Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
pulang


__ADS_3

"kak bukan gitu maksud wulan" ucap wulan dengan nada takut, namun satrya hanya diam menahan emosi


"iyah kak, wulan nunggu kak satrya habis kerja sampai jam 3 yah" ucap wulan lagi, namun satrya masih diam tak menjawab sama sekali


"kak, jangan diamin wulan" ucap wulan


"saya kesini kan mengganggu kamu, yah sudah saya diam" ucap satrya tenang


"kak jangan gitu, wulan minta maaf" ujar wulan, satrya mengambil hpnya lalu memesan tiket, setelah selesai pesan tiket


satrya mebereskan pakaian yg ia bawah hanya beberapa lembar, & laptop nya, lalu memasikan kedalam tas nya, wulan yg melihat satrya, lansung menangis & memohon berlutut di bawah kaki satrya & berkata


"maafin wulan kak hiks..hiks, karna udah nggak sopan bicara seperti itu sama kakak hiks..hiks" ucap wulan sambil menangis


"kenapa kamu nangis" tanya satrya kaget melihat wulan menangis sambil berlutut di bawah kakinya


"hiks..hiks wulan minta maaf kak, wulan mohon jangan seperti ini" ucap wulan


"seperti ini bagaimana" tanya satrya lagi


"jangan tinggalin wulan kak, wulan mohon" ucap wulan memohon


"kalo kamu nggak mau kakak tinggalin yah, beres-beres barang-barang kamu, kita pulang ke jakarta" ujar satrya lalu mengankat wulan agar berdiri


"tapi kakak nggak marah lagi kan" tanya wulan, satrya melihat airmata wulan lalu menghapusnya dengan jamari nya, lalu berkata


"kamu nggak pulang bareng saya, yah saya tetap marah, kecuali kamu pulang bareng saya" ujar satrya


"tapi wulan" ucap wulan terpotong


"yah sudah terserah kamu" ujar satrya lalu mengankat tasnya menaruh di pundak, wulan dengan cepat menurunkan tas satrya dari pundak & berkata


"tunggu wulan kak" ucap wulan dengan cepat-cepat membereskan barang-barang yg ia bawah


"kamu nggak mau liburan dulu" tanya satrya sengaja


"nggak jadi" ucap wulan sambil membereskan barangnya


"tapi kamu nggak akan ada waktu lagi nanti" ujar satrya


"udah aah, wulan mau pulang saja bareng kakak" ucap wulan sambil memasukan baju-bajunya kedalam koper,


"ayok kak" ucap wulan setelah selesai dengan baju-bajunya, satrya tersenyum, lalu memngambil koper wulan & mendorongnya keluar


"kak biar wulan yg dorong saja" ucap wulan


"kamu bawah tu akses card nya" ujar satrya, wulan mencabut akses card nya, lalu wulan & satrya menuju resepaionis


"mbak mau cek out" ucap wulan, sambil memberika akses card pintu

__ADS_1


"atas nama Mr satrya & Mrs wulan yah" tanya resepsionis di angguk oleh wulan,


"oke baiklah, terima kasih Mr satrya & Mrs wulan atas kunjungannya" ucap resepsionis


"ia mbak sama-sama, kami permisi dulu" ucap wulan & mereka pun keluar lalu masuk kedalam mobil yg sudah menunggu di luar, lalu wulan berkata


"oyah kak, wulan kan belum pesan tiketnya" ujar wulan, baru sadar bahwa ia belum memesan tiket


"sudah kakak pesanin tadi, sekalian dengan punyaMu" ucap satrya


"masa kakak pesan 2 tiket dengan punya wulan, bagaimana kakak bisa tau kalau wulan mau pulang bareng kakak" tanya wulan


"taulah, nggak mungkin kamu nggak ikut kakak pulang" ujar satrya


"masa, kalau wulan nggak ikut pulang, tiketnga bakal hangus percuma dong" ucap wulan


"nggak akan hangus, karna kamu pasti ikut kakak" ujar satrya


"iyah yah" ucap wulan, mobil itu pun mengantar wulan & satrya ke bandara.


***


kevin bagaimana, apa satrya jadi pulang nggak, soalnya klien kita sangat ingin bertemu lansung dengannya kalo dia nggak bertemu dengan bos, dia nggak mau lagi kerja sama berlanjut"ucap ricko


"udah satrya sudah cek in kesini, mungkin sore sudah sampai" ujar kevin


"oke baguslah kalo sore dia sampai di sini, soalnya bisnis ini yg sangat di tunggu2 satrya" ucap ricko


"oke ricko loe coba tanya sama sekertarisnya pak ricardo apa bisa pertemuan dengan bosnya jam 7 malam" ucap kevin menyuruh ricko menelpon klien


