
setelah selesai mandi satrya keluar dari kamar mandi dengan handuk di pinggangnya,
"wulan tadi siapa yg teriak" tanya satrya tanpa melihat siapa yg sedang berdiri di dalam kamar sambil berkacak pinggang itu
"kamu yah, dari tadi ngapain aja ha" tanya ketty geram melihat anaknya baru habis mandi
"mama, wulan mana, kenapa mama yg ada di sini" tanya balik satrya
"wulan di kamar mamanya, ayook kamu siap-siap jam 6 para tamu sudah mulai datang" ujar ketty
"makanya ini nih yg satrya nggak suka ada resepsi, karna akan ada kerepotan diri sendiri" ujar satrya kesal karna ada resepsi
"satrya kamu jangan kayak gitu, istri kamu juga pengen di jadiin ratu di hari pernikahannya, kamu nggak ngerti perasaan wanita" tegur mamanya
"mah, wulan juga bilangkan jangan ada resepsi-resepsian, ini karna kalian maksa yah jadinya dia ikutan" ucap satrya
"ini nih,,,muka-muka yg nggak ngerti dengan perasaan wanita yah gini cara bicaranya" tunjuk ketty kearah wajah satrya dengan kesal, geram jadi satu karna anaknya ini bukannya siap-siap malah berdebat dengannya
"ayok cepat ganti, saolnya wulan juga sudah siap-siap" sambung ketty
satrya pun bersiap-siap, lalu ketty pun keluar saat melihat anaknya sudah mulai bersiap-siap
"mama cari papa dulu, soalnya sudah sejam mama nggak ngurusin suami mama sendiri hanya karna ngurusin anak yg sudah tua, tapi berlagak kayak anak kecil" ucap mamanya sambil berjalan keluar dari kamar anaknya
satrya hanya melirik mamanya dengan pasrah sambil menggeleng kepalahnya karna mamanya sudah menjauh darinya
setelah kepergian mamanya, satrya pun mulai sibuk dengan pakaiannya dan di bantu oleh sahabat-sahabatnya
"satrya sudah punya istri, sekarang gue juga harus serius cari pasangan" ucap ricko tiba-tiba sambil memikirkan sella yg sudah lama hilang kabar,
"wah tumbeng loe mau nyari pansangan dengan serius, biasanya cuma ingat modusin cewek-cewek" ujar kevin
"pada saat nya juga gue harus berubahlah kev, masah gini terus, seharusnya itu loe dukung gue kev" ucap ricko kesal
"iyah gue slalu dukung loe, asal loe jangan suka mainin cewek mulu, gue juga malas lihat loe manin cewek" ujar kevin sambil memukul-mukul punggung ricko dengan lembut dalam arti memberi dukungan
"kalian berdua dari tadi ngomongin cewek-cewek mulu, nggak mau bantuin gue nih" tegur satrya karna sedari tadi yg ia serius dengan pakaiannya
"heheh sorry brow" ucap ricko, kevin juga berjalan kearah satrya lalu membantu satrya memakaikan jas nya
****
kelly, cika, & rina juga sedang sibuk-sibuk make up, karna mereka pun juga tak mau kalah dari penganting wanita
"heh kita nggak boleh kalah sama wulan, kita harus tampil cantik juga" ucap cika semangat
"tampil cantik, iya siapa tau dapat gebetan & di ajak nikah, kan gue mau" ucap kelly mengahayal
"haah loe mau lansung nyusul kakak loe nikah gitu, semisal ada yg lamar loe sekarang" tanya cika serius
"ia mau lah, kalo di ajak serius yah gue mau, asal jangan sama yg beristri" jawab kelly
__ADS_1
"hahaha,, loe gebet banget yah pengen nikah" ucap rina yg sedang memoles wajahnya dengan bedak
"ialah, siapa juga mau sendirian trus, kuliah kan udah habis, jadi target gue tinggal nikah" ucap kelly sambil mengedipkan mata
"iiih trus loe nggak tunggu itu sih tunangan loe tu yg di luar negri, siapa sih namanya, gue lupa" tanya cika
"andre, huu jangan bahas dia lagi, sekarang dia lagi bahagia sama pacar baru nya, jadi gue juga harus bahagia nanti sama suami gue" ucap kelly semangat, walaupun masih ada rasa sakit di hati kalo ngomong soal andre
"semoga yah entar ada yg lamar loe" ucap rina
"amin" jawab kelly cepat dengan semangat
"kayaknya sih kelly benaran deh mau nikah cepat" ucap cika,
tak lama mamanya kelly datang.
