Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
pengakuan


__ADS_3

tiba-tiba kelly berkata "kak kevin jahat, pamer-pamer pacarnya di depan kelly hiks..hiks" ucap kelly masih tak sadar dari mabuk & masih tetap tidur di atas meja


kevin yg melihat & mendengar kelly berbicara, ia bingung, tak mengerti mengapa kelly berbicara seperti itu, apa karna ia cemburu dengan kevin, pikiran kevin kemana-mana


"kak kevin tau nggak, kelly cemburu..cemburu..pokoknya kelly cemburu" kelly berucap kata cemburu berkali-kali


cika, rina, satrya, & kevin benar-benar kaget dengan pernyataan kelly,


"Ya ampun kenapa kelly harus bicara seperti itu di depan satrya" gumam kevin dalam hati


satrya melirik kevin dengan alisnya di naikan, bertanda ia bertanya,


dalam hati ia bergumam "kenapa kelly cemburu, apa mungkin kevin dengan kelly ada hubungan"


kevin mengerti dengan tatapan satrya, ia pun lansung berkata "nggak seperti yg kamu pikirkan Sat, gue nggak ada hubungan apa-apa sama adik loe" ucap kevin cepat


"lalu mengapa kelly berkata ia cemburu" tanya satrya


"namanya juga lagi mabuk Sat, bicara asal ngaur saja" ujar kevin


"jujur aja lah Kev, gue nggak marah kok" ucap satrya tenang


"ia Sat gue nggak ada hubungan apa-apa sama adek loe, kalo loe nggak percaya, loe tanya saja pas dia sudah sadar" ucap kevin


"kalo di sadar baru gue tanya, nggak mungkin dia jujur lagi, kabanyakan dimana-mana orang mabuk itu berbicara jujur" ucap satrya


"tapi emang gue nggak ada hubungan apa-apa sama kelly Sat" ucap kevin lagi


"heumm,,, baiklah, gue mau loe antarin adek gue pulang,oke" ucap satrya


"tap..tapi Sat, kenapa harus gue" tanya kevin


"kalo loe nggak suka adek gue nggak usah antar, tapi ingat gue nggak akan restu suatu saat loe & adik gue ada hubungan" ujar satrya mengancam, karna ia tau kalo kevin juga menyukai kelly, soalnya setiap kelly ke kantor, ia sengaja cuek, tapi matanya selalu diam-diam ngelirik kelly


"kak kevin antarin yah, soalnya kelly mabuk, kita mau antar pulang juga sudah tengah malam, ngertilah kita kan cewek-cewek kak" ucap cika


"ia kak, tolong antarin, kak satrya bisa sih ngantarin kelly, tapi kan kak kevin sendirian yah sekalian antarin kelly lah kak" sambung rina lagi,


"kenapa semua pada menyuruh gue yg ngatarin kelly sih" gumam kevin dalam hati, "apa mereka juga tau kalo gue menyukai kelly" gumamnya lagi

__ADS_1


"ayok kev, gimana mau ngantarin kelly atau nggak usah" tanya satrya


"iyah sudah, biar saya yg ngantarin, bukan karna apa'apa nih yah, tapi karna saya sendiri" ucap kevin menutup fakta kalo ia menyukai kelly, ia hanya ingin mereka tak curiga


"wulan,, wulan ayok bangung" panggil satrya, namun tak ada pergerakan apapun dari wulan


tak lama sella juga berjalan kearah satrya & berkata "pak, itu pak ricko nya gimana pak, soalnya dia juga mabuk berat" kata sella


"nanti boleh nggak tolong antarin ke apartemennya dia, nanti baru saya bantu kamu membawahnya kemobil kamu, gimana" tanya satrya


"pak saya nggak bawah mobil" ucap sella


"oh yah, yah sudah kamu bawah mobil ricko saja gimana" ujar satrya bertanya


"baik pak" jawab sella terpaksa, karna perintah dari bos nya


satrya pun lansung mengendong wulan ala bride style, lalu membawah wulan keluar dari restoran itu menuju mobilnya, sama halnya juga dengan kevin membawah kelly ke mobilnya


"kev ayok kita seret sih cecunguk itu" ujar satrya sambil menunjuk ricko yg sudah benar-benar mabuk, namun ricko masih bisa sedikit sadar


satrya & kevin pun berjalan masuk kembali kearah ricko lalu menariknya dengan kasar, supaya ricko bisa kembali berdiri


