Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
di paksa tidur


__ADS_3

"emang nggak bagus yah" tanya kevin, kelly hanya tersenyum


"kell saya mau tanya lagi sama kamu, boleh Kan" ujar kevin, di angguk oleh kelly


"kamu sekarang pacaran sama siapa lagi, setelah hubungan kamu sama andre kandas" tanya kevin


"nggak ada, ngga sama siapa-siapa" jawab kelly


"saya cuma mau bilang, kalo saya ingin serius sama kamu boleh nggak?" tanya kevin kelly menatap kevin dengan kaget


"ma..maksud kak kevin" tanya kelly gugup


"iyah,apa orang seperti saya nggak pantas yah sama kamu?" tanya kevin lagi, kelly hanya menggeleng karna ia tak tau harus jawab apa


"gitu yah, nggak apa-apa saya hanya ingin memberitahukan perasaan saya saja, supaya tak menyimpannya lebih lama lagi" ujar kevin cepat, karna ia merasa sangat malu sekarang


"sejak kapan kakak menyimpan rasa sama kelly" tanya kelly


"udah itu nggak penting, makasih yah udah biarkan saya ungkapkan apa yg saya rasa selama ini" ucap kevin, setelah itu ia ingin berdiri


dengan cepat kelly menarik tangan kevin, lalu kelly lansung memeluk kevin dengan erat


"kelly, ada apa" tanya kevin yg merasa bingung di peluk oleh kelly, padahal dia hanya ingin kelly jawab pertanyaannya


"kakak benar-benar ingin serius sama kelly?" tanya kelly lagi, kevin mengangguk


"kak lamar kelly sekarang bisa nggak" ucap kelly, kevin kaget dengan permintaan kelly


"kenapa sekarang" tanya kevin bingung, kelly hanya cemberut, kevin pun lansung berkata


"will you merry me?" ujar kevin tiba-tiba dengan perasaan deg, deg'an


"kelly lansung memeluk kevin dan berkata "aku mau" jawab kelly, kevin pun memeluk kelly dengan erat.


"namun saya nggak bawah cincin, tapi lain kali saya akan melamar kamu dengan cincin" ucap kevin sambil merapikan anak rambut kelly yg di tiup angin malam


baru saja kelly mengalungkan tangannya di bahu kevin agar kevin menciumnya,


namun kevin lansung menyentil nya agar ia sadar "hum sadar" ucap kevin,


"aarh kak kevin" ucap kelly sambil mengelus-elus jidatnya


melihat kelly yg sedang mengelus jidatnya sendiri, kevin pun lansung mencium kening kelly dan berkata


"I love you" ucap kevin, kelly hanya tersenyum malu-malu kucing


"yg selama ini saya tunggu akhirnya saya dapatkan juga" gumam kevin dalam hati


"ayok kita kedalam, disini dinging" ujar kevin, kelly mengangguk. lalu mereka berdua pun masuk kembali kedalam dengan wajah berseri-seri


****


di dalam kamar penganting baru, sedang ada marahan karna wulan ingin keluar ikut bergabung dengan sahabatnya-sahabatnya,

__ADS_1


namun satrya tak mau, karna ini sudah tengah malam, ia sudah sangat mengantuk


"ayok tidur wulan, saya capek" ucap satrya


"kakak tidur saja, wulan yg mau ke kebawah kok, soalnya kelly sama yg lain nanya kenapa tidur cepat kan baru jam 11 lewat" ujar wulan


"wulan ini itu sudah tengah malam, saya itu mau tidur, jangan keras kepala dong" ucap satrya sudah mulai kesal


"iih dia yg gantuk, kenapa aku juga yg harus disini" gumam wulan dalam hati


"ayok tidur wulan" ajak satrya lagi, sambil menepuk-nepuk tempat di sampingnya agar wulan ikut berbaring


"aduuk jangan bilang dia mau minta haknya, wah gimana ini" gumam wulan dalam hati lagi


"kenapa cuma berdiri diam disitu" ujar satrya lagi


"kak wulan belum ngantuk" ucap wulan


"nggak ini sudah tengah malam, ayok tidur sekarang" ucap satrya


"kak wulan belum siap yah ini malam" ucap wulan cepat


"haah belum siap apa" tanya satrya bingung


"anu..itu kak" jawab wulan susah


"ngomong yg jelas wulan, saya nggak makan kamu" ucap satrya


"kak satrya" teriak wulan kesal


"ia..ia kakak ngerti ayok tidur, kakak sudah sangat mengantuk" ujar satrya lansung menarik wulan, lalu wulan pun tidur tepat di samping satrya, dengan tangan satrya yg memeluk perut ratanya dari belakan


wulan hanya diam, namun hatinya benar-benar tak tenang, dag dig dug,


"ayok tidur" ucap satrya, lalu satrya lansung memejamkan matanya karna matanya sudah sangat mengantuk


tak lama wulan pun ikut tidur dengan posisi yg masih di peluk satrya dari belakan


