Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
ngantor


__ADS_3

esok hari.


pagi ini wulan bangun jam 5:30 karna takut terlambat seperti kemarin, wulan sedang bersiap2 bekal sarapan sekalian makan siangnya, agar dia tidak perlu keluar untuk makan siang, karna dia masih baru, jadi masih banyak yg harus dia pelajari dari pada buang waktu makan siang, dia berfikir setelah dia sudah benar2 bisa baru dia akan istrahat & mencari teman baru di kantor itu.


setelah selesai siap2 wulan melirik jam di tangannya sudah menunjukan 6:40 wulan pun beranagkat, takut terjebak macet seperti kemarin


"mah wulan berangkat kerja dulu" ucapnya saat melihat mamanya sedang menyiram tanaman, & berjalan kearah mamanya & mencium telapak tangan mamanya yg masih terlihat awet itu


"sayang kamu serapan dulu, ini masih terlalu pagi sayang" ujar mamamnya


"nanti baru wulan sarapan di kantor mah, karna wulan sudah bawah banyak makan sekalian sarapan & buat makan siang nanti" ucap wulan


"yah sudah sayang hati-hati nak" seruh mamanya yg melihat putrinya sudah masuk ke dalam mobil


"ada apa ini mah" tanya papan wulan yg baru saja keluar dari dalam rumah


"itu loh pak anak kamu sudah mau berangkat pagi2 gini" ucap mama wulan, papa wulan pun melihat kearah yg istrinya tunjuk,


"pah,,wulan berangkat love you" seru wulan dalam mobil, papanya hanya tersenyum & menggelengkan kepala


"trus papa nggak kerja, kow belum mandi" tanya istrinya


"hari ini papa mau keluar kota mah, mama mau ikut papa nggak?" tanya suaminya


"nggak aah, mama sama wulan di rumah aja, kasihan wulan nanti makannya nggak teratur apalagi dia sudah kerja begini" ucap istrinya


"trus papa berangkat jam berapa" tanya istrinya


"masih jam 9 mah, yah sudah mah, kalo sudah habis menyiram ayok temani papa sarapan" ajak suaminya, istrinya pun mengangguk & mengikuti suaminya masuk.


di kartor satrya.


jam sudah menunjukan pukul 7:05 wulan pun sampai di kantor, setelah absen wulan pun lansung masuk kedalam ruangannya, karna masih jam 7 'an wulan membuka kotak bekalnya, & sarapan.


tak lama dalam kantor pun sudah mulai ribut, karna sudah banyak karyawan yg datang, setelah selesai sarapan wulan pun lansung memeriksa semua keuangan yg di kirim aldo lewat email nya.


wulan sedang serius tak lama ricko pun datang ke ruangan wulan, ketukan pintu membuat wulan kaget & lansung menoleh ke arah pintu


"selamat pagi wulan cantik" sapa ricko

__ADS_1


"pagi pak" jawab wulan tanpa melihat kearah ricko, karna masih serius dengan komputernya


"wulan, jawab salam itu lihat orangnya bukan begitu caranya Wulan" kata ricko


"maaf pak, wulan masih sedang memeriksa keuangan yg baru saja di kirim oleh pak aldo" ujar wulan


"yah sudah nggak apa2, apa wulan sudah sarapan pagi" tanya ricko


"sudah pak, baru saja saya habis sarapan pak" jawab wulan,


*di ruangan satrya*


satrya sedang sibuk dengan komputernya, satrya merasa lapar, satrya pun keluar dari ruangannya menuju ruangan wulan, karna berencana ingin mengajak wulan sarapan bersama,


sampai di depan ruangan wulan satrya mendengar ricko menanyakan wulan sarapan, satrya pun merasa tak puas lansung berdiri di depan pintu ruangan wulan & berkata


"ricko, kamu ngapain disini, kenapa nggak cek2 jadwal saya hari ini & memberi laporan pada saya" tanya satrya dengan muka datar


"maaf bos, ini maaih jam 7:20 jadi saya masih mau keluar sarapan bos, soalnya tadi datang belum sarapan" jawab ricko


