Cintaku Adalah Kamu

Cintaku Adalah Kamu
Episode 15- Benarkah sosok itu..?!


__ADS_3

sesaat kemudian, saat bapak bapak itu hendak merogoh saku celana lelaki itu, tiba tiba dari kejauhan terdengar seperti suara sirine polisi yang semakin lama semakin dekat, dan ternyata benar, nampak sebuah mobil polisi tengah berjalan kearahnya, kemudian karena sudah dirudung panik, dan ketakutan, pria dewasa itu pun melepaskan lelaki muda itu, dan beranjak pergi menjauhinya. Kemudian sembari berlari dia juga sempat mengatakan,


"Ini semua belum berakhir anak muda, tunggu saja, bos pasti akan dapat membuat perhitungan denganmu, TUNGGU SAJA!" ucapnya sembari berlari menjauh.


Lelaki itu sedikit bingung, mengapa bapak bapak tadi bisa sampai memalaknya, dan mengatakan tentang bos, itu berarti pria tadi hanya disuruh oleh seseorang saja, tapi siapa, perasaan dia tak pernah membuat masalah dengan siapapun juga, tapi mengapa kejadian tadi bisa sampai terjadi padanya, siapakah orang itu?, 'Huufft entahlah, tak perduli,' lelaki itu lebih memilih tuk mengacuhkannya, daripada harus pusing memikirkan hal yang belum pasti seperti tadi. Lalu sesaat kemudian, mobil polisi itupun berhenti tepat di samping lelaki itu, dan keluarlah dua orang polisi dari dalamnya, Menghampirinya, lalu menyapanya dengan begitu baik, serta akrab. Dan setelah di telusuri ternyata salah satu dari polisi itu adalah teman baik papa dari lelaki itu, Itulah sebabnya kenapa para polisi itu bisa kenal baik dengan lelaki muda itu.


"Apa anda terluka?" Tanya baik salah satu polisi itu pada lelaki muda di depannya.


"Tidak, Terima kasih sudah datang."


"Sama sama, oh iya kalau boleh tahu, sedang apa anda di sini?, ini kan jauh dari tempat tinggal anda?"


"Study tour. Baiklah saya pergi dulu, terima kasih telah membantu." Jawab lelaki itu dingin, kemudian beranjak pergi kembali ke hotelnya lagi, dan meninggalkan para polisi itu di sana.


Sembari berjalan, lelaki itu pun mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya, dan ia perhatikan baik baik. Kalung emas, ya itu adalah sebuah kalung emas dengan mata berwarna putih, seputih berlian, itu adalah sebuah hadiah pemberian papanya kala ia berulang tahun ke 15 saat itu, ia sengaja membawanya, karena ia ingat jika kegunaan kalung itu sangatlah penting, apalagi kalau ada kejadian seperti tadi. Mengapa ia bisa berkata demikian, sebab kalung itu bukanlah sebuah kalung biasa, ya papanya telah memesan sebuah kalung yang memiliki fitur fitur canggih dan hebat yang takkan bisa ditemukan dimanapun, bahkan kecanggihannya melebihi handphone, maupun alat elektronik lainnya. Papanya telah memesannya jauh jauh dari los angeles, dan dari rekannya misterius, hanya demi putranya seorang. Ia sangat mencintainya, itulah sebabnya mengapa ia begitu memanjakannya, dan memberikan apapun yang terbaik untuknya. Dan mengenai polisi tadi, mengapa bisa tiba tiba datang, ya karena di kalung canggihnya itu telah dimasukkan nomor telepon beberapa polisi, salah satunya ya polisi tadi, tepatnya teman dari Papanya itu, dan jika membutuhkan bantuannya dia hanya perlu memencet mata dari kalung itu sebanyak dua kali, lalu beberapa menit kemudian polisi itupun akan datang tuk menolongnya, apalagi tepat sekali saat itu teman dari Papanya itu tengah bertugas di Bali, jadi dia bisa langsung datang tuk menolongnya, dan lokasinya pun lumayan dekat dari tempatnya saat ini.


