
pagi hari, wulan terbangun oleh sinarnya matahari pagi, wulan melihat dirinya di pelukan satrya begitu pun satrya di pelukannya,
"aah kak satrya, kenapa aku bisa tidur dengannya" gumam wulan karna belum sadar soal semalam
"heumm" satrya membuka matanya, ia melihat wulan sambil tersenyum, karna wulan yg sedang bingung
"apa haac" tanya satrya
"kenapa,,kenapa kakak ada di sini" tanya wulan masih belum sadar soal semalam
"lah, kamu lupa" tanya balik satrya
"aku..aah..aku lupa apa" tanya wulan bingung, ia pun kembali mengingat kalo semalam satrya mengajaknya tidur bersama, & ia pun mau
"kenapa,, apa masih belum ingat?" tanya satrya lagi
wulan hanya diam, karna ia sangat malu saat ini,berada di atas ranjang, tidur bersama satrya sambil berpelukan,
wulan pun lansung melepaskan pelukannya dari satrya lalu bangun dengan cepat-cepat
"hei..mau kemana, awas nanti ada yg lihat kalo kamu keluar dari kamar ini" teriak satrya saat melihat wulan ingin berlari keluar dari kamarnya
wulan pun lansung berhenti, dan berkata "bagaimana kak, wulan mau mandi" ucap wulan
"mandi saja di sini, kenapa harus buru-buru" ujar satrya
"pakaian ku kak, nanti aku keluar juga mereka tetap bakal tau" ucap wulan
satrya turun dari ranjang, lalu berjalan mendekati wulan & berkata
"ayok, tak masalah mereka tau, kan sebentar lagi kita akan nika" ucap satrya sambil mengacak-acak rambut satrya
wulan hanya diam, lalu satrya membuka pintunya & membawah wulan kaluar dari kamar itu
sampai di luar semua orang melihat mereka berdua dengan tampang kaget masing-masing
"kalian tidur bersama?" tanya kelly kaget
"ia wulan,, kamu sama kak satrya tidur bersama?" tanya rina juga
"ii..iyah..tapi..tapi tak seperti yg kalian pikir kok" ujar wulan gugup
"Lan berati loe udah nggak perawan lagi dong" ucap cika blak-blakan
"apa-apa'sih cika, wulannya kan malu nanti" tegur rina dengan suara pelan
cika pun lansung memukul bibirnya "dasar mulut kurang ajar" gumam cika
"belah dureng nih semalam" ucap ricko namun ia tak melirik satrya & wulan, ia sengaja cuek
"Ricko." tegur satrya
__ADS_1
wulan benar-benar malu, ia tak tau harus berbicara apa lagi, ia juga berfikir, "inilah yg akan terjadi jika dua manusia pria & wanita tidur satu ranjang, walaupun tak melakukan apapun, pasti akan di curigai seperti ini, mereka nggak akan percaya" gumam wulan dalam hati
"jaga pikiran kotor kalian, jika tidak saya akan mencuci pikiran kotor itu sampai bersih" ucap satrya geram, karna ia melihat wajah malu wulan
"bos, gimana cara cucinya, apa seperti mencuci pakaian" ucap ricko dengan tampang menggoda satrya
"Ricko" teriak satrya, wulan pun kaget karna satrya berada di sampingnya
"kamu mandi sana, katanya tadi mau mandi" bisik satrya di samping wulan
wulan pun lansung berjalan cepat kearah kamar yg 3 temannya nginap semalam
kelly cika & rina pun berjalan mengikuti wulan dari belakan,
setelah sampai di dalam kamar, wulan lansung masuk mandi, & ketiga sahabatnya pun nenunggunya dari luar
setelah selesai mandi wulan keluar dengan handuk karna ia tak membawah pakaian
"kelly gue pinjam pakaian loe yah, kalo loe masih ada baju, soalnya gue nggak bawah apa-apa
kelly pun mengambil pakaian yg ia bawah, karna mereka tau, pasti akan nginap, jadi mereka membawah pakaian untuk berjaga-jaga bila nginap nanti meraka tak perlu susah-susah lagi
