Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
pulang satu mobil


__ADS_3

wulan sudah bersiap2 untuk pulang, kelly yg sedang membantu wulan bersiap2 pun berkata


"Lan loe marah yah, makanya loe mau balik duluan, padahalkan kata loe senin nggak ada matkul pagi, yg ada jm 11 siang itupun nggak penting2 banget" ucap kelly


"gue nggak marah Kell, senin besok emang ada matkul pagi yg penting kok Kell, soalnya kemarin teman gue ngasih kabar" ucap wulan berbohong, sebenarnya wulan tak ingin berbohong namun dia sudah sangat kesal dengan satrya yg sudah mengajaknya datang namun satrya nggak peduli sama sekali dengan wulan. makanya wulan minta balik saja hari ini dengan alasan matakulia penting.


"ya sudah Lan hati2 di jalan yah, gue besok baru susul pulang" ucap kelly


"oke sip gue balik duluan yah, maaf nggak bisa pulang bareng" ucap wulan & keluar kedepan teras, satrya sudah menunggu wulan di depan karena dia ingin dia sendiri yg mengantar wulan karna waktu datang dia yg pergi minta izin ke orang tua wulan,


"wulan ayok naik" ucap david


"biar wulan bersama saya pulangnya" ucap satrya lansung berjalan ke arah wulan & david berdiri


"loh nak bukannya kamu masih mau liat2 pemandangan dulu" tanya mamanya


"saya yg antar karena dia datang bersama saya, kalo orang tuanya tau bukan saya yg antar apa kata mereka mah" ucap satrya wulan hanya melihat satrya sinis


"yah sudah terserah kalian mama masuk dulu" ucap mamanya satrya dan berjalan masuk kedalam villa mewah itu


"nggak usah saya sudah mengirim pesan kepada mereka, jadi jangan kahwatir Kak" ucap wulan


"ayook Dav"ucap wulan agar mereka segera jalan.


david pun naik duduk di bangku pengemudi ,wulan duduk di sampingnya, satrya yg melihat mereka benar2 tak terima


"wulan cepat turun saya yg akan mengantar kamu pulang" ucap satrya tegas


"ayoh Dav ga usah peduliin dia" kata wulan kepada david


"david cepat buka pintunya" teriak satrya


tak lama mamanya satrya pun keluar karena mendengar teriakan satrya dari luar


"ini ada apa kenapa belum jalan" ucap mama satrya yg baru saja keluar dari dalam


namun satrya tak peduli lansung menurunkan wulan dari mobil david setelah david membuka pintu mobilnya


"kamu itu datang dengan saya & harus pulang dengan saya, kamu mau saya terlihat tak bertanggung jawab di depan orang tua kamu" ucap satrya sudah benar2 emosi, wulan hanya malas tau tak menganggap perkataan satrya

__ADS_1


"tapi saya memang harus pulang hari ini, saya tidak bisa pulang besok" ucap wulan


"ayok saya antarin kamu sekarang juga" ucap satrya lansung masuk kedalam mobilnya, terpaksa wulan pun ikut naik, karna mama satrya sudah menyuruhnya ikut naik & berkata nggak apa2 dengan bahasa tubuh.


"ayok cepat naik" perintah satrya


"ia ini juga naik, kenapa sih emosian sekali" kata wulan dengan pelan, sambil masuk kedalam mobil satrya di bagian belakan pengemudi


"saya bukan supir kamu, jadi duduk di depan" ucap satrya kasar


"hiss ini orang bikin dara tinggi saja" gumam wulan dalam hati, & turun kembali lalu pindah ke depan samping pengemudi dengan tak berbicara apa2 ke satrya, satrya pun mejalankan mobinnya


mama satrya & david yg melihat pun hanya menggelengkan kepalah, lalu david bertanya "tante apa wulan pacarnya kak satrya"


"tante nggak tau, orang dia sensitif mulu sama wulan kalo wulan jalan sama orang lain" ucap mamanya satrya


"yah sudah, dav kamu juga balik sana, tante mau masuk kedalam" ucap tante ketty lalu masuk kedalam rumah/villa.


"iyah tante, david pamit tante" ucap david lalu menjalankan mobilnya.


**


"kenapa sih dia yg harus ngantarin gue" gumam wulan dalam hati.


"dasar wanita keras kepala" umpat satrya dalam hati


satrya terus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, wulan yg sudah benar2 tak tahan dengan kecepatan yg satrya buat dia pun lansung berteriak


"apa-apaan kamu haac, kalo mau mati, mati aja sendiri sana jangan ngajak2 gue"


namun satrya hanya diam, dia terlalu emosi dengan wulan yg keras kepala & hanya mendiamkan dia dalam mobil itu padahal cuma berdua.


"aku mau turun saja kalo begini, lama2 aku bisa mati sebelum bertemu dengan orang tuaku" ucap wulan dia benar2 kesal dengan satrya


satrya yg mendengar wulan menyebut orang tua, dia pun lansung pelankan mobilnya


"benar2 gila yah nih orang" umpat wulan, namun di dengar satrya.


"kamu yg sudah buat saya gila" ucap satrya, wulan hanya mengoyangkan mulutnya sambil menirukan kata2 satrya. tak lama mereka sudah memasuki kota jakarta, satrya pun berkata "ayok kita turun makan dulu"

__ADS_1


"saya tidak lapar" ucap wulan cuek


"jangan sampai kamu mengumpat saya lagi kalo kamu lapar, karna saya sudah menawarkan kamu untuk makan" ucap satrya


"siapa juga yg mau ngumpat kamu, kayak nggak ada kerjaan saja" ucap wulan sinis


lalu satrya pun kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang agar cepat sampai, karna dia sudah tak tahan dengan cara bicara wulan yg slalu membuatnya dara tinggi.


sama halnya juga dengan wulan dia juga ingin cepat2 sampai rumahnya agar tak bersama dengan satrya dalam satu mobil lagi.


baru juga baikan, musuhan lagi, baru juga jemput wulan di kampusnya beberapa hari yg lalu, sudah marahan lagi.


"gue benar2 tak habis pikir ada yah laki-laki macam dia, yg umur sudah tua mah cara bicaranya seperti bocah, emosi nya meledak2 mulu" gumam wulan dalam hati


mobil terus malaju, wulan melihat keluar jendel sambil melirik di mana ada mini market agar di bisa turun. tak lama dia melihat mini market dia pun berkata


"kak tolong turunin saya di depan mini market itu, soalnya saya masih mau belanja" ucap wulan, satya pun menghentikan mobilnya, wulan pun turun tak lupa dengan kopernya,


"kak tolong buka pintu belakan, saya mau ambil koper saya" kata wulan


"ngapain ambil koper kamu, apa kamu mau belanja dengan koper kamu" ucap satrya.


"yah kan kakak mau pulang, jadi saya ingin mengambil koper saya" ucap wulan


"kamu masuk saja belanja, saya tunggu kamu di sini dengan koper kamu" ucap satrya


"nggak usah kakak pulang saja, soalnya saya masih lama" ucap wulan


"kamu mau masuk belanja atau nggak"


"nggak jadi lagi kalo begitu" ucap wulan kembali masuk ke dalam mobil satrya, satrya yg melihatnya hanya bingung dan bergumam dalam hati "dasar cewek aneh"


"benar,,, nggak jadi belanja nih" ucap satrrya wulan hanya mengangguk


"sebenarnya gue mau turun bukan karna ingin belanja, tapi gue mau pindah mobil naik taksi saja" ucap wulan dalam hati


satrya pun kembali melajukan mobilnya.


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2