
sudah lewat 2 hari, malam ini wulan sedang duduk di atas kasur sambil bersandaran di bagian kepala ranjang, wulan terus memikirkan perkataan orang tua nya tentang perjodohan dengan satrya, "kenapa dia nggak bisa menyukaiku, agar aku juga nggak ragu untuk menerima perjodohan itu"gumam wulan
"kenapa harus aku yg menyukainya sendiri, kenapa dia nggak menyukaiku sama sekali, seperti apa tipe wanita yg dia sukai" gumamnya lagi sambil memikirkan wanita apa yg disukai satrya
"oke bagaimana pun aku harus membantu papa, karna perusahaan itu papa bangun dari nol, aku akan melakukan apapun agar papa & mama bahagia" ucap nya tekad
tak lama mamanya mengetuk pintu kamarnya. "ini mama sayang" ucap mamanya dari laur
"iyah mah masuk aja nggak kunci kok" ucap wulan, mamanya pun masuk kedalam kamar wulan.
"Lan kamu lagi mikirin apa sayang" tanya mamanya
nggak mikirin apa2 mah" jwb wulan
"Lan apa keputusan mu pagi itu sudah oke,kalo kamu nggak mau pun kita nggak akan maksa kamu sayang" ucap mamanya
"iyah mah keputusan aku oke, mama beritahu saja kepada om mickael kalo wulan menerimah perjodohan itu" ucap wulan
"kamu nggak apa2 kan kalo mama beritahu mereka sekarang" ucap mamanya, wulan hanya mengangguk sebagai tanda tak apa2
"kamu jangan sedih yah nak, walaupun dia nggak menyukaimu sekarang, mama yakin lambat laun dia akan menyukaimu & mencintaimu, karna putri mama ini yg paling cantik" ucap mamanya mebanggakan anaknya
"itukan kata mama bukan kata dia ataupun keluarga nya mah" ucap wulan sedih, dia benar2 sedih karna harus menikah dengan lelaki yg tak mencintainya
"udah ah jangan sedih mama sudah yakin & mama keluar yah untuk memberitahu orang tuanya" ucap mamanya di angguk oleh wulan, dan mamanya pun keluar.
***
dia kediaman chevron, orang tua satrya sedang duduk di ruang tv sambil menonton bersama kelly, tak lama telpon ketty berdering, ketty yg sedang fokus nonton pun kaget mendengar hp nya berdering dia melihat layar hp ternyata yg telpon wuliana "hust kelly kurangi volume nya mama mau angkat telpon" ucap ketty ke anaknya sambil mengankat telpon
"iyah jeng selamat malam" ucap ketty ramah "kelly kurangi volume nya" ucap ketty lagi, lagi2 anaknya malas tau, "ini anak benar2 yah" kesal ketty lansung mengambil remot dari tangan kelly lalu mengecilkan volume tv
"maaf jeng ini terlalu ribut" ucap ketty & dilirik oleh putry nya
"ini jeng saya mau bilang kalo putri saya menerimahnya" ucap wuliana
"haah betul apa kata jeng, dia menerimanya" ketty berteriak girang, anak & suaminya pun lansung kaget, "ada apa sih mah" ucap kelly & suaminya berbarengan, ketty pun hanya manaru jari telunjuk di bibir bertanda supaya anak & suaminya diam, mereka pun diam
"iya jeng bagaimana kelanjutannya" tanya wuliana
"jeng tunggu saja kita akan melamar putri jeng secepatnya" ucap ketty.
