
satrya mengantar wulan pulang ke rumah, sampai di rumah wulan pun turun.
"makasih kak" ucap wulan, satrya hanya mengangguk lalu memutar mobilnya kembali ke kantor,
setelah satrya menghilang dari penglihatannya, wulan pun masuk kedalam rumah di sambut oleh mamanya yg sedang duduk santai di ruang tamu
"satrya ngajak kamu kemana, kok lansung pulang sayang" tanya wuliana
"cuma temani dia makan siang aja mah" jawab wulan
"owh mama pikir mau ke mana gitu, makanya muka kamu cemberut saat dia duduk di taman belakan tadi" ucap wuliana
"iyah, wulan juga pikirnya kak satrya mau ngajak wulan jalan-jalan gitu, eeh ternyata makan siang aja mah" jawab wulan
"mungkin dia ingin pendekatan kalian lebih baik lagi, soalnya mama lihat dia jarang loh ngajak kamu jalan bareng" ucap wuliana
"bukan jarang lagi mah, emang nggak perna aja, mungkin perna juga satu atau dua kali" kata wulan
"oh nggak apa-apa mungkin dia lagi sibuk aja makanya nggak ngajak kamu jalan bareng" ucap wuliana
"ia,,,wulan ke kamar dulu mah" ujar wulan dia angguk oleh mamanya, wulan pun naik kekamarmya.
sampai di kamar ia membaringkan tubuhnya, sambil ia memikirkan satrya
"aku pikir mau ngajak ke mana gitu, ee ternyata cuma makan siang doang" gumam wulan
sambil memikirkan satrya, tak sadar ia pun tertidur. (tidur siang)
****
setelah selesai makan ricko & sella pun balik ke kantor, sampai di depan pintu gerbang kantor, ricko menurunkan sella
"sell kamu turun di sini yah, nanti ada yg lihat kalo kamu turun bareng saya di dalam" ujar ricko
"ia pak" jawab sella, lalu ia pun turun dari mobil ricko, setelah turun ricko lansung pergi meninggalkan sella tanpa berbicara
"heummm..." sella hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar, lalu sella berjalan masuk gedung besar kantor itu, sampai di dalam patner resepsionisnya bernama Nia bertanya
"sell loe tadi makan siang di mana, kok di restoran kantor loe nggak ada" tanya Nia
"aah itu aku makan di pinggir jalan tadi" jawab sella berbohong
__ADS_1
"pinggir jalan, sejak kapan loe keluar sampai di pinggir jalan, biasanya juga di dalam aja" ujar Nia
"ia kebetulan ada bakso yg lewat makanya aku pengen coba-coba siapa tau enak, & ternyata enak juga" jawab sella asal
"oh gitu yah, oyah sell tadi gue ada cari bolpoin loe, & gue lihat ada kotak hadia di laci loe, siapa yg ngasih, perasaan ulang tahun loe masih lama deh" tanya Nia kepo
"kenapa Nia jadi kepo gini yah" gumam sella dalam hati
"Oh itu, itu udah lama gue mau buka tapi lupa terus makanya gue bawah aja ke kantor biar nggak lupa buka" jawab sella asal
"ayokk coba kita buka sell gue kepo sama isinya, loe juga kepo kan" ucap Nia
"nanti aja, soalnya ini sudah jam kerja Nia, nanti pak satrya lihat, kita bakal di marahin kalo tau jam kerja kita main buka-buka kotak hadia" ujar sella beralasan, karna ia takut ricko menulis nama di dalam atau ada tanda-tanda dari Ricko,
"heum bikin gue penasaran aja, ayukk lanjut kerja sell" ucap Nia patah semangat, sella pun tersenyum mengiyahkan, ia juga benar-benar penasaran dengan kotak yg di berikan ricko padanya itu.
sella & nia teman resepsionisnya pun melanjutkan aktifitas mereka.
satrya masuk kedalam kantor, semua karyawan kantor sudah duduk di tempat masing-masing
satrya pun berjalan lurus ke lift nya, sampai di lift ia masuk kedalam, lalu lift membawanya naik ke ruangannya sendiri. sampai di depan ruangan, satrya turun lalu masuk kedalam ruangannya
satrya mengeluarkan hp nya, lalu ia menelpon ricko, baru saja ricko menggeser tombol warna hijau, satrya lansung bebicara
"jam 4 sore bos" jawab ricko
"kenapa nggak bilang dari tadi sebelum jam makan siang" tanya satrya lagi
"bos nggak nanya" ucap ricko di seberang telpon
"kamu persalahkan saya" ujar satrya kesal atas jawaban ricko
"nggak bos, tadi mau bilang, tapi saya lupa bos,,maaf bos" ucap ricko, lalu ia bergumam dalam hati "Huff yah bos selalu benar"
"yah sudah" ucap satrya lalu mematikan telponya.
