Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
acara syukuran 2


__ADS_3

satrya & wulan menuju meja makan, sampai di sana wulan melihat sella juga sedang menyendok makanan, "mbak sella" panggil wulan


"ee Lan, ayok makan" ujar sella


"pak selamat makan" ujar sella kepada satrya yg sedang berdiri di samping wulan, satrya hanya mengangguk


setelah menyendok makanan,sella pun berjalan kearah kursi nya.


wulan masih berdiri, "ayok" ucap satrya, lalu wulan pun mulai menyendok makanan "kak mau yg mana-mana biar wulan sekalian ambilin untuk kakak" tanya wulan, satrya menunjukan lauk yg ia mau & wulan pun mangambil untuk dirinya & untuk satrya juga


selesai mengambil makanan, wulan & satrya berjalan kearah taman belakan, karena di depan & dalam sudah tak ada tempat duduk "ayok kita kesana" ajak satrya wulan pun mengikuti satrya dari belakan menuju kursi taman itu


"ayok makan" ujar satrya, lalu mereka pun makan bersama di taman


karena melupahkan air minum, wulan berdiri untuk pergi mengambil air untuknya & untuk satrya "mau kemana" tanya satrya


"mau ambil minum dulu kak, soalnya wulan lupa bawah" sahut wulan


"kamu duduk di sini,pegang piring kakak, biar kakak yg pergi ngambil" ujar satrya lalu masuk kedalam untuk mengambil air minum


tak lama kelly datang menghampiri wulan yg sedang duduk sendiri itu "wulan kenapa kamu duduk sendiri di sini" tanya kelly


"nggak sendiri kok, kita hanya makan di sini, soalnya di dalam sudah full nggak ada tempat duduk kell" ucap wulan


"kita.!! emang loe sama siapa Lan" tanya kelly


"sama kakak, kenapa kamu ada di sini" seru satrya yg baru saja datang membawah air minum


"owh sama kak satrya toh,, ciee, sudah baikan yah" goda kelly


"sana kamu, mama cari kamu tuh,ternyata kamu di sini" usir satrya sengaja beralasan mamanya mencari kelly


"iyah,, kelly kedalam bye Lan" ujar kelly lalu masuk kedalam, wulan hanya tersenyum malu, karna ketahuan oleh sahabatnya kalo ia sedang bersama satrya


"nih minum, ayok makan lagi" ujar satrya, wulan & satrya pun lanjut makan.


**


di dalam kevin sedang berdiri memperhatikan kelly yg sangat cerewet mengajak para tamu yg belum makan, agar segera makan,


"apa susahnya sih dapatin dia, kenapa juga gue hanya tertarik dengannya" gumam kevin dalam hati.

__ADS_1


kelly yg sedang menyapa yg lain untuk makan, ia pun melihat kevin yg sedang berdiri sendiri di sana, lalu kelly menghampiri kevin "kak kevin, ayok makan" seru kelly


"hah iyah nona" jawab kevin


kelly hanya tersenyum dengan kevin, sebenarnya kelly juga sudah ada rasa sejak dulu pertama kali kevin kerumahnya waktu kevin & satrya masih kulia, namun kelly tak perna menunjukan rasa suka terhadap kevin, takut kakaknya marah karna waktu itu juga ia masih kelas 1 SMA


setelah tamat baru ia berpacarn dengan andre, itupun karena orang tua andre & orang tua kelly bersahabat, makanya kelly bertemu andre, lalu mereka berdua saling jatuh cinta, namun cinta kelly ke kevin tak perna hilang walaupun ia sudah lama berpacaran dengan andre, namun di hati kecil selalu menyebut nama kevin


"pacar kak kevin siapa yah, kenapa gue begitu penasarn dengan pacarnya" gumam kelly


kevin pun berjalan ke arah meja makan "kak kevin" panggil kelly lagi.


