Cintaku Adalah Kamu

Cintaku Adalah Kamu
Episode 35- Zeya


__ADS_3

Kelanjutan episode kemarin...


Seorang lelaki tengah berdiri di ambang pintu sembari menatap kosong ke depan, beberapa menit kemudian masuk kembali kedalam tempat acara tersebut.


Ia memutar kedua bola matanya kesana kemari guna mencari keberadaan sosok wanita yang dicarinya itu, yang sedari tadi tak nampak batang hidungnya, bukan apa apa, ia hanya ingin memastikan jika orang yang dikasihinya itu dalam keadaan baik baik saja, tapi sedari tadi tak dijumpainya sosok tersebut, itu tentu saja membuatnya berangsur cemas, apalagi ia sudah berjanji tuk selalu menjaganya mulai sekarang.


Lalu ia pun mencoba tuk mengirimkan pesan padanya, siapa tahu ia akan menjawab.


..............….............................................


"ZEYAAAAAAA!" Panggil seorang pria paruh baya dengan setelan jas lengkap pada gadis yang saat ini tengah berjalan satu meter di depannya, dan sontak ia pun langsung menghentikan langkahnya sesaat setelah pria ini memanggil namanya.


"Mampus Lo." Ucap lirih zefa sembari tersenyum miring, lalu melirik kearah gadis yang bernama zeya tersebut, yang saat ini tengah berdiri mematung di tempatnya.


"Sini kamu!" Panggil lagi pria itu pada gadis yang bernama zeya tersebut, dan ia pun langsung membalikkan badannya, dan menatap penuh amarah pada pria yang tengah memanggilnya itu, lalu tatapan penuh amarah juga ia lontarkan pada zefa yang saat ini tengah bercengkrama dengan beberapa temannya di sana.


Dengan langkah berat zeya pun berjalan mendekat kearah pria tersebut, dan berhenti tepat di depannya. Ia menatap sekilas wajah pria tersebut, lalu menundukkan kepalanya kembali.


"Jawab papa, apa yang kamu lakuin pada adikmu tadi?" Tanya pria tersebut yang rupanya adalah papa dari kedua gadis tersebut. Sembari melipat kedua lengannya di depan dada ia menanyai zeya, putrinya tersebut. Ia nampak tak percaya dengan apa yang telah dilakukan oleh putrinya ini, yang notabenenya ia adalah gadis yang baik.


Tak ada jawaban dari zeya, gadis ini lebih memilih bungkam sembari tetap menghadap ke bawah dari pada menjawab pertanyaan dari papanya ini.


"Zeya.." Panggilnya lagi sembari meninggikan suaranya, dan menatap penuh amarah pada gadis di hadapannya ini.


"Dia bukan adikku." Jawab dingin zeya sembari mengangkat kepalanya, dan menatap tajam kearah pria dewasa di hadapannya.


PLAKKK...

__ADS_1


Sebuah tamparan keras langsung mendarat di pipi kiri zeya, dan meninggalkan sebuah memar merah di sana.


"Papa nampar aku?" Tanya zeya lagi sembari memegang pipinya yang sehabis ditampar tadi, lalu mulai meneteskan air mata. Baru kali ini ia ditampar oleh papanya perihal zefa, sebab dari dulu tak pernah sekalipun papanya mengasarinya, bahkan berkata kasar padanya pun tidak, dan kali ini ia bahkan ditampar oleh papanya, perihal masalah yang sama sekali bukan kesalahannya.


"Ini untuk balasan atas apa yang sudah kamu lakukan pada adikmu. Papa kecewa sama kamu, kenapa kamu sebegitunya pada adikmu, apa masalah yang mendasari kamu berbuat seperti itu pada adikmu sendiri?"


"Zeya, jawab papa."


"Sekalipun aku jawab papa juga gak akan ngerti." Balas dingin zeya sembari menatap sekilas kearah papanya, lalu berjalan pergi dari sana, tanpa memperdulikan papanya yang saat ini tengah memarahinya.


"Satu persatu orang yang Lo sayang bakalan pergi ninggalin Lo. Haha, tunggu aja, zeya, gue bakal rebut apapun yang Lo punya, termasuk bokap kesayangan Lo ini." Ucap zefa dalam hati sembari tersenyum miring, lalu menatap kearah pria dewasa yang saat ini menjadi papa tirinya tersebut.


.............................................................


Seorang lelaki muda saat ini tengah berjalan sendirian di antara ramainya acara, ia tetap mencari gadis yang sedari tadi belum dijumpainya itu, ia penasaran dimanakah dia, karena katanya dia akan pergi menemui para guru, lantas dimanakah dia sekarang, kenapa tak ada dimana mana. Saat ia tengah berjalan sembari mencari keberadaan sosok gadis tersebut, tak sengaja seorang gadis menabraknya dari depan, hingga membuat sang gadis tersebut jatuh tersungkur. Saat ia amati, ternyata gadis tersebut adalah gadis yang bertengkar dengan zefa sesaat di kolam renang tadi. Saat ini ia tengah mengelap gaunnya yang basah karena sirup yang tak sengaja tertumpah dari tangan Kaesang, dan mengarah ke gadis itu. Karena merasa tak enak, Kaesang pun langsung mengulurkan tangannya sembari meminta maaf, tapi apa respon gadis itu...?