"dasar sinting, dia yg nggak nanya, gue yg di salahin, biasanya juga nggak masalah" gumam ricko sambil melirik hpnya
tak lama kevin datang mengetuk pintu ruangannya, ricko tak menyahut sama sekali, saking jengkelnya kevin mebuka pintu kevin dengan kasar lalu berkata
"dasar jing menyahut aja susah banget" ucap kevin kasar dengan nada tinggi
__ADS_1
"ada apa lagi kev gue lagi sibuk tau nggan" ujar ricko
"soo sibuk loe, ntar malam kita ke bar aja gimana, gue pengen mabuk" ucap kevin tiba-tiba
"wiss tumbeng loe mau ke bar & minum mabuk, biasanya juga nggak tertarik sama bar & minuman alkohol" ujar ricko
"loe ada masalah yah" tanya ricko
"nggak ada, gue pengen bebas aja memilih" jawab kevin,
"haaah bebas memilih, memilih apa sih loe, emang selama ini loe nggak di bebasin sama siapa, apa jangan-jangan loe punya pacar atau punya istri yg nggak ngebebasin loe" ujar ricko bertanya
"loe nggak usah banyak nanya, mau nggak temani gue, soalnya satrya nggak mungkin karna dia sedang bucin dengan wulan" ucap kevin
"oke brow, boleh-boleh saja, tempat favorit gue mah mau-mau aja" ujar ricko senang, ia senang ke bar karna tempat favoritnya itu adalah bar,kalo kevin jarang banget ke bar & minum beralkohol, ia kalo ke bar juga di panksain satrya & satrya selalu ngancam dia baru dia mau ke bar.
satrya sering-sering ke bar & minum, minuman beralkohol, namun tak perna tidur dengan wanita manapun, karna orang tuanya melarang keras & beralasan Ada kelly yg harus ia jaga
ricko bedah, ia suka meniduri wanita-wanita ja**ng saat ia mabuk tak sadarkan diri atau ia lagi butuh s**x ia akan menyewa wanita ja**ng untuk kebutuhannya, ia juga suka mengganti wanita kalo ia merasa tak puas dengan yang satu ia akan cari lagi yang lain lagi.
****
setelah kelly mengantar cik & rina pulang, kelly menuju rumahnya, sampai di rumah ia pun turun dari mobil & masuk kedalam rumah besarnya itu
ia masuk dengan wajah cemburut, saat berpapasan dengan mamanya yg baru keluar dari kamar, mamanya pun bertanya
"kelly kenapa muka kamu di tekuk begitu" tanya ketty
kelly tak menjawab ia lansung masuk kedalam kamarnya dengan wajah cemberut karna cemburu dengan kevin lagi
"dasar pria kadal, kenapa juga gue harus menyukai kak kevin yg sudah punya pacar arrrhhhttt" ucap kelly sambil berteriak, tak lama mamanya mengetuk pintu sambil berkata
"kelly...kelly kamu kenapa, buka pintunya" tanya ketty dari luar kamar
kelly malas menjawab ia pun hanya dia & bergumam lagi "kenapa sih aaah" ucap kelly sambil meramas rambutnya dengan kesal,
"kelly ada apa kamu, jawab mama sayang" tanya ketty
"kelly nggak apa-apa mah, kelly mau istrahat dulu mah, mau tidur dikit soalnya kelly ngantuk" jawab kelly dari dalam kamar beralasan ingin tidur agar mamanya tak menanyakan & tak khawatir lagi"
"oke...mama ke dapur dulu, kalo lapar turun makan yah sayang" ucap mamanya
__ADS_1
"iyah mah" jawab kelly, setelah beberapa menit kelly sudah tak terdengar lagi suaranya, "mungkin sudah tidur" gumam mamanya lalu turun kebawah menuju kedapur.
bersambung