
kelly pun mengajak wulan ke kamarnya
"Lan yuuk ke kamarku ada yg mau gue ceritain sama loe" ucap kelly wulan pun menganguk, mereka berdua berjalan bersama ke kamar kelly.
"Lan loe marah yah soal tadi gue nggak ngajak loe bareng" ucap kelly
"nggak lah, gue nggak marah kok Kell" ucap wulan.
"maaf yah Lan tadi gue biarin loe sendiri, sebenarnya gue nggak mau sih, tapi gue pikir ka satrya mau ngajak loe ke suatu tempat makanya gue nggak ngajak loe, eeh ternyata di nggak ngajak loe" ucap kelly
"emang kakak loe ada rencana mau ngajak gue gitu, makanya loe berpikiran seperti itu kell" tanya wulan
"kak satrya nggak bilang sih, hanya mama yg ngmong ke gue kalo ka satrya mau ngomong sesuatu ke eloh, makanya dia telpon kita buat cepat pulang, ee tau-taunya enggak" ucap kelly
"gue nggak ada kepentinngan sama kak satrya, jadi nggak lah" ucap wulan dia sudah kesal karna mengingat tadi satrya tak peduli dengannya, di saat dia sedang kebingungan mau berbuat apa,dia juga benar2 malu di saat satrya seperti tak mengenalnya karna tak bicara apapun dengannya
"yah sudah kamu jangan ambil hati yah Lan kalo kak satrya itu gitu Cueknya minta di tampol" ucap kelly
"nggak apa2 Kell" ucap wulan
"oyah kelly gue ke kamar dulu yah" ucap wulan lagi.
"oky Lan besok kita mau kemana2 gue konfirmasi ke loe" ucap kelly
"oke siap" ucap wulan lalu keluar dari kamar kelly & menuju kamarnya.
wulan sudah pergi kelly pun siap2 untuk tidur, karena dia pikir dia dan wulan akan pergi ke pengunungan subuh besok jm 5, karna kata wulan udara subuh itu yg sejuk, kalo sorean itu nggak sejuk. kelly pun berfikir "kenapa yah gue bisa punya kakak sebego kak satrya sih, target di depan mata malah di biarkan begitu saja, di tikung baru tau rasa loe" ucap kelly, dia juga berpikir "kenapa sudah sebulan ini kak andre nggak mangabari gue yah" gumamya "gue telpon pun nomornya nggak masuk" biarin ah mending gue bobo cantik,dia pun akhirnya tertidur.
satrya pun keluar dari kamarnya & melihat wulan sedang membuka pintunya untuk masuk, namun di tahan oleh satrya karena satrya menarik tangannya
__ADS_1
"ikut saya kebelakan" ucap satrya
"saya sudah mengantuk jadi saya mau tidur" ucap wulan & masuk namun dia tahan lagi oleh satrya.
"kenapa sih, kalo mau bicara, yah bicara saja di sini" ucap wulan tegas
"saya bilang ikut saya kebelakan" ucap satrya dengan nada menekan-nekan
"saya kalo nggak mau yah nggak mau, terserah saya dong" ucap wulan sudah mulai kasar
"kamu tuh keras kepala sekali, oke baik lah kita akan bicara di dalam kamar kamu" ucap satrya lansung masuk kamar wulan
"apa kamu sudah gila, jangan seenaknya ini villa kamu & kamu yg ngajak saya kesini jadi kamu berbuat sesuka kamu" ucap wulan sudah mulai meninggihkan suaranya, karna kamar sedikit berjauhan dengan ruang tamu jadi orang tua satrya yg sedang duduk di ruang tamu tak mendengarnya.
"wulan..." teriak satrya
satrya pun berpikir "kenapa jadi dia yg marah, seharusnya kan disini satrya yg marah karna kesal gara2 sore tadi & malamnya wulan memuji lelaki lain tepat di depan nya, tapi dia tidak berhak marah karna wulan bukan siapa2 nya.