****


pagi hari wulan membuka mata dari tidurnya, karna ia mendengar bunyi alarm dari hp nya, sudah menunjuk pukul 6 pagi


namun saat ia ingin bangun, rasanya berat sekali, "ada apa ini" gumamnya sambil tangannya meremas di bagian perutnya karna ada sesuatu yg melingkar di perutnya


"ini tangan siapa" gumam wulan, wulan pun mengangkat tangan itu dari perutnya & berbalik "kak satrya" ucapnya


"aarrrgh..." teriak wulan, satrya pun lansung membuka matanya saat mendengar teriakan wulan


"ada apa wulan" tanya satrya


"kenepa kakak di sini, tidur bareng wulan lagi" ucap satrya


"apa kamu lupa, kalo kita sudah menikah hah" ujar satrya, wulan pun mengingatnya kembali kalo ia dan satrya sudah menikah

__ADS_1


"sudah ingat belum" tanya satrya lagi dengan muka malasnya, pasalnya wulan selalu saja berteriak saat tidur dengannya waktu itu di puncak


wulan hanya mengangguk karna ia sudah malu,


"yaudah ini sudah jam berapa?" tanya satrya


"jam 6 pagi kak" jawab wulan karna terbiasa bunyi alarm jam 6 pagi


setelah wulan berkata jam 6 pagi, satrya kembali memejamkan matanya & lanjut tidur ladi, wulan hanya menggelengkan kepalahnya


wulan pun turun dari ranjang mengambil handuk & pakaian gantinya dan berjalan kearah kamar mandi, kembali dengan ritual mandi paginya


selesai mandi & sudah berganti baju santainya, wulan keluar dari kamar mandi dan mengeringkan rambutnya dengan hairdrayr


setelah mengeringkan rambutnya, wulan hanya duduk di kursi balkon, karna ia tak tau harus ngapain


karna saat ini mereka masih di hotel, & satrya pun masih tidur, tak lama ponselnya berdering


"yah pagi tante" jawab wulan karna mamanya satrya yg menelpon


"sayang ajak suami mu turun makan, makanan sudah siap" ucap ketty


"ia tante" jawab wulan, setelah panggilan di tutup wulan pun masuk dan membangunkan satrya


"udah jadi suami aja, tak terasa cepat banget waktu berlalu" gumam wulan dalam hati,


"kak ayok bangun, di panggil sama mamanya kakak, katanya sarapan bersama" ucap wulan sambil menepuk-nepuk pelan lengan satrya


"heum udah jam berapa" tanya satrya sambil mengucak matanya agar terang


"jam 8 kak" jawab wulan melihat jam di atas meja kecil samping ranjang


satrya pun bangun & lansung ke kamar mandi untuk mandi agar, setelah selesai satrya keluar dengan handuk di pinggangnya


satrya menuju ke lemari & mencari pakaian gantinya,


"kak baju ganti kakak, sudah wulan siapin di atas ranjang" ucap wulan yg sedang duduk di sofa itu.


"kamu belum keluar bergambung dengan keluarga" tanya satrya karna kaget dengan wulan yg tiba-tiba berbicara di belakannya


karna ia pikir wulan sudah lebih dulu keluar dari kamar


"wulan nunggu kakak, takutnya mereka banyak nanya kalo aku keluar sendiri" ucap wulan satrya pun mengerti


lalu satrya pun memakai pakaian yg sudah di siapakan oleh wulan


setelah selesai satrya mengajak wulan keluar "ayok keluar" ajar satrya


mereka berdua pun keluar bersama, berjalan kearah tempat makan keluarga di hotel itu, karna hotel ini milik satrya sendiri


ia mendekor hotel ini seperti rumah. yg ada tempat pesta, kamar keluarga & ruang makan keluarga berada di tempat yg sama di lantai 2


tempat yg buat resepsi itu di lantai satu, jadi hotel ini tidak tinggi cuma ada 2 lantai, lantai bawah & lantai 2 namun mewah & begitu luas bak istana kerajaan

__ADS_1


"bersambung"


__ADS_2