
setelah kelly cika & rina menjemput wulan, mereka pun membantu kelly mengangkat gaun bagian belakan wulan sambil mengikuti wulan dan satrya dari belakan
"kita kayak asisten pribadinya aja" gumam cika
"hust udah jadi asisten sehari gue" ucap wulan karna mendengar ucapan cika
setelah sampai di panggung resepsi semua para tamu undangan memberi tepuk tangan, banyak yg kagum karna kecantikan wulan, & banyak yg kagum dengan satrya,
wulan & satrya pun di persilakan duduk oleh mc, sambil menunggu mc berbicara dan semua tamu datang memberi selamat kepada wulan & satrya secara bergantian,
wulan sudah mulai lelah dengan gaunnya yg berat & hils nya yg tinggi 7 centi
"aaow kaki ku rasanya mau patah" ucap wulan dalam hati saat ia duduk sambil memukul pelan kakinya,
satrya pun yg melihat tingkah wulan pun bertanya "apa kamu capek" tanya satrya, wulan mengangguk,
"kayaknya tamu nya sudah nggak ada yg datang, ayok kita makan dulu, soalnya sedari tadi kamu belum makan kan, kata mama" ujar satrya sedikit perhatian, wulan mengangguk
"ayok kita kebelakan" ajak satrya
"tunggu kak, biar mc nya selesai bicara dulu" ucap wulan, satrya pun mengikuti wulan saja
setelah menunggu beberapa menit acara pun selesai, sekarang acara dance-danca, sebenarnya wulan ingin danca bersama satrya, namun ia juga berfikir, percuma ajak satrya karna satrya mungkin tak tau danca, "lihat dari tampang nya aja kek gitu" gumam wulan dalam hati
"ayok kita kebelakan, kita makan dulu" ajak satrya, wulan pun mengikuti satrya sambil menarik gaunnya yg berat
melihat wulan mengikutinya dari belakan, satrya pun lansung berbalik & kembali untuk mengandeng tangannya wulan, & wulan pun lansung mengandeng padanya
****
kelly yg sedang duduk sambil melirik kiri kanan mencari kevin & ricko, karna sedari dari tadi kelly tak melihat 2 orang itu
"apa kak kevin udah pulang" gumam kelly dalam hati
"kell ayok kita dance" ajak cika
"iyah ayok kell, jarang loe kita dance di acara nikahan kayak gini" ajak rina
"tumbeng loe rin, mau dance juga" ucap cika
"ia kan hari bahagianya sahabat kita, kita juga harus bahagia, maka dari itu gue mau dance biar wulan bahagia melihat kita gila-gila dikit" ujar rina
"tumbeng loe" ucap kelly mendengar ucapan rina, rina hanya cengengesan, rina benar-benar menikmati pesta ini
kelly yg merasa gelisa karna tak melihat kevin, padahal ia sudah dandang secantik ini hanya karna ingin kevin meliriknya,
"tuh kan, kak satrya sih, nyuruh gue keatas jadinya kak kevin nggak tau kemana" ucap kelly kecewa, namun dalam hati
"kalian dance aja dulu, gue mau ke nyokap dulu" ujar kelly berbohong, karna ia ingin mencari kevin, ia takut kevin bersama wanita lain,
"apa kak kevin dengan pacaranya" gumam kelly, tiba-tiba wulan datang dari belakan
"kamu kenapa kell, kayak orang gelisa gitu" tanya wulan membuat kelly kaget
"aah wulan, kamu jangan bikin kaget dong" ujar kelly sambil mengelus-elus dadanya karna kaget
__ADS_1
"hehehe, kamu cari siapa, sedari tadi gue lihatin loe dari sana, celingak-celinguk gitu" tanya wulan
"nggak...nggak kok, gue mau nyari siapa, kan kita semua sudah disini" ujar kelly cepat
"kak satrya mana, kenapa loe sendiri yg disini" tanya kelly balik
"dia lagi di duduk di belakan sama teman-temannya, nggak mungkin kan gue ikut nongkrong, makanya gue kesini" ucap wulan
"owh, emang kak satrya sama temannya siapa-siapa?" tanya kelly penasaran karna ia pengen tau dimana kevin sekarang
"yah teman kantornya kell" jawab wulan sengaja membuat kelly penasara, karna wulan sudah tau kalo kelly sedang mencari kevin, sementara kelly bergumam tadi wulan tak sengaja mendengar, makanya wulan sengaja mengerjai kelly
"ia tapi kan teman kerja nya kak satrya ada nama Lan" ujar kelly
"kenapa kamu ingin tau sekali siapa-siapa yg sedang bersama kak satrya" ucap wulan santai
"iih wulan mah, ngomongin nama aja susah banget sih, kenapa jadi nyebelin gini sih" ujar kelly kesal
"loh kenapa kamu kesal, aku kan nggak terlalu tau nama mereka kell" ucap wulan
"bo'ong banget sih" ucap kelly kesal
"hehehehe, lucu kamu, sebenarnya kamu cari siapa sih, sampai-sampai ingin tau siapa-siapa yg sedang bersama kak satrya" tanya wulan lagi
"nggak cari siapa-siapa, udah aah jangan nanya lagi, males jawab" ucap kelly
