
satrya melihat jam sudah pukul 11, tak lama ponselnya berdering ada panggilan masuk, satrya pun mengangkat "iyah kelly, ada apa" tanya satrya
"jemput kelly dong, kan sudah janji tadi mau jemput, sekalian kelly mau ngasih tau sesuatu ke kakak, soalnya ini penting banget" ucap kelly
"kasih tau saja sekarang, kenapa mesti jemput dulu baru mau ngasih tau" ujar satrya
"makanya jemput, kelly sekalian mau ke kantor kakak" ucap kelly, ia ingin ke kantor kakaknya, supaya ia bisa melihat kevin punya pacar di kantor apa nggak
"heum kakak suruh kevin yah, yg jemput kamu" ujar kakaknya
"loh kenapa kak kevin" tanya kelly
"emang kenapa kalo dia yg jemput kamu" satrya balik bertanya "kayaknya kak satrya tau nih kalo gue suka kak kevin" gumam kelly dalam hati
"yah terserah kakak saja lah" ucap kelly
"oke kamu tunggu di situ yah" ujar satrya lalu mematikan telponnya
satrya pun menelpon kevin "kevin kamu jemput kelly, bawah dia kesini, katanya dia mau kesini" ucap satrya
"baik bos" ucap kevin lalu panggilan pun di putuskan oleh satrya
kevin pun ke kampus menjempput kelly, sampai di sana ia melihat kelly hanya bardiri sendiri di depan pintu gerbang "nona ayok masuk" ujar kevin, lalu kelly pun masuk kedalam mobil,
"maaf nunggu lama yah" tanya kevin saat kelly sudah masuk
"heum lumayan" ucap kelly kesal
tak lama ponsel kevin berdering "iyah halo tasya" ucap kevin saat saudaranya bernama tasya yg menelpon
"itu pasti pacarnya kak kevin" gumam kelly dalam hati sambil melirik kearah kevin
"iyah ada apa Sya" tanya kevin
"owh iyah sya, nanti sore yah aku kesitu" ucap kevin lembut
"iih pacarnya itu, panggilannya aja gitu manja banget" ucap kelly dalam hati
__ADS_1
"oke sya, aku matiin dulu, soalnya aku masih ngantarin adiknya bos aku" ucap kevin lalu mematikan telponya, kelly merasa kesal ia melirik kevin dengan sinis
"katanya nona mau ke kantor bos yah" tanya kevin, kelly hanya heum
kevin pun diam tak bertanya lagi, karna ia melihat wajah kelly tak bersahabat seperti sedang marah
sebenarnya kelly ingin bertanya siapa tasya, karna ia benar-benar penasaran, karna kevin berbicara lembut kepada orang itu lewat telpon
kelly melihat ada orang yg menjual es cream di pinggir jalan, tiba-tiba ia bekata dengan kasar "BERENTI" ucap kelly dengan nada sedikit kasar karena kesal
"ada apa nona, kenapa nona berteriak seperti itu" tanya kevin bingung.
"berenti, gue mau beli es cream, karna hati gue udah benar2 ingin terbakar" ucap kelly asal karena sudah kesal, kevin pun menghentikan mobilnya, lalu kelly keluar membeli es cream itu "ada apa dengannya kenapa dia tiba-tiba berteriak kasar seperti itu, siapa yg sedang memanasih hatinya" tanya kevin pada dirinya sendiri karena bingung
selesai beli es cream kelly kembali masuk kedalam mobil itu, sebenarnya ia ingin membeli juga untuk kevin, namun ia sudah terlanjur kesal dengan kevin, makan es cream pun ia malas untuk menegur kevin
"malas banget gue" gumam kelly dalam hati
kevin hanya menggelengkan kepala melihat kelly yg sudah berpindah ke kursi belakannya "lagi datang bulan kayaknya" gumam kevin pelan, kelly mendengarnya namun kelly malas untuk berbicara dengan kevin.
