
setiba di rumah wulan pun turun lalu menurunkan kopernya, baru saja wulan ingin berterimaksih satrya sudah melajukan mobilnya, wulan hanya melihat mobil yg sudah menjauh wulan berkata "hiiss dasar"
dia pun masuk kedalam rumah "mah wulan pulang" ucap wulan
"loh sudah pulang nak, bukannya besok baru pulang" tanya mamanya
"sudah mah, wulan keatas dulu" ucapnya lansung naik ke kamarnya
"wulan belum juga jawab pertanyaan mama sudah main keatas saja dasar gadis bar-bar" umpat mamanya
wulan masuk & lansung berbaring karena dia merasa capek dia pun lansung tertidur
di lain tempat satrya menuju ke apartemennya. sampai di apartemen dia masuk ke kamarnya tak lama dia menelpon mamanya "mah nanti pulan tolong bawah leptop aku yg ada di kamarku soalnya satrya tadi lupa bawah" ucap satrya
"bagaimana mau bawah, kamu saja yg memaksakan diri untuk mengantar wulan, padahal mama uda nyuruh david yg antar" ucap mamanya
"heum...mama jangan lupa bawah" ucap satrya lansung mematikan telponya. satrya pun masuk ke kamar mandi & mandi setelah mandi satrya mengganti pakaian santai karena jam baru menunujukan pukul 11 lewat satrya pun keluar untuk mencari makan siang
sampai di dapur satrya mengecek bahan2 di kulkas namun ternyata kosong, satrya pun memesan makanan lewat online, sambil menunggu pesanannya satrya masuk kekamar & menonton, setelah menunggu berapa menit pesanan pun datang lalu satrya lansung makan makanannya.
***
jam menunjukan 3 sore wulan baru bangun tidur karena hp nya berbunyi
"yah Cik ada apa" tanya wulan
"Lan kata kelly nya loe dah balik yah dari puncak" tanya cika
"iyah nih, gue dah balik" jwb wulan
"loe temani gue dong" kata cika
"kemana emang" tanya wulan
"jalan2 soalnya gue lagi badmood, lagi patah hati" ucap cika
"loe patah hati, di putusin sama pacar loe" tanya wulan
"pacar gue selingkuh Lan, bukan di putusin, tapi gue yg mutusin" ucap cika sedih, karna dia pergok pacarnya sedang jalan berdua dengan cewek lain
"yah ampun kenapa sih, makanya gue bilang nggak usah pacaran, ke gue nggak sibuk sama yg namanya patah hati" ucap wulan.
"yah udah gue kerumah loe" ucap wulan
__ADS_1
"nggak usah ke rumah gue, gue yg kesitu jemput loe" ucap cika
"kenapa loe nggak telpon rina buat temanin loe" tanya wulan.
"rina nggak sama kayak loe Lan, pokoknya gue jemput di rumah loe" ucap cika
"kalian itu sama saja, lah kelly, rina, eloh sama saja, patah hati larinya ke gue, giliran gue ajak jalan2 malam minggu semua pada punya alasan sama pacar" ucap wulan
"Lan jangan perhitungan dong, masa sama sahabat sendiri gitu" ucap cika
"iya..iya.. jemput gue sekarang gue tunggu di rumah, udah ah gue mau mandi"
"oke Lan thank you ayang" ucap cika lansung mematikan telponnya
"pata hati kok gitu..nggak ada sedih2 nya juga, tapi ya udah ah dari pada gue di rumah mending cuci mata di mall" gumam wulan. wulan pun masuk ke kamar mandi & mandi.
setelah mandi dia pun berganti pakaian selesai ganti dia pun keluar karna cika sudah di depan.
"yuk Cika" ucap wulan
mereka pun melajukan mobilnya menuju mall.
mereka berdua menghabiskan waktu di mall sambil berkeliling. jam 5 sore sudah mereka berdua pun memutuskan untuk pulang, karena mama wulan sudah menelpon wulan.
***
sampai di kampus wulan pun memarkirkan mobilnya di parkiran setela itu dia turun & masuk ke gerbang menuju kelasnya,
tak lama dosen pun masuk 45 menit berlalu mata kulia selesai, sebelum dosen keluar dosen memberitahukan kepada mereka bahwa bulan depan mereka sudah mulai dengan skripsi mereka.
"nanti kalian cari dosen pembimbing" ucap desen
"baik pak" ucap wulan & teman2 nya. setelah itu dosen keluar.
wulan pun keluar mencari teman2 nya, tak melihat teman2 nya dia pun lansung berlari ke kantin kampus
"hei kalian gue cariin di kelas nggak ada" ucap wulan dan lansung duduk di samping cika
"wuLan, kelly nggak masuk yah" tanya rina
"iyah dia katanya hari ini nggak masuk soalnya dia baru pulang dari puncak" jawab cika.
"loh trus wulan masuk" kata rina
__ADS_1
"wulan dari kemarin pulangnya" ucap cika
"owh.. Lan napa loe pulang nggak barengan sama kelly" tanya rina
"gue lagi ada urusan, makanya gue pulang duluan, bulan depan gue uda skripsi, kalian kapan" tanya wulan
"dosen belum konfirmasih ke kita kapan skripsi soalnya waktu itu gue nggak lolos skripsi jadi belum ada konfirmasi" ucap rina
"gue juga belum Lan" ucap cika
"owh gitu yah" ucap wulan
"Lan kalo loe udah lulus duluan, berarti sisa kita bertiga dong, aah sepi Lan tanpa loe" ucap cika & rina barengan
"doa'in gue yah biar gue lulus, soalnya gue pengen cepat cari kerja & bisa membantu orang tua gue" ucap wulan
"amin kita doa'in kok, tapi kita pasti kesepian Lan" ucap cika
"nggak apa-apakan kalian juga nggak lama lagi" ucap wulan di angguk mereka berdua.
jam sudah menunjukan 2 siang, wulan pun pulang ke rumah.
di lain tempat. di waktu yg sama satrya pun keluar makan siang bersama kevin & ricko.
"Sat bagaimana dengan wanita bar-bar loe itu" tanya ricko
"nggak gimana2" jwb satrya
"maksudnya bagaimana hubungan kalian" tanya ricko penasaran
"hubungan yah biasa2 saja, nggak ada yg berubah" kata satrya
"jadi kalian berdua belum pacaran gitu" tanya ricko
"iyah" jwb satrya santai
"haac gue pikir loe ngajak dia ke puncak itu loe udah pacaran sama dia, eh tau2 nya belum, tau gini kan gue aja yg pacaran sama dia" ucap ricko & lansung di plototin satrya
"habis loe lambat sih, kan banyak yg ngantri di belakan sat, termasuk gue" ucap ricko
"banyak cewek di dunia ini, bukan dia sendiri, kenapa juga loe harus ngantri" ucap satrya,
ricko & kevin pun lansung ketawa "hahahahah Sat...Sat suka tu bilang nggak usah gengsi, entar di embat orang lain baru tau rasa loe" ucap kevin, satrya hanya diam.
__ADS_1
"udah ah ayok kita makan" ucap ricko mereka pun makan setelah pesanan datang.
"bersambung....