
seminggu setelah pertemuan orang tua wulan dengan orang tua satrya
pagi hari di rumah wulan.
wulan bersama orang tuanya sedang sarapan pagi bersama, ini adalah kesempatan mama & papanya untuk memberitahu wulan
"Lan mama mau ngomong sesuatu sama kamu" ucap mamanya
"iya ngomong aja mah, wulan dengar kok" ucap wulan sambil makan makanannya
"gini sayang perusahaan papa kamu sedang di landa kembankrutan" ucap mamanya
"loh bagaimana, kenapa bisa begitu, ada masalah apa pah di perusahaan" tanya wulan
"bisnis yg papa bangun baru2 ini ternyata papa di tipu & uang yg papa keluarin itu sangat banyak, mereka menguras semua uang papa & bisnis itu sudah di ambil alih sama papanya kelly" ucap papanya
"bagaimana bisa bisnis di ambil alih pah, kenapa papa membiarkan begitu saja" tanya wulan
"papa udah nggak punya uang untuk bisnis itu makanya papa minta tolong sama tuan mickael untuk ambil alih, perusahaan papa juga kena imbasnya" ucap papanya
"trus bagaimana papa bisa ambil kembali" tanya wulan.
"papa nggak tau lagi, tapi papanya satrya menawarkan sesuatu sama papa, apa kamu setuju atau nggak" ucap papanya di angguk oleh mamanya.
"apa tawaran papanya kelly pah, & apa hubungannya juga sama wulan, kenapa harus minta persetujuan sama wulan pah" ucap wulan
"karna penawaran nya itu kamu sayang" ucap papanya sedih
"maksudnya bagaimana, kenapa penawaran nya wulan pah, wulan nggak ngerti pah" ucap wulan
"jangan bilang papanya kelly mau aku jadi istri keduanya aaah nggak mau, gue nggak habis pikir kalo itu benar2 terjadi, karna yg gue baca dalam novel juga biasanya seperti itu" gumam wulan dalam hati
"gini Lan papanya kelly menawarkan kalo kamu mau nikah sama putranya maka dia akan mengembalikan semua kerugian papa kamu, & akan membantu perusahaan papa kamu kembali normal" ucap mamanya wulan
"what..kenapa seperti itu mah, aku & kak satrya nggak mungkin nikah, karna kak satrya nggak menyukaiku mah" ucap wulan sedih, "bagaimana menikah tanpa cinta, aku menyukainya namun dia nggak mungkin menyukaiku secara dia slalu berbicara kasar terhadapku" gumam wulan dalam hati lagi.
__ADS_1
"mah tolong pikirkan cara lain, jangan membuat aku jadi gini, aku nggak mau nikah sama orang yg nggak sama sekali menyukaiku" ucap wulan dengan air matanya sudah keluar begitu saja
"sayang apa kamu menyukainya, kalo kamu menyukainya kamu yakinkan bawah dia juga akan menyukaimu suatu saat nanti" ucap mamanya
"wulan memang menyukainya mah, tapi dia nggak mungkin menyukaiku mah" ucap wulan
"cinta akan hadir di saat kalian berdua bersama2 seiring waktu" ucap mamanya
"kalo memang udah nggak ada cara lain, wulan bisa apa, wulan hanya bisa ikuti kemauan papa & mama agar perusahaan berjalan normal lagi" ucap wulan
"sayang papa nggak maksa kamu, kamu pikirkan baik2 dulu, nggak apa2 parusahaan papa bangkrut asalkan kamu slalu bahagia itu sudah cukup" ucap paanya wulan, karena dia sangat menyayangi putri sematawayang nya ini
"yah sudah pah mah wulan mau ke kampus dulu, soalnya wulan pengen dengar kapan wulan akan di wisudakan karena hari ini waktu dengar tanggal & bulan wisuda kata dosen pembimbing wulan" ucap wulan
"baiklah nak hati2 di jalan, pikirkan apa yg terbaik untuk kamu sayang" ucap mamanya wulan pun berangkat, sebelum berangkat dia menyalami tangan orang tuanya.
