tanya balik kelly


"kalo di dalam sini, ngapain saya tanya sama nona" ujar kevin


"mana kelly tau, di sini juga nggak ada, bukannya tadi malam kak kevin yg ngatarin kakak pulang" tanya balik kelly


"iyah sudah, mungkin dia ke bali nyusul wulan, soalnya semalam ia menyuruhku melacak tempat nginap wulan" ujar kevin


"tau gitu kenapa mesti datang mencarinya di sini" tanya kelly sinis,


"kenapa sinis banget kamu, apa salah saya" tanya kevin sudah tidak ada kata nona lagi, kelly hanya diam tak menjawab lagi


setelah berkata seperti itu kevin lansung memutar mobil & pergi begitu saja, tanpa ada kata pamit, karna terlalu emosih dengan kelly yg berkata sinis seperti itu


setelah kevin pergi, "kak kevin marah, gue sih nggak jaga mulut aah" gumam kelly


tak lama taxi datang, kelly pun menghentikan taxi itu, lalu masuk kedalam "pak ke kampus XX" ujar kelly, supir taxi mengangguk & melajukan mobil menuju kampus kelly


"terlambat gue kayaknya, kak kevin juga nggak ngerti banget sama kelly" gumam kelly mengingat kevin tak mengantarnya setelah saling menjawab tadi


***


dalam perjalanan kevin berbicara sendiri di dalam mobil "dasar wanita maunya marah-marah nggak jelas, nggak tau salah gue apa, bingung sama dia"


setelah sampai di kantor, kevin masuk kedalam, semua karywan kantor menyapanya "selamat pagi pak kevin" ucap para karyawan ramah


"iya pagi semua" jawab kevin lansung berjalan meninggalkan mereka


karyawan-karyawan kantor selalu saja memuji ketampanan 3 pria itu, terutama bos mereka yaitu Satrya, & 2 sahabatnya satrya yaitu kevin & ricko


"benar-benar ciptaan tuhan yg sempurna" gumam mereka


ada 1 wanita mudah di kantor itu bernama serly ia adalah mantan kevin, waktu itu mereka berdua pacaran pas masih SMA, tapi hubungan mereka kandas karena serly selingkuh di belakan kevin,makanya kevin mutusin serly, serly meminta balikan dengan kevin saat kevin sudah kerja di kantor satrya, namun kevin tak menerimanya lagi, karna sudah ada kelly yg ia sukai, serly nekat melamar kerja di kantor satrya, padahal ia anak pengusaha juga, ia selalu mencari perhatiannya kevin, namun kevin tak perna menghiraukannya, karna ia sudah menyukai kelly,


ia tak bisa kembali ke masalalu lagi, karna ia tak punya perasaan lagi dengan serly, ia juga tak bisa berpacaran dengan orang yg ia tak punya rasa sedikitpun, bukan seperti ricko yg playboy banyak wanita di mana-mana, karena pikirannya hanya ************ wanita

__ADS_1


kalo kevin & satrya beda, kevin tak bisa berpacaran sama wanita yg tak ia cintai, kalo satrya ia malas berpacaran sejak dulu hanya wulan lah yg bisa membuat dia jatuh cinta, sampai-sampai menyuruh orang tuanya melamar wulan.


bersambung...


__ADS_2