kevin mengikuti dari belakan kelly kembali bergumam "perasaan tadi pagi mood nya masih baik-baik saja deh"
sampai di lift kevin & kelly masuk kedalam bersamaan "ngapain ikut-ikut kelly" tanya kelly sinis
"kan saya juga mau keruangan saya nona" jawab kevin "itukan sama gue di saya-saya'an, sama wanita itu yg di telpon tadi, aku kamu, bikin kesal tau nggak" gumam kelly dalam hati kesal banget
kelly sudah tak mau berkata lagi ia hanya diam, setelah lift tertutup, kevin lansung berdiri menghadap kelly "kamu kenapa tiba-tiba marah nggak jelas" tanya kevin sambil mengunci tubu kelly di dinding lift itu
"ja..ja..ngan berani yah kamu" ucap kelly gugup
"kenapa, kenapa gugup, apa salah saya sama kamu, kenapa kamu tiba-tiba marah & berkata kasar sama saya hah" tanya kevin sudah tidak ada kata NONA lagi, karena menurutnya kelly sudah menunjukan rasa dengan terang-terangan,kevin merasa kelly cemburu saat tadi ia mengangkat telpon dari tasya saudarinya itu.
"udah aah tangan kelly sakit" ujar kelly, tak lama bunyi lift Ting bertanda sudah sampai, lift pun terbuka, kevin lansung melepaskan tangan & tubuh kelly yg tadi ia kunci dengan tubuhnya
"permisi" ucap kelly lalu cepat keluar dari lift itu, kevin hanya diam lalu ia juga keluar dari lift itu dengan wajah penasaran dengan perasaan kelly, "apakah benar ia cemburu karna itu" gumam kevin
kelly berjalan ke ruangan kakaknya & masuk begitu saja, karna saat ini ia benar-benar gugup & malu berhadapan lagi dengan kevin
__ADS_1
"kelly, ada apa kamu, kenapa kamu kayak di kejar hantu" tanya satrya melihat kelly yg masuk cepat-cepar tanpa mengetuk pintu
"huu..nggak kak, kelly hanya haus" ucap kelly lansung berjalan kearah kulkas satrya yg ada di ruangannya itu, & mengambil air mineral satrya lalu minum sampai habis 1 aqua sedang itu, satrya hanya melihat adiknya lalu melanjutkan pekerjaannya
"kak," panggik jelly
"heum" jwb satrya
"kak...kakak punya makanan nggak, kelly lapar" tanya kelly
"nggak punya, kenapa tadi datang nggak mau sekalian beli" kata satrya
"kelly lupa, lagian tadi datang juga belum lapar, baru sekarang laparnya kerasa"
"beli sana di depan kantor" ujar satrya
"nanti saja, kelly juga ngga lama di sini" ucap kelly
"oyah, katanya kamu mau cerita, mau cerita apa emang" tanya satrya
"kepo yah" goda kelly
"mau cerita atau kamu keluar sekarang dari ruangan kakak" ujar satrya
"iiih jahat banget, baru juga tiba udah ngusir aja" ucap kelly
"kamu datang mau ceritakan, bukan untuk ganggu kakak kerja kan" tanya satrya
"oke deh, jadi gini yah kak, wulan itu sudah pergi ke.." belum juga kelly lanjut kevin masuk tanpa mengetuk pintu,
kelly lansung diam, kevin berjalan kearah meja satrya "bos ini berkas-berkas yg tadi bos minta" ucap kevin, satrya hanya heum
satrya mau marah tapi di depan adiknya, takut kevin malu, akhirnya satrya hanya meliriknya dengan kesal, "ini orang benar-benar bikin emosi, untung gue masih menghargai perasaannya" gumam satrya
kevin melirik kelly namun kelly hanya menunduk malu dengan kevin "kak kevin ngapain pake masuk segalah sih, kelly malu" gumam kelly.
bersambung...
__ADS_1