Ceo Tampan Yang Galak

Ceo Tampan Yang Galak
full Wulan


__ADS_3

satrya berangkat tanpa memberitahu wulan,


pagi hari pukul 6:30 wulan berangkat ke kantor, tiba di kantor, wuLan lansung masuk keruangannya, karena ia malas bertemu dengan satrya, "pagi pak ricko" sapa wulan saat melihat ricko yg juga baru datang


"pagi wulan" balas ricko dengan senyum khasnya


"oyah wulan, jangan lupa yah sebentar ada rapat keuangan jam 9:00" ucap ricko


"baik pak, kalo gtu saya permisi keruangan saya" ucap wulan di angguk oleh ricko


wulan & semua karyawan kantor pun memulai aktifastasnya masing2


jam menunjukan 9:00 wulan berjalan ke ruang meeting karyawan sambil membawah berkas keuangan, "pagi pak aldo" sapa wulan saat melihat aldo yg sudah berada di ruangan itu


"ia pagi ibu wulan" balas aldo karena masih jam kantor jadi mereka saling memamnggil nama dengan sebutan Pak & Ibu, karena kantor satrya punya aturan seperti itu


karena meeting pagi ini hanya mereka bertiga aldo, wulan & ricko, tak lama ricko pun masuk


"pagi semua" ucap ricko


"pagi Pak ricko" jawab wulan & aldo barengan


"baiklah karna hari ini pak satrya tidak hadir disini jadi pagi ini saya yg akan membawah rapat keuangan ini, mari kita mulai pak Aldo & ibu wulan" ucap ricko di angguk oleh mereka berdua


rapat pun mulai "bla..bla..bla...." tak terasa 45 menit berlalu, rapat pun selesai & semua keuangan pun Pas & cocok dengan pengeluaran & pemasukan


"baiklah rapat pagi ini sampai di sini saja" kalo begitu saya permisi" ucap ricko lalu keluar, wulan & aldo pun keluar mengikuti ricko dari belakan.


wulan berjalan kearah ruangannya, sampai di ruangan wulan memikirkan "ada apa kak satrya tak masuk hari ini" gumam wulan "apa kak satrya sakit, biasanyakan kak satrya paling rajin dalam hal pekerjaan, atau mungkin lagi sama pacarnya kali, aaarrrhhht, ngapain juga gue harus mikirin dia, malah bikin tamba sakit hati aja" gumamnya lagi, wulan kambali melanjutkan pekerjaannya

__ADS_1


tak terasa jam makan siang, wulan keluar menuju resepsionis, karna ingin mengajak sella makan siang bersama "mbak sella, hayuk makan siang" ajak wulan


"tunggu yah Lan, mbak beresin ini dulu" kata sella sambil membereskan semua berkas2 nya, "selesai..ayok Lan" ajak sella


wulan & sella pun berjalan ke tempat makan mereka seperti biasa, mereka berdua pun memesan makan masing2


setelah makanan datang, wulan & sella menikmati makan siang, tak lama Laura datang "Hay wanita kecil" panggil laura ke wulan sambil mencolek2 bahu wulan yg sedang makan


wulan pun mengangkat "owh pacar nya kak satrya" gumam wulan dalam hati


"Hee gue mau ngomong bentar sama loe" ucap Laura


"ada perlu apa yah sama saya, ngomong saja sekarang di sini mbak" kata wulan


"mbak-mbak, saya bukan mbak Mu, saya cuma mau bilang jauhi satrya" ucap Laura peunh tekanan


"kenapa saya harus menjauhinya" ucap wulan karna ingin memancin Laura agar ia tau seperti apa hubungan Laura & satrya apa mereka pacara atau tidak, karena satrya tak perna menjelaskan sama sekali