"oke gue tanya dulu" ucap ricko lalu menelpon sekertarisnya pak ricardo, Ricardo adalah orang yg ingin bertemu dengan satrya untuk menjalani bisnis kerja sama


setela ricko menelpon sekertaris ricardo, "kevin, sekertarisnya bilang bisa jam 7 malam" ujar ricko


"oke siap, kalo gitu gue mau keluar sebentar dulu" ucap kevin


"mau kemana loe" tanya ricko


"gue mau kerumah sakit, tania tadi nelpon gue katanya nyokap gue tadi pergi periksa penyakitnya di rumah sakit XX" ujar kevin


"oh oke" ucap ricko, lalu kevin pun pergi ke rumah sakit mengunakan motor nya, sampai di rumah sakit, kevin turun lalu menelpon tania


"Nia di mana kamu sama mamaku" tanya kevin setelah panggilan tersambung


"masih di rumah sakit kevin" sahut tania di telpon


"oke, sekarang aku di depan rumah sakit nia, di mana ruangan mama rawat" tanya kevin


"di ruangan melati kevin, kamar nomor 3" ujar tania

__ADS_1


"oke baiklah aku kesana" ucap kevin lalu mematikan telponnya, kevin pun berjalan masuk kedalam rumah sakit itu, menuju ruangan mamanya di rawat


sampai di ruangan itu, kevin masuk "mah, apa sakitnya bertambah" tanya kevin saat berjalan mendekat kearah mamanya yg sedang duduk di atas ranjang


"udah berkurang nak, mama hanya ingin datang mengecek saja, hanya dokter ingin mama istrahat makanya mama di suruh istrahat di sini nak" ujar mama kevin


"semoga mama cepat sembuh yah, nanti mama tinggal saja di apartemen kevin, nggak boleh ke kampung lagi, biar kevin bisa mengurus mama" ucap kevin


"nggak usah nak, di sana juga ada tania yg menjaga mama" ujar mamanya


"nggak, mama pokoknya ikut kevin pulang ke apartemen kevin setelah mama sembuh nanti" ucap kevin tak mau kalah


"terserah kamu saja nak, mama takut merepotkan kamu nak, kan kamu banyak kerjaan sayang" ujar mamanya


"apa salahnya mah, merepotkan kevin, kan kevin anak mama, kevin juga nggak meresa direpotkan kok" ucap kevin, mamanya hanya tersenyum & mengangguk bertanda mau tinggal di apartemen anaknya


"mama sangat bersyukur punya anak sepertiMu nak" gumam mama kevin dalam hati.


"oyah mah, mama mau makan apa biar kevin pergi beli buat mama, sekalian tania mau makan apa juga" tanya kevin ke mamanya & tania


"mama mau makan buah saja nak, soalnya siang tadi mama sudah makan" ucap mamanya


"kalo kamu Nia, mau makan apa" tanya kevin


"aku apa aja kevin" ujar tania.


"oke kalian tunggu di sini yah" ujar kevin lalu keluar untuk mencari makan & buah-buahan untuk mamanya & tania


tania adalah saudaari sepupu kevin,mama tania adalah kakak dari papanya kevin,namun papanya kevin sudah meninggal, mama tania sangat baik dengan iparnya atau mamanya kevin, tania & kevin seumuran makanya kevin & tania saling memanggil dengan nama mereka masing


****


jam 4 sore satrya & wulan sudah sampai di jakarta, satrya mengantar wulan pulang, setelah sampai di rumah wulan, "makasih kak sudah mengantar wulan pulang" ucap wulan, di angguk oleh satrya, lalu wulan pun turun, & satrya pun pulang ke apartemenya


sampai di apartemen ponsel satrya berdering "siapa lagi sih, baru juga sampai sudah ada yg ganggu saja" ujar satrya, setelah melihat layar hpnya ternyata ricko yg menelpon


"ada apa ricko, apa kamu nggak punya kerja, setiap hari kerjaanmu hanya mau telpon orang saja" ucap satrya marah


"bos jangan marah dulu, saya cuma mau bilang jam 7 malam bertemu dengan pak Ricardo" ujar ricko


"kan kamu sudah bilang tadi, kenapa bilang lagi ganggu saja" ucap satrya kasar


"takutnya bos lupa, karna terlalu asyik dengan liburan" ujar ricko


"sinting kamu, baru sehari di sana saja kamu sudah telpon, bagaimana itu bisa di bilang liburan bego" ujar satrya kesal dengan sahabat sekaligus sekertarisnya itu


"habisnya klien bos ngotot mau ketemu bos, lagian ini juga bisnis penting yg selama ini bos tunggu-tunggu kan" ujar kevin


"yah sudah, saya mau mandi dulu, atau kamu mau mandiin saya" ujar satrya

__ADS_1


"idiih amit-amit, gua masih normal, bos gila sinting" ujar ricko, satrya hanya tertawa, lalu ricko lansung mematikan telponnya karna merasa jijik dengan satrya alias bos nya.


bersambung..


__ADS_2