"nih Lan" ucap kelly sambil memberi pakaian nya kepada wulan
setelah wulan berganti pakaian, wulan duduk di atas ranjang, tak lama kelly bertanya
"Lan kamu benaran semalam tidur bareng kak satrya" tanya kelly
"iyah lan apa benar" tambah rina lagi
"masa, kak satrya kan pria normal & kamu wanita normal, nggak mungkinkan hanya tidur" ucap cika
"cika diam" teriak Rina,
cika pun lansung diam, karna rina tak biasanya berteriak seperti ini, rina orangnya tenang, tapi kalo sudah teriak pasti mereka akan diam, begitlah rina
"gue jelasin juga percuma, kalian nggak bakal percaya" ucap wulan cemberut
"Lan kamu harus hati-hati jangan sembarangan tidur sama pria, emang sih kak satrya tunangan kamu, tapi kita nggak tau kak satrya itu serius atau tidak" ucap rina
kelly yg mendengar pun merasa tersindir dengan omongan rina, lalu ia pun lansung berkata
"apa maksud kamu, ngomong kakak gue nggak serius, apa haac maksudnya kamu itu" tanya kelly dengan suara tinggi
"ia emang benarkan kelly, kakak kamu emang seperti itu, buktinya sampai sekarang kak satrya belum ngungkapin perasaannya ke wulan" jawab Rina
"kamu benar, kak satrya belum ungkapin perasaannya, bukan berarti dia nggak serius" ucap kelly membelah kakaknya
"udah-udah napa, kenapa kalian yg jadi teriak-teriakan gini sih" tegur wulan, karna dua sahabatnya saling bertengkar karna satrya & wulan
cika hanya diam, karna ia malas ikut campur kalo pertengkaran antara dua sahabatnya, kecuali orang luar baru ia sambar,
__ADS_1
"wulan awas jangan sembarang bertindak, nanti nyesal loh" ucap Rina lagi
kelly hanya diam, namun ia sangat kesal dengan kata-kata Rina,
sama halnya wulan juga hanya diam, karna ia tau apa yg di katakan rina ada benarnya, tapi ia percaya satrya, & ia juga percaya satrya serius dengannya, satrya sudah mengungkapkan perasaannya,
"bagaimana hari ini kita balik kan ke rumah?" tanya cika mengalihkan pembicaraan agar tak ada pertengkaran atau sindiran lagi
tak lama satrya datang & mengatakan kalo hari ini mereka akan pulang
"ayok siap-siap, kita mau pulang " ucap satrya dari ambang pintu
"iyak kak" jawab kelly, wulan pun mengangguk
setelah mengatakan satrya pun pergi
...
"Sat, apa kita pulang sekarang" tanya kevin
"iyah, apa kamu masih mau nginap disini" tanya balik satrya
"aah nggak lah...." ucap kevin, matanya tiba-tiba melihat kelly yg keluar dari kamar
satrya melirik arah pandang kevin, karna ia melihat kevin tiba-tiba diam
"owh jadi kamu benaran suka sama adik gue" gumam satrya dalam hati
ricko pun datang membawah tasnya, "ayok jalan, semuanya sudah beres kan" tanya ricko
"aah ia" jawab kevin sadar dari lamunannya
"kevin kamu kenapa?" tanya ricko
"emang gue kenapa?" tanya balik kevin
"aah sudahlah, kamu masih mau pulang bareng gue atau nggak?" tanya ricko
"kayak mobil loe aja, seharusnya gue yg nanya gitu" ucap kevin
"ahaha santai sobat" ujar ricko dengan tertawa
"wulan ayok" ajak satrya, karna ia melihat wulan masih berdiri di situ
wulan pun berjalan kearah satrya, saat mereka semua berjalan keluar dari dalam villa
wulan berkata "kak, wulan sama kelly aja gimana?" tanya wulan
"emang kamu datang sama siapa?" tanya balik satrya
"ayok naik, kalo kamu pulang sama kelly & yg lain, trus saya sendiri gitu" ucap satrya
__ADS_1
wulan pun masuk kedalam mobil tanpa menjawab,
...bersambung...