Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
keluarga yg perhatian


__ADS_3

satrya kaget mendengar suara wulan,


"wulan kamu sudah sadar" tanya satrya, bukannya menjawab wulan malah bertanya lagi


"aku di mana kak" tanya wulan


"kamu di rumah sakit, apa ada yang sakit" tanya satrya perhatian


"nggak ada yg sakit kak, oyah kak, kita mau ke supermarket kan" ucap wulan


"nggak kemana-mana, nanti di kira saya nggak bisa beli pembantu buat membeli bahan-bahan kulkas"ucapnya marah, wulan ingin menjawab, tiba-tiba suara ribut dari luar


mamanya satrya & kelly pun masuk dengan kehebohannya mereka


"apa yang sakit nak" tanya mamanya satrya sambil mengelus-elus tubuh wulan


"ia Lan apa yg sakit" tanya kelly lagi


"nggak ada yg sakit Mah,Kell" jawab wulan


"satrya kamu kenapa nggak bisa jaga wulan hah, bagaimana bisa wulan hampir di tabrak hah" ucap ketty memarahi putranya


"mah kak satrya nggak salah, wulan yang tadi nggak lihat.." ucapan wulan terpotong


"sudah kamu jangan membelahnya, dia itu mama tau pasti sibuk kerja makanya nggak perna ikutin istri pergi" mama ketty kembali mengomel putranya


"dasar...nggak bisa ada perhatiannya sama sekali, padahan wulan ini istrinya" tambah kelly lagi,


satrya pun lansung menatap tajam kelly, karna beraninya kelly berkata seperti itu


kelly lansung berlari kebelakan mamanya karna takut di marahi kakaknya


tak lama mamanya wulan pun datang, dengan membuka pintu kasar, semua orang di dalam ruangan itu kaget melihat mamanya wulan.


"wulan mana yg sakit nak," tanya mama wuliana khawatir sambil mengecek tubuh wulan


"wulan nggak apa-apa mah. wulan hanya pinsang saja, mungkin karna kaget" jawab wulan


"syukurlah sayang kamu nggak apa-apa, mama khawatir sayang" ucap mama wuliana sambil memeluk wulan,


kelly, satrya, serta mamanya hanya saling melirik, wulan yg melihat lirikan mereka pun hanya tersenyum


"udah wulan nggak apa-apa mah" ucap wulan lalu pelukan mereka pun terlepas


"maaf jeng saya terlalu khawatir sama wulan" ucap wuliana saat melihat mama ketty


"iyah jeng, namanya juga anak, pasti khawatirlah jeng" balas mama ketty,


mereka pun bercerita-cerita selama 30 menitan, sambil menunggu satrya yg masih mengurus biaya administrasi, walaupun rumah sakit ini milik mereka, namun mereka tetap membayar, agar rumah sakit itu selalu maju


setelah selesai satrya kembali ke ruang kamar wulan, & berkata

__ADS_1


"wulan sudah boleh pulang" ucap satrya,


"ayok sayang kita antarin pulang, nggak boleh kamu sama satrya, dia nggak bisa jagain kamu" ucap mamanya satrya


satrya hanya menatap mamanya dengan tatapan tajam,


mamanya wulan hanya tersenyum, begitupun kelly ia membantu wulan turun


"hati-hati Lan" ucap kelly


"aah gue kayak sakit berat aja deh, gue nggak apa-apa kell" ujar wulan


"iyah tetap aja kamu harus hati-hati, aku itu nggak mau kehilangan sahabat sekaian kakak iparku tau nggak" ucap kelly mengomel


"hahah ada-ada saja kamu, ayok kita pulang" ucap wulan, satrya hanya melirik wulan Yg sama sekali tak peduli dengannya, padahal wulan mengajak mereka semua


saat ingin keluar, kelly lansung berkata


"tunggu gue yg keluar duluan yah, kalian jangan bareng sama kelly, nanti kelly lolos tes karena kelly yg punya rumah sakit ini, bukan karna kerja keras kelly lagi" ucap kelly,


semua yg berada di ruangan itu bingung dengan perkataan kelly, kecuali mamanya


"aah..dia sedang lamar kerja di rumah sakit ini, dia nggak mau lolos karena alasan dia cucu dari yg punya Rumah sakit ini, katanya dia mau lolos dengan hasil kerja keras nya dia hehe" ujar ketty mamanya menjelaskann lalu di angguk oleh kelly


"owh gitu yah jeng, kamu ini ada-ada saja kelly" ucap wuliana mama wulan sambil tersenyum


"hehehe tante, wulan, Mah, kak, kelly balik dulu bye, maaf yah nggak bisa antarin wulan" ucapnya sambil meminta maaf pada wulan lalu di senyumin oleh wulan


kelly pun keluar lebih dulu, tak lama wulan , satrya berserta mama-mama nya pun keluar


"jeng kamu bawah mobil nggak?" tanya ketty mama satrya


"aku nggak bawah jeng, soalnya tadi buru-buru jadi naik taxi aja kesini" jawab wuliana mama wulan


satrya pun lansung berkata "biar satrya antar mama sama mama wuliana sekalian" ucap satrya


