Dark Wife Mr. JEF

Dark Wife Mr. JEF
Rencana Membuka Status Pernikahan


__ADS_3

Ting..


Suara notifikasi pesan masuk ke dalam ponsel Jef. Pria itu segera membuka pesan tersebut.


Jay:


Tuan, target sedang bersama korban barunya.


[Mengirim foto]


Begitu di lihat, foto wanita yang bersama dengan Lim itu tampak tidak asing di matanya.


"Imel?" gumamnya.


Seketika Jef tertegun. Mereka berdua pernah sama-sama mengusik rumah tangganya dengan Belle, apakah mereka memiliki tujuan bersama atau memang seperti yang di katakan oleh Jay, jika Imel hanya korban baru Lim.


Pastikan dia hancur! balas Jef.


Usai mengirim balasan, ia menaruh ponselnya ke atas nakas. Ia bangkit dari tempat tidur berjalan menuju kamar mandi. Ia mendapati Kimmy tengah menggosok gigi, sebab itu sudah menjadi rutinitas sebelum tidur.


"Jangan terlalu banyak memakai pasta giginya, itu juga tidak baik karena mengandung bahan kimia!" ucap Jef mengingatkan.


"Iyua iyua, akiu memuakainyua suedikuit suaja," sahutnya tanpa menghentikan gerakan sikat gigi di mulutnya.

__ADS_1


Jef berdiri di samping Kimmy, ia menatap pantulan wajah dirinya di cermin. Kumis, jenggot, serta bewoknya sudah tampak lebat dan panjang. Sepertinya ia harus mencukurnya besok.


Ia menatap wajah Kimmy di cermin, istrinya itu masih tampak muda sekali. Jadi, ia harus bisa mengimbangkan diri, supaya Kimmy tidak merasa canggung berjalan di luar ketika semua orang tahu jika mereka sepasang suami istri.


"Sayang.." panggil Jef lirih.


"Hmm."


"Besok aku akan ke pengadilan agama."


Kimmy menoleh seraya mengernyit bingung. "Untuk apa?"


Jef menghela napas sedikit panjang. "Aku akan mengurus surat cerai Belle, dan akan mengesahkan pernikahan kita di mata hukum," jawab pria itu.


"Kau serius akan membuka status pernikahan kita ke publik?" tanya Kimmy ragu.


"Lalu bagaimana tanggapan mereka, ketika tahu jika kau memiliki istri lain bahkan sedang mengandung?"


"Apapun tanggapan mereka, aku tidak perduli. Sebab kaulah yang paling aku perdulikan."


"Namaku pun akan terseret, mereka pasti akan mengira jika aku adalah perusak rumah tangga kalian."


Jef diam dan termenung sesaat. Kimmy benar, jika ia langsung terang-terangan membuka rahasia pernikahannya dengan Kimmy, maka orang lain akan mengira seperti yang baru saja Kimmy katakan. Mungkin ia harus menunggu waktu yang tepat, paling tidak menunggu kehancuran Lim jika pria itulah yang menjadi penyebab utamanya dengan Belle. Tetapi, mengenai mengesahkan pernikahannya di pengadilan, tentu saja akan ia lakukan. Bahkan secepatnya.

__ADS_1


Usai menggosok gigi, Kimmy dan Jef kembali ke tempat tidur. Kimmy terkejut melihat ada segelas susu dan buah potong segar. Ia menatap ke arah suaminya.


"Siapa yang membuatkan ini?" tanya Kimmy.


Jef mengulum senyum. "Aku."


"Sungguh?"


"Iya. Kau tidak percaya padaku?"


"Bukan begitu, tapi-"


"Aku akan melakukan yang terbaik untukmu dan juga anakku," pangkasnya.


Kimmy terharu mendengarnya. Sementara Jef mengambil gelas susu itu dari atas nakas. "Minumlah!"


Kimmy mengambil gelas susu tersebut dari tangan suaminya. Matanya menitikan cairan bening yang membuat Jef merasa cemas.


"Kenapa menangis?" Jef menangkup kedua pipi Kimmy, menghapus air mata wanita itu menggunakan kedua ibu jarinya.


Dengan cepat Kimmy menggeleng. "Kau baik sekali, aku beruntung memilikimu."


"Tidak, bukan kau yanh beruntung, tapi aku yang beruntung," ralatnya.

__ADS_1


Air mata Kimmy semakin menderas tak tertahan. Selain Jef, orang tua pria itupun tak kalah baiknya. Baik pada dirinya maupun pada keluarganya. Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?


Bersambung...


__ADS_2