"kelly di mana papa kamu, kok di kamar nggak ada" tanya ketty
"mana kelly tau, mungkin papa di kamar kakak kali" jawab kelly
"mama baru saja datang dari kamar kakak kamu" jawab mamanya dengan tampang kesal
"yah kelly juga nggak tau mah" ujar kelly
"kamu yah, benar-benar gara-gara ngurusin kalian nih, mama jadi nggak ngurusin suami mama sendiri" ucap ketty kesal,
cika & rina hanya tahan tawa melihat tante ketty yg bicaranya ngelantur, membuat mereka iri
"kelly muluh yg di salahin, perasaan mama nggak ngurusin kelly deh dari tadi" jawab kelly.
tak lama papanya kelly datang memanggil istrinya
"mama...dari tadi papa cariin loh, ee ternyata disini" ujar mickael papanya kelly
"aduuh papa, mama juga dari tadi nyariin kamu sayang, ayok papa juga siap-siap sekarang" ujar ketty
kelly yg melihat mamanya hanya mergerucutkan bibirnya, & membeo bibirnya mengukiti kata-kata mamanya
mama & papanya pun pergi
"kell papa sama mama kamu romantis banget, padahal udah tua" ucap cika
"udah nggak usah sibuk orang tua lagi, kita ke kamar wulan, pasti dia sedang di make up pin, & pastinya lagi menunggu kita" ucap kelly,
lalu mereka pun pergi menuju kamar wulan,
****
wulan sedang sibuk di make up oleh para Mua
"cika sama rina mana yah kok nggak ada, kelly juga pasti lagi sibuk urusin kakaknya" ujar wulan sendirian yg ia tau pasti kelly dengan kakaknya, jadi yg ia cari cika & rina
__ADS_1
"Wulan..." teriak mereka berasamaan
"kalian, kok baru datang, aku itu sedang gugup sekarang" ucap wulan cemberut dengan 3 sahabatnya
"seharusnya gugup tuh tadi pas ijab kabul, kenapa sekarang malah gugupnya" ucap cika heran
"ia tadi pagi juga gugup tau nggak sih, kalian itu nggak ngerti banget sama gue" ujar wulan lagi
"ia kita ngerti kok" jawab mereka serentak, agar wulan puas
"heheh, oyah Kelly kamu nggak temani kakak mu kayak pagi tadi" tanya wulan
"yah, kan tadi pagi udah temani, kita udah serahin kak satrya ke loe, jadi sekarang kalian berdua yg harus saling temani" jawab kelly
"owh pikirnya masih mendampingi dia" ujar wulan
"dia itu suami kamu wulan, jangan lupa yah" tegur rina
"iiih rina dewasa banget sih aahh" ucap cika
"dasar anak kecil" ucap wulan ke cika, cika hanya cemberut di katain anak kecil sama wulan
"udah jam 5 lewat gue mau cek kak satrya dulu" ujar kelly lalu pergi ke kamar satrya untuk mengecek kakaknya udah selesai apa belum
****
di kamar satrya, satrya sudah selesai, ia sedang duduk bercerita asyik dengan 2 sahabatnya yaitu kevin & ricko
tak lama pintu kamar satrya di ketuk dari luar
"kev tolong buka pintunya, pasti itu sih penganting wanitanya datang memanggil suaminya" ujar ricko menyuruh kevin
kevin pergi menbuka pintu, & ternyata kelly yg mengetuk
"hai kak, kak satrya nya sudah selesai apa belum" tanya kelly dengan anggung-anggung manis
"ooh aha udah,udah selesai" jawab kevin gugup melihat kecantikan kelly, kelly hanya tersenyum
"kamu mau panggil kakak kamu, masuk saja" ucap kevin berusaha santai, di angguk oleh kelly
kelly pun masuk, "kak udah mau jam 6 nih, jemput istri kakak di kamar sebelah" ujar kelly
"siapa yg nyuruh kamu" tanya satrya
"yah kan kakak emang harus turun berdua'an sama wulan, gimana sih, masah ia mau turun pisah-pisah, bukan nikah namanya tapi mencari jodoh" ujar kelly kesal
"heum" satrya pun lansung keluar menuju kamar di mana wulan berada
"kak kevin, kak ricko juga ayok kita menunggu penganting di bawah" ajak kelly ke kevin & ricko
mereka berdua pun mengikuti kelly keluar menuju tempat resepsi satrya & wulan
__ADS_1
bersambung...