"iyah nona" jawab kevin


"pacar kak kevin nggak datang" tanya kelly sengaja, kevin hanya mengangguk,


"kak kevin mengangguk, berati ia sudah punya pacar" gumam kelly namum masih di dengar oleh kevin, kelly merasa kecewa+sedih


kevin yg mendengar ucapan kelly hanya bingung


"ada apa nona" tanya kevin, melihat wajah kelly yg terlihat sedih saat kevin mengangguk pertanyaan kelly


"nggak apa-apa kak" jawab kelly cepat lalu berjalan meninggalkan kevin, kevin yg melihat kepergiannya hanya diam


"Kev..satrya mana" tanya ricko, kevin tak menjawab


"kevin, loe kenapa diam bae" ujar ricko lagi


"aah..Rick ada apa" tanya balik kevin yg baru sadar dari lamunannya


"satrya mana, gue mau pamit, kalo nggak pamit entar bisa berabe di kantor" ucap ricko


"nggak tau gue" ucap kevin malas


"aah lu kenapa brow, ada masalah" tanya ricko


"nggak ada, lu sana cari satrya, gue mau pulang aja" ujar kevin berlalu begitu saja


"heii pamit dulu ke satrya" teriak ricko kevin tak menjawab ia malah acuh dengan teriakan ricko


"itu anak aah..gue juga mau pulang" ucap ricko lalu berjalan mengikuti kevin

__ADS_1


"hoy mau kemana" tanya satrya yg baru saja datang bersama wulan


"ee sat, gue mau pamit" ujar ricko


"Hai wulan, apa kabar" sambung ricko bertanya pada wulan


"hay pak ricko, kabar baik pak" ucap wulan


"kevin mana" tanya satrya


"kevin udah pulang duluan sat" ujar ricko lagi satrya berOh ria


"sat gue pamit yah, salam sama pak bos & bu bos" ucap ricko lalu pergi meninggalkan mereka berdua,


tak lama sella juga datang untuk berpamitan pada satrya "pak, pamit pulang dulu" ucap sella


"Iyah sella" ucap satrya, sella merasa bersyukur karena satrya menyebut namanya, karna selama ini satrya tak perna menyebut nama para karyawan, hanya nama kevin & ricko yg slalu ia sebut


"wulan mbak duluan yah" ucap sella di angguk oleh wulan lalu berkata "hati-hati di jalan mbak" ujar wulan


"iyah lan bye" ucap sella lalu keluar ke depan, lalu ia berjalan ke pintu pagar & menunggu taxi yg ia pesan lewat online


sementara sella sedang berdiri di pinggir jalan, mobil ricko pun keluar sella yg melihat ricko di dalam mobil karna jendela kaca mobil di turungkan, sella menyapa ricko dengan menundukan kepalahnya, ricko hanya cuek tak menyapa balik sella, setelah mobil ricko jauh, sella hanya tersenyum tipis ia merasa dirinya benar-benar menyedihkan


"menyedihkan sekali aku" gumam sella sedih, ia menyukai ricko, namun tidak dengan ricko, tak lama taxi yg ia pesan pun datang, & sella pun pulang.


***


"kak, kalo gitu wulan pulang dulu" ucap wulan


"tunggu kakak menyapa teman-teman yg lain dulu" ujar satrya


"gue yg mau pulang, kenapa malah gue yg di suruh tunggu sih" gumam wulan pelan namun satrya masih bisa dengar


"ia saya tau, kamu yg mau pulang, makanya tunggu dulu, emang rumah kamu mau lari" ujar satrya yg sudah marah


"tuh kan, marah lagi" gumam wulan namun dalam hati karna takut satrya dengar lalu semakin marah lagi,


wulan hanya diam tak berbicara apapun, karna ia sudah sangat mengantuk. wulan pun memilih duduk di kursih yg berada di dekatnya, setela beberapa menit duduk, matanya sudah tertutup karna mengantuk


satrya yg melihat wulan dari jauh sedang duduk sambil tidur hanya menggelengkan kepala,

__ADS_1


bersambung


__ADS_2