"hehehe..jangan ngambek dong, ia itu sama kak kevin & yg lain juga" ucap wulan, sengaja nama kevin yg di sebut, kelly merasa lega dalam hati, namun wajahnya ia perlihatkan biasa-biasa
"mau jawab itu aja susah banget sih, mentang-mentang udah nikah" gumam kelly pelang, namun di dengar oleh wulan
"apa'an sih kelly, kok gitu ngomongnya" ujar wulan dengan tampang cemberut
"kelly mah gitu, suka banget dendam" ucap wulan
"hehehe,,,ayok kita dance Lan, dari pada kita berdiri di sini" ajak kelly semangat, karna ia sudah mendengar kevin bersama kakaknya, bukan dengan wanita lain
"kamu nggak ke kak kevin gitu, kan tadi kamu nyari dia" tanya wulan
"nggak nyari dia, ayok kita dance" ucap kelly sambil menarik tangan wulan
untung wulan sudah mengganti gaunnya dengan dres maroon yg panjang sampai lutut kaki bertali 1, namun satrya belum melihatnya saat wulan sudah mengganti gaunnya
",,,yuk Lan kita gabung sama rina mah cika" ujar kelly, lalu mereka pun berjoget-berdance ria, di sela-sela dance nya satrya datang menarik wulan
****
"satrya istri loe mana, kok dari tadi dia nggak kesini" tanya ricko
"dia tadi pergi ganti kan" ucap satrya
"tapi udah lama, masa pengantin berpisah" ucap ricko
"yah udah gue cari ke atas dulu, tadi katanya di ganti kok" ucap satrya, lalu berjalan naik keatas
tak lama satrya turun kembali karna tak menemukan wulan di dalam kamar
__ADS_1
"sat woi sini, mereka lagi dance, ayok kita gabung aja gimana" ucap ricko bertanya
satrya pun lansung mencari di mana wulan berdance, setelah mendapatkan wulan yg berdance dengan pakaian terbuka, satrya geram, ia menuju wulan & lansung menarik wulan
"apa-apa'n kak, malu di lihat banyak orang" ucap wulan karna satrya menariknya dengan kasar
satrya terus menarik wulan tanpa menjawab wulan karna ia sudah kesal
"kak banyak orang yg melirik kesini, yg santai sedikit dong, apa kata orang nanti" ucap wulan, setelah mendengar apa yg wulan katakan, satrya pun berbalik melihat ternyata benar, semua mata melihat kearah mereka
satrya pun lansung melepaskan tangan wulan, & tangannya berali ke pinggang wulan, lalu membawah wulan keatas, ke kamar mereka
sampai di kamar mereka satrya mendorong wulan masuk, lalu mengunci pintu kamarnya,
wulan sudah merasa ketakutan karna satrya sudah mengunci pintu
"kenapa di kunci kak" tanya wulan
"kenapa, apa kamu puas pakai pakaian kayak gitu" tanya satrya
"lah kak, emang apa salahnya wulan pake kek gini" tanya balik wulan
"suami tanya itu jawab, bukan malah bertanya balik" ujar satrya
"yah wulan biasa-biasa aja, kenapa harus puas, & kenapa juga kakak bertanya kek gitu" ucap wulan
"berdance dengan pakaian seperti itu , di kerumunin banyak orang lagi, apa kata orang baru juga nikah, sudah tinggalin suaminya dengan baju seperti itu" ucap satrya
dalam hati wulan merasa lucu ia ingin tertawa namun ia takut, karna satrya sedang kesal, ia tak tahan akhirnya ia sedikit tersenyum di wajahnya
"kenapa senyum-senyum kek gitu?" tanya satrya lagi
"nggak, wulan nggak senyum" jawab wulan cepat
"heum, saya mandi dulu, kamu nggak mandi?" ucap satrya bertanya
"kakak mandi aja duluan, nanti baru wulan mandi" ujar wulan, satrya pun masuk kedalam kamar mandi & mandi
setelah beberapa menit satrya keluar dengan handuk mengikat di pinggangnya, wulan yg melihat pun hanya melonggo kaget
"apa-apa'an sih kenapa dia malah keluar kek gitu, kenapa nggak ganti sekalian di dalam" ucap wulan dalam hati
"kenapa kamu menatap saya kayak gitu" tanya satrya saat melihat mata wulan menatapnya seperti orang yg ngiler
"aah nggak, wulan nggak lihat kakak, wulan mau mandi dulu" ucap wulan cepat lalu berlari ke dalam kamar mandi & menutup pintu dengan cepat
"aduuh jantung aku mau copot, gimana kalo malam ini dia minta jatah, mati gue, gue belum siap tau" gumam wulan
"aarh gue mandi supaya menghilangkan isi kepalah gue yg ngaur ini" ucap wulan lalu ia pun mandi
setelah selesai mandi ia pun ingin berganti, & ternyata ia lupa membawah pakaian gantinya kedalam kamar mandi
"gawat, lupa bawah pakaian ganti lagi, yah ampun kenapa gue seceroboh ini sih" ucap wulan kesal pada dirinya sendiri
wulan pun membuka sedikit pintu & melirik keluar ternyata satrya sedang berbaring sambil bermain hp nya
__ADS_1
terpaksa ia meminta tolong kepada satrya, karna tak mungkin ia keluar dengan bertelanjang karna handuk pun ia lupa bawah masuk
""bersambung""