"apa.. seharusnya yg marah di sini itu kamu?, emang saya berbuat salah apa sama kamu sehingga kamu mau marah saya" ucap wulan
"aah...sudah lah" ucap satrya lansung keluar dari kamar wulan, & wulan pun masuk ke kamarnya, karna sejak tadi satrya masuk wulan tak ikut masuk wulan hanya berdiri di depan pintu saja.
"dasar seenaknya saja mau marah saya, emang saya salah apa, saya siapanya kamu sehingga kamu mau marah2 saya" ucap wulan sambil menutup pintunya & menguncinya.
satrya benar2 tak habis pikir "kenapa saya harus marah sama dia, sedangkan dia kan bukan siapa2 nya saya" gumam satrya sambil meremas kapalahnya aaarrh.
wulan sebenarnya tak mau marah satrya namun dia merasa jengkel karna satrya seperti tak mengenalnya di depan banyak orang tadi, padahal dia sedang butuh orang agar ada orang yg mau ngajak ngobrol namun satrya hanya malas tau padahal satrya sudah melihatnya bahwa wulan sedang kebingungan mau berbuat apa.
"dasar laki2 tak punya perasaan, lain kali gue nggak akan datang lagi bersama mereka" gumam wulan sedih karna dia merasa sangat malu di tengah2 keluarga chevron karna hanya dia sendiri yg orang asing
__ADS_1
dia juga sebenarnya kesal terhadap kelly, namun kelly masih bisa di mengerti karna sibuk memanggang ikan, satrya tak berbuat apa2 namun di saat seperti itu satrya sama sekali cuek dengan wulan. makanya wulan merasa berkecil hati.
"gue besok harus pulang, gue akan beralasan senin pagi gue ada mata kulia penting " rencana wulan, dia pun mulai memasukan baju2 nya ke dalam koper selesai itu, dia pun mengirimi pesan kepada kelly agar kelly bisa memberitahu orang tua nya pagi besok. wulan pun mulai tidur karna dia sudah benar2 sangat mengantuk.
**
pagi hari di villa mewah itu semua keluarga chevron berkumpul di ruang makan untuk sarapan pagi satrya & kelly pun sudah di sana, sebenarnya jam 5 pagi tadi dia ingin mangajak wulan jalan2 ke pengunungan namun dia membuka hp nya ada pesan masuk dari wulan
mengatakan bahwa pagi ini dia akan pulang beralasan senin besok ada matkul pagi.
kelly pun memberitahu orang tua nya, orang tua nya bilang tak apa2 dia akan meminta david mengantar wulan karna david juga pagi ini pulang.
wulan pun keluar dari kamarnya menuju ke ruang makan
"pagi semuanya" ucap wulan
"pagi cantik" jawab mereka serentak, wulan hanya tersenyum, satrya hanya melirik sekilas & lanjut ngopi, karena pagi2 begini satrya biasa ngopi saja cukup karena udaranya dingin, kalo di jakarta satrya makan kalo pagi, karna kerja menguras banyak tenaga.
"ayok sini sayang gabung" panggil mamanya kelly. wulan pun berjalan kearah tempat yg sudah kelly siapkan untuk wulan.
"Lan katanya kamu pagi ini mau pulang yah" tanya mamanya satrya, satrya pun kaget mendengar bahwa wulan mau pulang pagi
"iyah tante soalnya wulan ada matkul penting besok pagi" jwb wulan
"oh yah sudah sayang, tadi tante sudah minta tolong sama david untuk mengantar mu balik,kebetulan dia juga pagi ini mau balik ke jakarta sayang, iyah kan david" ucap mamanya satrya & bertanya kepada david, david pun tersenyum & berkata "iyah Lan pulang bareng gue saja, kebetulan gue juga balik pagi ini.
satrya yg mendengarpun hanya berdiam & mengomel dalam hati "apa'apaan mama main minta tolong saja sama orang yg baru kali pertama wulan kenal"
"yah sudah ayok makan Lan entar kamu lapar di jalan lagi" ucap mamanya satrya
__ADS_1
"iyah tante" jwb wulan, mereka pun mulai melanjutkan makannya.
bersambung....