Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
makan berdua di restoran


__ADS_3

di kantor satrya.


sudah sebulan lebih satrya tidak masuk kantor karena ada urusan parusahaannya di negara XX, hari ini dia sudah masuk kembali kantor, seperti biasa karyawan chervon melonggo melihat satrya yg baru masuk, "pak satrya semakin hari semakin tampan saja" ucap para karyawan wanita, bebisik2 kesana kemari, mereka pun tak melihat kevin hanya berbisik "mungkin pak kevin masih di negara XX, smua karyawan itu menyukai mereka bertiga satrya, kevin, & ricko. mata mereka tidak akan luput dari mereka bertiga salah satu dari mereka yg lewat dari depan para wanita kantor ini.


"kalian di gaji bukan untuk bergosip bos kalian, tapi untuk bekerja, kalo kalian seperti itu lagi saya akan pecat kalian" ucap ricko karna dia melihat saat satrya berjalan depan mereka, mereka berbisik satu sama lain. ricko pun lansung berjalan mengikuti satrya dari belakan.


"selamat pagi pak" ucap ricko


"iya pagi" ucap ricko


"oyah pak kevin mana" tanya ricko


"kevin saya masih suruh dia pantau perusahaan di negara XX. ricko hanya berOh


"oyah ricko hari ini apa jadwal saya" tanya satrya.


"sebentar pak saya lihat dulu" kata ricko dia pun melihat jadwal satrya hari ini.


"oyah pak hari ini bapak ada rapat jam 11 dengan karyawan tentang gaji mereka saolnya mereka sudah lama tidak di naikan gaji" kata ricko.


"gaji lagi-gaji lagi.. kerja saja tidak becus, baiklah tolong ingatkan saya, setelah itu apa lagi jadwal saya"


"hanya itu saja pak, selain itu tidak ada lagi, karna semua rapat yg selama ini kita janji dengan perusaah ini itu smuanya sudah saya tanggani & sudah beres, mungkin bulan depan pak, karna ini tanggal2 tua jadi belum ada yg mengajuka kerja sama" kata ricko panjang lebar.


"baiklah saya masuk, oyah ricko terimakasih atas kerja kerasnya" ucap satrya lansung masuk, ricko pun bergumam "yah ampun udah gue tangani semuanya tapi hanya kata terimakasih yg gue dapat, pelit benar loe Sat" ricko lansung berjalan masuk keruangannya.


***


siang hari, setelah rapat selesai dia menelpon adiknya "kelly loe dia mana" tanya satrya


"gue di kampus kak, ada apa?" tanya balik kelly

__ADS_1


"wulan sudah keluar apa belum coba loe cek" ucap satrya.


"waow ada apakah ini, oke akan ku cek demi kau kakakku yg tampan" ucap kelly lansung mematikan telpon dari kakaknya diapun lansung berjalan ke arah kelas wulan, melihat wulan dia pun memanggil wulan


"Lan loe pulang jam berapa?" tanya kelly


"sejam lagi gue balik, trus loe" tanya balik wulan, kelly pun lansung mengirim pesan ke kakaknya bahwa wulan pulang sejam lagi.


"gue masih jam 3 Lan" ucap kelly


"oh yah loe pulang sama siapa Lan" tanya kelly


"sama taksi soalnya gue nggak bawah mobil" ucap wulan, kelly lansung mengirim pesan ke kakaknya lagi "kak jemput wulan soalnya dia bilang nggak bawah mobil & akan pulang dengan taksi, ini adalah kesempatanmu kalo kakak menyukainya jemput dia, sebelum pak reyhan duluan yg mangantarnya"


"oke baiklah" balas satrya


"oke lan gue balik ke kelas yah. bye pulang hati2 yah. soalnya rina & cika juga pulangnya masih jam 3 samaan mah gue" ucap kelly lansung berjalan keluar dari kelas wulan


"heii kamu, bukan oarang lain yg saya ajak pulang" ucap satrya, wulan hanya menunjukan dirinya dengan jari tunjuknya & satrya pun mangangguk. wulan berjalan ke arah satrya


"saya pulan dengan taksi saja" ucap wulan sudah mulai gugup


"emang kenapa kamu pulang bersama saya, apa ada yg marah" ucap satrya, wulan hnya menggelang kepalanya bertanda tak ada yg marah.


"yah sudah kalo tak ada yg marah ayok" ucap satrya, namun wulan hanya berdiri diam di tempat, ia pun berpikir "kenapa satrya mengajaknya pulang"


tak lama satrya menarik tangannya & membawah wulan naik ke dalam mobil satrya, satrya pun menutup pintu,dan berputar naik & duduk di tempat pengemudi, dia pun menjalankan mobilnya. dalam perjalanan wulan & satrya hanya berdiam, tak lama satrya bersura.


"kita makan dulu yah, soalnya tadi saya belum makan siang" wulan pun hanya mengangguk, karna dia tak tau mau berbicara apa.


"oyah kamu mau makan di mana" tanya satrya lagi

__ADS_1


"saya ikut bapak saja" ucap wulan


"ya sudah kita ke restoran italia, makanannya enak2" ucap satrya, wulan hanya mengangguk saja.


sampai di restoran "ayok turun" ucap satrya, wulan pun turun mengikuti satrya, saat masuk restoran semua orang menatap kearah mereka berdua, wulan merasa sangat malu, satrya yg melirik kesana kemari & berhenti tepat di depan wulan alhasil wulan pun menabrak punggung satrya karena sedari tadi dia hanya menunduk sambil berjalan "auh" gumam wulan sambil memegang keningnya, "maaf pak"ucap wulan saat satrya yg menatapnya.


"kenapa kamu berjalan sambil menunduk" ucap satrya


"kamu nggak apa2 kan" tanya satrya lagi


"maaf pak soalnya mereka melirik kesini, saya malu makanya menunduk, saya nggak apa2 kok" wulan berbicara dengan nada kecil.


"jangan malu, ayok kita duduk di sana" ucap satrya, wulan pun hanya mengikuti satrya untuk duduk di arah yg satrya tunjuk. mereka pun duduk, wulan hanya menunduk & mengaruk kepalanya yg sama sekali tak gatal. pelayan pun datang "mau pesan apa bapak sama ibu" tanya pelayan sambil memberikan buku menu makanan ke satrya, wulan pun berkata dalam hati "emang aku sudah terlihat seperti ibu2"


"wulan kamu pilih saja mana yg kamu mau" ucap satrya wulan pun memilih hanya 3 menu makanan saja


"kenapa cuma itu saja, ayok tambah lagi" ucap satrya.


"ini saja sudah cukup" ucap wulan


lalu satrya pun memesan makanan yg dia suka termasuk dengan daging steek, tak lama makanan yg mereka pesan pun datang.


"ayok makan wulan" ucap satrya


"baik pak" jwb wulan.


satrya pun memotong steek kesukaannya & menaruh ke piring wulan, "makan saja itu enak loh" ucap satrya, wulan pun hanya mengangguk, selesai makan wulan pun mengeluarkan uang untuk banyar namun satrya berkata "saya yg ajak kamu makan disini jadi saya yg akan bayar" lalu satrya pun menaruh uang itu di atas meja & memanggil pelayan, setelah itu mereka pun pulang, dalam perjalanan pulang satrya bertanya "bagaimana apa kamu sudah merasa kenyang"


"kenyang pak, terimakasih atas traktirannya, lain kali saya yg akan mentraktir bapak" ucap wulan


"emang saya terlihat seperti bapak2 sampai kamu memanggil saya bapak di depan banyak orang tadi" ucap satrya, wulan hanya diam & tersenyum dalam diam.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2