Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
acting kelly


__ADS_3

di waktu yg sama wulan baru sadar dari tidurnya, wulan melirik jam sudah pukul 7 pagi lewat "waduuu apa-apa'an gue, udah jam gini baru bangun, trus kerja gimana" ucapnya pelan pada dirinya sendiri


wulan lansung terduduk dari tidurnya,


"tapi perasaan semalam gue di acara"ucap wulan masih berfikir lagi tentang soal semalam


"apa gue mimpi yah, yahh kasihan kalo mimpi doang" sambungnya lagi dengan putus asa, namun ia baru sadar, ia lansung melirik jari manisnya yg di pasangin cincin semalam sama satrya


"waah ada cincin itu artinya betul, gue nggak mimpi, bukan mimpi aaaaarrthh" ucapnya lansung berteriak girang, saking senangnya ia berlompat-lompat di atas ranjangnya & mencium cincin itu berkali-kali


tam lama mamanya mengetuk pintu dari luar.


"wulan, kamu sudah bangun nak" tanya wuliana mamanya wulan


"belum mah, masih tidur" jawab wulan dari dalam


"masih tidur kok jawab" tanya wuliana


"heheh sudah bangunlah mah" ujar wulan


"yah sudah ayok turun sarapan" ucap mamanya di iyahkan wulan,lalu mamanya pun turun kebawah ruang makan,


wulan baru sadar kalo ternyata semalam ia mabuk "yah ampun semalam kan gue mabuk, mati gue, pasti gue ngomong yg enggak-enggak sama kak satrya, aaaaarth malu banget gue" ucap wulan lagi


tak lama ponselnya berdering, bertanda ada panggilan masuk, wulan melihat layar hp nya ternyata satrya yg menelpon


"yah halo kak" jawab wulan setelah mengangkat


"sudah sadar dari mabuknya" tanya satrya


"heheh maaf kak, wulan benar- benar minta maaf, atas apa yg wulan ucap semalam" kata wulan


"kamu sadar nggak semalam apa yg kamu lakukan" tanya satrya lagi


"makanya wulan minta maaf kak, apa yg wulan lakukan semalam" ucap wulan dengan nada lembut


"kamu mau tau nggak apa yg kamu lakukan" tanya satrya lagi, satrya benar-benar ingin mengerjai wulan


"nggak pengen tau kak, memalukan pastinya" ucap wulan cepat


"kamu sekarang di mana Lan" tanya satya

__ADS_1


"wulan di rumah kak" ucap wulan


"kamu nggak ke kantor yah" tanya satrya lagi


"wulan bangun terlambat kak" ucap wulan


"sebentar siang saya jemput kamu di rumah" ujar satrya


"iyah kak" jawab wulan


"yah sudah, saya lanjut kerja dulu" ucap satrya, wulan pun mengiyahkan & panggilan pun berakhir.


wulan merasa senang sekali karna di telpon satrya, ia pun bersemangat untuk mandi pagi baru ia turun sarapan pagi.


****


di sisi lain kelly masih tidur dengan damai, tak lama ketty mamanya kelly masuk kedalam kamar kelly, & membangunkan kelly


"kelly..kelly ayok bangun" sambil menggoyang tubuh kelly, namun kelly masih tak bangun-bangun


"kelly ayok bangun, ini sudah jam 8 sayang, kamu nggak kampus" ucap mamaya, kelly pun lansung bangun,


"mah apa betul sudah jam 8" tanya kelly


"yah ampun mah, kelly terlambat pagi ini kelly harus bertemu dosen, mama kenapa nggak bangunin kelly Oh My God Mah" ucap kelly kegat ia menyalahkan mamanya yg membangungkannya terlambat


"kamu saja mama bangunin nggak bangun-bangun" ujar mamanya, kelly pun lansung lompat turun dari kasur menuju kamar mandi, ia mandi dengan cepat-cepat


5 menit mandi, 10 menit ganti pakaian, lalu memasukan apa yg di perlukan kedalam tas nya, ia pun lansung berlari keluar tembus ke parkiran mobil tanpa menyisir rambutnya yg masih berantakan, karna ia sudah benar-benar terlambat,


"mati gue, kali ini gue bisa-bisa nggak jadi wisuda lagi" gumamnya dalam hati, setelah ia masuk kedalam mobil, ia pun lansung membawah mobilnya keluar dari pekarangan rumah, & melajukan mobilnya ke kampus dengan kecepatan tinggi.