"iyah mah, kita antarin" sambung wulan, lalu mereka pun mengiyahkan


satrya pun mengantar mamanya & mama mertuanya pulang, dalam perjalan mamanya berkata "sat kita antarin wulan dulu, ke apartemen" ucap mamanya


"nggak usah mah, wulan sudah baikan kok" ucap wulan


"nggak, nanti yg ada satrya nggak bawah kamu pulang, ia malah bawah kamu ke kantor nya" ujar mama ketty


"mama ini pikirannya kayak satrya pengen nyiksa wulan deh, pikirannya kok gitu amat sama anak sendiri" satrya menjawab


"siapa tau gitu, kamu kan nggak perna perhatian sama istri kamu" ujar mamanya


"nggak, ayok antar mama pulang duluan" ucap satrya lansung memutar mobilnya menuju mension besar itu, padahal ia ingin mengantar mamanya wulan lebih dulu, tapi karna mamanya sangat cerewet akhirnya terpaksa ia mengantar mamanya lebih dulu


"mama wuli maaf yah, antar mama pulang lebih dulu" ucap satrya meminta maaf

__ADS_1


"iyah nggak apa-apa sat" jawab wuliana tersenyum


"satrya kamu ini, seharusnya antar mama wuli lebih dulu" ucap mama ketty


"kenapa pada ribut sih jeng, mana-mana aja jeng" ucap wuliana,


tak lama sampailah di mension mewah itu, & mama ketty pun turun dengan muka cemberut


"bye mah" ucap satrya sengaja menggoda mamanya yg turun dengan cemberut itu,


bukannya menjawab ucapan satrya, ia malah berkata pada wuliana


"jeng ayok mampir dulu, wulan juga yok, mama buatin kamu bubur yg enak, pasti badan kamu sakit" mama ketty mengajak wulan & wuliana namun tak mengajak satrya


"nggak usah jeng lain kali saja" jawab wuliana


"iyah mah wulan udah nggak apa-apa, lain kali saja wulan kesini sekalian wulan nginap mah" sambung wulan mama ketty pun hanya tersenyum mengiyahkan


"iyah mah sekarang kita antar mama wuli dulu" ucap satrya,


"nggak butuh kamu mau datang atau nggak, yg penting wulan kemari" jawab mama ketty lansung masuk kedalam meninggalkan mereka


satrya dan wulan pun kembali mengantar mama wuliana pulang.


saat sampai di rumah, sebelum wuliana turun, wuliana berkata pada satrya


"Nak satrya tolong jaga wulan yah, mama nggak mau dia kenapa-napa dia putri satu-satunya mama, tolong jaga dia" ucap wuliana sedih karna saat ia mendengar wulan pinsang karena ingin di tabrak motor


wuliana hampir pinsang, ia benar-benar takut wulan kenapa-napa


"mama ngomong apasih, wulan bisa jaga diri kok, wulan sudah besar mah, sudah bersuami juga, nggak usah khawatir mah" ucap wulan


satrya hanya mengangguk, ia juga takut kehilangan wulan, bagaimana mungkin ia nggak menjaga istrinya sendiri, & membiarkan hal itu terjadi lagi


walaupun sifatnya cuek, tapi ia selalu perhatikan wulan dalam diam


mama wulan pun turun & mengajak satrya & wulan untuk mampir, sebenarnya wulan ingin mampir & nginap di rumahnya karna sudah rindu dengan orang tua & juga kamarnya, tapi ia perasaan dengan satrya


terpaksa ia berkata "mah lain kali aja wulan datang, soalnya kak satrya masih ada pekerjaan di kantornya" ucap wulan, namun satrya tak mendengar karna satrya di dalam mobil, sedangkan wulan & mamanya di luar


"yah sudah sayang, kamu jaga diri yah, jangan menyusahkan suami kamu nak, soalnya mama lihat dia banyak kerjaan" ucap mamanya ia juga tau kalo satrya itu cuek terhadap putrinya


ia tak tega membiarkan putrinya hidup dengan suami cuek seperti satrya, tapi mau bagaimana lagi sudah menikah


"iyah mah, wulan jaga diri, jangan khawatir mah, wulan sama kak satrya pamit pulang dulu mah," ucap wulan berpamitan dengan mamanya


wulan & satrya pun pulang ke apartemen, wulan pikir satrya akan membawahnya kembali ke kantor, ternyata dugaannya salah


sampai di apartemen wulan di bantu turun oleh satrya, saat satrya ingin memegang tangannya, wulan lansung berkata


"kak wulan bisa sendiri, lagian wulan nggak kenapa-napa kok" ucap wulan

__ADS_1


satrya pun membiarkan wulan turun dengan sendiri, padahal ia ingin memberikan perhatian penuh pada wulan, namun ia malu saat wulan berkata seperti itu, akhirnya dengan cuek ia membiarkan wulan turun sendiri.


bersambung


__ADS_2