Cintaku Adalah Kamu

Cintaku Adalah Kamu
Episode 8- Mama..?


__ADS_3

Saat ini Kaesang masih berdiri mematung sembari tak mengalihkan pandangannya dari sosok perempuan yang ada dihadapannya itu, ia masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya ini. Sosok Mamanya yang tak pernah menemuinya lagi setelah 6 tahun yang lalu tiba tiba saja muncul dalam mimpinya begitu saja, dan menyisakan sebuah pertanyaan dalam benaknya, 'Mama, mengapa tiba tiba saja dia muncul dalam mimpiku, ada apa ini?'


"Bukankah kau..." ucap lelaki itu tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Mamanya yang telah lama menghilang tiba tiba saja muncul tepat di hadapannya, dan membuat lelaki itu kaget seketika.


"Sayang, ini mama, mama kangen banget sama kamu. Kamu apa kabar, nak?, maafin mama karena Mama udah lama banget gak jengukin kamu, maafin mama karena Mama udah ninggalin kae sendirian, tapi kae gak papa kan?, kae baik baik saja kan?" tanya perempuan itu yang ternyata adalah mamanya sendiri, sembari berjalan mendekat kearah lelaki muda itu, dan semakin dekat semakin terlihat, kalau perempuan itu memang benar benar mamanya, ia tengah tersenyum sembari menangis. saat sudah ada tepat di hadapannya, perlahan lahan tangan lembut milik mamanya itu ia ayunkan kemudian menyentuh pundak putranya itu, ia masih menangis, sembari menyentuh pipi putranya itu dengan tangan satunya. Ia tak dapat lagi menahan kerinduannya pada sang putra, bagaimana tidak, mereka berdua telah terpisah selama bertahun tahun lamanya, dan belum pernah bertatap muka lagi setelah enam tahun yang lalu. Kemudian tanpa pikir panjang mamanya pun langsung memeluk putranya erat, seakan ia enggan tuk melepaskannya.


"Mama kangen banget sama Kae, setiap malam, mama selalu berdoa agar Kae selalu diberi kesehatan, dan keselamatan, serta hidup bahagia sesuai dengan apa yang Kae inginkan, mama juga selalu berdoa semoga suatu saat mama bisa melihat Kae lagi, walaupun itu cuma sekali tak apa, yang penting mama bisa melihat Kae lagi. Mama sebenarnya tak mau meninggalkan Kae, dan ingin kembali pada Kae lagi, tapi...ya sudahlah, sayang, mama bahagia sekali, karena kamu tumbuh menjadi seorang lelaki yang ganteng, baik, dan juga pintar, maafin mama ya, karena Mama tidak bisa dampingin kamu sampai kamu tumbuh besar, maafin mama, karena Mama tidak ada di saat kamu butuhin mama, sekali lagi maafin mama untuk semuanya, tapi terima kasih, karena kamu sudah pernah hadir dalam hidup mama, menjadi malaikat kecil mama, dan mama bahagia sekali bisa memiliki putra sebaik kamu. Mama sayang banget sama kamu." ucap mamanya itu panjang lebar sembari mencurahkan segala isi hatinya, dan kerinduannya. Lalu mamanya pun melepas pelukannya, dan menatap wajah putranya lekat.

__ADS_1


"Mama beneran sayang sama Kae?, sungguh?, jika iya, mengapa mama ninggalin Kae waktu itu, mengapa mama pergi gak ngajakin Kae. Kae sayang banget sama Mama, papa, dan Kae juga rindu kalian. Kae rindu masa masa dimana kita bertiga masih bersama, Kae rindu itu ma, dan jika mama sayang banget sama aku, dan bahagia bisa punya aku dalam hidup mama, lantas mama kemana dua bulan ini?, mengapa mama gak ngabarin Kae sama sekali, Kae khawatir ma, Kae takut Mama udah lupain Kae, dan ninggalin Kae sepenuhnya. Kae sampai bertekad untuk tak akan ngehubungi mama lagi, karena hal itu. Ma, jelasin ke aku, sebenarnya mama kemana dua bulan yang lalu, kenapa mama lost kontak sama Kae, dan gak bisa dihubungi sama sekali. Kenapa, ma, apa yang telah terjadi sama Mama selama ini?" tanya lelaki itu pada mamanya dengan nada khawatir, dan juga cemas, tetapi penuh dengan rentetan pertanyaan.