sampai di kampus kelly lansung berlari ke ruangan dosen kendi,


dosen kendi adalah dosen penbimbingnya, kendi seorang dosen yg sangat kiler di kampus kelly, & dosen kendi adalah om nya kevin, adik dari sarah mamanya kevin


(maaf baru memperkenalkan) 👌


pak kendi memita kelly untuk bertemu dengannya jam 8 pagi ini di ruangannya


"pa..pagi pak hah..hah, ma..maaf saya terlambat pak" ucap kelly dengan ngos-ngosan karna berlari dari parkiran yg begitu jauh sampai di depan pintu ruangan dosen penbimbingnya itu,

__ADS_1


"saya tidak ada janji dengan orang yg terlambat" ucap dosen itu dengan tegas tanpa melihat kelly


"maaf pak tadi saya terjebak macet" ujar kelly berbohong, agar ia dimaafkan,


"cepat pergi dari pintu itu" teriak dosen dengan kemarahannya


"pak, maaf kan saya, saya mohon pak, please, beri saya kesempatan" ucap kelly lansung masuk & berlutut di hadapan kaki dosen kendi


"saya bilang keluar dari ruangan saya" ucap dosen dengan marah, namun kelly tak perna mau menyerah, ia terus saja berlutut di kaki dosen nya itu, dosen kendi sangat kiler, siapa yg di bimbingnya pasti tak akan perna mau terlambat, karna ia tak perna segang-segang untuk memberi nilai merah pada mereka yg terlambat, & ia kalo bilang tidak akan lulus berarti jangan harap mau lulus


namun bukan kelly orangnya, kalau menyerah begitu saja, "maafkan kelly pak, kelly mohon, kelly benar-benar salah karna terlambat, namun itu juga bukan kemauan kelly untuk terlambat, kelly terjebak macet pak, pak tolong ngerti'in kelly dikitlah pak" ucap kelly panjang lebar


"kamu ini kepala batu yah, kok keras sekali, saya bilang keluar yah keluar, karna saya tidak punya janji dengan kamu" ucap dosen kendi tegas


"pak masa waktu itu saya sudah tidak lulus, sekarang tidak lulus lagi, bagaimana pak, apa kata orang tua saya & kakak saya yg setiap bulan membayar biaya kulia saya, pak bayangin deh, bapak di posisi saya" ucap kelly tak mau kalah dengan dosennya ia terus saja membujuk dosennya


tak lama ponsel kendi berbunyi, kendi pun mengangkat tanpa melihat layar hp


"yah halo, ini siapa" tanya kendi


"om ini kevin, om ini gimana sih, masa nggak nyimpan nomor ponaan sendiri" ucap kevin lewat telpon


"iya ada apa kevin" tanya kendi,


"kevin cuma mau bilang, mama mau kerumah om entar malam, gimana bisa nggak om?" ucap kevin bertanya


"owh mbak sarah mau kerumah om, boleh, datang saja kev dengan mamaMu" ujar kendi,


kelly pun lansung melotot karna mendengar nama kevin & sarah, "apa jangan-jangan pak kendi ini om nya kak kevin, kan tadi pak kendi sebut nama sarah, nama sarah kan mamanya kak kevin" gumam kelly,


panggilan pun berakhir, kelly kembali berakting "pak bantuin kelly yah, please pak kelly mohon, kelly sudah perna putus asa karna nggak lulus waktu itu, tolong jangan buat kelly putus asa lagi pak" ucap kelly memohon lagi


"aah pusing saya itu, kalau nggak mau putus asa jangan berbuat salah, jangan melanggar peraturan" ucap dosen kendi kesal


kelly sengaja membuat wajanya lesu seperti orang yg ingin menangis, tak lama pak kendi berkata "oke baiklah, ini terakhir kalinya kamu terlambat, silakan duduk, kita bahas materi iskripsi kamu" ucap dosen kendi, kelly pun lansung tersenyum bahagia


"akting gue pintar juga, akhirnya" gumam kelly dalam hati, kelly pun berdiri & berkata


"terimakasih banyak pak, karna sudah mengerti saya, saya benar-benar berterimakasih pak, bapak mau apa nanti akan saya bawahkan apapun itu, silakan requez saja pak, ucap kelly sembarang, karna terlalu bahagia


"saya tidak butuh apa-apa, saya hanya mau kamu jangan perna melanggar peraturan untuk terlambat lagi oke" ujar dosen kendi dengan kesal, kelly pun mengiyahkan,

__ADS_1


dosen kendi pun kembali mengbimbing kelly menyelesaikan iskripsinya.


bersambung....


__ADS_2