
kevin mengantar kelly pulang ke rumah kelly, dalam perjalanan sella menelponnya & berkata bahwa ia sudah sampai, kevin pun menyuruh sella untuk menunggu
setelah kevin mematikan telpon ia kembali menelpon sekuriti rumah ricko
"pak tolong buka pintu gerbangnya, soalnya ada mbak satu yg mengantar ricko pulang, namanya sella" ujar ricko saat panggilan tersambung
"baik pak" ucap sekuriti ricko, setelah itu kevin pun berkata untuk menyuruh supir ricko mengantar sella pulang,
setelah itu kevin mematikan telponnya, kevin melirik ke samping, kelly tidur dengan damai sekali, "kamu cemburu karna apa, apa kamu menyukai aku juga" gumam kevin pelan sambil melirik kelly
tak lama mobil kevin masuk di pekarangan rumah, sekuriti pun membuka pintu gerbang, karna dalam perjalanan kevin sudah menelpon bahwa ia mengantar kelly pulang,
sampai di dalam, kevin keluar dari mobilnya & membuka pintu bagian samping lalu mengendong kelly & membawah kelly masuk kedalam mension mewah itu,
"kevin tu sih kelly kenapa kok di gendong" tanya ketty mamanya satrya saat melihat kevin masuk membawah kelly dalam gendongan ala brude style
"kelly tertidur Nyoya, soalnya tadi ia mabuk" ucap kevin jujur
"yah ampun satrya kok malah menyuruh adiknya mabuk-mabukan" ucap mamanya kaget
kevin hanya diam, ia tak mau ikut campur nanti tambah panjang tak kelar-kelar, kevin tolong bawah lansung ke kamarnya saja yah" ujar ketty
"baik nyoya" ujar kevin, kevin pun mengikuti ketty dari belakan, karna ketty sudah jalan lebih dulu untuk membuka pintu kamar kelly
sampai di atas ketty membuka pintu kamar putri nya, "Masuk saja kev, tidurin dia sana di atas ranjangnya itu" ujar ketty, kevin pun masuk & membaringkan kelly dengan pelan
"makasih nak, kamu sudah mau antarin & membawah anak nakal tante sampai di sini" ucap ketty
"ia Nyoya, sama-sama, kalo begitu saya pamit pulang dulu nyoya" ujar kevin, di angguk oleh ketty
kevin pun keluar dari kamar kelly, ketty juga ikut keluar & mengantar kevin ke depan, sampai di depan kevin berpamitan
"Nyoya, saya permisi pulang dulu" ucap kevin
"ia nak, hati-hati di jalan ini sudah tengah malam kev" ujar ketty
"baik nyoya" ujar kevin lalu masuk kedalam & menyalahkan mesin mobil lalu membunyikan klakson mobil bertanda ia jalan, setela mobil kevin keluar dari gerbang besar itu, ketty pun kembali masuk kedalam rumah.
***
__ADS_1
di sisi lain satrya memgantar wulan pulang, ia melirik wulan di samping & berguman "secepatnya kita akan nikah, karna aku nggak mau lagi nyakitin kamu dengan cara ku yg selalu cuekin kamu"
wulan merasa tidurnya tak enak, ia berbalik kesana kemari, ia bergumam dalam tidurnya "kenapa nggak empuk yah"
satrya hanya meliriknya lalu ia berkata "gimana mau empuk ini di mobil, bukan di kamar" ucap satrya pelan
satrya kembali melajukan mobilnya agar cepat sampai di rumah wulan.