"Ehm, Kae, se-sebenarnya mama..." jawab mamanya gugup. serta nampak dari wajahnya kalau saat ini ia tengah menyembunyikan sesuatu, yang mungkin takkan ia katakan pada siapapun juga, termasuk putranya sendiri.


"Yaudah kalau mama gak mau ngasih tau alasannya, tapi asal mama tau, kalau mungkin hubungan kita gak akan bisa kayak dulu lagi, Tapi mama tenang aja, Kae sudah maafin mama kok, tapi mungkin akan lebih baik jika setelah ini mama gak usah nemuin aku lagi, maupun itu dalam dunia nyata, ataupun mimpi. Karena Kae gak mau terluka lagi saat lihat mama ada di dekat Kae, Mama paham maksud aku kan?, maafin aku kalau mungkin ucapan aku ini menyinggung perasaan mama, tapi akan lebih baik seperti itu. Mama hidup saja dengan bahagia bersama keluarga baru mama, sayangi mereka, dan jangan pernah pikirin aku lagi, karena aku juga akan melakukan hal yang sama. Aku bisa hidup tanpa adanya mama disisi aku, jadi mama gak usah khawatir. Mungkin mama gak akan pernah ketemu denganku lagi setelah ini, tapi mama harus ingat, kalau aku ini tetaplah anak mama, darah daging mama, dan aku juga sayang mama sampai kapanpun." ucap lelaki itu, sembari menatap manik mata mamanya lekat, dan saat mendengar ucapan dari putranya itu, mamanya pun langsung kaget, dan tak percaya dengan apa yang telah di dengarnya itu, bahwa putra yang sangat ia sayangi itu tak lagi mengharapkan kehadirannya, dan itu tentu saja membuatnya sebagai seorang ibu merasa sangat kecewa, dan juga bersalah pada putranya sendiri. Ia merasa gagal menjadi seorang ibu, dan ia juga menyesal karena dulu ia telah mengambil keputusan yang salah, ia lebih memilih bercerai dengan mantan suaminya, dan meninggalkan putranya itu bersama dengan mantan suaminya itu. Ia benar benar menyesalinya sekarang, dan tak ada yang bisa ia lakukan sekarang selain menerima apa yang dikatakan oleh putranya itu.


"Iya, Kae udah maafin mama, tapi sekarang Kae mohon, buat Kae bangun dari mimpi ini ma, Kae gak mau semakin terluka disini, kae, mohon, keluarin kae dari mimpi ini, ma." timpal lelaki muda itu sembari memohon pada wanita dewasa di depannya.

__ADS_1


"Iya baiklah, mama akan buat Kae bangun dari mimpi ini, tapi sebelum itu mama mau ngasih tau kamu sesuatu, dan itu sedikit penting." ucap mamanya itu, sembari menyeka air mata yang membasahi pipinya, kemudian melanjutkan ucapannya lagi.


"Apa itu?" tanya lelaki itu penasaran dengan apa yang akan dikatakan oleh mamanya itu padanya.


"Kae, mama harap kamu senantiasa berhati hati pada siapapun, dan kapanpun itu ya, karena seseorang yang dulu pernah dekat denganmu kini kembali lagi. perempuan itu, perempuan yang mungkin sangat familiar untukmu. Ia bukanlah perempuan biasa, ia memiliki sebuah power yang dapat membuatnya melakukan apapun yang diinginkannya, dan mendapatkan apapun yang dia mau, sekalipun itu mustahil. Kae, dia adalah teman masa kecilmu, tapi mama lupa siapa namanya, dia bukanlah gadis sembarangan, jadi kamu harus senantiasa berhati hati, dan mungkin kehadirannya itu akan sangat mengganggumu. Kae, Mama tak tau kapan datangnya gadis itu dalam kehidupanmu, akan tetapi berhati hatilah." jawab mamanya itu, dan saat mendengar ucapan dari mamanya, lelaki itupun langsung mengernyitkan dahinya, sembari berpikir, apakah yang diucapkan oleh Mamanya itu benar adanya atau hanya sebuah candaan saja?, tapi jika yang dikatakan oleh mamanya itu memang benar adanya, maka siapa perempuan itu, teman masa kecil?, ia benar benar lupa dengan semua teman masa kecilnya itu, akan tetapi jika perempuan itu akan datang dalam kehidupannya, biarlah ia datang, sebab ia juga penasaran siapa gadis itu sebenarnya?, mengapa mamanya sampai berkata demikian?, siapa perempuan itu?


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2