Pukul 21.15 kembalilah lelaki itu ke hotel lagi, ia berjalan biasa, tetapi sedikit memelankan langkahnya. Sepi, dan tak banyak juga teman temannya dari Genius High school yang berkeliaran di sekitaran hotel, ya mungkin karena hari sudah larut. Tak memusingkan hal itu, lelaki itu segera beranjak masuk ke kamarnya, membuka kuncinya, kemudian setelah terbuka, masuklah ia kedalamnya, ia kunci pintunya, kemudian ia baringkan tubuhnya itu diatas Kasur, kemudian beranjak tidur.


...*****Keesokan harinya*****...


Tepat pukul 06.10 bangunlah lelaki itu dari tidurnya, ia regangkan tubuhnya, mengucek kedua matanya, lalu beranjak bangun dari ranjangnya. Ia rapikan kasur itu beserta spreinya, membuka kordennya, kemudian beranjak mengambil sikat gigi dari dalam tas kecil yang dibawanya itu, lalu bergegas menuju ke kamar mandi, dan membersihkan tubuhnya di sana. Sembari berbaring, lelaki itu lebih memilih mandi dengan menggunakan bath up, dengan bau aroma terapi, lelaki itu tengah menikmatinya sembari memejamkan matanya. Ia begitu bahagia saat ini, dan satu Minggu kedepan, sebab di Minggu Minggu ini ia dapat terbebas dari bayang bayang papanya, dan bebas mau melakukan apapun.


Setelah satu jam berlalu akhirnya selesai juga pria itu dari mandinya. Dengan berbalutkan kaos putih polos serta jaket Hoodie yang juga putih dengan bertuliskan huruf Jepang disisi depan, dan belakangnya, serta jeans hitam pekat dengan sobekan di kedua lututnya, lelaki itu saat ini tengah berkaca di depan cermin, menyisir rambutnya, mengenakan skin care rutinnya, lalu menyemprotkan parfum kesayangannya itu ke beberapa bagian tubuhnya. Setelah dirasa sudah cukup perfect, lelaki itu pun segera beranjak pergi menjauhi kaca, dan duduk di pinggir ranjangnya. Ia tengah memainkan ponsel di tangannya, ia putar lagu Justin Bieber:love your self, kemudian tanpa sengaja iapun juga terbawa alunan lagu, dan ikut bernyanyi tanpa ia sadari. Saat ia tengah enak enaknya menikmati alunan lagu, tiba tiba notifikasi pesan masuk ke layar handphonenya, dan mengganggu aktivitasnya.


+6281552413921

__ADS_1


Hai, Kae


Gimana tidurmu semalam, nyenyak?


Aku adalah teman dekatmu, dan saat ini aku ada di sini, di dekatmu


Haha canda kali, saat ini aku memang tak lagi di dekatmu, tapi aku memang ada di sini


Aku akan ikut kemanapun kamu pergi, Kae


Karena aku sangat mencintaimu setulus hatiku


Kae, kamu tau itukan?


Hmm, aku tau kamu, tapi mungkin kamu tak tau aku kan?, atau mungkin kamu lupa?


Kae, akankah kau mulai penasaran denganku?, jika iya, kumohon, buanglah rasa penasaranmu itu, sebab jika kau mencoba untuk mencari tau tentangku, mungkin kau takkan mendapatkan apapun. Haha akan lebih baik jika kau tak tau aku saja ya, dan semakin penasaran denganku


Kae, kita adalah teman semasa SMP, apakah kau ingat sesuatu tentangku?


jika tidak...., ya tidak apa-apa, tapi ingatlah, aku akan selalu berada di dekatmu, dan akan selalu begitu, hmm


Kae, kau kemana, kenapa pesanku hanya kau lihat saja, dan tak kau balas, apakah kau tengah sibuk saat ini, maafkan aku jika aku telah mengganggumu


Tapi melihatmu membaca pesan dariku saja sudah membuatku bahagia, tak apa bila kau tak menjawabnya, yang penting sudah kau baca, itu sudah cukup bagiku

__ADS_1


Kae, kau masih di sana?