"Saya tidak ngerti dengan omongan anda" ucap wulan lansung meninggalkan Laura & sella, karena sudah sakit hati ats apa yg di jelaskan Laura & wulan juga merasa bersalah karena berharap sama pasangan orang


wulan lansung masuk kedalam ruangannya sambil memikirkan bagaimana dengan perasaannya kalo benar satrya & Laura sudah berpacaran bertahun2 sedang ia & satrya juga baru saling mengenal "pantas saja kak satrya nggak perna jelaskan kalo Laura adalah pacarnya Hiks..hiks" gumam Wulan sambil menangis di ruangannya


tak lama Laura mengetuk pintu ruangan wulan, wulan yg sedang menangis pun lansung menghapus airmata nya "masuk"


laura masuk, wulan kaget ia pikir bukan laura "ada apa" tanya wulan


"gue cuma mau bilang ama loe, kalo loe ngerti perasaan sesama cewek, tolong loe jauhin satrya, karena kita berdua itu bukan lagi pacaran pada umumnya, gue sama satrya itu sudah berhubungan layaknya suami istryli" ucap Laura bohong namun dengan wajah sedih agar wulan percaya. wulan kaget karena yg ia tau satrya tak perna berhubungan apa2 sama wanita manapun apalagi sampai berhubungan sejauh yg di bilang laura itu


"yah sudah mbak, aku juga nggak ada hubungan apa2 kok sma pak satrya, hanya sebagai atasan & bawahan" ucap wulan kesal

__ADS_1


"kamu memang menganggap dia sebagai atasanMu, tapi dia menyukaiMu, kamu tau nggak aku sangat mencintainya semuanya sudah aku korbankan untuknya hiks..hiks" ucap Laura dengan air mata sudah berlinang, aktingnya benar2 perfeck


"iya mbak, saya tau, & saya tidak ada hubungan apa2 sama dia, mbak tolong jangan menangis di sini, nanti karyawan yg lain berfikir kalo saya memukul mbak" kata wulan


"saya mohon, tolong kamu jauhin satrya..hiks..hiks" ucap Laura


wulan benar2 tak bisa berfikir lagi, karena Laura sudah menangis sejadi-jadinya


"trus saya harus melakun apa, supaya mbak bisa percaya kalo saya tdk ada hubungan apa-apa" kata wulan


"kamu harus resign dari sini" ucap Laura


"apa..saya baru juga kerja di sini mbak, gimana saya bisa resign dari sini dalam waktu yg belum lama ini" ucap wulan kaget


"kalo kamu memang mengerti dengan perasaan saya hiks..hiks" ucap laura tangisannya benar2 membuat wulan merasa kasihan


"baiklah mbak, kalo memang itu yg terbaik untuk hubungan mbak & pak satrya, saya akan resign dari sini, tapi saya harus minta persetujuan dari pak satrya, agar saya tidak di kanai denda karna resign dalam waktu kerja yg belum lama ini" ucap wulan, walau pun hatinya sakit namun dia juga harus mengerti karna sesama wanita


"nggak perlu, kamu mengganti rugi nanti saya yg akan mengurus semua ganti rugi kamu, yg penting besok kamu sudah resign, karna kalo kamu tunggu satrya itu masih lama, karna satrya sedang keluar negri mungkin sebulan/dua bulan baru dia balik, soalnya dia sudah memberitahu saya" kata Laura


"owh jadi pak satrya keluar negri" wulan kaget


"tuh kamu nggak tau kan, karna memang satrya itu hanya mau mainin kamu, kalo dia serius sama kamu nggak munkin dia pergi jauh tapi nggak ngasih tau kamu" ucapan laura benar2 membuat wulan semakin sakit hati.


"ia mbak makasih atas kejelasannya, mbak bisakan keluar dari ruangan saya, karna saya harus membereskan semua berkas2 nya sebelum saya keluar dari sini" ucap wulan


"oky baiklah, kalo begitu saya permisi & maaf sudah mengganggu waktu mu" ucap laura lalu keluar, setela sudah di luar ruangan wulan, Laura lansung menghapus air mata munafik nya itu, ia benar2 puas dengan semua aktingnya


"perfeck..gue benar2 puas+bahagia" gumam Laura dengan tersenyum senang

__ADS_1


"satrya, kalo gue nggak bisa milikin loe, siapapun dia juga nggak akan bisa milikin loe, karna gue akan menghancurkan harapan mereka hahahahah" ucap Laura dengan tertawa bahagia ricko yg melihat laura tertawa seperti itu hanya bingung "ada apa dengan wanita ular itu, seperti sedang memenangkan sesuatu saja" gumam ricko, lalu kembali melanjutkan aktifitasnya.


bersambung...


__ADS_2