"kalian...kalian mau apa ha. jangan macam-macam kalian berdua, saya..saya akan bunuh kalian berdua" ucap ricko dengan gaya mabuknya sambil menunjuk-nunjuk satrya & ricko


"gila loe yah, sinting loe,,sadar woi..sadar" teriak satrya, sambil menggoyang-goyang badan ricko


"hahaha..kalian berdua, lihat saja, kalian pikir saya takut" ucap ricko lagi, kevin hanya diam tak berkata, satrya memberi kode untuk mengangkat ricko


satrya & kevin pun menarik ricko keluar dari restoran itu, sella mana mobil ricko" tanya satrya


"di sana pak" kata sella sambil menunjuk mobil ricko, satrya & kevin pun membawah ricko ke mobil ricko sendiri, sella mengikuti dari belakan,


setela menurunkan ricko & mendorng ricko kedalam mobil, lalu kevin mengecek kunci mobil ricko di saku celana ricko, setelah menemukan kevin memberikan kunci itu kepada sella


"mbak sella, ini kuncinya, tolong antarin dia pulang keapartemennya, setelah itu mbak sella nyuruh saja sopirnya mengantar mbak pulang, nanti saya akan telpon supir & sekuriti apartemennya,oke mbak" ucap kevin, sella pun mengangguk


"tapi pak, boleh kasih alamatnya, soalnya saya nggak tau alamat apartemen nya pak ricko" ujar sella cepat, sebelum kevin pergi, kevin mengangguk & memberikan alamatnya ricko lewat pesan singkat


"sudah saya kirim ke nomor kamu" ucap kevin

__ADS_1


"makasih pak" ucap sella di angguk oleh kevin, sella pun masuk & duduk di kursi pengemudi, ia melihat ricko di belakannya ternyata sudah tidur tak sadarkan diri


lalu satrya mengantar wulan pulan, cika & rina satu mobil, kevin mengantar kelly pulang ke mensionnya, sementara sella mengantar ricko pulang ke apartemennya ricko


***


sampai di apartemen ricko, sella kembali menelpon kevin, karna kevin berkata untuk menelponnya kalo sudah sampai


"Pak kevin, saya sudah nyampe di depan apartemennya pak ricko, tapi gerbangnya tutup pak" ujar sella saat panggilan tersambung


"yah sudah mbak, kamu tunggu saja, saya matiin dulu" ucap kevin lalu mematikan telponnya


tak sampe beberapa menit pintu gerbang pun terbuka, sekuritinya berjalan kearah mobil ricko, & bertanya


"Nona sella yah, yg mengantar pak ricko" tanya sekuriti


"aah ia pak saya sella" ujar sella ramah


"silakan masuk nona" ujar sekuriti mempersilakan sella membawah mobil masuk


sella pun masuk, sampai di depan sella keluar dari mobil & memanggil sekuriti untuk membantunya membawah ricko masuk


"pak tolong bantu saya, antarin pak ricko ke kamarnya, soalnya dia tadi mabuk & sekarang tidur tak sadarkan diri" ujar sella


"baiklah nona" jawab sekuriti itu lalu membantu sella mengangkat ricko, sella & sekuriti di samping kiri kanan ricko & membawah ricko lansung menuju kamar ricko.


sampai di kamar ricko, sella & sekuriti itu menidurkan ricko sembarangan karna terlalu capek naik tangga "benar-benar berat nih orang" gumam sella dalam hati


sella masih memperbaiki cara tidur ricko, supaya tidurnya nyaman, setelah itu menyilimuti ricko, sikuriti pun berkata


"Nona kalo gitu saya permisi keluar dulu" ucap sekuriti


"eets saya juga keluar pak, mau pulang, supir pak ricko di mana yah pak" tanya sella


"owh di belakan mungkin nona, soalnya tadi masih nongkrong bareng saya di depan" ujar sekuriti itu


"tolong pak panggilin soalnya saya mau pulang, tapi taksi sudah nggak ada malam-malam begini pak" ujar sella


"baiklah nona, nona tungu dulu di sini yah, saya panggilin supirnya" ucap sekuriti di angguk oleh sella, & sekuriti pun pergi panggil supir ricko.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2