Kau mendengarku, kan,?


^^^Siapa sih lo, jangan ganggu gue!!^^^


Kae, itu kau, huh syukurlah, akhirnya kau menjawab pesanku juga, aku begitu gembira saat mengetahui kau menjawab pesan dariku, ya walaupun kata kata kasar itu yang kau torehkan untukku


^^^Jangan sok Deket, jangan sok kenal, PERGI!!^^^


Kae, kok kamu gitu sih sama aku, kamu lupa siapa aku, aku itu tetaplah bunny kecilmu yang dulu, aku disini kae, aku udah balik demi kamu, apa kamu udah gak perduli denganku lagi, udah gak sayang?


^^^A-apa sih yang Lo maksud, gua gak ngerti, jangan sok kenal deh^^^


Huufft, ternyata kamu udah bener bener lupa ya sama aku, hmm tapi tak apa, aku akan selalu disini sampai kamu ingat aku lagi, aku akan perjuangin hubungan kita, aku pengen hubungan kita bisa balik kayak dulu lagi, hmm kamu pasti juga mengharapkan hal yang sama kan, Kae?, aku harap iya


Kae, udah dulu ya, disambung nanti lagi, oke


Sekarang aku mau berangkat sekolah dulu, aku pengen cepet cepet selesain sekolah aku, agar aku bisa sama sama kamu lagi, hmm, Kae, semangat study tour nya ya, jaga kesehatan, dan selalu berdoa, oke, Kae?


Hmm, udah dulu ya, aku dipanggil papa nih, mau berangkat sekarang, bye, Kae


....................................................................................


Kaget, Sangat sangat kaget, lelaki itu begitu syok bukan main setelah membaca chat dari seseorang yang tak dikenalnya itu, semula ia begitu bingung, siapakah orang yang tak ada kerjaan sekali sampai sampai mengiriminya hal gak guna seperti tadi, dan mengaku ngaku dekat, dan kenal dengannya, ia begitu risih, dan ingin memblokirnya pada saat itu juga, akan tetapi saat orang itu menyebut kata bunny kecilmu, lelaki itu jadi teringat sesuatu, akan tetapi ingatan itu nampak sedikit blur di benaknya, karena sudah kurang lebih dua tahun yang lalu. Lalu sesaat kemudian, ia pun jadi teringat sesuatu, dan itu membuatnya kaget bukan main, ia teringat dulu sewaktu SMP dia pernah menjalin hubungan dengan seorang gadis baik, cantik, nan lugu, bernama Vierra, dia gadis yang lumayan pintar, sama lah dengan dirinya pintarnya. Hubungan kita berjalan mulus tanpa hambatan, hingga saat kelulusan pun tiba, kita sepakat akan meneruskan pendidikan kita di sekolah yang sama, akan tetapi ternyata kedua orang tua Vierra telah terlebih dahulu mendaftarkan Vierra sekolah di luar negeri, dan mau tak mau Vierra harus menerimanya, dan Kaesang, juga telah didaftarkan sekolah di SMA ternama di Indonesia, mereka telah berpisah sejak saat itu, dan tak pernah bertemu lagi, kontek kontekan pun tidak, maka sejak saat itu, Kaesang pun mencoba untuk melupakan semua kenangan kenangannya dengan Vierra, dan melanjutkan hidupnya dengan baik tanpa adanya Vierra di sisinya. Tahun berganti tahun, hari berganti hari, akhirnya Kaesang pun tak ada rasa dengan Vierra lagi, ia telah berhasil membuang Vierra jauh jauh dari hidupnya, dan lama kelamaan ia telah mulai lupa dengannya. Akan tetapi kehadiran seseorang yang mengiriminya pesan tadi, telah berhasil membuatnya ingat kembali dengan sosok Vierra, yang selama ini telah ia buang jauh jauh. Lantas benarkah orang itu adalah Vierra?, apakah ia benar benar telah kembali?

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2