Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
66


__ADS_3

wulan & teman-temannya berkeliling mall bermain seperti waktu itu.


tapi wulan tak semangat sama sekali, karena ia teringat bahwa sebentar malam akan ada makan malam di rumahnya kelly & sekalian untuk menanyakan apakah hubungannya lanjut atau tidak, sebenarnya ia berharap lanjut, namun ia berfikir mungkin satrya tidak, karna wulan merasa bahwa dia sendiri yg jatuh cinta dengan satrya.


"Lan loe yg ngajak kita kesini kok,malah loe yg nggak bersemangat gitu" ucap rina


"gue semangat kok, oyah temani gue pilih-pilih dres dong" ujar wulan karena ia berfikir untuk tampil cantik saat ke rumah kelly, namun kelly tak tau sama sekali, kalo malam ini akan ada acara makan malam bersama dengan keluarga wulan


"kamu ada acara yah Lan" tanya kelly


"nggak ada, hanya ingin beli aja" bohong wulan, mereka pun memilih dres yg menurut mereka cocok dengan wulan, setelah itu mereka pulang karena jam sudah menunjukan 4 sore.


wulan mengantar mereka bertiga pulang kerumah masing, setelah itu ia kambali menuju ke kantor untuk memberes barang2 nya yg berantakan, sampai di kantor papa wulan keluar & bertemu dengan wulan "Lan kamu dari mana saja, bolos dari jm 2 kamu baru pulang" tanya papanya


"maaf pah, wulan hari ini lagi nggak mood banget buat kerja, makanya wulan cari angin di luar, jadi deh wulan jalan2" ucap wulan


"yah sudah ayok pulang, tadi mama telpon menyuruh kita pulang jangan telat, karena malam ini kita akan makan bersama di rumah satrya" ujar papanya


"oke pah, papa duluan aja, wulan mau beres-beres dulu" ucap wulan di anguk oleh papanya.


papanya pulan, wulan menuju ruangannya & membereskan semua barang yg tadi ia tinggalkan dalam keadaan berantakan, setelah selesai wulan pun masih duduk lama di ruangannya, sambil memikirkan ia akan pergi kerumah satrya atau tak pergi sama sekali, "pergi aja deh, supaya aku bisa tau apa jawaban kak satrya" gumamnya, karena jam sudah menunujukan 5 sore wulan pun pulang kerumah,


"ternyata sudah pada pulang" gumam wulan sambil melirik semua ruangan sudah mati lampu tandanya semua karyawan sudah pada pulang, tak lama hp nya berbunyi, wulan melihat layar ternyata mamanya yg menelpon "Iya halo mah" jawab wulan


"kamu kok belum pulang Lan, apa kamu lupa malam ini kita ada acara makan bersama di rumah satrya" ucap mamanya


"nggak lupa mah, nih wulan sudah mau pulang, sementara ada jalan menuju parkiran mobil mah" ujar wulan


"oky sayang, hati-hati di jalan" ucap mamanya lalu mematikan telpon,

__ADS_1


setelah sampai di parkiran mobilnya, wulan masuk kedalam mobil & menyalahkan mobil lalu pulang.


*kantor satrya


satrya masih sibuk dengan pekerjaannya, jam sudah menunjukan 6 magrib mamanya menelpon "satrya kamu pulang kerumah yah, karna malam ini keluarga pak wiliam datang, kamu nggak lupa kan" tanya mamanya


"iyah mah, satrya nggak lupa" jawab satrya


"yah sudah cepat pulang yah" ujar mamanya


"iyah, satrya usaha'in cepat, soalnya pekerjaan satrya masih banyak sekali" ucap satrya


"oke kalo begitu mama matiin dulu, yg penting kamu pulang jangan telat" ujar mamanya lalu mematikan telpon


satrya kembali melanjutkan pekerjaannya.


Rumah wulan.


"Wulan, ayok cepat nak, ini sudah mau jam 7" ucap mamanya, ia dengan cepat-cepat mengelap airmatanya agar tak di ketahui oleh mamanya kalau wulan baru habis nangis, setelah itu wulan membuka pintu & berkata


"mah kalau wulan nggak ikut nggak apa-apakan" tanya wulan


"jangan gitu dong sayang, mereka sudah menunggu kita, masa kamu nggak ikut" ucap mamanya


"mama sama papa saja yg pergi juga bisa kan mah" ujar wulan


"nggak bisa dong sayang, apa kata mereka nanti, kalo kamu nggak ikut nak" ucap mama wulan tak lama ponsel mamanya berbunyi, wuliana mengecek, ternyata telpon dari ketty


"iyah halo jeng" ucap wuliana

__ADS_1


"jeng bagaimana jadi datang nggak" tanya ketty


"iya jadi jeng, kita sudah mau berangkat kok jeng" ucap wuliana


"iya sudah jeng kita tunggu yah, kalo gitu hati-hati di jalan" ujar ketty lalu mematikan telpon


"ayok sayang, mereka sudah nunggu kita" ucap mamanya


"please mah" mohon wulan lalu air matanya pun membasahi pipinya dengan tiba-tiba "hiks..hiks" wulan nangis


"kamu kenapa nangis" tanya mamanya bingung,lalu memeluk yg sedang sedih


"mah, mama sama papa pergi sendiri saja yah, wulan nggak ikut perut wulan sakit banget, soalnya wulan lagi datang bulan" ucap wulan bohong, ia juga berfikir mungkin satrya sekarang sedang bersama pacarnya di hotel, jadi buat apa ia harus pergi


"tapi sayang, mama harus alasan apa, soalnya malam ini orang tua satrya ingin menanyakan hubungan kalian, supaya bisa di percepat tunangannya lalu nikah" ujar mamanya


"mama jawab saja wulan nggak bisa lanjutin lagi lamaran waktu itu" ucap wulan


"Lan kamu kok gitu, katanya kamu cinta sama satrya, kok malah mau batal" ucap mamanya


"percuma mah wulan pengen lanjutin, nggak mungkin dengan kak satrya, soalnya kak satrya sudah punya pacar, & sekarang mereka sedang bersama, soalnya tadi pacarnya mengirimi wulan pesan" ucap wulan


"mana coba mama lihat" ujar mamanya meminta hp wulan


"nggak usah mah, nggak penting juga, ayok mah tante ketty & om mickhael pasti sudah capek menunggu papa sama mama" ucap wulan cepat supaya mamanya tak meminta hp lagi "kalo mama lihat foto itu, nanti bisa jadi masalah" gumam wulan dalam hati


"oke, kalo gitu mama sama papa berangkat yah, kamu minum obat, supaya perutnya nggak sakit-sakitan" ujar mamanya di angguk oleh wulan, lalu mamanya pun keluar dari kamar wulan,


"ayok pah, wulan lagi sakit perut, dia nggak bisa ikut" ucap wuliana pada suaminya

__ADS_1


"yah sudah ayok" ujar suaminya, lalu mereka pun berangkat ke rumah satrya.


__ADS_2