Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
Resign


__ADS_3

esok harinya wulan berangkat ke kantor, namun bukan untuk kerja tapi untuk mengantarkan surat resign nya, karena dia sudah berjanji akan resign dari kantor satrya atas ucapan Laura.


sampai di kantor wulan lansung menuju ruangan Ricko "tok tok tok" suara pintu ruangan ricko berbunyi "masuk" ucap ricko dari dalam, wulan pun masuk


"selamat pagi pak ricko" ucap wulan


"ee pagi wulan, ada apa" tanya ricko karena tak biasanya wulan ke ruangannya


"saya mau mengantarkan ini pak" kata wulan sambil memberikan surat itu kepada ricko


"ini surat apa" tanya ricko sebelum membuka surat itu


"surat resign saya pak" ucap wulan


"kenapa, ada apa ini, kok kamu tiba-tiba mau resign, di saat pak satrya tak ada" tanya ricko bingung


"nggak kenapa2 pak, saya hanya merasa bersalah saja, kalo tetap bekerja di sini" ucap wulan


"maksudnya salah apa yg kamu lakukan, sampai kamu mau resign dari sini, & sekarang pak satrya juga tak ada" ujar ricko


"nanti juga pak satrya tau kalo saya resign pak, kalo begitu saya pamit pak" ucap wulan lalu keluar karena tak ingin bicara banyak lagi.


wulan masih duduk di taman kantor itu dia pun berpikir banyak hal,


sebenarnya wulan tak ingin resign dari kantor satrya, tapi ia juga berfikir munkin lebih baik ia resign dari kantor satrya, agar ia bisa melupakan satrya dengan tak melihat satrya seiring waktu "tenang wulan, kamu nggak boleh sedih, kak satrya sudah punya pacar, jadi buat apa kamu harus sedih saat resign dari kantornya" ucap wulan pada dirinya sendiri agar ia tetap tenang & tak bersedih walau hatinya sedang terluka karena penjelasan laura kemarin


"lagian kalo kak satrya benar2 menyukaimu, & menganggapmu sebagai calon istrinya, pasti saat berangkat keluar negri dia memberitahumu, namun buktinya mana, jelas2 kamu hanya mainannya, betul apa yg di katakan pacarnya itu" ucap wulan pada dirinya sendiri,tak terasa airmata nya tumpah,


wulan melihat hpnya dari kemarin sampai sekarang pun tak ada tanda2 satrya mengabarinya, ia benar2 kecewa pada dirinya sendiri, karna sudah jatuh cinta sejauh itu pada satrya, pada akhirnya ia sendiri yg terluka

__ADS_1


wulan pun pulang, dalam perjalanan wulan hanya menangis sambil menyetir, karena airmatanya keluar tak berhenti, wulan merasa jika pulang dengan mata bengkak nggak akan baik kalo mamanya melihat,jadi ia memilih kerumah Rina untuk menenangkan pikiran & hatinya


sampai di rumah rina, wulan mengetuk pintu, tak lama mama rina yg membuka pintu "eeh wulan, ayok masuk nak" kata mama rina, wulan masuk mengikuti mamanya rina, ia tak sadar kalo rina sedang ke kampus


"duduk sayang, kamu mau minum apa tante buatin minum" tanya mama rina


"nggak usah tante, oyah tante apa rina nya lagi ke kampus yah" tanya wulan baru sadar


"ia sayang, baru juga berangkat" ujar mama rina


"owh gitu yah tante, kalo gitu wulan pulang aja tante" ujar wulan,


"loh kok pulang, baru juga dateng nak" kata mama rina, wulan hanya tersenyum


"ya sudah hati2 di jalan, soalnya tante lihat kamu lagi nggak fress" ucap mama rina, wulan mengangguk "wulan pulang dulu tante" kata wulan di angguk oleh mama rina


wulan pun pulang "aku harus kemana lagi" gumam wulan, ia seperti orang stres


sebenarnya wulan juga ingin menelpon sahabat2 nya, ia ingin curhat, ia ingin berteriak, & ia juga ingin menjadi gila saat bersama mereka, namum ia juga harus mengerti karena 3 sahabatnya itu sedang berada di kampus di jam seperti ini