"trus kenapa kamu malah di ruangan wulan?" tanya satrya


"saya mau mengajaknya sarapan bos" jawab ricko


"sudah pak" jawab wulan


"ricko, wulan sudah sarapan jadi ngapain kamu mau mengajaknya, pergi sana, cepat sarapan & 10 menit lagi antar laporan2 keruangan saya d hitung dari sekarang" kata satrya


"haah 10 menit bos, yg benar saja" kata ricko tak percaya bos nya hanya memberikan waktu makan 10 menit di hitung dari sekarang lagi


"mau pergi sarapan atau mau mulai kerja sekarang & tidak makan hari ini sama sekali" ancam satrya, ricko pun pergi dengan wajah kesalnya.


"yg benar saja bos ngasih gue 10 menit di hitung dari sekarang" gumamnya & lansung berlari kearah restoran kantor takut terlambat.


**


saat ini wulan benar2 malu melihat wajah satrya, karna mengingat kembali apa yg terjadi tadi malam wulan pun bergumam


"ngapain kak satrya kemari sih, kan gue malu"

__ADS_1


"wulan kamu sudah benar sarapan kan" tanya satrya


"sudah pak, wulan tadi baru habis sarapan tak lama pak ricko masuk & mau mengajak wulan sarapan" ucap wulan


"yah sudah kalo gitu, jangan terlalu bicara denganya, karna saya nggak suka" ujar satrya, wulan hanya mengangguk


"yah sudah kalo begitu saya ke ruangan saya dulu" ujar satrya lagi, satrya pun pergi keruangan nya


setelah sampai di ruanganya satrya menelpon kevin "kevin kamu tolong buatkan saya kopi dulu" ujar satrya karna tak jadi sarapan, akhirnya menyuruh kevin membuatkan kopi untuknya, & lansung mematikan telpon tanpa mendengar perkataan kevin.


"dasar bos sinting" gumam kevin pada hp nya sendiri


kevin pun berjalan kearah dapur, di saat yg bersamaan wulan juga kedapur untuk membuatkan kopi untuk dirinya sendiri agar tak mengantuk, karna wulan kalo sudah makan pagi wulan cepat ngantuk


"pagi pak kevin" sapa wulan


"iyah pagi Nona wulan" jawab kevin


"pak kevin mau membuatkan kopi juga yah" tanya wulan


"iyah Nona wulan" jawab kevin, kevin pun mulai menyusun rencananya "aah gue udah tau" gumamnya sambil tersenyum licik


"nona wulan tolong buatkan pak satrya kopi sekalian tolong antarkan yah, soalnya perut saya mules sekali mau ke toilet dulu" ucap kevin lansung berlari keluar


"tap..tapi" belum selesai wulan bicara kevin sudah berlari jauh darinya, "waduu kenapa harus gue, gue kan nggak mau ketemu kak satrya dulu, gue kan masih malu aish" gumam wulan


terpaksa wulan membuatkan satrya kopi & mengantar ke ruangan satrya, wulan pun mengetuk pintu tak lama pintu terbuka dengan sendirinya, wulan masuk & berkata "maaf pak, ini kopinya, tadi saya di suruh pak kevin, soalnya dia sakit perut & berlari ke toilet"


satrya pun melirik wulan & berkata " yah sudah simpan saja di sini" ucap satrya, setelah menyimpan kopi di atas meja satrya, wulan berkata


"kalo gitu saya permisi pak" ucap wulan


"tunggu wulan, sebentar makan siang bareng saya" ujar satrya


"tapi pak saya sudah membawah makan siang saya dari rumah" ujar wulan


"pokoknya sebentar siang saya tunggu kamu di parkiran" ujar satrya


"tap..tapi" ucap wula, satrya lansung memotong pembicaraanya "mau saya cium kamu disini" wulan kaget & lansung menggelengkan kepalahnya dengan cepat tanda tak mau,

__ADS_1


"saya tunggu di parkiran siang nanti" ucap satrya, wulan hanya mengangguk,


"saya permisi pak" ujarnya lansung cepat2 keluar dari ruangan satrya, satrya hanya tersenyum.


__ADS_2