Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
kesal sendiri


__ADS_3

selesai makan kelly berpamitan ke toilet dengan alasan membuang air, namun sebenarnya dia ingin memberi waktu untuk satrya & wulan agar saling menyapa satu sama lain "kakak, wulan gue ke toilet dulu" ucap kelly wulan juga sebenarnya ingin ikut bersamanya karena dia tak ingin sendiri di sini berhadapan dengan satrya, satrya pun mengangguk. kelly oun pergi meninggalkan mereka berdua. wulan benar2 salting berhadapan dengan satrya yg hanya duduk diam & mengecek hp nya "kelly lama bangat sih"gumam wulan dalam hati, tak lama hp nya wulan berbunyi bertanda ada telpon masuk. "selamat-slamat untung nih hp bunyi" gumam wulan dalam hati


"yah halo pak" jwb wulan


"kamu lagi sibuk yah Lan" tanya dosen reihan, ternyata yg menelponnya itu reyhan


"oh nggak, wulan nggak sibuk pak, ada apa yah" tanya wulan, satrya yg di hadapannya hanya mendengar & mengerutkan dahinya bertanda tak suka ada yg menelpon wulan.


"kalo kamu nggak sibuk bisa nggak, kita keluar makan" ucap reyhan.


"wulan sudah makan pak" jwb wulan.


"bagaimana kalo kita ke bioskop menonton" ucap reyhan


"ke bioskop pak" ucap wulan, belum juga wulan mendengar pembicaraan reyhan, satrya sudah mengambil hp nya & mematikan telpon dari reyhan.


"di sini kita sedang makan, & di saat seperti ini tidak boleh angkat telpon dari orang lain" ucap satrya tegas, karna dia sudah kesal. wulan hanya menunduk, satrya pun memberikan kembali hp wulan.


"cih gue udah kasih mereka waktu berdua juga, nggak ada yg mau bicara, kalo cuma kayak gitu mah bagaimana bisa akrab ya Tuhan" gumam kelly kesal sambil berjalan ke arah wulan & satrya yg masih duduk tak bersuarah.


"kamu lama sekali, ngapain saja kamu di toilet, tidur kah?" tanya satrya.


"kelly lagi sakit perut kak, makanya lama" jwb kelly


"yah sudah ayoh pulang, soalnya ada yg mau pergi nonton sama pacarnya" ucap satrya sambil melirik wulan, wulan hanya diam. padahal dia itu paling cerewet tapi hari ini dia benar2 tak tau cara bicara. dari tadi hanya diam saja,


"siapa yg mau nonton & sama siapa" tanya kelly melirik mereka berdua. satrya hanya diam,

__ADS_1


"nggak. aku nggak nonton" jawab wulan cepat karena mata kelly tertuju padanya.


"ayook pulang" ucap satrya lansung berjalan keluar, wulan & kelly pun ikut keluar, sampai di mobil "kelly biar kakak saja yg menyetir" ucap satrya, mereka berdua pun lansung naik ke bagian belakan pengemudi, satrya pun mejalankan mobilnya ke arah apartemenya, sampai di apartemen satrya turun & memberikan kunci mobil ke kelly, "nih kalian berdua lansung pulang & jangan kemana, sudah malam" ucap satrya lansung berjalan menarik kopernya.


mereka pun pulang, dalam perjalanan kelly bertanya


"Wulan emang loe mau nonton sama siapa" tanya kelly


"nggak, gue nggak nonton sama siapa2, tadi pak reyhan yg ngajak gue nonton lewat telpon, namun belum juga gue jawab kakak loe udah ngambil hp gue & mematikan telpon dari pak reyhan" ucap wulan jelas


"oh kayaknya kakak gue cemburu deh Lan" ucap kelly


"masasih kell, lagian kan aku nggak ada hubungan apa2 sama kakak kamu & pak reyhan juga" ucap wulan.


"lalu kamu pengen ada hubungan sama siapa Lan" ucap kelly.


wulan masuk kedalam rumahnya "sayang kamu sudah pulang" tanya mamanya


"sudah mah" jwb wulan


"bagaimana dengan satrya nak" tanya mamanya lagi


"yah dia seperti biasa lah mah, yah udah wulan naik dulu mau mandi" ucap wulan lansung naik ke atas kamarnya, sampai di kamar dia pun lansung mandi. selesai mandi dia menganti baju tidur & naik ke atas tempat tidur.


di tempat lain.


satrya yg baru pulang masuk ke dalam kamar apartemennya dia pun lansung mandi setelah itu dia memeriksa email yg masuk banyak sekali, file yg belum dia tanda tangani pun juga banyak sekali di atas mejanya kerjanya, karna sebelum dia tiba di indonesia dia menelpon ricko untuk mangantar file2 nya ke apartemen satrya, satrya pun lansung memeriksa satu persatu & tanda tangan. selesai tanda tangan dia lansung naik kaatas ranjangnya & berbaring. sambil memikirkan bagaimana caranya bisa ngajak wulan berkencang, karna dia sudah benar2 punya niat ingin menikahi wulan, dia sudah benar2 menyukai wulan, dia merasa cemburu dan tak terimah bila wulan menerima telpon dari orang lain atau wulan bersama laki2 lain di hadapanya.

__ADS_1


di saat yg sama wulan juga memikirkan satrya "apa benar kakaknya kelly cemburu, makanya dia mematikan telpon dari pak reyhan" pikir wulan. "soalnyakan tadi saat di bandara sampai ke apartemen nya saja dia cuek banget, nggak nyapa gue sama sekali" gumam wulan lagi "nggak mungkin dia menyukai ku, dari expresinya saja terlihat tidak suka pada ku, jangan terlalu berharap Wulan, nanti kamu yg terluka sendiri" ucapnya pada dirinya sendiri. tanpa sadar dia pun tertidur.


***


pagi hari wulan sudah bersiap2 ke kampunya.


pagi ini dia tidak membawah mobilnya karena ban kempes, dia sudah meminta teman2 nya untuk menjeputnya, namun mereka nggak ada yg masuk pagi jadi dia terpaksa naik taksi, wulan pun keluar,sampai di depan ternyata pak reyhan pas lewat depan rumahnya


"wulan masuk pagi kan" ucap reyhan


"iyah pak" jwb wulan


"yah sudah bagaimana berangkat sama saya saja" ucap reyhan


"nggak usah pak, wulan naik taksi saja" ucap wulan


"nggak apa2 lah wulan kebetulan saya juga menuju kampus, dari pada nunggu taksi mending dengan saya biar nggak terlambat" ucap reyhan


"emang bapak nggak keberatan" tanya wulan


"nggak... ayok naik, nanti kamu terlambat" ucap reyhan, wulan pun naik & mobil reyhan pun jalan,


sesampainya di kampus wulan turun & tak lupa mengucapkan terimaksih kepada reyha, wulan lansung berjalan masuk ke kelasnya,


satrya yg melihat wulan turun dari mobil dosen nya itu hanya memukul stir mobilnya karena kesal, karena sejak tadi satrya sudah menunggu wulan di sini untuk mengatakan kalo sebentar dia ingin bicara dengan wulan, karena mau menelpon wulanpun kontaknya wulan tak ada, mau minta di kelly dia merasa gengsi. sebenarnya semalam di restoran itu dia ingin meminta, namun keburu adiknya datang akhirnya tak jadi minta, hari ini dia mau ngomong, ee keburu kesal sendiri karena melihat wulan datang bersama reyhan, makanya tak jadi memanggil wulan, akhirnya satrya pun pulang & lansung menuju kantornya.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2