Masa bodoh, setelah itu Kaesang pun berlalu pergi dari sana, dan kembali mencari sosok Tyas sembari menelponnya berulang kali, berharap mendapat jawaban darinya.


.......................................................


Seorang perempuan dewasa saat ini tengah berada di depan sebuah wastafel guna mencuci tangan, sekaligus membenarkan penampilannya pada cermin di hadapannya. Dengan santai ia melakukan kegiatannya itu, hingga ketenangannya terusik dengan kedatangan seorang perempuan muda kedalam toilet tersebut.


Ia nampak acuh dengan keberadaan gadis tersebut, hingga perhatiannya teralihkan padanya sesaat gadis itu mulai bersin, dan berhasil membuatnya langsung menoleh kearah gadis tersebut.


Dilihatnya gadis itu nampak cantik, dan gaun yang dikenakannya juga sangat cocok dengannya, hanya saja terlihat ada noda sirup di beberapa bagian dalam gaunnya itu. Saat ia merasa kalau gadis itu tahu jika saat ini ia tengah menatap kearahnya, sontak ia pun kembali menatap kearah kaca di hadapannya, dan mengurungkan niatnya tuk menyapa gadis tersebut, sebab nampak jelas di wajahnya jikalau gadis itu saat ini tengah mengalami masalah, dan sedang kesal dengan sesuatu. Saat ia tengah membasuh tangannya di kran wastafel tiba tiba terdengar suara notifikasi dari dalam handphonenya, sontak ia pun langsung mematikan kran air tersebut, lalu mengelap tangannya yang basah itu dengan lap di depannya, kemudian meraih handphonenya dari dalam sling bag Hitam yang ditaruhnya di atas tempat kosong di samping wastafel tersebut. Lalu dibukanya handphone milik nya itu, dan saat mengetahui siapa yang telah mengiriminya pesan tersebut, sontak raut wajahnya pun berubah, ia mulai membalas pesan pesan tersebut sembari senyum senyum, padahal tak ada satupun hal lucu di sana.


__ADS_1



Isi chat Kaesang, dan Tyas;


Setelah selesai dengan urusannya, keluarlah ia dari dalam toilet tersebut, dan meninggalkan gadis itu sendiri di sana.


Tapi belum juga ia sampai di ambang pintu toilet, langkahnya pun terhenti sebab gadis yang tadi bersamanya di toilet terdengar memanggilnya, tapi tak berbalik sedikitpun.


"Tunggu..." Cegahnya.


Sontak Tyas pun berbalik badan, dan menghadap kearah gadis itu yang sama sekali tak berbalik sedikitpun. Ia tetap fokus pada kegiatannya, dan dengan lembut, Tyas pun langsung menanyakan maksud dia memanggilnya.


"Iya?, kamu perlu bantuan?" Tanya lembut Tyas sembari berjalan kearah gadis tersebut, dan berhenti tiga langkah di belakangnya, lalu ditorehkannya senyuman tipis pada gadis tersebut.


"Ehm, boleh pinjam hp mu sebentar?" Tanya gadis itu takut takut, tapi tetap fokus pada kegiatannya, tanpa menoleh sedikitpun.


"Oh, boleh kok, nih." Jawab Tyas sembari menyerahkan handphone miliknya pada gadis tersebut.


Tanpa perduli apa yang tengah dilakukan gadis itu hingga meminjam handphonenya, Tyas justru diam sembari menatap sekeliling toilet. Lalu saat selesai dengan urusannya, gadis itupun berbalik badan, dan mengembalikan handphone milik Tyas tersebut, dan mengucapkan terima kasih, lalu melenggang pergi dari sana.


"Ini handphone mu, Terima kasih." Ucap singkat gadis itu, sebelum ia keluar dari dalam toilet dengan tergesa gesa.


"Eh, iya sama sama." Jawab Tyas sembari menerima kembali handphonenya, lalu menatap punggung gadis itu yang kini sudah melewati ambang pintu.


"Dia kenapa ya?, ah sudahlah." Ucapnya sendiri sembari mengambil kembali Sling bag hitamnya dari tempat ia naruh semula, kemudian beranjak keluarlah ia dari dalam toilet tersebut.


Bersambung.

__ADS_1


MAAF GUYS BARU BISA UPLOAD SEKARANG, KARENA AUTHOR LAGI SIBUK AKHIR AKHIR INI, TAPI AUTHOR AKAN SEMPETIN UPLOAD KOK, JADI JANGAN LUPA LIKE NYA YA. THANK YOU, AND SEE YOU AT NEXT CHAPTER 😘


__ADS_2