*di kediaman chevron*
mamanya satrya sedang menunggu kabar dari mamanya wulan tentang pwrjodohan putra putri mereka itu, tak lama ibu wuliana menelpon
"selamat pagi jeng, bagaimana jeng apa keputusannya jeng" tanya ibu ketty
"nggak apa2 jeng, nnti ada kabar lagi tolong info yah jeng" ucap ibu ketty.
"baiklah jeng saya tutup dulu telponnya soalnya saya lagi mau masak siang jeng" ucap ibu wuliana
"baik jeng bye bye" ucap ketty lalu di tutup telponya, dia merasa lega karna sudah mendengar kabar dari mamanya wulan.
***
di kampus wulan sedang menunggu teman2 nya di kanting, dia mengirim pesan kepada teman2 lewat grup mereka "gue lagi di kampus, gue tungu kalian di kanting" tulisnya
"oke yayang" bls cika, mewakili kelly & rina,
tak lama mereka bertiga pun menuju kanting karena jam matakulianya sudah selesai,
__ADS_1
"Lan kita kangen sama loe" ucap mereka, lalu mereka bertiga pun lansung memeluk wulan dengan erat
"aah..napas gue gila, kalian mau bunuh gue" teriak wulan yg karna sesak napas di peluk erat sama tiga orang.
"kaliab tuh benar2 yah, mau bunuh gue" ucap wulan.
"namanya juga kangen Lan" ucap mereka berengan
"kangen sih kangen tapi jangan buat gue sampe sesak napas juga kali" ucap wulan
"emang loe nggak Kangen ma kita Lan" ucap ketty
"yeh ngapain juga kangen mah kalian, mending juga gue kangen sama calon suami gue" ucap wulan enteng menyebut calon suami, karna memang dia rindu dengan satrya, karena dia sudah lama sekali tak bertemu satrya,
"ciehh kayaknya sehabis wisudah ada yg mau di lamar nih, feeling gue sih" ucap cika,
"emang Lan siapa yg mau lamar loe" tanya kelly penasaran karna setau kelly wulan itu menyukai kakaknya selama ini, begitu juga sebaliknya dengan kakaknya satrya, "tapi kalo kak satrya yg lamar dia nggak mungkin, kan selama ini mereka berdua nggak pacaran, bertemupun gue nggak perna liat" gumam kelly dalam hati
"iya Lan siapa sih calon suami loe, kan selama ini loe nggak perna pacaran, atau loe ada rahasia yah dari kita" ucap rina
"nggak, gue cuma bercanda, siapa juga yg mau lamar gue dalam waktu dekat ini, nggak mungkinlah ada" ucap wulan
"bercandanya nggak usah yg bikin penasaranlah Lan" ucap kelly karna dia takut kalo benaran ada & bukan kakaknya pasti kakaknya akan terluka kalo mendengar kabar wulan di lamar sama laki2 lain.
"heheh biar kekepoan kalian makin bertambah" ucap wulan sambil tertawa.
"nggak keren canda nya" ucap kelly kesal
"oyah Lan loe udah dengar kapan wisudanya" tanya cika
"udah katanya sih bulan depan" ucap wulan karena tadi sudah di beritahukan dosen2 nya
"kita akan di tinggal Kell" ucap cika
"kan kita masih bisa bersama walaupun nggak di kampus" ucap wulan
__ADS_1
"udah aah..ayoh kita makan jangan drama2 lagi, kayak gue mau pergi jauh dari kalian saja" ucap wulan, merekapun mulai makan apa yg di pesan wulan tadi, karna sebelum kelly, rina & cika datang, dia sudah pesan makanan kesukaan mereka biasa di kanting kampus, karna hari ini wulan ingin mentraktir sahabat2 nya.
bersambung