tak sampai beberapa menit,
sampai lah di rumah wulan, satrya membunyikan klakson mobil, tak lama sekuriti pun membuka pintu gerbang
satrya membawah mobilnya masuk kedalam, sampai di dalam satrya turun kemudian ia berputar ke samping bagian tempat duduk wulan, setelah itu ia mengangkat wulan ala bride style lalu membawah nya masuk kedalam rumah. karna pintu sudah di buka oleh bibi saat mendengar bunyi mobil tadi
satrya pun masuk kedalam, ia bertemu dengan mamanya wulan yg baru saja keluar dari kamar
"loh sat kenapa wulan di gendong" tanya wuliana
"wulan tadi tertidur di jalan tante" jawab satrya bohong
"kenapa nggak kamu bangunin sat" ujar wuliana bertanya
"Sat tante minta tolongin lagi yah, antarin dia ke kamarnya, soalnya tante nggak bisa ngangkat dia" ujar wuliana meminta tolong
satrya pun mengiyahkan, lalu membawah wulan kekamarnya di antar oleh mama wulan
sampai di kamar satrya membaringkan wulan keatas ranjangnya, wuliana memperbaiki cara tidur wulan agar nyaman, lalu wuliana berkata
"Makasih yah Nak satrya, sudah mau mengantar wulan pulang" ucap wuliana
"ia tante sama-sama sudah kewajiban saya mengantarnya pulang tante" ujar satrya, wuliana tersenyum
lalu satrya pun berpamit pulang, "tante satrya pulang dulu" ucap satrya
"ia nak, hati-hati di jalan, soalnya sudah tengah malam sat" ujar wuliana, satrya pun mengangguk,
satrya keluar dari kamar wulan, begitupun dengan mama wulan, wuliana mengantar satrya ke depan teras, sampai di depan, satrya masuk kedalam mobilnya lalu ia pun pamit pulang.
setelah satrya pulang, wuliana kembali ke kamar wulan, lalu menyelimuti tubuh wulan, wuliana pun turun kembali ke kamarnya, karna kamarnya berada di lantai 1, karna alasannya capek naik turun tangga kalo kamar di lantai 2, begitu alasan orang tua wulan.
__ADS_1
***
pagi hari satrya ke kantornya karna sudah di jemput oleh kevin, sampai di kantor, satrya keluar dari mobilnya di ikuti oleh kevin dari belakan, dalam perjalanan masuk ke dalam kantor, satrya bertanya
"oyah kevin, semalam adik gue di jalan nggak banyak tingkah kan, & loe juga nggak melakukan hal buruk terhadap adik gue kan" tanya satrya
"gue mau melakukan hal buruk apa sat, gila loe, loe pikir gue apa'an" ujar kevin kesal, dengan pertanyaan satrya
"yah takutnya kan gitu kev, siapa tau aja loe khilaf" ujar satrya
"heum serah lu dah" ujar kevin malas untuk berdebat pagi-pagi, satrya tak berkata apa-apa lagi, ia masuk kedalam lift kevin pun ikut masuk,
tak lama ricko berlari cepat ke arah lift sambil berteriak "Tunggu woii..tunggu" teriak ricko
satrya & kevin malas untuk menunggu, satrya lansung menekan nomor tombol lantainya, sama sekali tak menunggu ricko yg berteriak
di lantai bawah ricko benar-benar kesal dengan bosnya & juga kevin "gila mereka berdua" gumamnya kesal
sella yg berdiri di meja resepsionis melirik ricko dalam diam, sella kembali teringat semalam ia mengatar ricko pulang dengan keadaan mabuk,
"hum pak ricko pasti nggak tau kalau aku yg ngantarin dia pulang" gumam sella dalam hati
ricko melirik resepsionis karna ia merasa ada yg melirik, saat tertangkap sella meliriknya, ricko bertanya
"kenapa ha..kamu melirik saya seperti itu, apa kamu ingin memperkosa saya" tanya ricko dengan tampang kesal,
sella lansung berbalik karna ia benar-benar malu dengan perkataan ricko "iih nyebelin banget cara bicaranya, aku benar-benar malu" gumam sella dalam hati
ricko berjalan kearah sella, sella pun lansung berkata "saya nggak melirik pak ricko" ucap sella cepat, saat melihat ricko datang menghampirinya,
ricko berjalan terus kedepan, & berkata
"gue tunggu loe di parkiran,saat jam makan siang" ucap ricko, sella hanya diam, antara senang, gugup & juga takut jadi satu, senang & gugupnya karna ricko mengajaknya bertemu, takutnya, ricko nanti marah karna ia melirik ricko
setelah berkata ricko pun lansung berjalan kembali ke depan lift, setelah lift terbuka ricko masuk kedalam, lalu kembali menutup lift,
saat ricko sudah tidak ada, sella menarik nafas dalam & menenangkan dadanya yg bergejolak karna gugup.
bersambung....
__ADS_1