tak sadar wulan membawah mobilnya ke kampus, di depan kampus wulan kaget "loh kok gue di sini" gumamnya, setelah ia sadar ia hanya duduk di dalam mobil, & mengingat kembali memori2 waktu ia kulia di kampus ini, waktu ia memotivasi 3 sahabat nya yg lagi patah hati, saat ia masih jadi single girl belum tau yg namanya patah hati, belum tau yg namanya jatuh cinta "gue ingin kembali ke masa itu, kenapa hati gue sakit banget hiks..hiks..wulan tak sadar kalo ia sudah lama menangis di dalam mobilnya


taka lama rina, cika kelly keluar untuk istirahat makan siang "Kelly, cika,, itu benar nggak sih mobil wulan" kata Rina, Kelly & cika pun menoleh mengikuti arah tunjuknya Rina


"ia benar, itu wulan, ayok kita samperin dia" kata Cika, mereka bertiga pun berjalan kearah mobil wulan, sampai di mobil wulan, mereka bertiga megetuk kaca pintu mobil wulan


wulan pun sadar dari nangisnya karena mendengar ketukan pintu mobil, wulan menoleh ternyata tiga sahabatnya itu


wulan membuka pintu mobil & menangislah wulan sejadi-jadinya Hiks..hiks..hikss

__ADS_1


"Lan loe kenapa" tanya mereka berbarengan, karena bingung dengan wulan yg tiba2 menangis saat melihat mereka, wulan tak menjawab, mereka bertiga pun lansung masuk kedalam mobil wulan,


"Lan ayok cerita mah kita, loe kanapa" tanya kelly


"iyah loe kanpa Lan" tamba Rina lagi


"ayok Lan, cerita, ada apa" kata cika, namun wulan masih saja tak menjawab


"Lan kayaknya loe udah lama nangis deh, soalnya mata loe bengkak banget Lan" ujar Rina, kelly lansung curiga, pasti masalah dengan kakaknya lagi "Kak satrya nggak dewasa banget deh, wulan nangis trus gara2 dia" gumam kelly dalan hati


"gue rindu aja ama kalian bertiga, makanya gue samperin ke kampus" bohong wulan, namun soal rindu, wulan benar rindu dengan kebersamaan mereka


"kan kita udah bertemu di acara nikahan kakaknya cika Lan" ucap rina


"Lan, loe nggak kerja, ini kan masih jan kantor Lan" tanya kelly sengaja agar bisa tau ada apa dengan wulan, kok tiba2 menangis


"gue udah resign Kell" kata wulan


"Hah...kok resign, kenapa?" tanya kelly penasaran


"Iyah Lan, loe kan baru masa tiba2 resign" kata cika lagi


"mungkin ini sudah jalannya Tuhan, yg Tuhan tentukan sama gue" ucap wulan sedih


"Lan loe cerita deh, loe ada masalah apa, nggak mungkin nggak ada angin, nggak ada hujan loe resign begtu saja, karna kantor kak satrya tidak menerima surat resign dari karyawan baru" ujar kelly karena benar2 penasaran


"aku resign juga karna pacarnya kak satrya yg menyuruh ku, agar aku nggak ganggu2 lagi hubungan kak satrya & pacarnya itu" ucap wulan


"emang kak satrya benar punya pacar" tanya cika & rina barengan sambil melihat kearah wulan lalu kelly, wulan hanya kengangguk, kelly mengankat bahu tanda tak tahu

__ADS_1


"jadi gini pacarnya kak satrya datang, saat gue lagi makan, trus dia bilang dia & satrya sudah berpacaran lama, sebenarnya gue nggak mau percaya, tapi tindakan kak satrya yg membuat gue harus percaya, kalo ia memang ada hubungan sama wanita itu, karna waktu kak satrya & wanita itu berciuman pun kak satrya nggak menjelaskan apa2 saat gue melihatnya,yah mungkin jalan terbaik gue harus resign dari kantor, supaya gue nggak berharap & cinta gue sedikit demi sedikit akan menghilang seiring waktu,, setelah itu gue lansung baki ke kantor, ee tau-tau nya dia ngikut gue dari belakan, lalu dia masuk ke ruangan gue & meceritakan semuanya & menyuruhku resign dari kantor kak satrya,agar tak mengganggu hubungannya lagi & di saat itu dia menangis sejadi-jadinya gue, gue sakit hati namun gue juga harus ngertiin dia sebagai wanita" cerita wulan panjang lebar


__ADS_2