__ADS_1
"oke baiklah jeng kalo begitu silakan lanjut menonton jeng, maaf sudah mengganggu jeng & sekeluarga" ucap wuliana
"aalah..jeng nggak mengganggulah aku juga menunggu kabar gembira ini, oke jeng kalo bgtu selamat malam jeng" ucap ketty. lansung mematikan telponnya, dia pun kembali duduk & bingung karena di plototin anak & suaminya
"ada apa ini kenapa menatapku seperti itu" tanya mamanya kelly
"mah maksudnya apa, mau lamar siapa, siapa yg mau melamar" tanya kelly mengintrogasi mamanya
"yah satrya lah yg mau melamar pujaan hati nya" ucap mamanya enteng
"pujaan hati siapa, kak satrya sudah punya pujaan hati, jadi jangan asal main jodoh2 kan deh mah" ucap kelly kesal, karna mamanya ingin menjodohkan kakaknya, & mau melamar anak orang,
"kamu nggak tau apa2 jadi diam saja, mau kamu juga mama jodohkan? percuma andre nggak lamar2 kamu, mending mama jodohkan kamu juga" ucap mamanya
"mah jangan aneh2 yah, walaupun kak andre nggak lamar pun, kelly nggak mau di jodohkan yah" ucap kelly
"makanya kamu diam ikuti saja apa yg mama siapkan untuk kakakmu" ucap mamanya
"mah pasti kakak nggak akan mau, mama jangan sebarangan jodohkan kakak dengan wanita lain, karna kakak sudah punya wulan, dia sangat mencintai wulan. teman kelly" ucap kelly
"orang kakakmu saja mau di jodohkan, lah kamu yg sibuk" ucap mamanya enteng
"tumbeng kamu pulang ke rumah" tanya mamanya
"bosan di apartemen sendiri" ucap satrya, kelly melirik kakaknya dengan tatapan tajam, satrya yg merasa di tatap oleh kelly pun bertanya "kenapa kamu menatap kakak seperti itu" tanya satrya
"kak kelly ingin penjelasan tentang wanita yg mau kakak lamar, siapa dia manita itu, apa lebih sempurna dari wulan sahabat kelly" tanya kelly kesal
"iyah dia sangat perfeck makanya kakak mau lamar dia, emang kamu tau dari mana kakak mau lamar anak orang" ucap satrya kembali bertanya
"kak emang kakak udah nggak menyukai sahabat kelly lagi" ucap kelly sedih
"udah kamu nggak usah urus urusan orang dewasa, kamu fokus saja dengan studi mu" ucap satrya enteng, kelly pun lansung menangis
"hiks..hiks..hiks kakak tega, tak sadar kakak sudah menyakiti sahabat kelly & juga menyakiti kelly hiks.hiks..hiks padahal selama ini kelly berharap kakak melamar wulan, bukan wanita lain" ucap kelly yg sudah benar2 menangis satrya & orang tuanya benar2 kaget ternyata kelly sangat menyayangi sahabatnya itu
"yah sudah nak jangan sedih lagi, seharusnya kamu bahagia donk kakak mu mau nikah bentar lagi" ucap mamanya
"papa nggak tau yah kell, papa ke kamar dulu" ucap papanya lansung berjalan cepat menuju kamarnya karna takut di marahi putrinya
"hiks..hiks..mama sih sibuk sekali, ngurusin kak satrya, kelly marah sama kalian" ucap kelly lansung berlari ke kamarnya
__ADS_1
"satrya gara2 kamu tuh, adik kamu nangis, apa mama kasih tau kelly saja" ucap mamanya
"terserah mama saja, satrya mau isterahat, capek" ucap satrya lansung pergi ke kamarnya
"Sat.sat tunggu dulu" panggil mamanya
"iya mah ada apa" tanya satrya
"kamu mau lamar wulan kapan, soalnya tadi mamanya wulan telpon katanya anaknya sudah setuju" ucap mamanya
"terserah mama saja, mau kapan satrya akan luankan waktunya" ucap satrya cuek, sebenarnya dia sangat senang namun dia gengsi menunjukan bahagianya di depan orang tua nya, apa lagi adiknya soal wanita pujaan hatinya.
"yah dari kamulah sat, kan kamu yg mau lamar anak orang, bukan mama ataupun papa kamu, gimana sih" ucap mamanya kesal
"yah mama mau besok, lusa mingu depan pun jadi satrya mah, kan mama yg mau lamar buat satrya" ucap satrya
"oke kalo gitu malam minggu saja bagaimana" ucap mamanya
"baiklah mah" ucap satrya lansung berjalan ke kamarnya
"besok baru aku kasih kabar ke jeng wuliana kalo sabtu keluarga chevron mau pergi ke rumahnya" gumam mamanya satrya senang & berjalan ke arah kamar mereka
"mah bagaimana" tanya suaminya yg melihat istri masuk ke kamar
"bagaimana apanya" tanya balik istrinya
"itu..apa kata orang tua wulan, karna tadi papa nggak sempat nanya karna kelly sudah mengintrogasi mama" ucap suaminya
"dasar suami bukannya tadi bantu jawab malah lari" ucap istrinya kesal
"yah kan takut di introgasih juga sama kelly, habis kelly sudah nangis" ucap suaminya.
"iyah itu jeng wuliana bilang anak nya sudah setuju" ucap istrinya
"jadi kapan kita mau kerumah pak wiliam" tanya suaminya
"malam minggu kita kesana, tadi mama sudah tanya satrya dia pun bilang oke" ucap istrinya
"iyah sudah ayo tidur, mama sudah ngantuk" ucap istrinya mereka pun tidur
bersambung.....
__ADS_1