Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
melamar kerja


__ADS_3

pagi hari di rumah wulan


karna kemarin wulan wisuda jadi hari ini dia ingin beristrahat, tak lama kelly menelpon


"Lan katanya loe mau lamar kerja yah" tanya kelly lewat telfon


"iyah nih Kell, kira2 di mana yah yg lagi butuh lowongan kerja" tanya wulan


"kenapa loe nggak lamar aja ke perusahaan kak satrya, soalnya baru2 ini perusahaan kak satrya lagi butuh karyawan" ucap kelly


"nggak ah gue lamar di lain tempat saja kell" ucap wulan


"loh emangnya kenapa" tanya kelly


"nggak kenapa2 hanya ingin lamar di tempat lain saja" ucap wulan


"oh gitu yah Lan, kalo gitu gue tutup dulu yah Lan, soalnya gue mau berangkat ke kampus" ucap kelly, wulan mengiyahkan & panggilan pun berakhir, kelly mulai berfikir mending "gue ngasih tau kak satrya saja kalo wulan mau lamar kerja, namun dia nggak mau di perusahaan kakak" gumam kelly


*di kantor satrya*


satrya sedang sibuk mengotak ngatik komputernya, tak lama satrya memanggil ricko, ricko pun masuk "ada apa bos memanggil saya"


"ricko tolong kamu periksa keuangan nya, saya sedang sibuk, ini file2nya saya kirim ke email kamu" ucap satrya


"baik bos" ucap ricko, namun masih berguman "dasar nih orang, ngapain simpan gagang telpon disini, kalo nggak mau di gunakan pengen gue makan nih orang"


"yah sudah, masih buat apa?" tanya satrya


"nggak bos" ucap ricko lalu dia pun keluar.

__ADS_1


tak lama hp satrya berdering, satrya pun melihat layar hp ternyata adiknya yg menelpon, jadi dia pun malas untuk mengangkatnya, tak lama berbunyi lagi..lagi dan lagi, "ini anak ada apa sih" gumam satrya sudah bosan dengan nada deringnya, satrya pun mengangkat "ada apa telpon kakak di jam begini, apa kamu nggak ke kampus"


"kak kelly cuma mau bilang, kalo wulan mau lamar kerja" ucap kelly


"emang kenapa dia lamar kerja, emang salah kalo dia lamar kerja, lamar laki2 lain baru salah" ucap satrya


"jadi kakak nggak apa2 gitu kalo dia lamar kerja di tempat lain" ucap kelly


"yah nggak apa2 lah, dia lamar di tempat lain" ucap satrya enteng


"tapi kelly yakin pasti kakak akan kenapa-napa, secara dia kan baik, cantik, sexi, kelly rasa dia akan di dekati laki2 tampan bisa jadi boss nya juga bakal suka dia, apa lagi bos masih mudah,tampan, pasti wulan lansung mau lah" ucap kelly memanas-manasi kakaknya


"kamu kalo telpon hanya mengatakan itu lebih baik saya tutup" ucap satrya kesall dengan kata2 adiknya & lansung mematikan telponnya, dia pun lansung menelpon kevin


"kevin keruangan saya sekarang juga" ucapnya lansung mematikan telpon sepihak, sebelum kevin menjawab


"dasar bos sinting" gumam kevin berjalan ke ruangan satrya, kevin pun mengetuk pintu & di persilakan masuk oleh satrya


"kamu saya tugaskan untuk membatalkan lamaran wulan dia perusahaan manapun" ucap satrya


"emang nona wulan ingin melamar kerja yah bos" tanya satrya.


"kali dia nggak lamar kerja ngapain saya nyuruh kamu mengintainya" ucap satrya kesal


"iya bos..saya akan laksanakan tugasnya" ucap kevin


"kalo gitu lanjutkan kerjamu, mulai besok kamu awasi dia saja, jangan masuk kerja" ucap satrya


"oke bos siap, kalo gitu saya permisi keluar dulu bos" ucap kevin satray mengangguk & kevin pun keluar

__ADS_1


*satu hari berlalu*


pagi hari di rumah wulan, wulan sudah rapi karna dia ingin pergi melamar kerja pagi ini, sekarang dia sedang sarapan pagi bersama orang tuanya


"wulan kamu mau pergi kemana, pagi2 sudah rapi sekali, jangan bilang kamu lupa & mau kekampus" ucap papanya wulan


"yah nggaklah pah, wulan pagi ini ingin melamar kerja" ucap wulan


"kenapa lamar kerja, kamu kan tinggal masuk saja ke perusahaan papa sayang" ucap mamanya lagi


"nggak mah wulan pengen cari kerja di lain tempat saja, agar wulan bisa mandiri" ucap wulan


"yah kamu jangan capek2 sayang, karna papa sudah mempersiapkan tempat untuk kamu kerja sayang" ucap papanya


"pokoknya nggak pah, wulan mau mandiri jadi nggak mau kerja di perusahaan papa oke" ucap wulan mantap


"terserah kamu sajalah papa capek maksa2 kamu" ucap papanya


"heheh oke pah, wulan cari kerja di lain tempat yah" ucap wulan cengengesan


"iyah iyah sayang, terserah kamu" ucap papanya, mereka pun melanjutkan sarapan masing2 selesai sarapan wulan berangakat untuk melamar kerja.


***


jam sudah menunjukan 2 siang wulan sudah lapar karna dari pagi sampe sekarang dia melemar kerja di perusahaan mana2 pun alasannya tetap sama sedang tidak membutuhkan karyawan, "kenapa susah sekali sih" gumamnya


diapun tak patah semangat terus mencari tempat kerja di perusahaan2 namun hasilnya tetap sama, "apa gue lamar kerja di perusahaan ka satrya saja yah" pikirnya


"kalo gue ke perusahaan papa yah sama saja gue nggak akan mandiri, & kalo gue kembali ke situ juga gue malu, karna gue juga sudah menolak tawaran papa" gumamnya dalam hati

__ADS_1


"kalo gue lamar ke perusahaan ka satrya juga, pasti gue akan di tolak mentah2 secara dia kan nggak suka liat gue" gumamnya lagi, dia benar2 tak habis pikir


"aah gue diam2 saja lamar kerja nya... ahaa kalo gitu besok saja gue ke perusahaan kak satrya, agar tak ada yg curiga, kan kelly bilang kalo perusahaan kak satrya sedang membutuhkan karyawan" gumam wulan lagi, dia pun memilih pulang ke rumah karna sudah sangat lapar, sebenarnya wulan ingin makan di luar namun wulan sendiri makanya wulan memilih pulang kerumah saja


__ADS_2